Tips Merawat Emas dengan Sederhana untuk Investasi Maksimal

1 day ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal menjadi pengetahuan penting bagi siapa pun yang menyimpannya sebagai aset jangka panjang. Emas dikenal sebagai salah satu instrumen investasi yang relatif stabil, tahan terhadap inflasi, dan mudah dijual ketika dibutuhkan. Namun, banyak orang belum menyadari bahwa kondisi fisik emas juga berpengaruh pada nilai jualnya di masa depan.

Emas tetap bisa mengalami perubahan warna, goresan, atau penurunan kualitas tampilan jika tidak dirawat dengan baik. Hal ini terutama berlaku pada emas perhiasan yang sering digunakan dalam aktivitas sehari-hari, berbeda dengan jenis logam mulia yang biasanya punya kadar kemurnian sekitar 99,90–99,98 persen yang sangat kecil kemungkinan mengalami luntur atau perubahan warna.

Melalui tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal, pemilik emas dapat menjaga kilau, berat, dan kondisi emas tetap optimal. Perawatan yang benar tidak membutuhkan biaya besar, tetapi dapat memberikan manfaat besar bagi nilai investasi emas dalam jangka panjang. Berikut dipaparkan tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, termasuk wawancara dengan Nita Sari (21), Marketing Senior Sales Toko Mas Jawa Klaten, pada Sabtu (14/2/2026), di Jalan Hos Cokroaminoto Tegalmulyo yang sekaligus merupakan kantor pusat toko perhiasan ternama sejak 1980-an tersebut.

1. Simpan Emas di Tempat yang Aman dan Kering

Salah satu tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal adalah memastikan emas disimpan di tempat yang aman dan kering. Meskipun emas tidak mudah berkarat, lingkungan yang lembap dapat mempengaruhi campuran logam lain dalam perhiasan emas sehingga menyebabkan perubahan warna.

“Emas itu baiknya disimpan (di tempat aman). Karena emas kan juga mengikuti harga pasaran. Jadi harganya segitu, keuntungannya juga segitu,” terang Nita Sari.

Tempat penyimpanan terbaik untuk emas adalah kotak perhiasan yang memiliki lapisan lembut di dalamnya. Selain itu, penggunaan kantong kain atau plastik khusus perhiasan juga dapat membantu melindungi emas dari goresan akibat gesekan dengan benda lain.

Jika Anda memiliki emas dalam jumlah besar sebagai investasi, menyimpan emas di brankas pribadi atau safe deposit box di bank juga bisa menjadi pilihan. Dengan cara ini, emas tidak hanya terawat dengan baik tetapi juga lebih aman dari risiko kehilangan.

2. Hindari Kontak Emas dengan Bahan Kimia

Tips berikutnya dalam tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal adalah menghindarkan emas dari paparan bahan kimia. Banyak produk sehari-hari seperti parfum, lotion, sabun, hingga cairan pembersih rumah tangga mengandung zat kimia yang dapat mempengaruhi tampilan emas.

Paparan bahan kimia secara terus-menerus dapat membuat emas tampak kusam dan kehilangan kilau alaminya. Pada beberapa kasus, logam campuran dalam emas perhiasan bahkan dapat mengalami reaksi yang menyebabkan perubahan warna.

Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya lepaskan perhiasan emas saat menggunakan produk kosmetik, berenang di kolam renang, atau melakukan pekerjaan rumah tangga yang melibatkan bahan kimia. Hal ini juga selaras dengan cara sederhana yang direkomendasikan Nita Sari.

“Kalau untuk dipakai sehari-hari, misal mau pakai lotion sama mandi bisa dilepas dulu (emasnya). Karena kalau emas sendiri kalau misal kena (goresan) di batunya juga kurang bagus,”imbuh Nita Sari.

3. Bersihkan Emas Secara Berkala

Membersihkan emas secara rutin juga merupakan bagian penting dari tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal. Debu, minyak dari kulit, serta kotoran yang menempel dapat membuat emas terlihat kusam jika dibiarkan terlalu lama.

Proses pembersihan emas sebenarnya cukup mudah dilakukan di rumah. Anda hanya membutuhkan air hangat, sabun cair ringan/campuran deterjen dan soda, dan sikat berbulu lembut untuk membersihkan permukaan emas dengan hati-hati. Sebagai catatan, hindari merendam dengan air mendidih karena bisa merusak emas.

Setelah dibersihkan, emas sebaiknya dikeringkan menggunakan kain lembut agar tidak meninggalkan noda air. Dengan perawatan sederhana ini, kilau emas dapat tetap terjaga sehingga nilai estetika dan investasinya tetap maksimal.

4. Pisahkan Penyimpanan Emas agar Tidak Tergores

Banyak orang menyimpan berbagai perhiasan dalam satu tempat tanpa memisahkannya. Padahal, hal ini dapat menyebabkan gesekan yang berpotensi menimbulkan goresan pada permukaan emas. Oleh karena itu, memisahkan penyimpanan emas menjadi bagian penting dari tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal.

Setiap perhiasan emas sebaiknya disimpan dalam kantong atau slot yang berbeda. Cara ini membantu menghindari benturan antara cincin, gelang, kalung, atau perhiasan lainnya yang bisa merusak permukaan emas.

Goresan pada emas memang tidak selalu mempengaruhi beratnya, tetapi dapat menurunkan nilai estetika dan harga jualnya. Dengan penyimpanan yang rapi dan terpisah, kondisi emas dapat tetap terjaga dalam jangka waktu yang lama.

5. Lakukan Pemeriksaan atau Perawatan Profesional

Tips terakhir dalam tips merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal adalah melakukan pemeriksaan secara berkala di toko emas atau ahli perhiasan. Langkah ini penting terutama bagi perhiasan emas yang sering digunakan.

Ahli perhiasan biasanya dapat membantu membersihkan emas dengan alat khusus yang mampu menghilangkan kotoran secara lebih menyeluruh. Selain itu, mereka juga dapat memeriksa apakah ada bagian yang longgar atau berpotensi rusak.

Perawatan profesional secara berkala membantu menjaga kualitas emas tetap baik. Dengan demikian, emas tidak hanya terlihat indah tetapi juga mempertahankan nilainya sebagai aset investasi jangka panjang.

Sistem Buyback Emas Batangan (Logam Mulia) vs Sistem Potongan Perhiasan

Setelah mengetahui cara merawat emas dengan sederhana untuk investasi maksimal, penting untuk memahami sistem harga jual kembali perhiasan vs logam mulia. Meskipun sama-sama berbahan emas, metode perhitungan harga jualnya berbeda sehingga nilai yang diterima penjual juga tidak sama.

1. Sistem Harga Jual Kembali Emas Perhiasan

Biaya pembuatan (ongkos desain) yang dibayar saat membeli perhiasan tidak dihitung kembali ketika dijual. Toko emas biasanya hanya menghargai kandungan emasnya saja. Karena itu, harga jual kembali perhiasan bisa terkena potongan sekitar 10% hingga 30%.

“Untuk perhiasan 10 karat itu nanti potongannya mulai dari 5,5 persen sampai 10 persen. Untuk 5,5 persen itu untuk perhiasan warna kuning. 6 persen untuk warna rose gold. 10 persen untuk warna putih. Untuk yang 17 karat nanti potongannya mulai dari 8 persen sampai 15 persen,” ujar Nita Sari.

2. Sistem Harga Jual Kembali Emas Batangan

Berbeda dengan perhiasan, emas batangan menggunakan sistem harga buyback. Buyback adalah harga yang ditetapkan oleh produsen atau lembaga penjual emas untuk membeli kembali emas dari konsumen.

“Kalau logam mulia sistemnya bukan potongan tapi ikutnya harga buyback (penjualan kembali). Jadi nanti harga beli sama harga jual ada sendiri,” imbuh Nita Sari.

Emas batangan umumnya memiliki kadar emas murni (99,99% atau 24 karat) dan memiliki sertifikat resmi. Karena standar kemurnian dan beratnya jelas, harga jual kembali emas batangan mengikuti harga buyback harian yang biasanya diumumkan oleh produsen emas atau pasar emas.

Misalnya jika harga buyback emas hari ini Rp1.100.000 per gram, maka pemilik emas batangan bisa menjual emasnya dengan harga mendekati angka tersebut, sesuai beratnya. Potongan biasanya hanya berupa selisih antara harga beli dan buyback, bukan potongan kadar seperti pada perhiasan.

Perbedaan sistem ini terjadi karena fungsi emas tersebut juga berbeda. Emas perhiasan dibuat untuk estetika, sehingga terdapat biaya desain dan campuran logam lain. Sementara itu, emas batangan dibuat khusus sebagai instrumen investasi. Standarnya jelas, kadar emasnya hampir murni, dan beratnya tercatat secara resmi sehingga lebih mudah diperdagangkan kembali.

Namun terlepas dari perbedaan itu, pemilihan jenis emas fisik apa yang mau diinvestasikan adalah tergantung tujuan finansial Anda. Baik logam mulia, perhiasan, bahkan dinar sekalipun, semua memiliki keunggulan masing-masing untuk diinvestasikan. Sesuai pernyataan Nita Sari, emas pada dasarnya jenis investasi yang tahan inflasi dan menguntungkan dibanding jenis investasi lain.

“Karena emas itu selalu mengikuti harga pasaran, dan akhir-akhir ini juga naiknya cepat, jadi menurut saya itu lebih menguntungkan daripada (investasi) yang lainnya,” ujar Nisa Sari.

“Selain itu bagus banget buat ngamanin aset kita juga. Gini aja contohnya, (semisal) tahun kemarin kita beli (emas) di harga Rp500.000-an. Kemudian di hari ini (emas) tersebut udah di harga Rp1jt lebih. Jadi kan (keuntungan) ngikutin harga sekarang juga. Kita bisa save uang segitu,” pungkasnya.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa emas perlu dirawat meskipun tidak karatan?

Karena emas dapat menjadi kusam, tergores, atau berubah warna akibat campuran logam dan paparan bahan kimia.

2. Bagaimana cara sederhana membersihkan emas di rumah?

Gunakan air hangat, sabun cair ringan, dan sikat berbulu lembut untuk membersihkan permukaan emas.

3. Apakah parfum bisa merusak emas?

Ya, kandungan bahan kimia dalam parfum dapat membuat emas menjadi kusam jika terkena secara terus-menerus.

4. Di mana tempat terbaik menyimpan emas investasi?

Kotak perhiasan, brankas pribadi, atau safe deposit box di bank adalah tempat penyimpanan yang aman.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |