- Apakah tanaman hias benar-benar bisa menyerap polutan?
- Tanaman apa yang paling mudah dirawat?
- Apakah tanaman ini aman untuk kamar tidur?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - 5 tanaman hias penyerap polutan di rumah bisa menjadi solusi alami untuk menjaga kualitas udara tetap bersih dan sehat. Di tengah meningkatnya polusi, baik dari luar maupun dalam rumah, tanaman hias tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga sebagai penyaring udara alami. Beberapa jenis tanaman bahkan terbukti mampu menyerap zat berbahaya yang sering tidak kita sadari keberadaannya.
Polutan di dalam rumah bisa berasal dari berbagai sumber seperti asap rokok, bahan pembersih kimia, hingga sirkulasi udara yang kurang baik. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan, terutama sistem pernapasan. Oleh karena itu, menghadirkan tanaman hias penyerap polutan menjadi langkah sederhana namun efektif.
Menariknya, 5 tanaman hias penyerap polutan di rumah ini juga mudah dirawat dan cocok untuk berbagai kondisi ruangan. Selain membantu meningkatkan kualitas udara, tanaman-tanaman ini juga memberikan suasana segar dan menenangkan. Berikut daftar tanaman yang bisa menjadi pilihan terbaik untuk rumah Anda. Berikut Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Jumat (1/5/2026).
1. Peace Lily, Cantik dan Efektif Menyerap Racun Udara
Peace Lily dikenal sebagai salah satu tanaman hias penyerap polutan di rumah yang paling populer. Tanaman ini memiliki bunga putih yang elegan sehingga mampu mempercantik ruangan sekaligus memberikan kesan bersih dan tenang. Di balik tampilannya yang lembut, Peace Lily memiliki kemampuan luar biasa dalam menyaring udara.
Tanaman ini mampu membantu mengurangi berbagai zat berbahaya di udara, termasuk gas beracun seperti karbon monoksida. Selain itu, Peace Lily juga berperan dalam mengurangi keberadaan spora jamur yang sering tidak terlihat tetapi bisa memengaruhi kesehatan. Dengan keunggulan tersebut, tanaman ini sangat cocok diletakkan di ruang tamu atau ruang keluarga.
Perawatannya pun cukup mudah karena hanya membutuhkan penyiraman saat media tanam mulai kering. Peace Lily juga membantu menjaga kelembapan udara sehingga ruangan terasa lebih nyaman. Dengan manfaat yang lengkap, tanaman ini menjadi pilihan tepat untuk meningkatkan kualitas udara di rumah.
2. Spider Plant, Tanaman Tangguh yang Ampuh Membersihkan Udara
Spider Plant atau tanaman laba-laba merupakan salah satu tanaman hias penyerap polutan di rumah yang sangat direkomendasikan, terutama bagi pemula. Tanaman ini terkenal mudah dirawat dan memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai kondisi lingkungan. Bentuknya yang unik juga menambah nilai estetika ruangan.
Kemampuan utama Spider Plant terletak pada kemampuannya menyerap formaldehida dari udara. Zat ini sering ditemukan dalam bahan bangunan maupun produk rumah tangga dan berpotensi berbahaya bagi kesehatan. Dengan adanya Spider Plant, kadar zat tersebut dapat berkurang secara signifikan.
Selain efektif membersihkan udara, tanaman ini juga tumbuh dengan cepat dan mudah berkembang biak. Anda bisa menempatkannya di ruang kerja, dapur, atau ruang keluarga. Kombinasi antara keindahan dan fungsi menjadikan Spider Plant sebagai pilihan ideal untuk rumah sehat.
3. Lidah Mertua, Tanaman Kuat dengan Manfaat Maksimal
Lidah Mertua atau Sansevieria termasuk dalam daftar tanaman hias penyerap polutan di rumah yang paling tangguh. Tanaman ini mampu bertahan dalam kondisi minim cahaya dan jarang disiram, sehingga cocok bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk merawat tanaman.
Keunggulan utama Lidah Mertua adalah kemampuannya menyerap berbagai jenis polutan seperti benzena, formaldehida, hingga zat kimia berbahaya lainnya. Hal ini membuatnya menjadi salah satu tanaman yang paling efektif dalam menjaga kualitas udara di dalam ruangan.
Menariknya, tanaman ini juga menghasilkan oksigen pada malam hari. Karena itu, Lidah Mertua sangat cocok ditempatkan di kamar tidur untuk membantu meningkatkan kualitas udara saat Anda beristirahat. Dengan perawatan minimal, manfaat yang diberikan sangat maksimal.
4. Sirih Gading, Tanaman Merambat yang Menyegarkan Ruangan
Sirih Gading menjadi salah satu tanaman hias penyerap polutan di rumah yang banyak digemari karena tampilannya yang cantik dan mudah tumbuh. Tanaman ini dapat merambat dengan indah, sehingga sering digunakan sebagai dekorasi gantung maupun penghias sudut ruangan.
Selain mempercantik ruangan, Sirih Gading juga dikenal mampu menyerap zat berbahaya dari udara, termasuk polutan yang berasal dari asap rokok maupun kendaraan. Kehadirannya dapat membantu menciptakan lingkungan rumah yang lebih bersih dan sehat.
Namun, tanaman ini perlu dijauhkan dari hewan peliharaan karena dapat berbahaya jika tertelan. Dengan penempatan yang tepat, Sirih Gading bisa menjadi solusi praktis untuk meningkatkan kualitas udara sekaligus memperindah interior rumah.
5. Lidah Buaya, Tanaman Multifungsi yang Jadi Indikator Polusi
Lidah Buaya tidak hanya dikenal sebagai tanaman untuk perawatan kulit, tetapi juga termasuk tanaman hias penyerap polutan di rumah yang efektif. Tanaman ini mampu membantu mengurangi zat kimia berbahaya seperti formaldehida dan benzena yang sering ditemukan dalam produk pembersih rumah tangga.
Keunikan Lidah Buaya terletak pada kemampuannya menjadi indikator kualitas udara. Jika muncul bintik-bintik pada daunnya, hal tersebut bisa menjadi tanda bahwa tingkat polusi di dalam ruangan sedang meningkat. Ini membantu Anda lebih waspada terhadap kondisi lingkungan.
Selain manfaatnya untuk udara, Lidah Buaya juga memiliki banyak kegunaan lain, seperti untuk perawatan kulit dan rambut. Dengan satu tanaman, Anda bisa mendapatkan berbagai manfaat sekaligus. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat praktis dan fungsional.
People Also Ask
1. Apakah tanaman hias benar-benar bisa menyerap polutan?
Jawaban: Ya, beberapa tanaman terbukti mampu membantu mengurangi zat berbahaya di udara.
2. Tanaman apa yang paling mudah dirawat?
Jawaban: Spider Plant dan Lidah Mertua termasuk yang paling mudah dirawat.
3. Apakah tanaman ini aman untuk kamar tidur?
Jawaban: Sebagian besar aman, terutama Lidah Mertua yang menghasilkan oksigen di malam hari.
4. Berapa banyak tanaman yang dibutuhkan di rumah?
Jawaban: Semakin banyak semakin baik, tetapi sesuaikan dengan luas ruangan.
5. Apakah semua tanaman aman untuk hewan peliharaan?
Jawaban: Tidak, beberapa seperti Sirih Gading perlu dijauhkan dari hewan peliharaan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571360/original/008645700_1777617430-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571196/original/050234100_1777609724-sayur_keliling.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571182/original/046684700_1777608755-HL_rumah_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5203773/original/049293000_1745984577-ChatGPT_Image_30_Apr_2025__10.42.29.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571160/original/076001700_1777607324-unnamed__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571173/original/023278500_1777608456-Rumah_untuk_Freelancer_dan_Konten_Kreator_yang_Dilengkapi_Studio_Kerja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571079/original/009683600_1777599894-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571148/original/033622000_1777606052-Rumah_1_Lantai_Desa_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571138/original/020810100_1777605507-HL_rumah_kampung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4995993/original/095051200_1731057669-IMG-20241108-WA0030.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4465099/original/045650900_1686708687-ed-us-_y4FqRhxkR8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570916/original/092661500_1777550676-satu_lantai_jemuran_5b.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571122/original/085471800_1777605053-Rumah_di_Kampung_tapi_Punya_Kamar_Mandi_Ala_Resort_yang_Mewah_yang_Tidak_Sombong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570119/original/069847100_1777515137-Gemini_Generated_Image_43idi643idi643id.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1796143/original/088925700_1512874174-Upacara_bendera_di_jambi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5571107/original/018132700_1777604577-gelang_tali_serut_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570321/original/057874000_1777521927-unnamed-98.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3137035/original/069622400_1590484360-Anak_Sekolah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4690065/original/069806400_1702886238-harjaba.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570836/original/014157300_1777544097-50juta_cov.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463669/original/097446700_1767667328-Gemini_Generated_Image_1cspbg1cspbg1csp.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397086/original/041488200_1761800911-Gemini_Generated_Image_tlzh05tlzh05tlzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464943/original/048760100_1767754973-Kulkas_1_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472024/original/057223000_1768305981-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476912/original/097996500_1768803121-tips_ternak_ikan_nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466286/original/091666100_1767841342-Batu_Alam_Depan_Rumah_Minimalis.jpg)