Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan pedoman resmi peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2026 melalui Surat Edaran Nomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026. Pedoman ini mengatur pelaksanaan upacara, termasuk ketentuan busana bagi peserta.
Peserta upacara diimbau mengenakan pakaian adat daerah atau tradisional sederhana. Kebijakan ini bertujuan menumbuhkan cinta tanah air, memperkuat nasionalisme, dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat identitas bangsa melalui pendidikan. Dengan memakai pakaian adat, peserta diharapkan memahami keberagaman budaya dan menumbuhkan kebanggaan terhadap identitas nasional dalam peringatan Hardiknas.
Ketentuan Pakaian Adat dalam Pedoman Resmi
Surat Edaran Kemendikdasmen Nomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026 secara spesifik menguraikan jenis busana yang direkomendasikan untuk upacara Hardiknas 2026. Peserta dan undangan diimbau untuk mengenakan pakaian adat daerah atau tradisional sederhana.
Pakaian yang dipilih harus memenuhi kriteria kesopanan, tidak mengganggu mobilitas, dan tidak membebani pemakainya. Hal ini memastikan kenyamanan peserta selama mengikuti rangkaian upacara. Sementara itu, para petugas upacara akan mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) sesuai dengan ketentuan yang berlaku di instansi masing-masing, membedakan peran dan fungsi dalam acara tersebut.
Kebijakan ini mencerminkan komitmen Kemendikdasmen dalam menjaga kesakralan upacara sekaligus mempromosikan nilai-nilai budaya. Ketentuan ini diharapkan dapat diterapkan secara seragam di seluruh wilayah Indonesia, dari pusat hingga daerah, serta di kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri.
Baju Adat Selaras dengan Tema Hardiknas 2026
Tema Hardiknas 2026 adalah "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua". Penggunaan baju adat daerah/tradisional sederhana sangat selaras dengan semangat tema ini. Pakaian adat merepresentasikan keberagaman budaya Indonesia dari berbagai daerah, secara langsung menunjukkan partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam semangat kebersamaan.
Konsep "Partisipasi Semesta" yang diusung dalam tema ini menggarisbawahi pentingnya keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pendidik, peserta didik, orang tua, hingga dunia industri, dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan adaptif. Melestarikan budaya melalui pakaian adat merupakan bagian integral dari pendidikan karakter dan identitas bangsa, yang mendukung visi pendidikan yang inklusif dan berkualitas untuk semua.
Dengan demikian, baju adat yang cocok untuk upacara Hardiknas 2026 adalah pakaian adat daerah/tradisional sederhana dari wilayah mana pun di Indonesia. Kriteria utamanya adalah kesopanan, kenyamanan, dan tidak membatasi gerak, sehingga setiap peserta dapat mengikuti upacara dengan khidmat dan bangga.
Memupuk Nasionalisme dan Kebanggaan Budaya
Penggunaan baju adat dalam upacara Hardiknas merupakan strategi efektif untuk memupuk rasa nasionalisme dan kebanggaan terhadap warisan budaya. Setiap motif, warna, dan bentuk pada pakaian adat mengandung filosofi serta sejarah panjang dari daerah asalnya, menjadikannya sarana edukasi yang kuat bagi generasi muda.
Inisiatif serupa juga terlihat dalam kebijakan pemerintah daerah, seperti yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Pemkab Bartim) yang mewajibkan ASN mengenakan busana adat dan batik khas daerah pada peringatan Hari Kartini 2026. Langkah-langkah ini menunjukkan komitmen untuk menghormati perjuangan pahlawan sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Busana adat Nusantara menghadirkan kekayaan budaya yang tak terbatas, dari Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. Setiap pakaian memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari motif kain, bentuk atasan, hingga aksesori kepala yang unik. Kostum ini tidak hanya menarik perhatian secara visual, tetapi juga menjadi pengingat akan identitas bangsa yang beragam dan kuat.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apa ketentuan pakaian untuk upacara Hardiknas 2026?
Peserta dan undangan diimbau mengenakan pakaian adat daerah atau tradisional sederhana yang sopan, tidak mengganggu mobilitas, dan tidak membebani. Petugas upacara mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU).
2. Mengapa peserta Hardiknas 2026 diwajibkan mengenakan baju adat?
Penggunaan baju adat bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air, merawat nasionalisme, dan melestarikan warisan budaya Indonesia.
3. Siapa yang menerbitkan pedoman penggunaan baju adat untuk Hardiknas 2026?
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan pedoman ini melalui Surat Edaran Nomor 8844/T/MDM.A5/HM.01.00/2026.
4. Apa tema Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026?
Tema Hardiknas 2026 adalah 'Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua'.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570321/original/057874000_1777521927-unnamed-98.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3137035/original/069622400_1590484360-Anak_Sekolah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570836/original/014157300_1777544097-50juta_cov.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570635/original/039562700_1777534604-cover_bagus_nh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557225/original/080781600_1776322454-pakcoyy.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560324/original/060301600_1776664957-unnamed__97_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5475001/original/062638600_1768546951-gelang_emak_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570821/original/063564200_1777543546-amanat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570694/original/041520900_1777537442-unnamed_-_2026-04-30T144640.719.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570664/original/025574900_1777535687-Panen_Melon_Manis_di_Halaman_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5299744/original/094453400_1753850285-WhatsApp_Image_2025-07-30_at_11.09.54_790ebc95.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570622/original/077636700_1777534242-HL_usaha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511768/original/061725000_1771917577-Gemini_Generated_Image_mf1z6lmf1z6lmf1z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4819796/original/024955800_1714652313-2525739e-4444-48d4-91b4-de0d6c2f695e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570573/original/059419400_1777531638-delim.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3416346/original/025795600_1617190012-pexels-malte-luk-1669754.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570763/original/015593800_1777540240-Cover___Lead__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5205929/original/086715100_1746151769-ChatGPT_Image_2_Mei_2025__09.08.28.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570705/original/007181000_1777537548-photo_6302915063400042161_y.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4330608/original/069854700_1676890385-budi_daya_pepaya_california-HERMAN_3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463669/original/097446700_1767667328-Gemini_Generated_Image_1cspbg1cspbg1csp.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460105/original/035503200_1767231872-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397086/original/041488200_1761800911-Gemini_Generated_Image_tlzh05tlzh05tlzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464943/original/048760100_1767754973-Kulkas_1_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472024/original/057223000_1768305981-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476912/original/097996500_1768803121-tips_ternak_ikan_nila.jpg)