11 Inspirasi Ide Jualan Kue dari Tepung Beras Harga Seribuan, Laris di Pasaran

2 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Kue berbahan dasar tepung beras menjadi salah satu jajanan paling akrab di pasar tradisional dan gerai kecil di seluruh Indonesia karena harganya yang terjangkau dan cita rasanya yang digemari berbagai kalangan, mulai dari anak sekolah hingga keluarga besar.

Popularitas tepung beras sebagai bahan baku kue memberi peluang usaha yang menjanjikan karena teksturnya fleksibel serta mudah dikombinasikan dengan santan, gula, dan bahan lokal lain untuk menciptakan berbagai varian kue tradisional dan modern.

Selain itu, tren jualan dengan harga seribuan per porsi masih kuat di pasar domestik, terutama bagi produk yang memiliki daya tarik visual atau rasa kuat yang mengundang repeat order, sehingga para pelaku usaha rumahan maupun UMKM dapat memanfaatkan peluang ini untuk meraih konsumen setia.

Berikut ini rangkuman 11 ide jualan kue dari tepung beras yang cocok dijual dengan harga seribuan, yang tidak hanya menawarkan cita rasa tradisional, tetapi juga kesempatan bisnis potensial bagi pemula yang ingin cepat dikenal di pasar lokal.

1. Es Cendol Dawet Kenyal Segar

Es cendol merupakan minuman sekaligus jajanan tradisional yang populer di Indonesia, dibuat dari butiran cendol kenyal berbahan tepung beras dan tepung sagu yang disajikan dengan sirup gula merah dan santan. Proses pembuatannya melibatkan pencampuran tepung beras, tepung sagu, air, dan air kapur sirih sebelum dimasak dan dibentuk menjadi butiran yang kemudian didinginkan.

Perpaduan tersebut menghasilkan tekstur unik yang menggugah selera saat digabung dengan sirup manis dan santan. Es cendol cocok dijual di lokasi strategis saat cuaca panas atau dekat perkantoran karena minuman ini memberikan rasa segar dan kenyal yang disukai semua usia.

2. Nagasari Pisang Legit dan Harum

Nagasari merupakan kue kukus tradisional yang menggunakan campuran tepung beras dan santan dengan isian potongan pisang, serta dibungkus daun pisang yang menghasilkan aroma harum saat dikukus. Teksturnya yang lembut dan manis pas menjadikan nagasari favorit di berbagai acara keluarga atau sebagai camilan harian di warung dan pasar tradisional. Dengan harga seribuan per bungkus, nagasari menawarkan produk dengan margin menguntungkan serta daya tarik nostalgia yang kuat terhadap konsumen setempat.

3. Apem Kukus Lembut yang Disukai Semua Kalangan

Apem kukus adalah kue tradisional berbahan tepung beras yang lembut dan ringan, sering hadir dalam berbagai warna menarik yang memikat konsumen di etalase pasar. Pembuatannya memakai adonan tepung beras, ragi, dan gula yang kemudian dikukus dalam cetakan khusus untuk menciptakan bentuk yang khas dan tekstur yang menggugah selera. Kue apem merupakan pilihan jualan yang fleksibel karena bisa dijual di pagi hari sebagai sarapan atau sore hari sebagai camilan keluarga.

4. Putu Ayu Kelapa Cantik dan Manis

Putu ayu adalah kue basah berbahan utama tepung beras dengan topping kelapa parut, sering dihidangkan dengan warna cerah yang menarik mata pembeli. Proses pembuatan putu ayu melibatkan pengukusan adonan tepung beras yang telah dicampurkan dengan santan, gula, dan kelapa, lalu dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk bunga yang estetis. Minat pasar terhadap putu ayu tinggi karena bentuknya yang menggugah selera serta rasanya yang pas di lidah, sehingga dapat dijual dalam berbagai acara atau bazar kuliner.

5. Kue Talam Kombinasi Manis dan Gurih

Kue talam adalah salah satu kue tepung beras dengan dua lapisan yang khas, masing-masing memiliki rasa manis dan gurih yang berpadu harmonis. Proses pembuatannya dilakukan dengan mengukus adonan lapis demi lapis sehingga menghasilkan tekstur yang matang merata, dan kue talam dapat dikreasikan dengan tambahan bahan seperti singkong atau ubi untuk variasi rasa. Karena fleksibilitas rasanya, kue talam menyasar berbagai segmen pasar, mulai dari jajanan pasar biasa hingga acara formal yang membutuhkan variasi camilan lokal.

6. Kue Lumpur Beras

Kue lumpur berbahan tepung beras memiliki tekstur lembut dan rasa manis gurih yang ringan. Biasanya diberi topping kismis atau kelapa muda untuk menambah cita rasa.

Kue ini sering dijadikan camilan keluarga karena mudah dikonsumsi dan tidak terlalu mengenyangkan. Dengan ukuran kecil, kue lumpur beras dapat dijual seribuan dan berpotensi dibeli berulang kali.

7. Onde-onde Isi Kacang Wijen Gurih

Onde-onde adalah bola kecil berbahan tepung beras ketan yang diisi dengan kacang hijau manis, serta dibalut biji wijen yang menambah rasa gurih khas. Proses pembuatannya membutuhkan keterampilan dalam membentuk adonan, mengisi tengahnya, lalu menggorengnya hingga tekstur luar menjadi renyah keemasan. Kue ini memiliki keunggulan nostalgia dan rasa yang konsisten sehingga diminati oleh konsumen dari berbagai usia, cocok dijual di pasar maupun acara komunitas.

8. Kue Lapis Berwarna

Rempeyek adalah keripik tipis yang terbuat dari tepung beras dan isian seperti kacang tanah atau udang kecil, dikenal karena teksturnya yang renyah dan dapat disimpan cukup lama. Proses pembuatan rempeyek melibatkan penggorengan adonan tipis yang telah dibumbui bawang putih, ketumbar, dan kemiri hingga garing, sehingga cocok dijual dalam kemasan toples atau bungkus plastik. Karena daya tahannya yang lebih lama dibanding kue basah, rempeyek menarik segmen konsumen yang mencari camilan praktis untuk dinikmati di rumah atau dibawa bepergian.

9. Kue Putu Tradisional dengan Gula Palm

Kue putu adalah jajanan tradisional kecil yang dibuat dari tepung beras berwarna hijau karena pandan serta diisi gula aren, kemudian dikukus dalam tabung bambu sebelum disajikan dengan kelapa parut. Rasa manis dari gula aren berpadu dengan aroma pandan dan santan membuat putu jadi pilihan unik di jajanan pasar, dan tampilannya yang kecil membuatnya ideal dijual seribuan per buah. Putu sering dijual oleh pedagang kaki lima atau di pasar tradisional, dan karena bentuknya yang kecil dan manis, ia menarik pembeli dari segala usia.

10. Kue Pinyaram Minang dengan Perpaduan Kelapa

Kue pinyaram adalah kue tradisional Minangkabau berbahan dasar tepung beras, gula, dan santan yang dimasak seperti pancake sehingga menghasilkan tekstur lembut dan manis. Varian pinyaram putih maupun hitam sering dijual di pasar tradisional sebagai oleh-oleh khas atau camilan harian, menarik konsumen yang menyukai cita rasa lokal otentik. Dengan harga seribuan, pinyaram memberikan pilihan kue basah yang berbeda dari generik pasar tetapi tetap bernilai budaya tinggi.

11. Kue Bugis/Mendut dengan Isian Kelapa Manis

Kue bugis atau mendut adalah camilan tradisional populer dari tepung beras ketan dengan isian kelapa parut dan gula yang dibungkus daun pisang, menghasilkan kenikmatan legit citarasa Indonesia Selatan. Proses pembuatan melibatkan penggabungan adonan tepung beras ketan dengan isian manis lalu dikukus dalam bungkus daun, menciptakan tekstur lembut dan aroma harum khas tradisional. Bugis memiliki pasar setia di banyak daerah dan cocok dijual dalam porsi kecil seribuan untuk menarik konsumen lokal di pasar pagi dan kios jajanan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kue dari Tepung Beras

1. Apa saja jenis kue dari tepung beras yang laris dijual seribuan?

Beberapa jenis termasuk es cendol, nagasari, apem kukus, putu, pinyaram, onde-onde, rempeyek, dan kue bugis.

2. Mengapa kue tepung beras cocok dijual seribuan?

Karena bahan bakunya murah dan fleksibel serta produknya memiliki daya tarik tradisional yang luas di pasar Indonesia.

3. Bagaimana cara membuat es cendol dari tepung beras?

Cendol dibuat dari adonan tepung beras dan sagu yang dimasak hingga mengental lalu dicetak menjadi butiran kenyal.

4. Kue tradisional apa yang menggunakan tepung beras?

Beberapa termasuk nagasari, kue putu, kue bugis, pinyaram, dan kue talam.

5. Siapa target pasar kue tepung beras seribuan?

Targetnya luas, dari anak sekolah hingga keluarga dan pelanggan acara tradisional, karena harga dan rasa yang terjangkau.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |