10 Inspirasi Rumah Sederhana dengan Taman Bunga di Desa, Bikin Nyaman dan Betah

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta Hidup di desa memberikan suasana yang tenang, asri, dan jauh dari hiruk pikuk kota. Rumah sederhana di desa pun memiliki daya tarik tersendiri, apalagi jika dipadukan dengan taman bunga yang cantik di halaman. Kehadiran taman bunga tak hanya memperindah tampilan rumah, tapi juga menciptakan nuansa damai dan segar setiap hari.

Dengan lahan yang relatif lebih luas dan udara yang bersih, rumah di desa sangat cocok untuk dikreasikan bersama taman bunga sederhana. Tidak perlu desain yang rumit—cukup dengan penataan bunga warna-warni, jalur setapak, dan sedikit sentuhan alami seperti batu atau kayu, suasana rumah pun bisa berubah menjadi lebih hidup dan menenangkan.

Dalam artikel ini, kami sajikan sepuluh inspirasi rumah sederhana dengan taman bunga yang cocok diterapkan di lingkungan pedesaan. Desainnya mudah ditiru, hemat biaya, dan bisa disesuaikan dengan selera maupun luas lahan. Siap-siap terinspirasi untuk membuat rumah impianmu jadi lebih indah dan sejuk!  Simak inspirasi selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/8/2025).

1. Rumah Sederhana dengan Taman Bunga Vertikal di Dinding Samping

Transformasi dinding samping rumah yang kosong menjadi taman vertikal cantik dengan sistem rak bertingkat atau pocket garden. Gunakan botol bekas, pot gantung, atau planter box kayu untuk menanam bunga gantung seperti petunia, lobelia, dan bacopa. Tambahkan sistem drip irrigation sederhana dari botol bekas untuk memudahkan penyiraman. Solusi ini cocok untuk rumah dengan lahan sangat terbatas.

2. Rumah Kayu dengan Taman Bunga Warna-Warni di Depan Teras 

Rumah kayu identik dengan kesan hangat dan alami, sangat cocok dikombinasikan dengan taman bunga di bagian depan. Letakkan pot bunga warna-warni di sepanjang teras atau jalan masuk untuk mempercantik tampilan rumah dari kejauhan. 

Tanaman seperti bunga kertas, zinnia, dan marigold bisa jadi pilihan karena tahan panas dan mudah dirawat. Kombinasi rumah kayu dan bunga cerah menciptakan suasana pedesaan yang ramah dan mengundang.  

3. Rumah dengan Konsep Taman Bunga Berkelanjutan (Rotasi Musiman)

Ciptakan taman bunga yang selalu berubah setiap musim dengan perencanaan penanaman yang tepat. Bagi area taman menjadi beberapa zona: zona bunga musim hujan (impatiens, begonia), zona bunga musim kering (portulaca, vinca), dan zona bunga sepanjang tahun (ixora, pentas). Sistem rotasi ini membuat tampilan rumah selalu fresh dan memberikan aktivitas berkebun yang menyenangkan sepanjang tahun.

4. Rumah Tembok Sederhana dengan Border Taman di Pinggir Halaman

Rumah permanen yang dibangun dari batu bata tetap bisa tampil manis dengan taman sederhana di sisi-sisinya. Buat border taman kecil di pinggir halaman depan atau samping rumah, tanami dengan bunga seperti melati, mawar mini, atau tapak dara. 

Gunakan batu koral sebagai pembatas agar tampilan taman rapi dan mudah dipelihara. Taman model ini cocok untuk rumah di desa dengan lahan terbatas tapi tetap ingin tampil asri.  

5. Rumah Panggung dengan Taman di Bawah Kolong Rumah

Rumah panggung tradisional banyak ditemukan di desa-desa, dan ruang kosong di bawahnya bisa dimanfaatkan menjadi taman bunga yang unik.

Tanam bunga gantung atau semak rendah seperti lavender dan kenikir untuk mempercantik area tersebut. Tambahkan batu alam, pot gerabah, atau lampu taman kecil untuk memperkuat kesan estetis. Area ini juga bisa jadi tempat bersantai sambil menikmati udara segar pedesaan.  

6. Rumah dengan Jalan Setapak dan Taman Bunga di Kiri-Kanannya

Desain jalan setapak yang mengarah ke teras rumah bisa dipadukan dengan deretan bunga di kedua sisinya. Gunakan batu pijakan, paving, atau bata merah untuk membuat jalan, lalu tanami sisi kiri-kanannya dengan bunga rendah seperti petunia, vinca, atau celosia.

Tampilan ini akan memberikan kesan rapi dan menyambut siapa saja yang datang ke rumah. Selain cantik, jalan setapak juga menjaga kebersihan saat hujan dan membuat taman tetap tertata.  

7. Rumah Sederhana dengan Taman Gantung di Teras atau Jendela

Jika tidak memiliki lahan luas, taman gantung bisa menjadi solusi menarik untuk mempercantik rumah desa. Gantungkan pot bunga di pagar teras, sisi jendela, atau langit-langit atap dengan tali atau rak gantung. 

Bunga seperti anggrek, sirih gading, atau bunga begonia sangat cocok untuk taman vertikal ini. Taman gantung memberi nuansa segar tanpa harus mengorbankan banyak ruang di tanah.  

8. Rumah Bata Ekspos dengan Taman Bunga Natural di Sisi Rumah

Desain bata ekspos memberikan kesan rustic yang sangat menyatu dengan nuansa desa. Tambahkan taman bunga sederhana di sisi rumah untuk mempermanis tampilan natural tersebut. 

Tanamlah bunga lokal seperti bunga sepatu, bunga pukul empat, atau lili untuk menonjolkan nuansa tropis. Kombinasi tekstur bata dan warna bunga yang cerah akan menciptakan tampilan rumah yang hangat dan menenangkan.

9. Rumah Limasan dengan Taman Bunga Khas Jawa di Halaman Tengah

Rumah tradisional Jawa dengan atap limasan memiliki daya tarik tersendiri ketika dipadukan dengan taman bunga khas nusantara di halaman tengah. Buat layout taman melingkar dengan bunga kenanga, melati, dan bunga kantil sebagai pusatnya. Tambahkan bangku kayu sederhana dan jalan setapak dari batu kali untuk menciptakan area santai yang autentik. Desain ini tidak hanya cantik tapi juga melestarikan budaya lokal.

10. Rumah Sederhana dengan Taman Bunga Rampatan (Teras Bertingkat)

Manfaatkan kontur tanah yang berundak untuk membuat taman bertingkat yang unik di sekitar rumah sederhana. Setiap tingkatan bisa ditanami bunga dengan warna berbeda - tingkat atas bunga putih, tengah pink, dan bawah kuning. Gunakan talud batu alam atau bambu sebagai penahan tanah. Sistem irigasi sederhana dengan selang berlubang bisa memudahkan perawatan seluruh taman rampatan ini.

FAQ Seputar Rumah Sederhana dengan Taman Bunga di Desa

Q: Apakah rumah sederhana bisa terlihat cantik dengan taman bunga?

A: Bisa, penataan taman bunga yang tepat bisa mempercantik rumah meski desainnya sederhana.

Q: Jenis bunga apa yang cocok untuk taman di desa?

A: Bunga kertas, mawar, melati, kenikir, dan tapak dara cocok karena tahan cuaca dan mudah dirawat.

Q: Apakah taman bunga harus luas?

A: Tidak, taman kecil di pinggir rumah atau dalam pot gantung juga bisa memperindah tampilan.

Q: Bagaimana cara merawat taman bunga di rumah desa?

A: Cukup dengan penyiraman rutin, pemangkasan secukupnya, dan pupuk organik setiap beberapa minggu.

Q: Apakah rumah panggung bisa memiliki taman bunga juga?

A: Bisa, ruang di bawah rumah panggung bisa dimanfaatkan sebagai taman hias yang unik dan teduh.

Q: Berapa budget minimal untuk membuat taman bunga sederhana di rumah desa? 

A: Budget minimal Rp 200.000 - Rp 500.000 sudah cukup untuk taman kecil dengan bibit lokal, pot sederhana, dan pupuk organik.

Q: Kapan waktu terbaik menanam bunga di desa? 

A: Awal musim hujan (Oktober-November) atau akhir musim hujan (Maret-April) adalah waktu ideal untuk menanam sebagian besar jenis bunga.

Q: Bagaimana cara mengatasi hama pada taman bunga di lingkungan desa? 

A: Gunakan pestisida alami seperti air sabun, larutan bawang putih, atau tanam tanaman pengusir hama seperti serai dan lavender di sekitar taman.

Q: Apakah taman bunga bisa menghasilkan income tambahan untuk keluarga desa? 

A: Ya, bunga potong seperti mawar, sedap malam, dan krisan bisa dijual ke pasar lokal atau dijadikan usaha rangkaian bunga.

Q: Bagaimana merawat taman bunga saat musim kemarau panjang? 

A: Gunakan mulching (penutup tanah) dari jerami atau sekam, buat sistem penyiraman tetes, dan pilih tanaman tahan kering seperti portulaca dan zinnia.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |