Liputan6.com, Jakarta Memiliki rumah 2 lantai dengan ukuran 6x10 meter sering kali menjadi solusi terbaik bagi keluarga kecil maupun besar. Meski lahannya terbatas, rumah dengan dimensi ini tetap bisa menghadirkan kenyamanan jika dirancang secara tepat. Bahkan, ukuran tersebut dapat menampung hingga empat kamar tidur, sehingga kebutuhan ruang tetap terpenuhi.
Dengan perencanaan matang, rumah 6x10 dapat terlihat lapang dan estetik. Pemilihan tata ruang yang efisien, pencahayaan alami yang optimal, serta penggunaan material yang sesuai akan membuat hunian terasa lebih luas. Tak hanya itu, desain sederhana juga menjadikannya lebih hemat biaya pembangunan maupun perawatan.
Namun, bagi sebagian orang, mendesain rumah berukuran terbatas bisa menjadi tantangan. Maka dari itu, penting mencari berbagai inspirasi desain rumah 2 lantai sederhana agar hasil akhir sesuai kebutuhan dan gaya hidup. Berikut ini adalah 10 inspirasi desain rumah 6x10 2 lantai sederhana dari Liputan6.com yang bisa dijadikan pertimbangan, Jumat (29/8/2025).
1. Desain Minimalis Modern
Desain minimalis modern tetap menjadi favorit banyak keluarga karena menekankan keseimbangan antara fungsi dan estetika. Pada lahan 6x10, desain ini memanfaatkan setiap sudut dengan tata ruang terbuka, sehingga ruangan terasa lapang meski ukurannya terbatas. Ciri khasnya adalah garis bangunan yang tegas, jendela besar untuk pencahayaan alami, serta penggunaan warna netral seperti putih, abu-abu, atau beige.
Selain mempercantik tampilan, rumah minimalis modern juga hemat biaya perawatan. Perabotan yang digunakan biasanya simpel dengan desain multifungsi, cocok untuk keluarga yang ingin tampil praktis tanpa kehilangan kesan elegan.
2. Konsep Rumah Terbuka (Open Space)
Konsep open space atau ruang terbuka tanpa banyak sekat sangat ideal untuk rumah 6x10 agar tidak terasa sempit. Misalnya, ruang tamu, ruang makan, dan dapur bisa dirancang menyatu dalam satu area besar tanpa dinding pembatas. Hasilnya, suasana rumah terasa lebih lega, sirkulasi udara lebih baik, dan cahaya matahari bisa masuk secara optimal.
Bagi keluarga muda, konsep ini memberi keleluasaan bergerak dan membuat interaksi antaranggota keluarga lebih hangat. Selain itu, penggunaan furnitur minimalis dan partisi kaca bisa tetap memberikan privasi tanpa mengorbankan luas ruangan.
3. Desain Industrial Sederhana
Bagi penyuka tampilan unik, desain industrial bisa menjadi pilihan. Rumah bergaya ini memanfaatkan material ekspos seperti beton, bata, dan baja ringan yang tidak ditutupi cat berlebihan. Pada lahan 6x10, desain industrial bisa membuat rumah terlihat lebih kokoh dan berkarakter. Interiornya biasanya menggunakan lantai semen, lampu gantung logam, dan furnitur kayu rustic.
Keunggulan lain adalah biaya finishing bisa lebih hemat karena tidak perlu terlalu banyak dekorasi tambahan. Selain itu, desain industrial mudah dipadukan dengan konsep minimalis sehingga rumah tetap sederhana namun memiliki daya tarik visual yang kuat.
4. Rumah dengan Balkon dan Carport
Memiliki balkon di lantai dua dan carport di lantai bawah sangat fungsional untuk rumah 6x10. Balkon dapat dijadikan area bersantai, menjemur pakaian, atau menanam tanaman hias, sementara carport melindungi kendaraan dari hujan dan panas.
Secara desain, balkon juga membuat fasad rumah lebih menarik karena memberi dimensi tambahan. Carport yang terintegrasi dengan teras akan memaksimalkan penggunaan lahan, sehingga rumah tetap rapi. Bagi keluarga yang memiliki mobil, desain ini sangat membantu menjaga kenyamanan sekaligus meningkatkan nilai estetika hunian.
5. Rumah Tidak Menempel dengan Tembok Tetangga
Bagi yang memiliki lahan cukup, membuat desain rumah yang tidak menempel ke rumah tetangga memberi banyak keuntungan. Selain sirkulasi udara lebih baik, cahaya alami juga bisa masuk dari samping rumah. Hal ini membuat ruangan lebih sehat dan tidak lembab.
Penempatan pintu utama di sisi samping juga menambah privasi penghuni karena orang luar tidak langsung melihat ke dalam rumah. Meski lahan terbatas, memberi sedikit jarak dengan tetangga bisa membuat rumah terasa lebih lega, sejuk, dan nyaman untuk jangka panjang.
6. Model Skandinavia yang Cozy
Desain Skandinavia dikenal dengan ciri khasnya yang sederhana, hangat, dan nyaman. Pada rumah 6x10, penerapan gaya ini dilakukan dengan pemilihan warna cerah seperti putih, abu muda, dan beige, serta penggunaan furnitur kayu alami.
Pencahayaan alami menjadi elemen penting, sehingga jendela besar atau skylight sering digunakan. Interior rumah Skandinavia biasanya minim dekorasi namun terasa estetik dan fungsional. Rumah bergaya ini cocok untuk keluarga yang ingin suasana hangat dan cozy, tetapi tetap modern.
7. Desain Persegi Minimalis
Rumah berbentuk persegi sederhana sangat cocok untuk ukuran 6x10 karena memaksimalkan luas tanah. Bangunan persegi memberi kesan rapi, efisien, dan hemat material konstruksi. Semua elemen mulai dari jendela, pintu, hingga fasad bisa dibuat dengan bentuk serupa agar terlihat serasi.
Dengan warna cat putih atau netral, rumah akan terlihat bersih dan luas. Desain ini biasanya memanfaatkan setiap ruangan secara optimal, misalnya kamar tidur lebih fungsional, dapur kompak, dan ruang keluarga yang terhubung langsung dengan ruang makan.
8. Rumah Ramah Lingkungan (Green Building)
Desain ramah lingkungan kini semakin diminati. Pada rumah 6x10, konsep ini bisa diwujudkan dengan penggunaan panel surya untuk energi listrik, ventilasi silang untuk sirkulasi udara, serta material insulasi untuk mengurangi panas. Selain itu, pemanfaatan taman kecil atau vertical garden bisa membantu menjaga kesegaran udara.
Walaupun memerlukan investasi awal yang lebih besar, desain green building memberikan keuntungan jangka panjang karena menghemat biaya listrik dan pendingin ruangan. Rumah juga terasa lebih sejuk dan nyaman sepanjang tahun.
9. Rumah Kontemporer dengan Garasi Terintegrasi
Garasi yang terintegrasi dengan bangunan utama membuat rumah lebih efisien, terutama pada lahan terbatas seperti 6x10. Desain kontemporer biasanya menonjolkan fasad simpel dengan kombinasi kaca besar, beton, dan kayu. Interiornya mengutamakan tata ruang modern dengan furnitur multifungsi.
Garasi terintegrasi memudahkan akses penghuni, terutama saat hujan atau malam hari. Selain itu, rumah dengan garasi menyatu biasanya lebih aman karena kendaraan berada dalam bangunan, bukan di area terbuka.
10. Model Tropis atau Japandi
Indonesia yang beriklim tropis sangat cocok dengan desain rumah tropis kontemporer. Ciri utamanya adalah ventilasi besar, atap tinggi, dan material alami seperti kayu, batu alam, atau tanaman hijau di sekitar rumah. Hal ini membuat suhu dalam rumah tetap sejuk meski cuaca panas.
Alternatif lain adalah gaya Japandi (Japan + Scandinavian), yaitu perpaduan desain Jepang yang tenang dengan Skandinavia yang fungsional. Rumah bergaya Japandi menampilkan estetika sederhana, hangat, dan rapi, sangat cocok untuk keluarga modern yang ingin kesan minimalis namun elegan.
FAQ Seputar Rumah 6x10 2 Lantai Sederhana
1. Apakah rumah 6x10 2 lantai bisa memiliki 4 kamar tidur?
Ya, dengan penataan ruang yang efisien, rumah 6x10 bisa menampung hingga empat kamar tidur. Biasanya dua kamar di lantai bawah dan dua kamar di lantai atas.
2. Berapa perkiraan biaya membangun rumah 6x10 2 lantai sederhana?
Biaya sangat bergantung pada lokasi, material, dan desain. Namun, dengan konsep minimalis, biaya bisa ditekan lebih rendah dibandingkan desain mewah. Rata-rata berkisar mulai dari Rp400–700 juta.
3. Apa pondasi terbaik untuk rumah 2 lantai?
Pondasi cakar ayam atau tiang pancang umumnya digunakan untuk memastikan bangunan kokoh, terutama di tanah yang kurang stabil.
4. Bagaimana cara membuat rumah 6x10 terasa lebih luas?
Gunakan konsep open space, minimalkan sekat ruangan, pilih warna cat cerah, dan tambahkan pencahayaan alami dengan jendela besar atau skylight.
5. Apakah rumah 2 lantai cocok untuk lahan di posisi hook?
Sangat cocok. Lahan hook memberikan dua sisi terbuka sehingga pencahayaan dan sirkulasi udara lebih baik. Namun, pastikan struktur bangunan lebih kuat karena terpapar angin dan sinar matahari dari dua arah.