Trik Memelihara Anak Ayam hingga Besar, Panduan Lengkap untuk Pertumbuhan Optimal

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Trik memelihara anak ayam hingga besar, atau yang sering disebut Day Old Chick (DOC), merupakan fase krusial yang menentukan keberhasilan pertumbuhan dan kesehatan mereka hingga mencapai usia dewasa. Pada tahap awal kehidupan ini, anak ayam sangat rentan terhadap berbagai faktor lingkungan dan potensi penyakit, sehingga membutuhkan perhatian khusus serta manajemen yang cermat dari peternak. Kesalahan dalam perawatan dapat berakibat fatal, mulai dari pertumbuhan yang terhambat, peningkatan angka kematian, hingga kerugian finansial yang signifikan bagi usaha peternakan.

Masa brooding, yaitu periode pemeliharaan sejak DOC tiba di kandang hingga tidak lagi membutuhkan pemanas buatan, menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan anak ayam. Organ vital seperti sistem pencernaan, pernapasan, kekebalan tubuh, kerangka, dan bulu berkembang pesat pada fase ini, sehingga lingkungan yang sesuai sangat menentukan kesehatan dan kecepatan pertumbuhan ayam. Oleh karena itu, menerapkan trik memelihara anak ayam hingga besar secara tepat sangatlah penting.

Panduan lengkap ini akan membahas berbagai aspek penting dalam perawatan anak ayam, mulai dari persiapan kandang, pengaturan suhu, pemberian pakan, hingga program vaksinasi. Dengan memahami dan menerapkan setiap langkah, peternak dapat memastikan anak ayam tumbuh sehat, kuat, dan mencapai potensi maksimalnya. Mari kita selami lebih dalam trik memelihara anak ayam hingga besar.

1. Persiapan Kandang (Brooder) yang Optimal

Langkah pertama dalam trik memelihara anak ayam hingga besar adalah mempersiapkan kandang brooder yang optimal. Anak ayam yang baru menetas perlu segera dipindahkan ke kandang yang telah disiapkan secara higienis, nyaman, dan aman. Kandang ini harus memiliki lebar setidaknya tiga hingga empat kaki persegi untuk setiap anak ayam, serta fleksibel untuk diperluas seiring pertumbuhan mereka.

Penggunaan alas kandang yang tepat sangat vital. Pilihlah alas yang memiliki daya serap baik, tidak berdebu, dan mudah didapat, seperti sekam padi. Pastikan alas kandang bersih dari kotoran atau kuman. Alas tidur sebaiknya memiliki ketebalan 7-10 cm untuk menjaga area tetap kering dan bebas bau, serta diganti setiap hari jika basah atau kotor.

Selain itu, ventilasi yang baik di kandang juga sangat penting. Sirkulasi udara yang memadai membantu menjaga alas tetap kering dan bebas amonia, yang dapat membahayakan kesehatan pernapasan anak ayam. Persiapan peralatan seperti tempat pakan dan minum juga harus dalam jumlah cukup dan selalu bersih.

2. Pengaturan Suhu dan Kelembaban Ideal

Pengaturan suhu merupakan salah satu trik memelihara anak ayam hingga besar yang paling krusial, sebab anak ayam yang baru menetas belum mampu mengatur suhu tubuhnya sendiri. Mereka sangat peka terhadap perubahan suhu ruangan, sehingga membutuhkan pemanas buatan. Gunakan lampu pijar berukuran 25-40 watt yang dinyalakan terus-menerus selama sehari semalam untuk memanaskan kandang.

Suhu ideal kandang bervariasi sesuai usia anak ayam. Untuk umur 1-7 hari, suhu ideal adalah sekitar 35°C, atau berkisar antara 32-35°C. Kemudian, suhu dapat diturunkan secara bertahap: 32,2°C untuk umur 8-15 hari, 29,44°C untuk umur 16-23 hari, dan 26,6°C untuk umur 24-30 hari. Setelah berumur 31 hari, pemanas buatan umumnya tidak diperlukan lagi.

Indikator kenyamanan ayam dapat diamati dari perilakunya. Suhu yang ideal akan membuat anak ayam tersebar merata di seluruh kandang dan beraktivitas normal. Jika suhu terlalu tinggi, ayam akan menjauhi pemanas; sebaliknya, jika terlalu rendah, ayam akan berkumpul berdesakan di dekat pemanas. Kontrol suhu sebaiknya dilakukan secara periodik, bahkan setiap 2-3 jam sekali, menggunakan termometer yang diletakkan 20-30 cm dari alas kandang.

3. Strategi Pemberian Pakan yang Tepat

Pemberian pakan yang tepat adalah bagian integral dari trik memelihara anak ayam hingga besar. Anak ayam yang baru menetas tidak perlu langsung diberikan pakan karena masih memiliki cadangan makanan dari kuning telur di dalam tubuhnya. Pemberian pakan dapat dimulai setelah anak ayam berusia satu hari.

Untuk usia 0-6 hari, berikan campuran dedak dan pakan starter dengan perbandingan 3:1. Pakan starter yang kaya protein (20-22%) sangat penting untuk pertumbuhan awal. Pakan harus bertekstur halus dan mudah dicerna. Pakan seperti pur atau oatmeal juga sangat baik untuk anak ayam usia 0-1 bulan karena mengandung nutrisi lengkap dan mudah ditemukan.

Seiring bertambahnya usia, jumlah pakan juga meningkat. Untuk usia 7-12 hari, jumlah pakan bertambah menjadi 10-15 gram sehari semalam. Setelah usia 2 bulan, anak ayam dapat diberikan pakan dedaunan seperti daun kangkung atau pisang untuk menghindari kebiasaan saling mematuk. Sistem pemberian makanan penuh (tersedia sepanjang waktu) sangat disarankan untuk memastikan asupan nutrisi yang kontinu.

4. Ketersediaan Air Minum Bersih dan Nutrisi Tambahan

Air minum bersih dan segar harus selalu tersedia sepanjang waktu, karena air vital untuk metabolisme dan pencernaan anak ayam. Pastikan wadah air yang digunakan ukurannya pas, tidak mudah tumpah, dan tidak memungkinkan anak ayam masuk ke dalamnya untuk mencegah penyebaran penyakit dan kelembaban.

Pada hari pertama, berikan air minum yang dicampur dengan 1 sendok gula putih untuk memberikan energi tambahan kepada anak ayam. Ini membantu mereka mendapatkan tenaga setelah menetas.

Secara teratur, berikan vitamin yang dilarutkan dalam air minum (misalnya 2-3 kali seminggu) agar anak ayam tetap fit dan memiliki nafsu makan yang tinggi. Pemberian vitamin juga disarankan tiga hari sebelum dan sesudah vaksinasi untuk menjaga daya tahan tubuh.

5. Manajemen Kepadatan Kandang yang Efisien

Manajemen kepadatan kandang merupakan salah satu trik memelihara anak ayam hingga besar yang sering terabaikan, padahal sangat penting. Setelah anak ayam berumur sekitar 13 hari hingga 2 bulan, jumlah ayam dalam kandang perlu dikurangi. Hal ini untuk menghindari kepadatan yang berlebihan.

Idealnya, kepadatan kandang adalah 10-15 ekor per meter persegi untuk anak ayam. Kepadatan yang terlalu tinggi dapat memicu stres, pertumbuhan yang lambat, dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit antar ayam.

Ketika anak ayam memasuki usia 7-12 hari, pertumbuhan fisik mereka mulai membesar. Pada fase ini, penting untuk memindahkan mereka ke kandang yang lebih besar agar tidak sesak dan dapat bergerak bebas. Hal ini mendukung perkembangan otot dan tulang yang optimal.

6. Menjaga Kebersihan Lingkungan dan Kesehatan

Anak ayam sangat rentan terhadap penyakit, sehingga menjaga kebersihan kandang adalah faktor utama dalam trik memelihara anak ayam hingga besar. Pembersihan kandang harus dilakukan secara rutin, meliputi menyapu lantai dan dinding, serta mencuci peralatan makan dan minum.

Penggunaan biochar (arang hayati dari sekam padi) dapat menjadi solusi efektif. Biochar dapat digunakan sebagai campuran alas kandang untuk menyerap kelembapan dan mengikat gas amonia dari kotoran, sehingga mengurangi bau tidak sedap dan menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Sanitasi yang baik dan lingkungan yang bersih akan meminimalkan risiko infeksi bakteri dan virus. Hal ini sangat penting karena anak ayam memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna, sehingga lingkungan yang higienis menjadi benteng pertahanan pertama mereka.

7. Pentingnya Program Vaksinasi Teratur

Vaksinasi adalah trik memelihara anak ayam hingga besar yang esensial untuk mencegah penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus. Vaksin diberikan untuk merangsang timbulnya kekebalan terhadap suatu penyakit, sehingga sistem kekebalan tubuh ayam dapat menetralisir agen penyakit yang masuk.

Jenis vaksin yang penting untuk diberikan antara lain Vaksin ND (Newcastle Disease/Tetelo) dan Gumboro (Infectious Bursal Disease Virus). Vaksin ND dapat diberikan saat anak ayam berumur 4 hari, sedangkan Vaksin Gumboro biasanya diberikan saat usia 2-3 minggu.

Jadwal vaksinasi harus diikuti secara ketat. Pemberian vitamin tiga hari sebelum dan sesudah vaksinasi sangat dianjurkan untuk menjaga kondisi ayam tetap prima. Keterlambatan dalam vaksinasi dapat meningkatkan risiko ayam terserang penyakit dengan cepat.

8. Pemantauan dan Perawatan Lanjutan untuk Pertumbuhan Optimal

Pemantauan rutin adalah kunci dalam trik memelihara anak ayam hingga besar. Amati perilaku ayam secara teratur; jika ada yang lesu, segera pisahkan dari kelompok untuk mencegah penyebaran penyakit.

Berikan pencahayaan yang cukup, terutama di malam hari pada minggu pertama agar ayam tetap hangat dan aktif makan. Setelah minggu ke-2, pencahayaan bisa dikurangi agar ayam beristirahat cukup, yang juga penting untuk pertumbuhan.

Menjelang usia 3 bulan, anak ayam dapat diberikan obat cacing. Ini merupakan bagian dari perawatan lanjutan untuk memastikan kesehatan pencernaan mereka. Dengan pemantauan dan perawatan yang konsisten, anak ayam akan tumbuh menjadi ayam dewasa yang sehat dan produktif.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Memelihara Anak Ayam hingga Besar

1. Berapa suhu ideal untuk anak ayam yang baru menetas?

Suhu ideal untuk anak ayam umur 1-7 hari adalah sekitar 35°C, dan secara bertahap diturunkan seiring bertambahnya usia.

2. Kapan anak ayam mulai diberikan pakan?

Anak ayam tidak perlu langsung diberikan pakan setelah menetas karena masih memiliki cadangan makanan; pemberian pakan dimulai setelah anak ayam berusia satu hari.

3. Apa jenis pakan yang cocok untuk anak ayam usia 0-1 bulan?

Pakan starter yang kaya protein, campuran dedak dan pakan starter (3:1), pur, atau oatmeal sangat cocok untuk anak ayam usia 0-1 bulan.

4. Mengapa vaksinasi penting untuk anak ayam?

Vaksinasi penting untuk mencegah penyakit, terutama yang disebabkan oleh virus seperti Newcastle Disease (ND) dan Gumboro, dengan merangsang kekebalan tubuh ayam.

5. Bagaimana cara mengetahui suhu kandang sudah ideal untuk anak ayam?

Suhu yang ideal akan membuat anak ayam tersebar merata di seluruh kandang dan beraktivitas normal; jika terlalu dingin mereka akan berkerumun, jika terlalu panas mereka akan menjauhi pemanast

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |