Liputan6.com, Jakarta - Punya rumah yang asri dan hijau tentu menjadi impian banyak orang. Namun, keterbatasan ruang serta penggunaan media tanah yang bisa membuat area dalam rumah kotor sering menjadi pertimbangan. Karena itu, tanaman hias indoor tanpa tanah bisa menjadi pilihan praktis untuk menghadirkan nuansa hijau tanpa repot dengan tanah.
Untungnya, ada metode bercocok tanam yang sederhana dan praktis, yaitu menanam tanaman hias langsung di media air. Tanpa memerlukan tanah sama sekali, Anda cukup menyiapkan wadah kaca transparan seperti botol atau vas bunga yang diisi air bersih untuk menciptakan dekorasi hunian yang elegan dan menyegarkan.
Kunci keberhasilannya terletak pada pemilihan jenis tanaman yang tepat serta pemberian nutrisi yang memadai. Dari sekian banyak jenis, berikut daftar 10 tanaman hias indoor yang terbukti mampu tumbuh subur dan bertahan hidup di media air tanpa bantuan media tanah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Jumat (14/8/2026).
1. Pothos (Sirih Gading)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5511794/original/082296500_1771918056-unnamed__81_.jpg)
Perbesar
Pothos atau yang lebih dikenal dengan nama sirih gading merupakan salah satu opsi paling populer dan sangat ramah bagi pemula yang ingin mencoba menanam di air. Batangnya yang merambat amat mudah diperbanyak dengan cara memotong bagian batang yang memiliki buku (node), lalu merendamnya di dalam wadah berisi air bersih.
Tanaman ini tergolong sangat adaptif dan tidak rewel terhadap lingkungan sekitar. Agar pertumbuhannya tetap prima dalam jangka panjang, pastikan Anda menempatkannya di area yang terkena paparan cahaya matahari tidak langsung serta memberi sedikit nutrisi cairan hidroponik secara berkala.
2. Heartleaf Philodendron (Philodendron Daun Hati)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573684/original/085938000_1777949836-Philodendron__Heartleaf_Philodendron__Philodendron_hederaceum__Hidroponik.jpg)
Perbesar
Memiliki daun berbentuk hati yang anggun serta pola tumbuh merambat, Heartleaf Philodendron menjadi pilihan menarik berikutnya untuk hiasan meja maupun rak dinding. Anda cukup memotong beberapa bagian batang yang memiliki bakal akar, lalu menyatukannya dalam satu vas kaca yang elegan.
Selain mempercantik ruangan, tanaman ini juga cukup tangguh hidup di media air dalam waktu yang lama. Selama pasokan air tetap jernih dan mendapatkan pencahayaan yang cukup, sistem akarnya akan terus berkembang pesat tanpa memerlukan media tanah.
3. Lucky Bamboo (Bambu Keberuntungan)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307617/original/015412400_1785051209-1.jpeg)
Perbesar
Meskipun kerap disapa bambu, tanaman bernama ilmiah Dracaena sanderiana ini sebenarnya bukanlah jenis bambu sejati. Lucky Bamboo sudah sangat populer dipelihara langsung di dalam wadah air dan menjadi favorit banyak orang untuk melengkapi dekorasi bergaya minimalis maupun interior berkonsep fengshui.
Perawatannya terbilang sangat praktis, di mana Anda hanya perlu memastikan bagian akarnya terendam air bersih dan menopangnya dengan bebatuan hias di dasar vas. Letakkan di tempat yang terang tanpa paparan sinar matahari langsung agar daunnya tetap hijau segar dan tidak mudah menguning.
4. Spider Plant (Lili Paris)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307622/original/036491800_1785051209-6.jpeg)
Perbesar
Lili Paris terkenal sangat produktif menghasilkan anakan kecil atau spider babies yang menggantung cantik di ujung jalurnya. Anakan kecil ini sangat mudah dipisahkan dan langsung dimasukkan ke dalam gelas berisi air untuk merangsang pertambahan akar-akar baru.
Walau tanaman induknya umumnya tumbuh di media tanah, anakan Lili Paris dapat bertahan hidup cukup lama di media air selama kebutuhan nutrisi dasarnya terpenuhi. Metode ini sangat cocok bagi Anda yang baru ingin belajar mempropagasi tanaman dengan cara yang sangat sederhana.
5. Monstera (Monstera Deliciosa)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307618/original/019203100_1785051209-2.jpeg)
Perbesar
Dikenal dengan bentuk daunnya yang unik dan berlubang ikonik, Monstera juga bisa ditanam serta dipertahankan di media air. Cukup ambil potongan batang sehat yang memiliki node akar aerial, lalu celupkan ke dalam vas tinggi yang kokoh untuk menopang bobot batangnya.
Mengingat ukurannya yang bisa tumbuh relatif besar, Monstera di dalam air membutuhkan wadah yang stabil dan pasokan nutrisi cair agar daun barunya tetap mekar sempurna. Tampilannya yang tropis sangat pas dijadikan pemanis utama di sudut ruang tamu Anda.
6. Peace Lily (Lili Perdamaian)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9307621/original/032152800_1785051209-5.jpeg)
Perbesar
Peace Lily tidak hanya menawarkan keindahan daun hijau pekat yang mengkilap, tetapi juga bunganya yang berwarna putih elegan. Tanaman ini dapat hidup di media air dengan syarat utama menjaga pangkal batang dan daunnya tetap berada di atas permukaan air agar tidak mudah membusuk.
Jenis tanaman ini menyukai lingkungan dengan kelembapan cukup tinggi dan cahaya terang yang teduh. Pastikan untuk rutin mengganti airnya secara berkala serta membersihkan vas kaca dari lumut agar akar Peace Lily tetap sehat dan bebas penyakit.
7. Tradescantia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324136/original/086495100_1786691654-2c03ffd7-5e02-43d5-a601-88bd0879e315.jpg)
Perbesar
Tradescantia dikenal sebagai tanaman dengan pertumbuhan yang sangat cepat dan memiliki variasi warna daun yang memikat, mulai dari nuansa ungu hingga garis-garis perak. Potongan batangnya akan mengeluarkan akar-akar halus hanya dalam kurun waktu beberapa hari setelah dicelupkan ke air.
Corak daunnya yang sangat menonjol menjadikan Tradescantia pilihan sempurna untuk mengisi vas gantung atau wadah kaca transparan di dekat jendela. Agar warnanya tetap cerah dan tidak pudar, pastikan tanaman ini memperoleh asupan sinar matahari terang yang cukup setiap harinya.
8. Chinese Evergreen (Aglaonema)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573691/original/048783300_1777950086-Tanaman_Aglaonema__Chinese_Evergreen__Hidroponik.jpg)
Perbesar
Aglaonema atau Chinese Evergreen merupakan tanaman hias populer yang terkenal akan ketahanannya di dalam ruangan dengan intensitas cahaya sedang. Batangnya yang cukup kokoh membuat tanaman ini mampu beradaptasi dengan baik saat ditanam di media air tanpa bantuan tanah.
Proses pembentukan akar baru pada Aglaonema memang cenderung lebih lambat dibandingkan Pothos, sehingga dibutuhkan sedikit kesabaran. Namun begitu akarnya sudah beradaptasi, Aglaonema dapat tampil mempesona dan memberikan nuansa segar di ruangan Anda.
9. English Ivy (Daun Ivy)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9324137/original/093326000_1786691654-29a1b249-cc0d-45f9-a34b-068a29a82f5d.jpg)
Perbesar
English Ivy merupakan tanaman merambat klasik yang sangat menawan ketika dibiarkan tumbuh juntai dari wadah kaca berisi air. Mengambil stek batang sehat dan merendam bagian pangkalnya di air akan memicu pertumbuhan akar baru secara efisien.
Tanaman ini sangat menyukai suhu ruangan yang sejuk serta paparan cahaya terang namun tidak langsung. Dengan rutin mengganti air seminggu sekali, English Ivy dapat menjadi pemandangan hijau yang menyejukkan mata di sudut meja kerja Anda.
10. Syngonium (Arrowhead Plant)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5573685/original/013525300_1777949933-Tanaman_Syngonium__Arrowhead_Plant__Hidroponik.jpg)
Perbesar
Syngonium memiliki ciri khas bentuk daun menyerupai mata panah dengan beragam variasi warna seperti hijau muda hingga merah muda. Tanaman ini sangat mudah beradaptasi di media air dan menghasilkan sistem perakaran yang kuat dalam waktu yang terbilang cepat.
Karakter pertumbuhannya yang sedikit merambat sangat cocok dipadukan dengan vas tinggi transparan. Selain memperindah ruangan, Syngonium yang ditanam di air juga sangat mudah dirawat karena Anda tidak perlu khawatir akan risiko kekeringan akibat lupa menyiram.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tanaman Hias Indoor Tanpa Tanah
1. Apakah tanaman yang ditanam di air bisa hidup selamanya tanpa tanah?
Ya, tanaman bisa bertahan hidup lama di media air asalkan kebutuhan nutrisinya terpenuhi melalui pemberian pupuk cair hidroponik secara rutin.
2. Seberapa sering air dalam vas tanaman harus diganti?
Air sebaiknya diganti setiap 1 hingga 2 minggu sekali, atau lebih cepat jika air sudah mulai terlihat keruh dan berlumut demi menjaga pasokan oksigen bagi akar.
3. Mengapa tanaman yang ditanam di air tetap memerlukan pupuk cair?
Air biasa tidak mengandung nutrisi hara lengkap seperti halnya tanah. Pupuk cair khusus hidroponik dibutuhkan agar tanaman memiliki energi untuk memproduksi daun dan akar baru.
4. Apakah air keran biasa aman digunakan untuk menanam tanaman di air?
Air keran umumnya aman, namun ada baiknya diendapkan terlebih dahulu selama 24 jam agar kandungan kaporit atau klorin di dalamnya menguap sebelum digunakan.
5. Bagaimana cara mencegah timbulnya jentik nyamuk pada wadah air tanaman?
Anda bisa rutin mengganti air secara berkala, membersihkan bagian dalam vas, atau menambahkan bebatuan hias hingga menutupi akses permukaan air.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324351/original/007055200_1786701012-95f03c2b-28ef-457a-b4e4-c3ba599422a2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304454/original/044912700_1784716046-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324245/original/085629700_1786696100-dan-cutler-eqwMMvuV9X8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5172999/original/096301300_1742805000-adult-woman-with-winter-hat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324271/original/098897500_1786696832-10659.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517501/original/057726700_1772430593-unnamed__18_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324177/original/020537600_1786693500-Pintu_Geser_Panel_Kisi-Kisi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324228/original/043754600_1786694688-84db6e51-09b0-46d6-81cc-6c62740871f2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324027/original/011104700_1786688759-HL_lantai.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4823411/original/015105800_1714990585-IMG_2377.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323985/original/014554900_1786686616-081687d3-3944-4770-813e-a9f3dc65d22b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5437507/original/004850100_1765254944-IMG-20251209-WA0006.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9293745/original/018415000_1783747452-tabebuya_5a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323963/original/007708900_1786684217-1a62ee7b-fa8b-4cb5-821a-f7095fdc051d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9311259/original/039619600_1785395510-HUTRI81_FA_Logo_Vektor_Main_Logo_Merah_Hitam_Latar_Putih.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323796/original/017955300_1786675756-tangga_spiral.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323772/original/091108900_1786674289-e9e03f04-ed1c-4c15-98b9-6c8602439afe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9323760/original/082048000_1786673778-HL_pagar_rumah.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6707818/original/004530300_1779526004-1779525648.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557096/original/065659700_1776318001-Gambar_Rumah_Sederhana_6x9_di_Kampung_Dekat_Sawah_yang_Jadi_Tren_Desain_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560536/original/020239000_1776672350-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566397/original/034900000_1777180569-Desain_Rumah_50_Juta_dengan_Ventilasi_Silang_Alami_Model_Teras_Ganda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7026414/original/064378700_1779801039-Gemini_Generated_Image_bb1cq2bb1cq2bb1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559831/original/019905700_1776645721-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5705844/original/009190100_1778588694-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566459/original/099990000_1777186387-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5753994/original/053180300_1778655561-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570927/original/085307900_1777551328-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569841/original/046143800_1777456700-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565766/original/098117700_1777086011-unnamed__30_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5559169/original/005017800_1776523941-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5697309/original/087148900_1778575609-Gemini_Generated_Image_fqdhcafqdhcafqdh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568461/original/001756800_1777360580-kre1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560766/original/050726300_1776682615-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560608/original/012737700_1776674546-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566874/original/055492400_1777259351-1.jpg)