Liputan6.com, Jakarta - Memilih wadah tanam yang tepat menjadi langkah awal penting agar tanaman sayur dapat tumbuh dengan baik meski ditanam di lahan terbatas. Pot tanah liat dan pot plastik sering dijadikan pilihan karena sama-sama mudah digunakan di rumah. Perbedaan bahan pada kedua pot ini berpengaruh pada kelembapan tanah dan kondisi akar tanaman.
Pot tanah liat memiliki pori-pori yang membantu sirkulasi udara sehingga tanah tidak mudah terlalu lembap, sedangkan pot plastik lebih ringan dan praktis untuk dipindahkan. Penyesuaian jenis pot dengan jenis sayuran serta kebiasaan penyiraman akan membantu hasil tanam lebih optimal.
Supaya tidak bingung mana yang lebih cocok, simak keunggulan dan kekurangan dari pot tanah liat vs pot plastik untuk tanaman sayuran di rumah yang diulas Liputan6.com berikut ini.
Keunggulan dan Kekurangan Pot Tanah Liat
Pot tanah liat, yang sering disebut pot gerabah atau terakota, adalah pilihan wadah tanam yang populer untuk sayuran karena sifat alaminya yang mendukung kesehatan akar tanaman. Pot jenis ini memiliki karakteristik dan kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum digunakan untuk menanam sayuran di rumah.
Keunggulan Pot Tanah Liat
1. Sirkulasi udara baik untuk akar sayuran
Dinding pot tanah liat memiliki pori-pori yang memungkinkan udara masuk ke dalam media tanam. Kondisi ini membantu akar bernapas dengan lebih baik dan mencegah tanah menjadi terlalu padat. Akar yang sehat akan mendukung pertumbuhan daun dan batang secara optimal.
2. Menjaga suhu tanah tetap sejuk
Bahan tanah liat mampu membantu menstabilkan suhu media tanam, terutama saat cuaca panas. Air yang menguap melalui pori-pori pot memberikan efek dingin alami di dalam tanah. Sayuran pun lebih terlindungi dari stres akibat suhu yang terlalu tinggi.
3. Kokoh dan tampilan alami
Bobot pot tanah liat yang berat membuat tanaman lebih stabil dan tidak mudah roboh saat terkena angin. Pot ini cocok digunakan untuk sayuran yang tumbuh tinggi atau berbuah cukup berat. Warna alaminya juga memberi kesan rapi dan menyatu dengan suasana kebun rumah.
Kekurangan Pot Tanah Liat
1. Tanah lebih cepat kering
Sifatnya yang menyerap air membuat kelembapan tanah lebih cepat berkurang. Penyiraman perlu dilakukan lebih rutin agar tanaman tidak kekurangan air. Kondisi ini perlu diperhatikan terutama saat cuaca panas atau musim kemarau.
2. Mudah retak dan pecah
Pot tanah liat cenderung rapuh jika terjatuh atau terbentur. Dalam jangka panjang, pot juga bisa retak akibat endapan mineral dari air dan pupuk. Penanganan saat memindahkan atau membersihkan pot perlu dilakukan dengan hati-hati.
3. Berat dan sulit dipindahkan
Bobot pot tanah liat cukup menyulitkan saat ingin mengubah tata letak kebun. Pot berukuran besar membutuhkan tenaga ekstra untuk dipindahkan. Hal ini kurang praktis jika tanaman sering dipindah atau diletakkan di area bertingkat.
Keunggulan dan Kekurangan Pot Plastik
Pot plastik adalah pilihan yang populer, terjangkau, dan ringan untuk menanam berbagai sayuran, meskipun pot ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan pot tanah liat, terutama dalam hal pengelolaan kelembapan dan drainase.
Keunggulan Pot Plastik
1. Efisien dalam menjaga kelembapan tanaman sayuran
Pot plastik dapat menahan air dengan baik sehingga tanah tetap lembap lebih lama. Air tidak mudah keluar dari dinding pot, sehingga penyiraman bisa dilakukan lebih jarang. Kondisi ini sangat membantu pertumbuhan sayuran yang membutuhkan tanah lembap dan stabil.
2. Bobot ringan dan mudah dipindahkan
Pot plastik memiliki bobot ringan sehingga mudah diangkat dan dipindahkan. Penataan tanaman bisa dilakukan dengan lebih fleksibel agar mendapat sinar matahari yang cukup. Pot jenis ini juga praktis digunakan pada rak tanaman atau kebun vertikal.
3. Tahan lama dan tidak mudah rusak
Bahan plastik tidak mudah pecah meskipun terjatuh atau terbentur. Pot tetap awet meski sering terkena air dan digunakan dalam waktu lama. Ketahanannya membuat pot plastik bisa dipakai berulang kali untuk berbagai jenis sayuran.
Kekurangan Pot Plastik
1. Risiko penumpukan panas pada tanah
Pot plastik mudah menyerap panas saat terkena sinar matahari langsung. Suhu tanah di dalam pot bisa meningkat dan membuat akar sayuran mudah stres. Penempatan pot sebaiknya tidak langsung di atas lantai semen yang panas agar suhu tanah tetap lebih stabil.
2. Sirkulasi udara kurang lancar
Dinding pot plastik tidak memiliki pori sehingga udara sulit masuk ke dalam tanah. Kondisi ini dapat membuat media tanam terasa lebih padat dan lembap berlebihan. Penggunaan tanah yang gembur dan berlubang drainase cukup sangat membantu menjaga kondisi akar tetap sehat.
3. Risiko air menggenang dan akar membusuk
Pot plastik menahan air dengan kuat sehingga air mudah mengendap di bagian bawah pot. Jika lubang pembuangan air tersumbat, akar sayuran bisa membusuk dalam waktu singkat. Lubang drainase perlu rutin diperiksa agar air bisa keluar dengan lancar dan tanaman tetap tumbuh baik.
Rekomendasi Jenis Sayuran untuk Masing-Masing Pot
Jenis tanaman sayuran yang cocok untuk pot tanah liat dan pot plastik didasarkan pada kebutuhan spesifik tanaman terhadap kondisi kelembapan dan suhu media tanam. Berikut beberapa rekomendasinya.
Sayuran untuk Pot Tanah Liat
Pot tanah liat cocok digunakan untuk menanam sayuran yang membutuhkan aliran udara baik di area akar. Media tanam di dalam pot ini tidak mudah terlalu basah sehingga akar tetap sehat.
1. Sayuran Berakar Dalam (Tomat, Terong, Cabai)
Tomat, terong, dan cabai memiliki akar yang tumbuh panjang dan menyebar ke dalam tanah. Tanaman jenis ini mudah bermasalah jika tanah terlalu basah dalam waktu lama. Pot tanah liat membantu menjaga tanah tetap gembur dan tidak becek sehingga akar bisa tumbuh lebih sehat.
2. Tanaman Umbi-umbian (Wortel, Lobak)
Wortel dan lobak membutuhkan tanah yang cukup padat namun tetap bisa mengalirkan air dengan baik. Pot tanah liat membantu mengatur kelembapan agar umbi tidak mudah membusuk. Kondisi tanah yang seimbang antara air dan udara membuat hasil umbi bisa tumbuh lebih maksimal.
Sayuran untuk Pot Plastik
Pot plastik mampu menahan air lebih lama sehingga tanah tetap lembap. Karakter ini sesuai untuk sayuran yang menyukai kondisi tanah basah atau membutuhkan penyiraman rutin.
1. Sayuran Daun Berumur Pendek (Bayam, Kangkung, Selada)
Bayam, kangkung, dan selada termasuk sayuran yang tumbuh cepat dan membutuhkan air secara rutin. Tanaman ini tidak terlalu sensitif terhadap perubahan suhu tanah. Pot plastik membantu menjaga tanah tetap lembap sehingga penyiraman tidak perlu dilakukan terlalu sering.
2. Tanaman yang Menyukai Tanah Lembap (Seledri, Pakcoy)
Seledri dan pakcoy tumbuh baik pada kondisi tanah yang selalu basah. Pot plastik dapat menahan air lebih lama sehingga nutrisi tetap tersedia di dalam tanah. Kondisi ini membantu tanaman tumbuh subur tanpa mudah mengalami kekeringan.
Pot Tanah Liat vs Pot Plastik, Mana yang Lebih Cocok untuk Sayuran?
Pemilihan pot sebaiknya disesuaikan dengan jenis sayuran dan pola perawatan sehari-hari. Pot tanah liat cocok untuk tanaman yang membutuhkan sirkulasi udara baik, sedangkan pot plastik lebih pas untuk sayuran yang menyukai tanah lembap. Kesesuaian antara pot dan kebutuhan tanaman akan membantu pertumbuhan berjalan lebih sehat. Apabila ingin menghemat uang, maka pot plastik bisa jadi pilihan sebagai wadah sayuran di rumah.
Penggunaan pot tanah liat dan pot plastik secara bersamaan dapat menjadi pilihan yang tepat untuk kebun sayur di rumah. Setiap tanaman bisa ditempatkan pada wadah yang paling sesuai dengan kebutuhannya. Cara ini membuat kebun terlihat lebih rapi sekaligus mendukung hasil panen yang lebih maksimal.
QNA Seputar Pot Tanah Liat vs Pot Plastik
1. Q: Apa perbedaan utama antara pot tanah liat dan pot plastik untuk tanaman sayur di rumah?
A: Pot tanah liat bersifat porous, sehingga tanah lebih mudah “bernapas” dan kelembapan tanah lebih stabil, tapi tanah cepat kering sehingga perlu penyiraman lebih sering. Pot plastik lebih ringan, tidak porous, dan mempertahankan kelembapan tanah lebih lama, tapi sirkulasi udara di akar kurang optimal.
2. Q: Mana yang lebih baik untuk sayuran dengan akar sensitif, tanah liat atau plastik?
A: Untuk sayuran dengan akar sensitif seperti selada atau wortel, pot tanah liat biasanya lebih baik karena porositasnya mencegah akar membusuk akibat air tergenang. Namun, jika penyiraman sulit dikontrol, pot plastik bisa lebih aman karena tidak cepat kering.
3. Q: Apakah harga dan perawatan pot tanah liat lebih mahal dibanding plastik?
A: Ya, pot tanah liat biasanya lebih mahal dan lebih mudah pecah jika terjatuh. Perawatannya juga lebih intensif karena perlu sering disiram dan dibersihkan dari kerak garam mineral. Pot plastik lebih murah, tahan lama, dan mudah dipindahkan atau dibersihkan.
4. Q: Apakah ada perbedaan pengaruh terhadap pertumbuhan sayuran?
A: Pot tanah liat cenderung membuat tanaman lebih sehat karena akar mendapat sirkulasi udara yang baik, tapi pertumbuhan bisa sedikit lebih lambat karena kelembapan lebih cepat hilang. Pot plastik bisa mempercepat pertumbuhan sayuran tertentu karena tanah tetap lembap lebih lama, tapi risiko akar membusuk lebih tinggi jika penyiraman berlebihan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477275/original/082821900_1768814680-Jenderal_Nasution_menerima_pataka_yang_dibawa_Pierre_Tendean__Wikimedia_Commons_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474712/original/007652600_1768531933-thlt-lcx-WshjU5cSNU8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470929/original/037705500_1768270638-gambar_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477304/original/090387100_1768815453-wsww.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791002/original/040193800_1711974703-significance-of-the-lord-jesus-appearance-to-thomas-cb9bdcafc8e2acaf5686ece3472cfede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477241/original/066608000_1768813249-Pohon_Kelengkeng_Dataran_Rendah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477197/original/036027500_1768811880-Sistem_Rak_Kawat_Bertingkat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4484593/original/019224800_1687936756-taya-dianna-vUm1axCwADI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477116/original/088071200_1768809389-kambing_etawa122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476859/original/081138100_1768800526-Ilustrasi_Bakwan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357212/original/000924300_1758522381-Gemini_Generated_Image_bslfndbslfndbslf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463856/original/086442200_1767672193-unnamed-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477122/original/067736900_1768809627-Galon_untuk_Rumah_Kaca_Mini__Portable_Greenhouse___Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477300/original/041442800_1768815360-Gemini_Generated_Image_3k1z8t3k1z8t3k1z_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477186/original/077202300_1768810922-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476939/original/032605500_1768803778-Ternak_Ikan_Lele_Bioflok_di_Ember__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465699/original/097720000_1767774335-unnamed-36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473832/original/097649200_1768459306-Manfaatkan_Limbah_Dapur___Pertanian_sebagai_Pakan_Utama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476920/original/065979900_1768803193-Tanaman_Vertikal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477008/original/022554900_1768806161-Jualan_smoothies__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)