Liputan6.com, Jakarta - Bau mulut saat puasa merupakan masalah yang cukup sering dialami banyak orang selama bulan Ramadhan. Kondisi ini biasanya muncul karena mulut tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang cukup lama, sehingga produksi air liur berkurang. Akibatnya, bakteri di dalam mulut lebih mudah berkembang dan menimbulkan aroma tidak sedap yang bisa membuat seseorang merasa kurang percaya diri saat berbicara dengan orang lain.
Meski terkesan wajar, bau mulut saat puasa sebenarnya bisa dipicu oleh berbagai faktor yang sering kali tidak disadari. Mulai dari kebiasaan makan saat sahur, kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut, hingga kondisi kesehatan tertentu juga dapat memengaruhi munculnya bau mulut. Jika tidak diperhatikan, kondisi ini bisa membuat aktivitas sehari-hari terasa kurang nyaman, terutama ketika harus berinteraksi dengan banyak orang.
Oleh karena itu, penting untuk mengetahui apa saja penyebab bau mulut saat puasa agar bisa mengatasinya dengan cara yang tepat. Dengan memahami faktor-faktor yang memicunya, Anda dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini sehingga napas tetap segar dan rasa percaya diri tetap terjaga selama menjalankan ibadah puasa. Berikut penjelasan penyebab bau mulut saat puasa dari drg. Rahmat Agung (27) yang perlu diketahui.
1. Kurangnya Cairan dalam Tubuh
Menurut drg. Rahmat Agung, salah satu penyebab utama bau mulut saat puasa adalah berkurangnya cairan dalam tubuh karena tidak makan dan minum dalam waktu yang cukup lama. Selama menjalani puasa dari pagi hingga sore hari, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan seperti biasanya. Kondisi ini secara otomatis memengaruhi keseimbangan cairan di dalam tubuh, termasuk produksi air liur di dalam rongga mulut.
Ia menjelaskan bahwa air liur memiliki peran penting sebagai pembersih alami di dalam mulut. Air liur membantu membersihkan sisa-sisa makanan sekaligus mengendalikan pertumbuhan bakteri yang dapat menimbulkan bau tidak sedap. Ketika produksi air liur berkurang akibat kurangnya cairan selama puasa, kemampuan mulut untuk membersihkan bakteri juga menurun. Akibatnya, bakteri lebih mudah berkembang di dalam rongga mulut dan memicu munculnya bau mulut yang sering dirasakan oleh orang yang sedang berpuasa.
"Kalau puasa kan dari pagi ke sore kita tidak makan dan minum, otomatis cairan di dalm tubuh kita juga berkurang, nah karena cairan dalam tubuh kita berkurang itu mempengaruhi produksi air liur kita, sedangkan fungsi air liur itu pembersih alami bakteri dalam rongga mulut kita. Otomatis jika pembersih alami itu berkurang bau mulut akan meningkat," kata drg. Rahmat Agung kepada Liputan6.com pada Senin (9/3/2026).
2. Mulut Kering (Xerostomia)
Salah satu penyebab bau mulut yang cukup sering terjadi adalah kondisi mulut kering atau xerostomia. Ini juga menjadi penyebab bau mulut saat berpuasa. Kondisi ini muncul ketika produksi air liur di dalam rongga mulut berkurang, sehingga mulut terasa kering dan tidak nyaman. Saat menjalankan puasa dari pagi hingga sore hari, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman dalam waktu yang lama. Hal ini membuat kadar cairan dalam tubuh menurun dan berdampak pada berkurangnya produksi air liur.
Ia menjelaskan bahwa air liur memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan rongga mulut. Selain membantu proses pencernaan awal makanan, air liur juga berfungsi sebagai pembersih alami yang membantu mengontrol jumlah bakteri di dalam mulut. Ketika produksi air liur menurun akibat mulut kering, bakteri di dalam rongga mulut menjadi lebih mudah berkembang. Aktivitas bakteri inilah yang kemudian dapat menghasilkan senyawa berbau tidak sedap dan memicu munculnya bau mulut saat puasa.
drg. Rahmat Agung menambahkan bahwa kondisi mulut kering selama puasa sebenarnya cukup wajar terjadi. Namun, kondisi ini tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman atau menurunkan rasa percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain. Oleh karena itu, menjaga kebersihan gigi dan mulut, serta memperhatikan asupan cairan saat sahur dan berbuka menjadi langkah penting untuk membantu mengurangi risiko mulut kering dan bau mulut selama menjalani ibadah puasa.
3. Kebersihan Mulut yang Buruk
Menurut drg. Rahmat Agung, kebersihan mulut yang kurang terjaga juga menjadi salah satu penyebab utama munculnya bau mulut saat puasa. Selama bulan puasa, sebagian orang terkadang mengubah kebiasaan menjaga kebersihan gigi dan mulut, misalnya tidak menyikat gigi secara teratur setelah sahur atau sebelum tidur. Padahal, sisa-sisa makanan yang tertinggal di sela gigi dan permukaan lidah dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri di dalam rongga mulut.
Ia menjelaskan bahwa bakteri tersebut akan memecah sisa makanan dan menghasilkan senyawa yang menimbulkan bau tidak sedap. Ketika kebersihan mulut tidak dijaga dengan baik, jumlah bakteri akan semakin meningkat dan memperparah bau mulut, terutama saat berpuasa. Kondisi ini bisa terasa lebih jelas karena mulut cenderung lebih kering akibat berkurangnya produksi air liur selama puasa.
drg. Rahmat Agung menambahkan bahwa menjaga kebersihan mulut merupakan langkah penting untuk mencegah bau mulut saat puasa. Menyikat gigi secara rutin setelah sahur dan sebelum tidur, membersihkan lidah, serta menggunakan benang gigi dapat membantu mengurangi sisa makanan dan bakteri di dalam mulut. Dengan kebiasaan menjaga kebersihan mulut yang baik, risiko bau mulut saat puasa dapat diminimalkan sehingga aktivitas sehari-hari tetap terasa nyaman.
4. Masalah Kesehatan Gigi dan Mulut
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa masalah kesehatan gigi dan mulut juga dapat menjadi salah satu penyebab munculnya bau mulut saat puasa. Beberapa kondisi yang sering terjadi antara lain gigi berlubang, karang gigi, hingga infeksi pada gusi atau gingivitis. Masalah-masalah tersebut dapat memicu penumpukan bakteri di dalam rongga mulut yang kemudian menghasilkan bau tidak sedap, terutama ketika seseorang sedang berpuasa.
Ia menjelaskan bahwa gigi berlubang misalnya, dapat menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri yang sulit dibersihkan hanya dengan berkumur. Begitu pula dengan karang gigi yang terbentuk dari plak yang mengeras dan menempel di permukaan gigi. Jika tidak dibersihkan secara rutin oleh tenaga medis, karang gigi dapat menjadi sarang bakteri yang memicu bau mulut sekaligus menimbulkan peradangan pada gusi.
Selain itu, infeksi gusi atau gingivitis juga dapat memperparah kondisi bau mulut. Peradangan pada gusi biasanya ditandai dengan gusi yang merah, bengkak, atau mudah berdarah saat menyikat gigi. drg. Rahmat Agung menekankan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan menyikat gigi secara teratur, membersihkan sela gigi, serta melakukan pemeriksaan rutin ke dokter gigi. Dengan perawatan yang tepat, berbagai masalah pada gigi dan gusi dapat dicegah sehingga risiko bau mulut saat puasa dapat diminimalkan.
"Masalah kesehatan gigi dan mulut contohnya gigi berlubang, karang gigi, infeksi gusi (gingivitis) dan lain-lain," ujar dokter gigi yang pratik di Klinik Surya Dental Magelang dan Temanggung, Jawa Tengah.
5. Kebiasaan Buruk
Penyebab selanjutnya adalah kebiasaan buruk. drg. Rahmat Agung mengungkapkan bahwa kebiasaan buruk seperti merokok dapat menjadi salah satu penyebab munculnya bau mulut saat puasa. "Kebiasaan buruk seperti merokok," tambahnya.
Meskipun aktivitas merokok tidak dilakukan selama menjalani puasa, efeknya terhadap kesehatan rongga mulut bisa tetap terasa. Zat-zat yang terkandung dalam rokok dapat menempel pada gigi, gusi, dan permukaan lidah, sehingga memicu munculnya aroma tidak sedap di dalam mulut.
Ia menjelaskan bahwa kebiasaan merokok dapat memengaruhi kondisi jaringan di dalam rongga mulut dan mempercepat pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut. Selain itu, merokok juga dapat membuat mulut menjadi lebih kering karena dapat menurunkan produksi air liur. Padahal, air liur berperan penting dalam menjaga kebersihan mulut dengan membantu membersihkan bakteri serta sisa-sisa makanan secara alami.
drg. Rahmat Agung menambahkan bahwa selama bulan puasa, kondisi mulut yang cenderung lebih kering dapat membuat efek bau dari kebiasaan merokok terasa lebih kuat. Oleh karena itu, mengurangi bahkan menghentikan kebiasaan merokok dapat menjadi langkah yang baik untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Dengan menghindari kebiasaan tersebut serta tetap menjaga kebersihan rongga mulut, risiko bau mulut saat puasa dapat ditekan sehingga aktivitas sehari-hari tetap terasa nyaman.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Penyebab Bau Mulut saat Puasa
1. Mengapa bau mulut sering terjadi saat puasa?
Jawaban: Bau mulut saat puasa umumnya terjadi karena produksi air liur di dalam mulut berkurang. Ketika seseorang tidak makan dan minum selama berjam-jam, tubuh mengalami penurunan cairan sehingga mulut menjadi lebih kering. Kondisi ini membuat bakteri di rongga mulut lebih mudah berkembang dan menghasilkan bau tidak sedap.
2. Apa saja penyebab utama bau mulut saat puasa?
Jawaban: Beberapa penyebab bau mulut saat puasa antara lain mulut kering (xerostomia), kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga, adanya masalah kesehatan gigi dan gusi seperti gigi berlubang atau karang gigi, kebiasaan buruk seperti merokok, serta sisa makanan yang masih menempel di rongga mulut.
3. Apakah bau mulut saat puasa merupakan kondisi yang normal?
Jawaban: Ya, bau mulut saat puasa termasuk kondisi yang cukup umum dialami banyak orang. Hal ini terjadi karena perubahan pola makan dan berkurangnya produksi air liur selama puasa. Namun, jika bau mulut terasa sangat kuat dan berlangsung lama, sebaiknya diperiksa lebih lanjut karena bisa berkaitan dengan masalah kesehatan gigi dan mulut.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511385/original/004605100_1771908173-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525563/original/050117700_1773045337-kayu_estetik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525405/original/072604700_1773041353-Taman_Buah_Mini_dengan_Taman_Vertikal_dan_Rambat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429209/original/088783500_1618458229-sam-moqadam-fFYgW-zVD2E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4809532/original/077515600_1713801361-juan-encalada-SCteCA0Mf1A-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525539/original/046158300_1773045201-Teras_menerima_tamu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525358/original/038549900_1773039324-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525337/original/027651300_1773038860-pagar_rumah_desa_tidak_mencolok_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525295/original/064061300_1773037517-Pagar_bambu__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525259/original/096604800_1773036235-Atap_Dapur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525181/original/097576300_1773033825-pagar_bambu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525191/original/000582100_1773033845-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___14_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525555/original/019133100_1773045272-unnamed__29_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525103/original/072942300_1773031835-Atap_Dak_Beton_dengan_Lubang_Kaca__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525093/original/089890600_1773031784-dapur_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525469/original/001065300_1773043268-unnamed__23_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525092/original/041476100_1773031765-unnamed__43_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525371/original/000814200_1773039425-076471000_1772678879-Gemini_Generated_Image_5nsrpf5nsrpf5nsr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525372/original/063267800_1773039450-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525066/original/078722700_1773030962-anti_becek_6a.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424174/original/010000300_1764135175-AI_Repair-Pro-image-9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434426/original/076779000_1764927095-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417414/original/006322500_1763533451-rumah_dengan_taman_mini_indoor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429077/original/070740500_1764573200-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430238/original/012907900_1764656898-inspirasi_kebun_sederhana_untuk_rumah_tipe_36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429140/original/035614400_1764575033-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423681/original/088639200_1764072787-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427755/original/029652600_1764414367-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4479258/original/095680100_1687539864-Hutan_Eukaliptis_di_IKN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430028/original/021123000_1764650339-mata_uang_asing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425714/original/021517000_1764235298-Pantun_Sunda_Foto_Galeri_Indonesia_Kaya_Fimela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421804/original/032320200_1763959679-Quality_Restoration-Ultra_HD-image-8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428756/original/090311000_1764562291-desain_teras_rumah_kecil_ukuran_2x2_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434416/original/001727500_1764927012-model_rumah_minimalis_di_lahan_miring__9_.jpg)