Panen 7 Hari, Ini 10 Microgreens Paling Gampang untuk Pemula

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Ingin berkebun tapi tidak sabar menunggu berbulan-bulan? Menanam microgreens paling gampang untuk pemula adalah jawabannya, karena Anda bisa memanen sayuran super nutrisi hanya dalam waktu 7 hingga 10 hari saja. Teknik ini sangat populer bagi masyarakat perkotaan yang tidak memiliki lahan luas, sebab media tanam yang dibutuhkan sangat minim, bahkan bisa menggunakan nampan kecil di ambang jendela.

Menurut buku Budidaya Microgreens (Sayuran Kecil Kaya Nutrisi & Menyehatkan) karya Dr. Mohamad Agus Salim (2021), ada banyak sayuran yang bisa dijadikan microgreen. Microgreens merupakan sayuran kecil atau tumbuhan muda yangdapat dimakan dengan tekstur yang lunak.

Selain cepat, microgreens memiliki konsentrasi vitamin dan mineral hingga 40 kali lebih tinggi dibandingkan sayuran dewasa. Cukup dengan rutin menyiram dua kali sehari, Anda sudah bisa menikmati hasil kebun sendiri yang segar, higienis, dan bebas pestisida. Menanam di rumah juga menjamin kebersihan sumber pangan Anda karena Anda memegang kendali penuh atas kualitas air dan media tanam yang digunakan.

1. Lobak (Radish)

Keunggulan & Kemudahan

Inilah juara kecepatan yang sering disebut sebagai microgreens paling gampang untuk pemula karena tingkat keberhasilan tumbuhnya yang hampir 100%. Benih lobak memiliki ukuran yang cukup besar sehingga mudah diatur jaraknya saat penyemaian di atas media tanam, mencegah penumpukan benih yang memicu jamur.

Proses Pertumbuhan

Benih lobak biasanya berkecambah dalam waktu singkat, hanya sekitar 24 jam setelah disemai. Dalam waktu 5 hingga 7 hari, tanaman ini sudah mencapai tinggi ideal sekitar 5-8 cm dengan batang yang kokoh dan daun hijau yang lebar, siap untuk segera dipanen dan dikonsumsi.

Karakteristik Rasa & Nutrisi

Memiliki rasa pedas yang khas dan segar (peppery), sangat cocok dijadikan topping salad, roti lapis, atau garnish sushi. Secara nutrisi, lobak mikro mengandung vitamin C, folat, dan magnesium yang sangat tinggi untuk menjaga daya tahan tubuh.

2. Buckwheat

Karakteristik Visual

Buckwheat atau gandum hitam menghasilkan microgreens dengan tampilan yang sangat cantik, yaitu daun hijau berbentuk hati yang lebar dengan batang berwarna kemerahan. Tanaman ini tumbuh sangat tegak dan seragam, sehingga memberikan kepuasan visual bagi pemula yang baru pertama kali mencoba berkebun.

Target Panen 7 Hari

Jenis ini sangat konsisten untuk dipanen tepat di hari ke-7 atau ke-8. Sangat disarankan untuk tidak menunda panen lebih dari 10 hari, karena batangnya cenderung menjadi berserat dan terlalu keras untuk dikunyah, serta rasanya akan mulai berubah menjadi sedikit pahit.

Profil Rasa & Manfaat

Memiliki tekstur yang sangat renyah dengan rasa yang lembut dan sedikit manis. Buckwheat dikenal kaya akan protein nabati, rutin, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan pembuluh darah, menjadikannya pilihan superfood yang praktis ditanam di dapur.

3. Arugula

Rasa Unik & Populer

Arugula dikenal sebagai microgreens paling gampang untuk pemula yang ingin mencoba sensasi rasa nutty (seperti kacang) dan sedikit pedas pada masakan mereka. Di restoran mewah, arugula sering digunakan untuk mengangkat cita rasa pasta atau pizza karena aromanya yang sangat kuat dan menggugah selera.

Teknis Penanaman

Benihnya memang berukuran kecil, namun mereka memiliki daya tahan yang luar biasa. Cukup taburkan di atas media yang lembap, berikan sedikit tekanan agar benih menempel sempurna, dan mereka akan tumbuh dengan sangat rapat membentuk karpet hijau yang subur dalam hitungan hari.

Manfaat Kesehatan

Meskipun ukurannya mungil, arugula mikro mengandung kalsium, vitamin K, dan zat besi jauh lebih tinggi dibandingkan selada biasa. Mengonsumsinya secara rutin dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan meningkatkan fungsi metabolisme tubuh.

4. Bunga Matahari (Sunflower)

Tekstur & Rasa

Menghasilkan salah satu microgreens yang paling mengenyangkan karena batangnya tebal, daunnya berdaging, dan memiliki tekstur yang sangat renyah. Rasanya sangat mirip dengan kacang tanah segar (nutty), sehingga seringkali dimakan langsung sebagai camilan sehat tanpa perlu tambahan saus.

Persiapan Khusus

Bunga matahari membutuhkan sedikit perlakuan ekstra berupa perendaman biji (kuaci mentah khusus tanam) selama 6-12 jam sebelum disemai. Hal ini bertujuan untuk melunakkan cangkang kerasnya sehingga tunas bisa keluar lebih mudah dan kulit biji tidak ikut terbawa saat tanaman tumbuh tinggi.

Siklus Hidup

Meskipun bisa mulai dipanen di hari ke-7 jika Anda menyukai ukuran kecil, puncak kelezatannya berada di hari ke-10. Pastikan untuk memanen sebelum muncul "daun sejati" (daun ketiga), karena setelah fase tersebut, tekstur daun akan menjadi kasar dan rasanya menjadi kurang nikmat.

5. Alfalfa

Kemudahan Tanpa Tanah

Alfalfa sering dianggap sebagai microgreens paling gampang untuk pemula karena fleksibilitasnya; ia bisa tumbuh baik menggunakan media tanah, cocopeat, bahkan tanpa media sama sekali (metode toples/sprouting). Ini adalah pilihan paling hemat biaya dan ruang bagi mereka yang tinggal di hunian sempit.

Pertumbuhan Kilat

Dalam waktu 5-7 hari saja, Alfalfa sudah akan memenuhi wadah dengan helai-helai hijau kecil yang halus. Tanaman ini sangat produktif karena benihnya yang kecil mampu menghasilkan massa tanaman yang banyak dalam satu kali semai, sehingga sangat efektif untuk stok sayuran mingguan.

Kegunaan Kuliner

Karena teksturnya yang sangat lembut dan rasa yang netral, alfalfa sangat populer di dunia kuliner sebagai pelengkap sandwich, pembungkus kebab, atau campuran jus hijau. Alfalfa sangat baik untuk detoksifikasi tubuh karena kandungan klorofilnya yang tinggi.

6. Sawi (Mustard)

Aksesibilitas Benih

Sawi adalah pilihan microgreens paling gampang untuk pemula karena benihnya sangat murah, mudah ditemukan di toko pertanian lokal, dan memiliki persentase kecambah yang sangat tinggi. Bagi pemula yang takut gagal, sawi memberikan jaminan pertumbuhan yang stabil meski dengan perawatan minimal.

Varian dan Estetika

Tersedia dalam berbagai jenis seperti sawi hijau (Green Mustard) atau sawi merah (Ruby Streaks). Sawi merah sangat direkomendasikan jika Anda ingin mempercantik piring saji, karena warna ungu kemerahannya akan semakin kontras dan cerah jika terkena sinar matahari yang cukup.

Laju Pertumbuhan

Laju tumbuhnya sangat agresif; Anda bisa mulai melihat tunas muncul hanya dalam 48 jam. Pada hari ke-7 hingga ke-10, tanaman biasanya sudah setinggi 5-7 cm dengan rasa pedas tajam mirip wasabi yang bisa memberikan sensasi berbeda pada masakan sup atau tumisan Anda.

7. Brokoli

Kepadatan Nutrisi Tinggi

Brokoli merupakan microgreens paling gampang untuk pemula yang fokus pada kesehatan optimal, terutama karena kandungan sulforaphane-nya yang bisa mencapai 50 kali lipat dibanding brokoli dewasa. Zat ini dikenal luas dalam dunia medis karena sifat anti-kankernya yang sangat kuat.

Struktur Tanaman

Tumbuh sangat lurus, rapi, dan seragam di atas media tanam, sehingga sangat memudahkan proses pemanenan. Anda cukup memotong batangnya sekaligus dengan gunting tanpa perlu khawatir tanaman akan berantakan, membuat proses berkebun menjadi sangat bersih dan efisien.

Penerimaan Rasa

Memiliki rasa yang jauh lebih lembut (mild) dan tidak sekuat brokoli dewasa, sehingga sangat mudah "diselundupkan" ke dalam makanan anak-anak yang sulit makan sayur. Brokoli mikro sangat cocok dicampurkan ke dalam smoothies buah karena rasanya tidak mendominasi.

8. Kangkung

Kekuatan Tanaman Lokal

Kangkung adalah tanaman yang sangat adaptif dengan iklim tropis seperti di Indonesia, sehingga risiko layu karena panas sangat minim. Batangnya yang berongga membuat kangkung mikro terasa sangat renyah dan memiliki daya serap bumbu yang baik saat dijadikan salad.

Metode Hidroponik Sederhana

Bisa ditanam dengan sangat mudah menggunakan metode hidroponik sumbu atau sekadar diletakkan di atas nampan berlubang dengan genangan air di bawahnya. Kangkung tidak membutuhkan nutrisi tambahan (AB Mix) jika hanya ditanam hingga fase microgreens, cukup air bersih saja.

Masa Panen

Biasanya mencapai tinggi ideal untuk dipanen di hari ke-8 hingga ke-12. Pada fase ini, batang kangkung masih sangat lunak dan tidak berkayu seperti kangkung dewasa, memberikan sensasi makan sayuran yang sangat premium dan segar langsung dari wadahnya.

9. Bayam (Amaranth)

Daya Tarik Visual

Amaranth atau bayam merah menghasilkan warna merah fuchsia yang sangat mencolok dan eksotis, menjadikannya pilihan utama bagi mereka yang mementingkan presentasi makanan. Warna alaminya yang cerah dapat membuat hidangan sederhana tampak seperti masakan koki profesional.

Kebutuhan Cahaya

Meskipun mudah ditanam, amaranth membutuhkan sedikit lebih banyak perhatian pada intensitas cahaya matahari. Pastikan diletakkan di tempat yang terang namun tidak terpapar matahari terik secara langsung agar warnanya keluar dengan maksimal dan batangnya tidak tumbuh terlalu kurus (etolasi).

Profil Rasa

Memiliki rasa "earthy" atau rasa tanah yang lembut, mirip dengan bit merah namun lebih ringan. Bayam merah mikro sangat kaya akan vitamin A, C, dan berbagai mineral penting yang berfungsi sebagai anti-inflamasi alami bagi kesehatan jantung dan kulit.

10. Pakcoy

Efisiensi Ruang

Pakcoy menghasilkan jumlah panen yang sangat padat dan rimbun dalam satu tray kecil, menjadikannya salah satu jenis yang paling produktif untuk lahan terbatas. Daun kotiledonnya berbentuk hati dengan batang putih yang kontras, memberikan tampilan kebun mini yang sangat indah.

Ketahanan Benih

Benih pakcoy memiliki daya kecambah yang luar biasa kuat dan jarang sekali mengalami serangan jamur jika sirkulasi udara di sekitar area tanam terjaga. Bagi pemula, pakcoy adalah jenis "aman" yang pasti akan memberikan hasil panen memuaskan dalam percobaan pertama.

Kombinasi Kuliner

Batangnya yang renyah dan daunnya yang lembut sangat nikmat jika dijadikan campuran mie instan, topping bubur ayam, atau tumisan singkat. Panenlah di hari ke-10 saat tingginya mencapai 6-9 cm untuk mendapatkan tekstur dan nutrisi terbaik.

FAQ Microgreens

Apa jenis microgreens paling gampang untuk pemula?

Lobak (Radish) adalah yang paling mudah karena tumbuh sangat cepat (5 hari) dan memiliki benih besar yang mudah ditangani.

Apakah microgreens perlu dipupuk?

Tidak perlu, karena seluruh nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh hingga fase microgreens sudah tersimpan di dalam bijinya.

Berapa jam cahaya yang dibutuhkan?

Idealnya 4-6 jam cahaya matahari tidak langsung. Jangan jemur di bawah matahari terik karena batang microgreens yang lunak bisa cepat layu.

Media apa yang terbaik untuk pemula?

Cocopeat atau media tanam organik halus sangat disarankan karena mampu menjaga kelembapan dengan stabil tanpa membuat akar busuk.

Kapan waktu terbaik untuk panen?

Saat muncul sepasang daun pertama (kotiledon) sudah terbuka sempurna dan tinggi tanaman mencapai sekitar 5-10 cm.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |