Cara Menghilangkan Lemak yang Menempel pada Oven, Jangan Langsung Menggosoknya

2 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Lemak yang menempel pada oven sering kali tidak terlihat terlalu mengganggu pada awalnya. Namun, setelah oven digunakan berulang kali, cipratan minyak dan sisa makanan bisa terkena panas berkali-kali hingga berubah menjadi lapisan kecokelatan yang lengket dan sulit dibersihkan. Kondisi ini biasanya paling terlihat pada dinding oven, rak, loyang penampung, hingga kaca pintu yang perlahan terlihat buram.

Cara menghilangkan lemak yang menempel pada oven sebenarnya tidak selalu membutuhkan bahan pembersih yang kuat. Sabun cuci piring, air, spons lembut, dan baking soda sudah dapat membantu mengatasi banyak noda jika digunakan dengan cara yang tepat. Hal yang lebih penting adalah mengetahui bagian oven mana yang aman digosok, bagian mana yang perlu dihindari, serta memastikan petunjuk pembersihan sesuai dengan tipe dan buku manual oven yang digunakan.

Mengapa Lemak pada Oven Bisa Sulit Dibersihkan?

Cipratan minyak dari daging, keju, saus, atau makanan berlemak dapat menempel pada permukaan bagian dalam oven ketika proses memasak berlangsung. Jika tidak segera dibersihkan setelah oven dingin, noda tersebut bisa terkena panas kembali ketika oven digunakan berikutnya. Lama-kelamaan, lapisan minyak menjadi lebih keras dan tampak seperti kerak kecokelatan yang melekat kuat.

Inilah sebabnya noda pada oven yang sudah lama jarang bisa hilang hanya dengan sekali usap menggunakan kain basah. Lapisan lemak yang telah dipanaskan berulang kali biasanya membutuhkan waktu agar kembali melunak. Laman Southern Living menyarankan pembersihan rutin dan mengatasi cipratan sebelum menjadi noda yang terpanggang, terutama pada toaster oven yang sering digunakan setiap hari.

Penumpukan sisa makanan dan minyak juga sebaiknya tidak dibiarkan terlalu lama. Dengan pembersihan berkala dapat membantu mencegah sisa makanan menempel semakin kuat, sekaligus mengurangi kemungkinan munculnya bau dan asap ketika oven digunakan. Karena itu, membersihkan noda kecil secara berkala biasanya jauh lebih mudah dibanding menunggu sampai seluruh bagian dalam oven dipenuhi kerak.

Siapkan Oven dan Peralatan Sebelum Membersihkan

Langkah pertama bukan langsung menggosok noda, tetapi memastikan oven aman untuk dibersihkan. Matikan oven dan tunggu sampai seluruh bagiannya benar-benar dingin. Jika menggunakan oven listrik berukuran kecil seperti toaster oven yang menggunakan steker, cabut kabelnya terlebih dahulu. Toaster oven juga sebaiknya dicabut dari sumber listrik dan didinginkan sebelum komponen di dalamnya dilepas untuk dibersihkan.

Setelah itu, keluarkan rak, loyang, crumb tray, atau komponen lepas lainnya jika desain oven memungkinkan. Cara ini membuat dinding dan dasar oven lebih mudah dijangkau sekaligus memungkinkan rak dibersihkan secara terpisah. Periksa buku manual karena beberapa komponen memiliki lapisan atau material tertentu yang membutuhkan metode pembersihan khusus.

Untuk pembersihan manual sederhana, siapkan air hangat, sabun cuci piring, kain atau spons lembut, sikat nilon, baking soda, serta wadah kecil. Hindari langsung mengambil sabut logam atau alat pengikis tajam. Permukaan enamel, kaca, dan lapisan tertentu pada oven dapat tergores jika digosok dengan alat yang terlalu abrasif.

Cara Menghilangkan Lemak yang Menempel pada Oven

Noda ringan dan noda yang sudah mengeras membutuhkan perlakuan sedikit berbeda. Karena itu, mulailah dengan metode paling lembut, kemudian tingkatkan pembersihan hanya pada bagian yang memang masih kotor.

1. Singkirkan Remah dan Sisa Makanan

Sebelum menggunakan cairan pembersih, keluarkan terlebih dahulu remah, serpihan makanan, dan kotoran kering yang berada di bagian dasar oven. Remah yang masih bercampur cairan justru dapat berubah menjadi kotoran lembek yang lebih merepotkan ketika proses membersihkan dimulai.

Pada toaster oven, crumb tray dapat dikeluarkan kemudian dikosongkan sebelum dicuci. Southern Living juga menyarankan membersihkan remah dari bagian dalam terlebih dahulu sebelum mulai mengelap permukaan oven. Untuk oven berukuran besar, gunakan kain kering atau sikat lembut untuk mengumpulkan kotoran yang mudah terlepas.

Lakukan langkah ini secara perlahan agar remah tidak terdorong masuk ke celah ventilasi atau bagian lain yang sulit dijangkau. Setelah permukaan bebas dari kotoran kering, noda minyak akan lebih mudah terlihat sehingga pembersihan dapat difokuskan pada area yang paling bermasalah.

2. Bersihkan Lapisan Minyak dengan Air Sabun

Campurkan sedikit sabun cuci piring dengan air hangat, kemudian basahi spons atau kain. Peras sampai tidak terlalu banyak air sebelum digunakan untuk mengelap bagian dalam oven. Sabun cuci piring cukup membantu untuk noda berminyak ringan karena memang dirancang untuk membantu mengangkat minyak dari permukaan.

Usapkan kain pada dinding, dasar, serta bagian dalam pintu oven yang diizinkan untuk dibersihkan. Noda ringan pada oven manual umumnya dapat dibersihkan menggunakan larutan sabun cuci piring ringan dan air. Sisa sabun juga perlu dibilas dengan baik karena residunya dapat meninggalkan noda ketika oven dipanaskan kembali.

Jangan membuat bagian dalam oven terlalu basah. Kain cukup dalam kondisi lembap sehingga cairan tidak mengalir menuju ventilasi, sambungan listrik, atau bagian mekanis. Jika lemak masih sulit terangkat, jangan langsung menggosok sekuat tenaga karena noda tersebut kemungkinan membutuhkan waktu untuk dilunakkan.

3. Gunakan Pasta Baking Soda untuk Lemak Membandel

Untuk noda minyak kecokelatan yang sudah melekat, campurkan baking soda dengan sedikit air sampai membentuk pasta yang mudah dioleskan. Pembersihan oven menggunakan pasta bisa dilakukan dengan mencampurkan setengah cangkir baking soda dan beberapa sendok makan air, kemudian membiarkannya bekerja sebelum noda digosok secara lembut.

Oleskan pasta pada bagian bernoda tanpa mengenai komponen yang menurut petunjuk produsen tidak boleh terkena bahan pembersih. Untuk noda ringan, pasta dapat didiamkan beberapa puluh menit. Tapi, untuk noda yang sangat membandel dapat membutuhkan waktu lebih lama sebelum dibasahi dan digosok kembali.

Gunakan spons nonabrasif atau scraper plastik jika permukaannya memang aman untuk alat tersebut. Jangan menggunakan pisau dapur atau benda logam tajam untuk mencungkil kerak karena dapat menggores lapisan oven. Setelah noda terangkat, bersihkan seluruh sisa baking soda menggunakan kain lembap beberapa kali sampai permukaannya tidak lagi meninggalkan residu putih.

4. Jangan Mengoleskan Pembersih pada Elemen Pemanas

Elemen pemanas membutuhkan perhatian berbeda dari dinding oven. Hindari mengoleskan sabun, pasta baking soda, atau cairan pembersih lainnya langsung pada elemen kecuali buku manual oven secara khusus memperbolehkannya.

Mengutip dari Southern Living, disarankan tidak menggunakan sabun atau pembersih pada elemen pemanas toaster oven. Jika terdapat serpihan makanan yang menempel, sikat lembut dapat digunakan untuk membantu melepaskannya setelah alat benar-benar dingin dan tidak terhubung dengan listrik.

Produsen oven juga dapat memberikan aturan berbeda mengenai elemen pemanas. Karena itu, buku manual tetap menjadi acuan utama, terutama pada oven listrik dengan elemen yang terbuka. Jangan merendam elemen pemanas yang dapat dilepas tanpa petunjuk produsen karena beberapa manual memperingatkan tindakan tersebut dapat merusak komponen dan menimbulkan risiko listrik.

Cara Membersihkan Rak Oven yang Penuh Lemak

Rak oven sebaiknya dibersihkan secara terpisah agar seluruh sisi lebih mudah dijangkau. Letakkan rak di bak cuci atau wadah yang cukup besar, lalu rendam menggunakan air hangat yang telah dicampur sabun cuci piring. Perendaman membantu melunakkan lapisan minyak dan sisa makanan sebelum proses menggosok dimulai.

Setelah beberapa saat, gosok menggunakan spons atau sikat lembut. Rak serta tray pada toaster oven dicuci menggunakan air sabun dan alat yang tidak terlalu abrasif. Jika noda pada tray masih bertahan, pasta baking soda juga dapat digunakan untuk membantu mengangkat noda.

Bilas hingga tidak ada sabun yang tersisa, kemudian keringkan rak sepenuhnya sebelum dipasang kembali. Langkah sederhana ini sering terlewat karena perhatian hanya tertuju pada dinding oven, padahal minyak yang menempel pada rak juga dapat kembali panas, mengeluarkan bau, atau menetes ke dasar oven ketika alat digunakan.

Cara Membersihkan Kaca Oven yang Berminyak

Kaca pintu merupakan salah satu area yang paling mudah menunjukkan penumpukan minyak. Cipratan kecil yang terus dipanaskan dapat membentuk lapisan cokelat transparan sehingga bagian dalam oven semakin sulit terlihat. Untuk noda ringan, mulailah menggunakan kain lembap dengan sedikit sabun cuci piring.

Jika lapisannya sudah lebih membandel, pasta baking soda dan air dapat dioleskan pada permukaan kaca yang aman dibersihkan. Memasukkan pasta baking soda bisa menjadi salah satu pilihan untuk membantu mengatasi noda makanan yang telah terpanggang pada kaca toaster oven. Pasta dibiarkan beberapa saat kemudian dibersihkan secara perlahan menggunakan spons.

Hindari penggunaan alat logam tajam jika produsen tidak merekomendasikannya. Beberapa pintu oven juga memiliki celah dan gasket yang tidak boleh dibanjiri air. Disarankan juga agar gasket pintu pada oven self-clean tidak digosok atau dibersihkan ketika melakukan pembersihan manual pada bagian dalam oven. Karena konstruksi setiap oven berbeda, panduan produk tetap perlu diperiksa sebelum membersihkan area di sekitar pintu.

Cara Mencegah Lemak Kembali Menumpuk pada Oven

Membersihkan cipratan setelah oven dingin merupakan kebiasaan paling sederhana untuk mencegah kerak baru. Noda minyak yang masih segar jauh lebih mudah diangkat dibanding noda yang sudah dipanaskan berulang kali. Setelah memasak makanan berminyak, periksa bagian dasar dan dinding oven setelah suhunya turun.

Frekuensi pembersihan dapat disesuaikan dengan intensitas penggunaan. Untuk toaster oven yang digunakan setiap hari, perlu dilakukan pembersihan mingguan serta pengosongan crumb tray secara rutin. Jika pemakaiannya jarang, pembersihan bulanan dapat mencukupi dalam banyak kondisi, tetapi tumpahan tetap sebaiknya ditangani ketika terjadi. Untuk oven jenis lain, ikuti jadwal perawatan yang disarankan produsennya.

Biasakan pula membersihkan rak, tray, dan kaca pintu sebelum minyak berubah menjadi lapisan tebal. Tumpahan dan cipratan dibersihkan setelah bagian dalam oven cukup dingin untuk disentuh agar kotoran tidak terus terpanggang pada penggunaan berikutnya. Perawatan ringan seperti ini membuat sesi deep cleaning tidak perlu terlalu sering dilakukan.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menghilangkan Lemak yang Menempel pada Oven

1. Apakah baking soda aman untuk membersihkan oven?

Baking soda dapat digunakan pada banyak permukaan oven untuk membantu melunakkan noda, tetapi tetap periksa buku manual karena material dan lapisan setiap oven dapat berbeda.

2. Berapa lama baking soda harus didiamkan di dalam oven?

Untuk noda ringan, beberapa puluh menit dapat membantu. Noda yang sangat membandel mungkin membutuhkan waktu lebih lama sebelum digosok dan dibersihkan.

3. Apakah cuka bisa digunakan untuk membersihkan oven?

Cuka dapat membantu membersihkan residu setelah penggunaan baking soda pada beberapa oven, tetapi sebaiknya tidak diaplikasikan pada komponen listrik atau bagian yang tidak direkomendasikan produsen.

4. Bolehkah elemen pemanas oven dicuci menggunakan sabun?

Sebaiknya tidak, terutama pada elemen pemanas terbuka. Bersihkan sesuai petunjuk produsen dan hindari membuat bagian tersebut basah dengan bahan pembersih.

5. Seberapa sering oven perlu dibersihkan?

Frekuensinya tergantung pemakaian dan jenis oven. Yang terpenting, jangan menunggu sampai lemak menumpuk tebal; bersihkan cipratan dan tumpahan setelah oven dingin.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |