Cara Mengerdilkan Pohon Bougenville agar Tetap Pendek dan Bunganya Lebat

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Bougenville menjadi salah satu tanaman favorit untuk mempercantik halaman rumah. Warna bunganya yang mencolok membuat tanaman ini terlihat menarik meski ditanam di area yang tidak terlalu luas. Sayangnya, bougenville termasuk tanaman yang pertumbuhannya cepat sehingga cabangnya mudah memanjang dan membuat tanaman terlihat tidak rapi.

Kondisi tersebut sering membuat pemilik rumah memangkas bougenville sesering mungkin. Padahal, terlalu sering memangkas tanaman justru bukan cara terbaik jika ingin mendapatkan bougenville yang tetap pendek sekaligus berbunga lebat.

Ada cara untuk mengendalikan pertumbuhan bougenville agar tetap kerdil, rimbun, dan memiliki banyak bunga. Kuncinya bukan sekadar memotong bagian tanaman yang tinggi, tetapi mengatur percabangan, sinar matahari, air, dan pemupukan. Berikut cara mengerdilkan pohon bougenville, dirangkum Liputan6.com, Rabu (26/8/2026).

Cara Pemangkasan

1. Pangkas cabang yang terlalu panjang setelah berbunga

Jangan langsung memangkas bougenville setiap kali melihat ada cabang yang memanjang. Waktu pemangkasan perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak menghilangkan tunas yang berpotensi menghasilkan bunga. Setelah masa berbunga selesai, pangkas cabang yang terlalu panjang, tumbuh tidak beraturan, atau keluar dari bentuk tajuk yang diinginkan.

Potong cabang dengan menyisakan beberapa ruas atau mata tunas. Dari bagian tersebut nantinya dapat tumbuh percabangan baru yang membuat tanaman lebih rimbun. Cara ini lebih baik daripada sekadar memotong seluruh bagian atas tanaman hingga pendek.

2. Jangan hanya memangkas pucuk paling tinggi

Kesalahan yang sering dilakukan saat ingin mengerdilkan bougenville adalah memotong bagian paling atas tanaman. Tanaman memang akan terlihat lebih pendek untuk sementara. Namun, jika struktur cabangnya tidak dibentuk, tunas baru dapat kembali tumbuh memanjang ke atas.

Jika ingin membuat bougenville seperti pohon mini, tentukan terlebih dahulu batang utama dan bentuk tajuk yang diinginkan. Cabang yang tumbuh terlalu tegak dapat dipangkas atau diarahkan ke samping. Dengan begitu, pertumbuhan tanaman tidak hanya terkonsentrasi ke arah atas.

Teknik Pinching dan Sinar Matahari

3. Pinching tunas muda agar bougenville semakin rimbun

Selain menggunakan gunting, pemilik tanaman bisa melakukan teknik pinching atau mencubit ujung tunas yang masih muda. Ketika ujung tunas dipangkas, pertumbuhan dominan di bagian tersebut berkurang sehingga tunas samping dapat berkembang. Jika dilakukan secara tepat, satu cabang panjang dapat menghasilkan beberapa percabangan baru.

Percabangan yang lebih banyak membuat bentuk bougenville terlihat lebih padat. Namun, jangan mencubit semua tunas secara terus-menerus. Tanaman tetap membutuhkan tunas yang cukup matang untuk memasuki fase pembungaan.

4. Letakkan bougenville di tempat yang terkena banyak sinar matahari

Bougenville pendek tetapi tidak berbunga lebat biasanya bukan hasil yang diinginkan. Karena itu, setelah mengatur bentuk tanaman, pastikan bougenville mendapatkan sinar matahari langsung yang cukup.

Tanaman yang kekurangan cahaya cenderung tumbuh kurang optimal dan pembungaannya dapat berkurang. Untuk tanaman dalam pot, pilih lokasi halaman, teras, atau area terbuka yang mendapatkan paparan matahari cukup sepanjang hari.

Penyiraman dan Pupuk

5. Kurangi penyiraman berlebihan

Bougenville tidak membutuhkan media tanam yang selalu basah. Penyiraman yang terlalu sering justru dapat membuat tanaman lebih banyak menghasilkan pertumbuhan daun dan tunas.

Bukan berarti tanaman harus dibiarkan kekeringan. Siram ketika kondisi media mulai mengering dan pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik. Hindari menempatkan pot di wadah yang membuat air terus menggenang di sekitar akar.

6. Jangan berlebihan menggunakan pupuk nitrogen

Jika bougenville terlalu subur pada bagian daun tetapi jarang berbunga, salah satu hal yang perlu diperiksa adalah pemupukannya. Pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi dapat mendorong pertumbuhan vegetatif.

Akibatnya, tanaman menghasilkan banyak daun dan tunas, sementara pembungaan tidak selalu mengikuti. Gunakan pupuk secara seimbang dan ikuti dosis pada kemasan. Jangan menganggap semakin banyak pupuk berarti semakin banyak bunga.

Pot dan Pembentukan

7. Gunakan pot untuk membantu membatasi ukuran tanaman

Menanam bougenville di dalam pot bisa menjadi pilihan bagi pemilik rumah yang ingin mempertahankan ukuran tanaman. Ruang tumbuh yang lebih terbatas membuat tanaman lebih mudah dikendalikan dibandingkan jika langsung ditanam di tanah dengan ruang akar yang luas.

Namun, jangan menggunakan pot yang terlalu kecil. Tujuannya adalah membatasi pertumbuhan secara terkendali, bukan membuat tanaman kekurangan ruang untuk berkembang.

8. Bentuk bougenville seperti pohon mini

Jika ingin mendapatkan tampilan yang lebih unik, bougenville dapat dibentuk seperti pohon kecil. Pilih satu batang utama yang sehat dan kuat. Pangkas cabang yang tumbuh terlalu rendah, kemudian pertahankan beberapa cabang di bagian atas sebagai kerangka tajuk.

Cabang-cabang tersebut selanjutnya dipangkas secara berkala agar tajuk tetap rendah dan berbentuk rapi. Teknik ini membuat bougenville terlihat seperti pohon hias mini yang cocok ditempatkan di halaman depan atau dalam pot besar.

9. Jangan memangkas bougenville terlalu sering

Ini bagian yang sering terlewat. Keinginan membuat bougenville tetap pendek kadang membuat pemilik tanaman terlalu sering menggunakan gunting. Setiap kali tunas baru muncul, langsung dipotong karena dianggap membuat tanaman kembali tinggi.

Padahal, tunas baru membutuhkan waktu untuk berkembang. Jika terus dipotong sebelum matang, tanaman justru dapat kehilangan kesempatan untuk membentuk struktur percabangan dan memasuki fase berbunga. Jadi, pemangkasan sebaiknya dilakukan berdasarkan kebutuhan bentuk tanaman, bukan sekadar karena ada tunas baru.

Cara Sederhana Membuat Bougenville Mini tetapi Tetap Lebat Bunga

Jika ingin cara yang praktis, gunakan pola berikut:

Setelah berbunga: pangkas cabang yang terlalu panjang dan tidak beraturan.

Saat tunas baru tumbuh: cubit sebagian tunas yang terlalu panjang untuk merangsang percabangan.

Selama pertumbuhan: arahkan cabang agar membentuk tajuk melebar, bukan hanya tumbuh ke atas.

Untuk pembungaan: berikan sinar matahari yang cukup dan hindari penyiraman berlebihan.

Saat tanaman mulai membentuk bunga: kurangi pemangkasan agar tunas tidak terus terpotong.

Dengan pola tersebut, bougenville tidak hanya dibuat lebih pendek, tetapi juga diarahkan menjadi tanaman yang lebih kompak dan rimbun.

Pertanyaan Seputar Cara Mengerdilkan Pohon Bougenville

Apakah bougenville bisa dibuat kerdil?

Bisa. Bougenville dapat dipertahankan dalam ukuran yang lebih kecil melalui pemangkasan, pembentukan cabang, pengaturan ruang tumbuh, dan perawatan yang tepat. Namun, tanaman tetap akan tumbuh sehingga membutuhkan pemeliharaan berkala.

Apakah semakin sering bougenville dipangkas semakin banyak bunganya?

Tidak selalu. Pemangkasan dapat merangsang percabangan baru, tetapi jika dilakukan terlalu sering, tunas yang seharusnya berkembang dan menghasilkan bunga justru terus dipotong.

Kenapa bougenville sudah dipangkas tetapi tidak berbunga?

Periksa beberapa faktor, terutama paparan sinar matahari, penyiraman, pemupukan, dan waktu pemangkasan. Bougenville yang terlalu banyak mendapat air atau pupuk nitrogen juga dapat lebih fokus menghasilkan daun dan tunas.

Apakah bougenville dalam pot lebih mudah dibuat kecil?

Umumnya lebih mudah dikendalikan karena ruang tumbuhnya terbatas dan tanaman dapat dipindahkan. Namun, ukuran pot tetap harus disesuaikan dengan kondisi tanaman.

Bagaimana agar bougenville tidak tumbuh tinggi?

Bentuk struktur tanaman sejak awal, pangkas cabang yang tumbuh terlalu tegak, arahkan percabangan ke samping, dan lakukan pemangkasan setelah periode berbunga. Jangan hanya memotong pucuk paling tinggi.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |