Cara Membuat Kandang Ayam Menempel Tembok yang Hemat Tempat, Ini 7 Desainnya

9 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Cara membuat kandang ayam menempel tembok yang hemat tempat menjadi solusi praktis bagi pemilik rumah dengan lahan terbatas. Desain ini memanfaatkan ruang vertikal secara optimal sehingga kegiatan beternak ayam tetap bisa dilakukan tanpa memerlukan area yang luas.

Kandang ayam yang menyatu dengan tembok atau pagar dirancang untuk mengatasi keterbatasan ruang. Dengan memanfaatkan dinding sebagai struktur utama, kandang menjadi lebih ringkas, efisien, dan tidak banyak memakan area lantai.

Selain menghemat tempat, kandang menempel tembok juga menawarkan keamanan dan kebersihan yang lebih baik. Posisinya membantu melindungi ayam dari predator serta memudahkan proses pembersihan agar lingkungan tetap higienis dan nyaman. Berikut ini beberapa inspirasi desain dan cara membuatnya, oleh Liputan6.com, Kamis (4/6/2026).

1. Kandang Ayam Tempel Dinding Model Lemari Gantung

Model lemari gantung sangat cocok untuk halaman sempit karena dipasang langsung pada tembok sehingga tidak memakan banyak ruang di bawahnya. Posisi kandang yang menggantung juga membantu melindungi ayam dari gangguan tikus, kucing, atau predator kecil lainnya. Desain ini ideal untuk memelihara beberapa ekor ayam petelur di lingkungan perkotaan.

Material yang Direkomendasikan: Besi hollow galvanis, kawat ram galvanis, baut fisher untuk dinding, atap spandek atau polikarbonat, serta baki penampung kotoran berbahan plastik atau seng.

Cara Membuat:

  • Tentukan lokasi dinding yang kuat dan terlindung dari hujan langsung.
  • Buat rangka berbentuk kotak menggunakan besi hollow atau kayu yang kokoh, lalu pasang bracket atau dudukan kuat pada tembok.
  • Setelah rangka terpasang, tambahkan dinding dari kawat galvanis dan buat pintu kecil di bagian depan untuk memudahkan pemberian pakan serta pengambilan telur.
  • Pasang alas kandang dari kawat ram agar kotoran dapat jatuh ke bawah.

2. Kandang Ayam Panggung Setengah Dinding

Model ini memadukan konsep kandang panggung dengan pemanfaatan tembok sebagai salah satu sisi kandang. Lantai yang dibuat lebih tinggi dari tanah membantu menjaga kebersihan dan memudahkan proses pembersihan kotoran. Selain itu, sirkulasi udara tetap baik karena sisi lainnya menggunakan kawat.

Material yang Direkomendasikan: Baja ringan atau besi hollow, kawat galvanis, papan kayu untuk sarang ayam, baki plastik atau seng, serta atap spandek yang tahan cuaca.

Cara Membuat:

  • Bangun lantai kandang setinggi sekitar 40–60 cm dari permukaan tanah menggunakan rangka besi atau kayu.
  • Tempelkan bagian belakang kandang pada tembok, kemudian gunakan kawat ram untuk sisi depan dan samping.
  • Buat area bertengger serta kotak sarang jika digunakan untuk ayam petelur.
  • Di bawah lantai kandang, pasang baki geser agar kotoran mudah dibersihkan setiap hari.

3. Kandang Ayam Bertingkat Dua Susun

Kandang bertingkat dua susun menjadi solusi bagi peternak rumahan yang ingin menambah kapasitas ayam tanpa memperluas area kandang. Dengan memanfaatkan ruang vertikal, jumlah ayam yang dipelihara dapat meningkat tanpa membuat halaman terasa sempit.

Material yang Direkomendasikan: Besi hollow galvanis, kawat ram, pelat galvanis untuk baki kotoran, engsel pintu tahan karat, dan atap polikarbonat untuk pencahayaan alami.

Cara Membuat:

  • Buat rangka utama yang kokoh dan tempelkan pada tembok menggunakan baut penguat.
  • Bagi rangka menjadi dua tingkat dengan ukuran yang sama atau berbeda sesuai kebutuhan.
  • Setiap tingkat perlu memiliki pintu akses sendiri, tempat pakan, tempat minum, dan alas yang memungkinkan kotoran jatuh ke baki penampung.
  • Pastikan terdapat jarak yang cukup antar tingkat agar sirkulasi udara tetap lancar.

4. Kandang Ayam Minimalis Rangka Besi Hollow

Desain ini mengutamakan kesederhanaan dan kemudahan perawatan. Tampilan kandang terlihat lebih rapi dan modern sehingga cocok ditempatkan di samping rumah tanpa mengurangi nilai estetika lingkungan sekitar.

Material yang Direkomendasikan: Besi hollow galvanis, kawat galvanis anti karat, baut dan sekrup tahan cuaca, atap spandek, serta cat pelindung logam agar umur pakai lebih panjang.

Cara Membuat:

  • Mulailah dengan membuat rangka persegi panjang yang menempel pada tembok rumah atau pagar.
  • Setelah rangka selesai, pasang kawat pada sisi yang terbuka untuk menjaga sirkulasi udara.
  • Tambahkan pintu utama yang cukup lebar agar proses pembersihan dan perawatan ayam lebih mudah.
  • Jika memungkinkan, buat bagian lantai sedikit miring agar air dan kotoran tidak mengendap.

5. Kandang Ayam Box Kayu Tertutup Parsial

Model box kayu memberikan perlindungan lebih baik terhadap angin, hujan, dan suhu dingin. Tampilan kandang juga lebih rapi sehingga cocok untuk pemilik rumah yang ingin kandang menyatu dengan desain halaman.

Material yang Direkomendasikan: Kayu anti rayap, multipleks tahan air, kawat galvanis, cat atau pelapis kayu outdoor, serta atap polikarbonat atau seng ringan.

Cara Membuat:

  • Buat kerangka utama dari kayu yang telah diberi perlakuan anti rayap.
  • Tutup sebagian besar sisi kandang menggunakan papan atau multipleks, lalu sisakan beberapa bagian yang menggunakan kawat untuk ventilasi.
  • Buat pintu akses di bagian depan dan sediakan area sarang yang nyaman untuk ayam bertelur.
  • Pastikan bagian bawah kandang tetap mudah dibersihkan.

6. Kandang Ayam Baterai Galvanis Tempel Tembok

Model baterai cocok bagi pemilik ayam petelur yang mengutamakan efisiensi ruang dan kemudahan pengelolaan. Setiap ayam ditempatkan dalam ruang terpisah sehingga pemberian pakan, pemantauan kesehatan, dan pengambilan telur menjadi lebih praktis.

Material yang Direkomendasikan: Galvanis, kawat ram galvanis, baki plastik atau seng, tempat pakan otomatis sederhana, dan baut anti karat.

Cara Membuat:

  • Susun rangka memanjang yang menempel pada tembok lalu bagi menjadi beberapa sekat sesuai jumlah ayam.
  • Setiap sekat perlu memiliki tempat pakan dan minum sendiri.
  • Lantai dibuat sedikit miring agar telur dapat menggelinding ke bagian depan dan mudah diambil.
  • Tambahkan baki penampung kotoran di bawah setiap baris kandang untuk memudahkan pembersihan.

7. Kandang Ayam Lipat Tempel Dinding

Kandang lipat merupakan pilihan paling fleksibel untuk lahan yang sangat terbatas. Saat tidak digunakan, sebagian struktur kandang dapat dilipat sehingga area halaman tetap dapat dimanfaatkan untuk aktivitas lain.

Material yang Direkomendasikan: Baja ringan atau besi hollow, engsel besi berkualitas, kawat galvanis, pengunci logam tahan karat, serta atap ringan seperti polikarbonat atau spandek tipis.

Cara Membuat:

  • Pasang rangka utama pada tembok menggunakan dudukan yang kuat.
  • Buat bagian depan kandang menggunakan sistem engsel sehingga dapat dibuka dan dilipat.
  • Tambahkan pengunci yang kokoh agar kandang tetap stabil saat digunakan.
  • Pastikan desain tetap menyediakan ventilasi yang cukup dan ruang gerak yang nyaman bagi ayam.

Pertanyaan Seputar Cara Membuat Kandang Ayam Menempel Tembok

Apa keunggulan kandang ayam menempel tembok?

Kandang ini efisien ruang, aman dari predator, menjaga kebersihan, dan estetis, cocok untuk lahan terbatas.

Model kandang ayam menempel tembok apa saja yang tersedia?

Ada model tempel dinding, panggung setengah dinding, bertingkat, rangka besi, box kayu, baterai galvanis, modular, dan lipat dinding.

Material apa yang direkomendasikan untuk membuat kandang ayam menempel tembok?

Material rangka bisa besi hollow/baja ringan, dinding kawat ram, atap spandek/polikarbonat, dan alas ram kawat.

Bagaimana cara memastikan sirkulasi udara yang baik pada kandang ayam tempel tembok?

Gunakan desain dinding renggang atau kawat ram dan sisakan jarak 2-3 cm dari tembok utama untuk mencegah kelembapan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |