Liputan6.com, Jakarta - Tips membuat es krim homemade perlu diperhatikan agar menghasilkan tekstur yang lembut dan creamy. Dengan menerapkan beberapa langkah sederhana, es krim buatan sendiri dapat memiliki cita rasa dan tekstur yang tidak kalah dari es krim premium, sehingga lebih nikmat untuk dinikmati.
Es krim bisa menjadi camilan favorit untuk dinikmati bersama keluarga di rumah. Hidangan penutup yang lembut dan menyegarkan ini tidak hanya digemari anak-anak, tetapi juga banyak diminati oleh orang dewasa.
Es krim yang dibuat sendiri di rumah memungkinkan untuk mengatur takaran bahan dan tingkat kemanisan sesuai selera. Selain itu, juga bisa berkreasi dengan berbagai pilihan topping sesuai keinginan.
Budi Sulistyarini (40), pebisnis es krim homemade asal Yogyakarta yang juga merupakan pemilik usaha @yaiisy.icecream, membagikan sejumlah tips dan teknik yang dapat diterapkan untuk menghasilkan es krim dengan tekstur lembut, creamy, dan nikmat saat disantap.
1. Perhatikan Komposisi Lemak (Fat)
Tips pertama yang perlu diperhatikan saat membuat es krim homemade adalah memperhatikan komposisi lemak (fat) dalam adonan. Menurut Budi Sulistyarini, kandungan lemak berperan penting dalam menghasilkan tekstur es krim yang lembut, creamy, dan mudah lumer di mulut saat dinikmati.
Kombinasi whipping cream dan susu murni dengan takaran yang tepat dapat menghasilkan kadar lemak yang ideal untuk es krim. Kedua bahan ini menyediakan keseimbangan antara lemak hewani, air, dan protein.
"Kunci tekstur creamy dan lumer di lidah ada pada kadar lemak yang pas. Gunakan kombinasi whipping cream cair (min. kandungan lemak 30-35%) dan susu murni (full cream)," jelas Budi Sulistyarini saat dihubungi Liputan6 pada (4/6/2026).
Komposisi lemak yang sesuai berperan dalam mengikat udara di dalam adonan sekaligus menghambat pembentukan kristal es yang berlebihan. Jika kadar lemak terlalu rendah, es krim cenderung lebih cepat mencair dan teksturnya menjadi kurang halus saat dinikmati.
"Lemak inilah yang bertugas mengikat udara dan menghambat pertumbuhan kristal es," tambahnya.
2. Gunakan Emulsifier dan Stabilizer Alami
Tips selanjutnya untuk menghasilkan es krim yang lembut dan creamy adalah menggunakan emulsifier dan stabilizer alami. Emulsifier atau pengemulsi berfungsi membantu menyatukan bahan-bahan yang secara alami sulit bercampur, seperti lemak dan air, sehingga adonan es krim menjadi lebih homogen dan memiliki tekstur yang halus.
Sementara itu, stabilizer alami berperan sebagai pengikat air yang membantu menjaga konsistensi es krim selama proses pembekuan. Bahan ini dapat mengurangi pembentukan kristal es berukuran besar, sehingga tekstur es krim tetap lembut dan tidak terasa kasar saat disantap.
"Untuk menyatukan air dan lemak agar tidak terpisah (emulsifikasi), kuning telur merupakan pilihan alami yang sangat baik karena mengandung lesitin," jelas pebisnis berusia 40 tahun itu.
Lesitin yang terkandung dalam kuning telur merupakan senyawa lemak alami (fosfolipid) yang berfungsi sebagai pengemulsi atau emulsifier. Kandungan ini membantu menyatukan bahan-bahan yang secara alami sulit bercampur, seperti lemak dan air, sehingga adonan menjadi lebih homogen dan stabil.
"Jika ingin lebih praktis, bisa menggunakan gelatin nabati atau emulsifier (seperti SP) berkualitas baik dalam takaran yang tepat untuk menjaga kestabilan es krim agar tidak cepat meleleh," tambahnya.
3. Lakukan Pengadukan yang Cukup
Tips selanjutnya untuk mendapatkan tekstur es krim homemade yang lembut dan creamy adalah melakukan pengadukan atau aerasi yang cukup. Pengadukan adonan es krim dapat dilakukan menggunakan berbagai alat, baik yang bersifat mekanis seperti mesin pembuat es krim maupun secara manual dengan mixer atau whisk.
Pengadukan adonan yang tidak tepat dapat merusak tekstur es krim. Akibatnya, es krim bisa terasa lebih kasar, adonan menjadi kurang stabil, atau lebih cepat meleleh setelah dikeluarkan dari freezer.
"Proses pengocokan bertujuan untuk memasukkan udara (overrun) ke dalam adonan. Udara inilah yang membuat es krim terasa ringan, empuk, dan lembut saat dinikmati, bukan keras padat seperti es batu," kata Budi Sulistyarini memberikan penjelasan.
Untuk membuat es krim rumahan menggunakan mixer, adonan biasanya dikocok selama 10 hingga 12 menit hingga mengembang sempurna. Sementara itu, pembuatan es krim secara manual membutuhkan proses yang lebih panjang karena pengadukan dilakukan secara bertahap selama pembekuan.
Pertanyaan Seputar Tips Membut Es Krim Homemade
Apa yang membuat es krim homemade lembut dan creamy?
Kadar lemak yang cukup, penggunaan emulsifier dan stabilizer, serta pengadukan yang tepat dapat membantu menghasilkan tekstur yang lembut dan creamy.
Mengapa whipping cream sering digunakan untuk membuat es krim?
Karena whipping cream mengandung lemak yang dapat membuat tekstur es krim lebih lembut, creamy, dan kaya rasa.
Bisakah es krim dibuat tanpa mesin?
Bisa. Adonan cukup dibekukan lalu diaduk secara berkala untuk memecah kristal es agar teksturnya tetap halus.
Apa fungsi kuning telur dalam es krim?
Kuning telur mengandung lesitin yang berfungsi sebagai pengemulsi alami untuk membantu menyatukan bahan dan menghasilkan tekstur yang lebih lembut.
Bagaimana agar es krim tidak cepat mencair?
Gunakan komposisi bahan yang seimbang, terutama kadar lemak yang cukup, dan pastikan es krim dibekukan dengan baik sebelum disajikan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7758585/original/090189600_1780567915-1928163730180626540.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3251778/original/071732800_1601338878-pexels-ibrahim-hasan-5091235.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7756287/original/074671800_1780565390-Google_Maps_Tugu_Yogyakarta_Februari_2015.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7755926/original/049725600_1780564945-15431069960656123881.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7754993/original/088786000_1780563865-model_pagar.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480492/original/041121400_1769057781-Model_Karung_Horizontal__Slab_Garden_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7754404/original/010756300_1780563218-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_15.50.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7757374/original/089035300_1780566496-WhatsApp_Image_2026-06-04_at_16.47.44.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7755054/original/060141300_1780563915-hl.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7750939/original/090021000_1780559080-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6493867/original/025420800_1779351314-unnamed__6_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551115/original/028309200_1775718082-unnamed_-_2026-04-09T135919.858.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7749100/original/054849600_1780557073-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7748077/original/027275600_1780555890-Carport_dengan_Atap_Miring_atau_Bertingkat2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7674779/original/011469700_1780469791-pakan_ayam4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6898058/original/066279700_1779668709-Kelor__Moringa_oleifera______Si_Daun_Ajaib_Kaya_Gizi.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7752563/original/030722600_1780561037-12181923435632669734.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4939482/original/058425000_1725798391-Ilustrasi_berdebat__konflik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7747221/original/049744800_1780554883-mushala_kecil3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7746835/original/033377200_1780554499-hl1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495984/original/028777500_1770452855-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494885/original/067165400_1770347594-telur_bebek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495904/original/087503600_1770444952-Gemini_Generated_Image_7ycbx87ycbx87ycb.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494011/original/017794000_1770274657-Cara_Menyimpan_Sapu__Pel__dan_Ember_di_Rumah_Sempit.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3931642/original/069846400_1644592691-pexels-alleksana-6478943_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5377307/original/015426200_1760087940-f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494532/original/088044000_1770295769-0L5A4471.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502437/original/033356900_1770980242-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493665/original/055433600_1770262597-nathan-cima-5mjpjs2Kyds-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501131/original/045808700_1770887809-1.jpg)