Liputan6.com, Jakarta - Mencari solusi efisien dalam dunia peternakan seringkali membawa kita kembali ke alam, salah satunya melalui cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung yang kini mulai banyak dilirik peternakan skala rumahan hingga instansi. Dengan melonjaknya harga konsentrat pabrikan, memanfaatkan sisa sayuran hijau bukan lagi sekadar alternatif, melainkan keharusan untuk menjaga margin keuntungan tetap stabil.
Strategi cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung ini tidak hanya menekan biaya operasional hingga 40%, tetapi juga memberikan asupan vitamin dan serat alami yang membuat daya tahan tubuh ayam lebih prima di berbagai cuaca.
Pemanfaatan limbah sayuran ini sebenarnya mengadopsi prinsip ekonomi sirkular, di mana sisa konsumsi manusia dikembalikan ke rantai makanan ternak. Kangkung dipilih karena memiliki struktur batang yang lunak dan kandungan air yang tinggi, sehingga sangat mudah dicerna oleh sistem pencernaan ayam, baik ayam kampung maupun ayam pedaging.
Salah satu praktik sukses pemanfaatan limbah ini terlihat dalam program ketahanan pangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klaten.
Danang Saputro, Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja menjelaskan, karena teksturnya yang berserat keras, akar harus melewati proses pengecilan ukuran (size reduction) menggunakan mesin giling.
Danang Saputro memberikan penekanan khusus pada efisiensi ini, “Kangkung yang sudah dimasak, akarnya bisa digiling untuk pakan ternak. Hasil dari sampah organik kan nanti digiling," kata Danang saat ditemui Liputan6.com, Senin (19/1/2025).
Integrasi Sayuran Kangkung dengan Ternak Ayam
Secara teknis, integrasi antara budidaya sayuran dan peternakan ayam menciptakan ekosistem sirkular yang sangat menguntungkan. Kangkung bukan sekadar pengisi tembolok, melainkan sumber mikronutrisi yang stabil. Dari perspektif agronomi peternakan, kangkung memiliki keunggulan komparatif dalam hal produksi biomassa yang cepat. Integrasi ini memungkinkan peternak memiliki stok pakan hijau yang selalu tersedia sepanjang musim.
Danang menjelaskan bahwa di lingkungan mereka, kangkung memang dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menyediakan residu bernutrisi bagi ternak.
“Konsep penanaman kangkung adalah untuk melayani kebutuhan dapur lapas secara berkelanjutan, dengan perencanaan agar dapur tidak kosong saat membutuhkan,” jelasnya. Residu atau sisa dari kebutuhan dapur inilah yang kemudian masuk ke dalam rantai cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung.
Keunggulan integrasi ini meliputi:
- Ketersediaan Kontinu: Kangkung dapat dipanen berulang kali (sistem potong-tumbuh), sehingga pasokan pakan tambahan tidak terputus.
- Optimalisasi Lahan: Peternak dapat menanam kangkung di sekitar kandang menggunakan sisa kotoran ayam sebagai pupuk organiknya.
- Kesehatan Pencernaan: Serat kasar dari kangkung membantu pergerakan peristaltik usus ayam, mencegah terjadinya sembelit pada ayam yang diberi pakan dedak pekat.
Langkah Praktis Cara Hemat Pakan Ayam dari Limbah Kangkung
Untuk mendapatkan hasil maksimal, limbah kangkung tidak bisa langsung dilempar begitu saja ke kandang dalam jumlah besar. Diperlukan proses pengolahan agar nutrisinya terserap sempurna.
1. Proses Pengumpulan dan Sortir
Langkah awal dalam cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung adalah memastikan limbah tidak dalam kondisi busuk atau berjamur. Kumpulkan sisa potongan akar, batang, atau daun yang layu. Jika Anda bekerja sama dengan warung makan atau dapur umum, pastikan limbah kangkung tidak tercampur dengan deterjen atau bahan kimia pembersih.
2. Penggilingan Mekanis
Agar tekstur kangkung mudah dicampur dengan bahan lain seperti dedak atau nasi sisa, penggilingan sangat dianjurkan. Danang memaparkan pengalamannya di Lapas Klaten, “Kangkung yang sudah dimasak, akarnya bisa digiling untuk pakan ternak. Hasil dari sampah organik kan nanti digiling ulang itu kan sana ada mesinnya.”
Keuntungan penggilingan: Ukuran partikel seragam, ayam tidak bisa memilih-milih pakan (pilih daun buang batang), dan memudahkan pencampuran (homogenitas).
3. Formasi Campuran Pakan (Rasio Ideal)
Kangkung tidak bisa menjadi pakan tunggal karena protein dan karbohidratnya belum mencukupi untuk pertumbuhan cepat. Cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung yang efektif adalah dengan mencampurnya dengan sumber energi lain.
- 40% Cacahan Limbah Kangkung
- 40% Dedak Padi atau Bekatul
- 20% Sisa makanan (nasi/lauk pauk)
Di Lapas Klaten, mereka memanfaatkan sisa konsumsi harian secara maksimal. “Kangkung dan sayuran sisa hasil penggilingan kemudian dicampur dengan bekatul,” jelas Danang.
Metode Fermentasi Pakan Kangkung
Metode fermentasi ini sangat cocok untuk memaksimalkan strategi cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung. Prinsip dasarnya adalah menciptakan kondisi anaerob (tanpa udara) menggunakan bantuan mikroorganisme efektif (Effective Microorganism/EM4). Proses ini juga melibatkan tahap penggilingan bahan baku, seperti yang disampaikan dalam program Lapas Klaten.
“Difermentasi, dimasukkan dalam wadah tertutup, menggunkan EM4” jelas Danang mengenai proses pengawetan yang mereka terapkan.
Berikut adalah langkah-langkah teknis untuk membuat pakan fermentasi dari limbah kangkung:
Persiapan Bahan dan Alat:
- Bahan Utama: Cacahan limbah kangkung (akar dan daun), dedak halus.
- Starter: EM4 Peternakan, atau ragi tape yang dilarutkan.
- Sumber Energi: Molase (tetes tebu) atau gula pasir yang dilarutkan dalam air hangat.
- Alat: Ember plastik atau tong kedap udara, sekop pengaduk, dan terpal/plastik.
Langkahnya:
Pembuatan Larutan Starter: Campurkan 2 tutup botol EM4 Peternakan ke dalam 1 liter air yang sudah dicampur molase atau gula pasir. Diamkan selama 10-15 menit agar mikroorganisme aktif.
- Pencampuran Bahan Kering: Campurkan cacahan kangkung dan dedak halus secara merata di atas terpal.
- Pengaplikasian Larutan: Siramkan larutan starter secara perlahan sambil diaduk hingga tingkat kelembapan mencapai sekitar 30% (jika dikepal tidak meneteskan air, tapi tidak hancur).
- Pemeraman (Inkubasi): Masukkan campuran pakan ke dalam wadah kedap udara (ember atau tong). Padatkan sedikit untuk mengeluarkan udara, lalu tutup rapat. Simpan di tempat teduh selama 3 hari.
- Pemberian Pakan: Setelah 3 hari, pakan fermentasi akan berbau harum seperti tape. Pakan siap diberikan pada ayam.
Menjaga Keseimbangan Nutrisi: Catatan Penting untuk Ternak Ayam Petelur
Meskipun cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung sangat ampuh menghemat biaya, kita harus bijak melihat jenis ayam yang dipelihara. Ada perbedaan perlakuan antara ayam kampung (umbaran) dengan ayam ras petelur komersial.
Danang Saputro menekankan, “Ayam ras diberi pakan pabrikan karena jika diberi pakan lain bisa tidak bertelur karena kurang nutrisi.”
Hal ini penting dipahami peternak agar tidak asal mencampur pakan tanpa melihat spesifikasi genetik ayam. Namun, untuk ayam kampung atau ayam petelur di sistem umbaran, pakan alternatif ini justru sangat baik.
“Ayam petelur yang ada di kandang umbaran leluasa bergerak dan mungkin lebih sehat. Sistem pemanenan ayam petelur adalah dengan mengambil telurnya,” lanjut Danang.
Ayam yang bergerak aktif membutuhkan serat dari kangkung untuk menjaga pencernaan tetap sehat.
Limbah Kangkung Sangat Bagus untuk Ayam
Menerapkan cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung bukan sekadar upaya membuang sampah pada tempatnya, melainkan tindakan memberikan suplemen alami bagi ternak. Kangkung secara botani memiliki karakteristik nutrisi yang unik dibandingkan jenis hijauan lainnya. Sayuran ini kaya akan klorofil dan serat kasar yang berfungsi sebagai pembersih saluran pencernaan ayam. Ketika ayam mendapatkan asupan kangkung yang cukup, penyerapan sari pati makanan dari dedak atau jagung giling justru menjadi lebih optimal karena usus ayam dalam kondisi sehat.
Secara teknis, ada beberapa manfaat spesifik yang didapatkan saat Anda mempraktikkan cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung:
- Peningkat Pigmen Kuning Telur: Bagi Anda yang memelihara ayam petelur, kandungan beta-karoten dalam limbah kangkung akan membuat warna kuning telur menjadi lebih jingga (oranye) pekat. Hal ini sangat disukai konsumen dan meningkatkan nilai jual telur di pasaran.
- Efek Penenang Alami: Kangkung dikenal mengandung zat yang bersifat relaksasi. Memberikan cacahan kangkung pada siang hari saat cuaca panas dapat membantu ayam tetap tenang dan mengurangi risiko stres akibat panas (heat stress).
- Sumber Zat Besi dan Fosfor: Mineral ini sangat krusial untuk pembentukan kerangka tulang yang kuat pada ayam petelur dan mempercepat pertumbuhan ayam pedaging pada fase grower.
FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
Apakah kangkung mentah aman untuk ayam?
Aman, asal dalam kondisi bersih dan dicacah agar tidak menyebabkan ayam tersedak.
Berapa persen penghematan dari cara hemat pakan ayam dari limbah kangkung ini?
Bisa menghemat 30% hingga 50% biaya pakan tergantung ketersediaan limbah.
Bolehkah kangkung diberikan setiap hari?
Boleh, asalkan tetap dicampur dengan sumber karbohidrat seperti dedak atau jagung giling.
Bagaimana jika kangkung sudah layu?
Selama tidak berlendir dan berbau busuk (fermentasi liar), kangkung layu tetap aman digiling.
Apakah kangkung bisa meningkatkan produksi telur?
Untuk ayam kampung, kangkung membantu kesehatan reproduksi, namun untuk ayam ras tetap butuh tambahan mineral pabrikan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477275/original/082821900_1768814680-Jenderal_Nasution_menerima_pataka_yang_dibawa_Pierre_Tendean__Wikimedia_Commons_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474712/original/007652600_1768531933-thlt-lcx-WshjU5cSNU8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470929/original/037705500_1768270638-gambar_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477304/original/090387100_1768815453-wsww.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791002/original/040193800_1711974703-significance-of-the-lord-jesus-appearance-to-thomas-cb9bdcafc8e2acaf5686ece3472cfede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477241/original/066608000_1768813249-Pohon_Kelengkeng_Dataran_Rendah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477197/original/036027500_1768811880-Sistem_Rak_Kawat_Bertingkat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4484593/original/019224800_1687936756-taya-dianna-vUm1axCwADI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477116/original/088071200_1768809389-kambing_etawa122.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476859/original/081138100_1768800526-Ilustrasi_Bakwan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357212/original/000924300_1758522381-Gemini_Generated_Image_bslfndbslfndbslf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463856/original/086442200_1767672193-unnamed-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477122/original/067736900_1768809627-Galon_untuk_Rumah_Kaca_Mini__Portable_Greenhouse___Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477300/original/041442800_1768815360-Gemini_Generated_Image_3k1z8t3k1z8t3k1z_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477186/original/077202300_1768810922-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476939/original/032605500_1768803778-Ternak_Ikan_Lele_Bioflok_di_Ember__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465699/original/097720000_1767774335-unnamed-36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473832/original/097649200_1768459306-Manfaatkan_Limbah_Dapur___Pertanian_sebagai_Pakan_Utama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476920/original/065979900_1768803193-Tanaman_Vertikal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477008/original/022554900_1768806161-Jualan_smoothies__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)