7 Model Cincin Nikah Silver, Perhiasan Mewah dan Banyak Diminati di 2026

1 day ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Keputusan memilih cincin nikah menjadi momen penting bagi pasangan, karena perhiasan ini akan dikenakan seumur hidup sebagai simbol cinta dan komitmen. Di tengah dominasi emas dan berlian klasik, cincin berbahan perak atau silver kini semakin diminati sebagai alternatif yang menawarkan keindahan, desain personal, serta harga yang lebih realistis. Tren ini mencerminkan pergeseran pandangan pasangan modern yang menempatkan makna ikatan suci di atas nilai materi semata.

Didukung inovasi material sterling silver 925 dengan berbagai teknik pelapisan dan sentuhan desain modern, cincin nikah perak kini tampil tak kalah elegan dari logam mulia lainnya. Berikut tujuh model cincin nikah silver paling dominan di pasaran, yang memadukan estetika, fungsionalitas, dan keterjangkauan harga, sebagai referensi bagi pasangan dalam menemukan simbol cinta yang paling merepresentasikan kisah mereka, Senin (19/1/2026).

1. Model Two-in-One (2in1) yang Mendefinisikan Keserbagunaan

Model cincin Two-in-One merupakan inovasi desain cerdas yang menyediakan dua tampilan berbeda hanya dalam satu produk, sehingga memberikan nilai estetika ganda bagi pemakainya. Cincin jenis ini umumnya terdiri dari dua bagian yang dapat dikenakan bersamaan atau secara terpisah, di mana desain cincin bagian luar seringkali ditampilkan lebih eksklusif dengan hiasan permata solitaire microsetting yang disusun halus, menciptakan kesan gemerlap dan megah.

Sementara itu, cincin bagian tengah didesain lebih ramping dan minimalis, seringkali hanya memiliki lebar antara 1,5 hingga 2,2 milimeter dengan permata zirconia berukuran kecil, yang sangat cocok dikenakan untuk kegiatan sehari-hari yang membutuhkan kepraktisan. Perbedaan kontras antara kedua bagian cincin ini memastikan bahwa pengantin wanita memiliki opsi yang serbaguna, di mana ia dapat memilih tampilan formal yang mewah atau tampilan simpel yang kasual, hanya dengan menyesuaikan penggunaan satu atau kedua cincin secara bersamaan.

2. Estetika yang Kembali ke Alam Melalui Cincin Model Rustic

Cincin rustic menawarkan filosofi desain yang menekankan keindahan alami dan ketidaksempurnaan, menjadikannya pilihan yang sangat populer di kalangan pasangan yang menginginkan sesuatu yang berbeda dan otentik. Proses pembuatan cincin rustic secara spesifik bertujuan untuk menghasilkan permukaan yang tidak halus, terlihat kasar, dan bahkan tampak seperti baru diangkat dari hasil penempaan tradisional, sehingga menampilkan tekstur unik yang menolak tampilan kilau sempurna perhiasan pada umumnya.

Tampilan yang sengaja dibuat kasar ini sebenarnya membawa kembali nuansa masa lalu, mengingatkan pada zaman ketika cincin dibentuk dengan tangan secara alami, yang memberikan kesan mengesankan karena belum banyak pasangan yang memilih desain non-konvensional seperti ini. Keunikan tekstur tersebut dapat diperkuat dengan finishing doff yang menonjolkan kedalaman material perak, dan seringkali ditambahkan detail ukiran tangan yang halus untuk menciptakan keseimbangan antara kesan kasar dan sentuhan seni yang mendalam.

3. Cincin Silver Futuristik dengan Perpaduan Doff dan Glossy

Model futuristik dikenal karena kemampuannya dalam memadukan tampilan modern dengan sentuhan teknologi visual, yang menjadikannya simbol kesegaran dalam desain cincin nikah. Ciri khas utama dari cincin futuristik adalah peletakan permata zirconia berjenis microsetting yang disusun berjejer rapi di sepanjang sisi atas badan cincin, yang dilakukan secara presisi untuk menciptakan garis cahaya yang memukau.

Untuk menyempurnakan kesan modern yang canggih, cincin ini secara khusus diberi dua jenis lapisan finishing, yaitu doff (matte) yang elegan dan glossy (mengkilap) yang kontras, sehingga cincin memantulkan cahaya dengan cara yang unik dan menarik. Perpaduan finishing ini tidak hanya menambah dimensi visual yang kompleks, tetapi juga memastikan bahwa cincin tersebut terlihat berkilau bahkan ketika dipandang dari kejauhan, sehingga menjadikannya pernyataan gaya yang berani dan kontemporer.

4. Model Meramping ke Atas (Tapered) dengan Aksen List Tegas

Desain meramping ke atas, atau dikenal juga sebagai tapered, merupakan model yang menawarkan ilusi optik yang menarik, memberikan kesan cincin yang anggun sekaligus berkarakter kuat. Model ini secara struktural dibuat dengan bagian bawah cincin yang lebih lebar, kemudian secara bertahap ukurannya meramping ke bagian atas, menciptakan bentuk visual yang menuntun mata ke arah permata utama atau aksen hiasan di bagian atas.

Aksen list tipis dan tegas seringkali ditambahkan pada tepi cincin untuk memperkuat kesan ramping dan memberikan garis batas yang jelas antara permukaan, sehingga menonjolkan geometris desain yang terperinci dan profesional. Untuk mempercantik tampilan yang sudah kokoh tersebut, biasanya permata zirconia dipasang secara berjejer di sepanjang bagian yang meramping, sehingga menciptakan alur cahaya yang halus dan meningkatkan kemewahan tanpa membuatnya terlihat berlebihan.

5. Keindahan Bertumpuk melalui Model Taburan Permata (Microsetting)

Cincin dengan model taburan permata, atau microsetting, merupakan manifestasi dari kemewahan dan detail yang terinspirasi dari bintang-bintang di langit malam, yang menjanjikan kilau maksimal pada material perak. Teknik microsetting melibatkan pemasangan permata-permata kecil—biasanya cubic zirconia—dalam jumlah banyak secara berjejer sangat rapat di seluruh permukaan cincin, yang bertujuan untuk menghilangkan celah antara permata sehingga menciptakan ilusi seolah-olah seluruh badan cincin adalah satu kesatuan berlian.

Proses ini membutuhkan ketelitian tinggi dari pengrajin perhiasan untuk menempatkan setiap permata secara presisi dan menahan mereka dengan gerigi kecil, sehingga menjamin bahwa taburan permata tersebut terlihat rata dan memantulkan cahaya secara optimal dari setiap sudut. Hasil akhirnya adalah cincin yang terlihat jauh lebih besar dan lebih berkilau dibandingkan dengan model solitaire tunggal, yang memberikan efek visual yang mewah dan menarik perhatian.

6. Cincin Two-Tone Perak dengan Sentuhan Rosegold

Model Two-Tone adalah pilihan desain yang memadukan dua warna logam berbeda dalam satu cincin, dengan kombinasi perak dan rosegold menjadi yang paling diminati untuk menciptakan kesan romantis dan modern. Prinsip desain ini secara umum diterapkan melalui model bersimpangan atau lapisan, di mana badan utama cincin perak diberikan sentuhan plating atau sisipan rosegold yang mencolok, sehingga menghasilkan kontras warna yang hangat dan elegan.

Perpaduan antara warna perak yang dingin dan modern dengan warna rosegold yang lembut dan feminin menciptakan harmoni visual yang unik, memungkinkan cincin ini cocok dipadukan dengan berbagai jenis perhiasan lain yang mungkin sudah dimiliki oleh pasangan. Model two-tone ini juga memberikan fleksibilitas bagi pasangan yang ingin memiliki cincin serupa namun dengan penekanan warna yang berbeda, di mana cincin pria dapat didominasi oleh perak dan cincin wanita didominasi oleh aksen rosegold.

7. Personalisasi Maksimal Melalui Cincin Model Finger Print (Sidik Jari)

Model cincin finger print menawarkan tingkat personalisasi yang paling tinggi, sebab cincin ini secara harfiah mencantumkan sidik jari unik pasangan sebagai ornamen utama dan permanen. Pembuatan cincin ini dimulai dengan proses pemindaian sidik jari kedua pasangan, yang kemudian diukir menggunakan teknologi laser berpresisi tinggi pada permukaan luar atau bahkan permukaan dalam cincin perak, menjamin bahwa desain tersebut benar-benar eksklusif dan hanya dimiliki oleh pasangan tersebut di seluruh dunia.

Sidik jari yang unik dan tidak ada duanya ini menjadi simbol intim yang sangat mendalam, mewakili ikatan janji pernikahan yang tak terpisahkan dan hanya menjadi milik mereka berdua, menjadikan cincin ini lebih dari sekadar perhiasan tetapi juga karya seni personal. Sifatnya yang sangat eksklusif dan filosofis membuat model finger print ini sangat digandrungi oleh pasangan muda yang ingin menjadikan lambang pernikahan mereka sebagai penanda identitas unik dan abadi yang tidak akan pernah bisa ditiru.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Mengapa cincin nikah perak sering disebut silver 925?

Perak 925, atau Sterling Silver, adalah standar perhiasan di mana material perak yang digunakan terdiri dari 92,5% perak murni dan 7,5% logam lain, seperti tembaga, yang ditambahkan untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan, sebab perak murni terlalu lunak untuk dijadikan perhiasan.

2. Berapa kisaran harga rata-rata cincin kawin perak di Indonesia?

Berdasarkan data pasar terbaru, harga rata-rata cincin kawin perak di Indonesia umumnya berada di kisaran Rp600.000 hingga Rp1.800.000 per pasang, tergantung pada tingkat kerumitan desain, berat material, dan kualitas permata tambahan yang digunakan.

3. Apa model cincin kawin perak yang paling modern dan kontemporer saat ini?

Model yang paling diminati adalah desain Two-in-One (2in1) yang serbaguna dan model Futuristik yang memadukan finishing doff dan glossy dengan taburan permata microsetting yang canggih.

4. Bagaimana cara merawat cincin perak agar tidak cepat pudar atau kusam?

Cara terbaik merawat cincin perak adalah dengan membersihkannya menggunakan kain perhiasan khusus atau sikat lembut dan sedikit sabun, menghindarinya dari paparan bahan kimia keras (seperti klorin), dan menyimpannya di tempat kering dalam wadah kedap udara saat tidak digunakan.

5. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat cincin nikah perak custom?

Proses pembuatan cincin nikah perak dengan desain custom atau personalisasi seperti ukiran sidik jari umumnya membutuhkan waktu antara 1 hingga 4 minggu, tergantung pada tingkat kerumitan desain dan antrean kerja pengrajin di toko perhiasan tersebut.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |