Liputan6.com, Jakarta Desain ruang bermain anak bisa menjadi inspirasi untuk menciptakan area yang mendorong anak lebih aktif bergerak di rumah. Di tengah penggunaan perangkat digital yang semakin dekat dengan keseharian anak, menyediakan ruang untuk bermain dan beraktivitas secara fisik dapat menjadi salah satu pilihan.
Berdasarkan pedoman WHO untuk anak di bawah lima tahun, bayi dianjurkan aktif bergerak beberapa kali sehari, terutama melalui permainan interaktif di lantai (floor-based play).
Ruang bermain bukan sekadar tempat menumpuk mainan, melainkan laboratorium tempat anak melatih motorik, kognitif, sampai kemampuan sosial. Berbagai penelitian menegaskan bahwa bermain menstimulasi daya pikir hingga fisik anak, sekaligus menjadi sarana mendampingi tumbuh kembang lewat bermain.
Jean Piaget, psikolog perkembangan asal Swiss, menekankan pentingnya bermain dalam proses tumbuh kembang anak. Gagasan tersebut juga dicantumkan oleh Fairy & Flora dalam pembahasannya mengenai manfaat permainan bagi anak.
1. Desain Ruang Bermain Anak Konsep Montessori
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328953/original/005041900_1787215352-Desain_Ruang_Bermain_Anak_Konsep_Montessori.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Konsep ini lahir dari metode pendidikan Maria Montessori asal Italia yang menempatkan anak sebagai pusat (child-centered). Filosofinya sederhana, yaitu lingkungan yang tertata rendah dan mudah dijangkau akan menumbuhkan kemandirian. Ciri visualnya khas: rak terbuka setinggi anak, furnitur mungil, cermin rendah, dan palet warna netral yang menenangkan.
Spesifikasi dan material. Ruang bermain anak tidak harus berukuran luas, tetapi sebaiknya memiliki area lantai yang cukup untuk mendukung anak bergerak dan bermain dengan bebas. Mengacu pada Motherly, ruang terbuka dan kesempatan bergerak merupakan salah satu ciri penting ruang bermain bergaya Montessori. Area bermain dapat ditata dengan jumlah mainan yang terbatas agar anak lebih leluasa bergerak sekaligus dapat berkonsentrasi saat bermain.
Materialnya didominasi bahan alami: rak dan meja kayu, dengan alas karpet wol atau matras gabus. Untuk menekan biaya, kayu jati belanda bekas peti kemas atau multipleks lapis HPL adalah alternatif lokal yang jauh lebih murah namun tetap rapi.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Keunggulannya melatih kemandirian, tampilan timeless yang tak lekang tren, dan mendorong fokus karena mainan dibatasi lalu dirotasi. Kekurangannya, orang tua wajib disiplin merotasi mainan, dan kayu solid relatif mahal. Tingkat kesulitan sedang. Estimasi biaya Rp 2 juta sampai Rp 5 juta untuk kamar 6 m2, dengan komposisi kasar rak dan furnitur 45 persen, alas lantai 25 persen, dinding dan cermin 15 persen, serta mainan edukatif 15 persen.
Cocok untuk dan tips. Paling pas untuk balita hingga usia dini (0 sampai 6 tahun) di rumah kecil maupun besar. Tips praktisnya, tampilkan 6 sampai 8 mainan saja lalu tukar tiap dua pekan; mainan seperti puzzle bahkan terbukti punya manfaat bagi tumbuh kembang anak. Kesalahan umum yang harus dihindari adalah menjejali rak dengan terlalu banyak mainan sekaligus sehingga anak kewalahan, sesuatu yang bisa dicegah dengan penyimpanan vertikal yang rapi.
2. Desain Ruang Bermain Anak Tematik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328954/original/017820600_1787215355-Desain_Ruang_Bermain_Anak_Tematik.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Model ini mengangkat satu tema besar sebagai jiwa ruangan, misalnya luar angkasa, hutan (jungle), bawah laut, atau kastil dongeng. Filosofinya adalah membangun dunia imajinatif yang koheren agar anak larut dalam permainan peran. Dilansir dari Decorilla, memilih tema berdasarkan minat anak, seperti luar angkasa, jungle, atau dongeng, akan memandu seluruh pilihan dekorasi agar tampil serasi.
Spesifikasi dan material. Butuh luas minimum sekitar 6 m2 agar mural dan properti tema tidak membuat sesak. Dinding menjadi bintang utama lewat mural cat atau wallpaper bertema; lantai memakai karpet motif atau matras busa. Tren tema ruang bermain anak di Indonesia cukup beragam, mulai dari safari binatang, forest, princess, hingga tokoh kartun favorit, sebagaimana terlihat pada tren desain interior ruang bermain anak. Alternatif hemat: gunakan wall sticker yang bisa dilepas ketimbang mural lukis tangan.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Kelebihannya memicu imajinasi, sangat fotogenik, dan memperkenalkan konsep sains atau alam sesuai tema. Kekurangannya, anak cepat bosan saat tema tak lagi relevan dengan usianya, dan mural custom butuh biaya lebih. Tingkat kesulitan sedang. Estimasi Rp 3 juta sampai Rp 8 juta, dengan dinding dan mural 35 persen, furnitur serta properti tema 30 persen, lantai 20 persen, dan pencahayaan atau aksesori 15 persen.
Cocok untuk dan tips. Ideal untuk anak 3 sampai 8 tahun yang sudah punya minat spesifik. Pilih palet warna yang tetap harmonis; kombinasi warna komplementer membuat ruangan hidup tanpa terkesan ramai. Kesalahan umum: mengunci tema terlalu permanen. Solusinya, buat elemen besar (dinding, lantai) tetap netral, lalu tuangkan tema pada aksesori yang mudah diganti, seperti dicontohkan pada desain ruang bermain anak yang fungsional.
3. Ruang Bermain Anak di Sudut Rumah untuk Lahan Sempit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328955/original/005442900_1787215359-Ruang_Bermain_Anak_di_Sudut_Rumah.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Tidak semua keluarga punya kamar khusus, dan model ini menjawabnya dengan menyulap pojok ruang keluarga, sudut kamar, atau area bawah tangga menjadi zona bermain mungil. Filosofinya efisiensi: memaksimalkan setiap jengkal tanpa mengorbankan pengawasan orang tua.
Spesifikasi dan material. Cukup dengan luas 1,5 sampai 2 m2. Kuncinya penyimpanan vertikal, seperti rak dinding atau kabinet ramping, agar lantai tetap lega. Andalkan matras lipat, karpet kecil, dan kotak penyimpanan serbaguna. Untuk area bawah tangga, pastikan tinggi bebas minimal 1,2 meter agar anak nyaman. Referensi penataannya bisa dilihat pada tips ruang bermain indoor di rumah mungil serta konsep rumah minimalis ramah anak di gang sempit.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Kelebihannya paling murah, mudah dibongkar-pasang, dan anak tetap dekat dengan orang tua. Kekurangannya ruang gerak terbatas dan mudah terlihat berantakan bila salah tata. Tingkat kesulitan mudah. Estimasi hanya Rp 800 ribu sampai Rp 2,5 juta, dengan penyimpanan 40 persen, alas 30 persen, dan dekorasi dinding 30 persen. Gunakan storage box lipat serbaguna agar mainan cepat rapi.
Cocok untuk dan tips. Cocok untuk apartemen atau rumah tipe 21 sampai 36. Tips: pasang cat papan tulis di dinding pojok sebagai zona kreatif hemat tempat. Kesalahan umum: meletakkan terlalu banyak barang hingga sudut terasa penuh; batasi jumlah mainan dan andalkan wadah tertutup.
4. Desain Ruang Bermain dan Belajar Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328956/original/013752100_1787215362-Desain_Ruang_Bermain_dan_Belajar.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Model dua-in-satu ini menggabungkan zona bermain dan meja belajar dalam satu ruang. Filosofinya menyambungkan main dan belajar sebagai satu kesatuan alami. Fred Rogers, tokoh pendidikan anak asal Amerika Serikat, menekankan pentingnya bermain sebagai bagian dari proses belajar dan perkembangan anak. Gagasan tersebut juga dikutip dalam pembahasan Core Wellness mengenai pentingnya aktivitas bermain bagi anak.
Spesifikasi dan material. Butuh luas minimum 6 m2 dengan pembagian dua zona: area lantai empuk untuk bermain dan meja-kursi ergonomis untuk belajar. Tinggi plafon minimal 2,6 meter bila ingin menambahkan tempat tidur loft agar kolong bisa jadi area bermain, seperti pada beragam inspirasi desain tempat tidur anak. Material lantai vinyl atau SPC praktis dibersihkan dari noda krayon dan lem.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Kelebihannya hemat ruang, memupuk disiplin, dan bertahan lama seiring anak tumbuh. Kekurangannya, zona harus dipisahkan tegas agar anak tidak terdistraksi, dan butuh perencanaan tata letak matang. Tingkat kesulitan sedang. Estimasi Rp 3 juta sampai Rp 6 juta, dengan furnitur belajar dan penyimpanan 45 persen, alas dan zona main 30 persen, serta dinding dan pencahayaan 25 persen.
Cocok untuk dan tips. Paling tepat untuk anak usia sekolah. Sebagaimana panduan menata ulang kamar anak, pisahkan meja belajar dari area menyimpan mainan supaya perhatian anak tidak mudah teralih. Kesalahan umum: menaruh mainan tepat di depan meja belajar, yang membuat anak sulit fokus mengerjakan tugas.
5. Ruang Bermain Anak Gaya Skandinavia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328957/original/049421800_1787215363-Ruang_Bermain_Anak_Gaya_Skandinavia.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Gaya asal Eropa Utara ini identik dengan warna netral, material kayu terang, garis bersih, dan cahaya alami berlimpah. Filosofinya adalah kehangatan dalam kesederhanaan (hygge), menciptakan ruang tenang yang tetap fungsional. Sebagaimana dilansir Homes & Gardens, panel kayu, solusi penyimpanan cerdas, dan wallpaper grafis anak mampu menghasilkan kamar bergaya Skandinavia yang awet dan tahan tren.
Spesifikasi dan material. Luas minimum 6 m2 dengan jendela besar sebagai sumber cahaya. Palet didominasi putih, krem, dan aksen kayu; alas berupa karpet bulu lembut atau gabus. Pilih cat yang aman untuk anak, sebab tren cat dinding ramah lingkungan yang bebas bau menyengat kini makin mudah didapat. Untuk nuansa menenangkan, intip pula pilihan warna kamar yang menenangkan.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Kelebihannya estetis, menenangkan, dan mudah dipadukan ulang. Kekurangannya, warna terang gampang kotor sehingga butuh perawatan rutin, dan furnitur kayu berkualitas harganya lebih tinggi. Tingkat kesulitan sedang. Estimasi Rp 4 juta sampai Rp 9 juta, dengan furnitur kayu 40 persen, dinding dan cat 20 persen, lantai 20 persen, serta tekstil dan pencahayaan 20 persen.
Cocok untuk dan tips. Cocok untuk semua usia dan sangat pas di iklim tropis karena warna terang memantulkan cahaya sehingga ruang terasa sejuk. Tips: pilih tekstil yang mudah dicuci. Kesalahan umum: memakai terlalu banyak barang berwarna netral hingga ruang terasa datar; tambahkan satu atau dua aksen warna sebagai titik fokus.
6. Ruang Bermain Anak Aktif untuk Zona Motorik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328958/original/024620700_1787215364-Ruang_Bermain_Anak_Aktif.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Model ini mengutamakan gerak fisik lewat elemen ketangkasan, seperti perosotan mini, dinding panjat, ayunan, atau Pikler triangle. Filosofinya memberi anak saluran energi yang aman di dalam rumah saat cuaca tak bersahabat.
Spesifikasi dan material. Butuh luas minimum 8 m2 dan tinggi plafon minimal 2,7 meter untuk elemen panjat. Wajib melapisi lantai dengan matras tebal demi meredam benturan. Aktivitas fisik ini penting karena balita perlu aktif bergerak beberapa jam sehari. Inspirasi seperti dinding panjat tebing di ruang bermain bisa jadi rujukan.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Kelebihannya melatih motorik kasar, menyalurkan energi, dan menekan waktu layar. Kekurangannya butuh ruang luas serta pengawasan ekstra, dan risiko cedera lebih tinggi bila konstruksi asal-asalan. Tingkat kesulitan sulit. Estimasi Rp 4 juta sampai Rp 12 juta, dengan elemen ketangkasan 45 persen, alas peredam 30 persen, struktur pengaman 15 persen, dan dekorasi 10 persen.
Cocok untuk dan tips. Ideal untuk anak aktif usia 2 sampai 10 tahun. Bila ruang dalam terbatas, teras beratap bisa dialihfungsikan, seperti pada teras tropis yang jadi ruang bermain. Kesalahan umum: memasang perosotan atau panjat tanpa memaku struktur ke dinding atau lantai; pastikan semua elemen terpasang kokoh.
7. Sudut Baca dan Ruang Bermain Anak yang Tenang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328959/original/005069000_1787215365-Sudut_Baca_dan_Ruang_Bermain.jpeg)
Perbesar
Identitas desain. Berbeda dari zona aktif, model cozy nook ini menekankan ketenangan lewat tenda teepee, bantal lantai besar, rak buku hadap depan, dan pencahayaan hangat. Filosofinya menyediakan tempat anak menepi untuk membaca dan menenangkan diri.
Spesifikasi dan material. Cukup luas 2 m2 di pojok ruangan. Andalkan karpet empuk, bantal, dan rak rendah agar anak mandiri mengambil buku. Material tekstil lembut dan lampu bercahaya kuning menciptakan suasana nyaman. Mengutip Real Homes, di masa ketika rumah menjadi jauh lebih penting, anak membutuhkan ruang tenang milik mereka sendiri untuk beristirahat, membaca, dan bersantai.
Kelebihan, kekurangan, dan biaya. Kelebihannya murah, menumbuhkan minat baca, dan mudah diselipkan di rumah sempit. Kekurangannya fungsinya terbatas pada aktivitas tenang, dan tekstil berbulu perlu dibersihkan berkala agar bebas debu. Tingkat kesulitan mudah. Estimasi Rp 1 juta sampai Rp 3 juta, dengan tekstil dan tempat duduk 40 persen, rak buku 30 persen, pencahayaan 20 persen, dan dekorasi 10 persen.
Cocok untuk dan tips. Cocok untuk semua usia, terutama anak yang gemar cerita. Tips: hadapkan sampul buku ke depan agar ilustrasinya memancing minat. Kesalahan umum: menaruh sudut baca di area lalu-lalang yang bising; pilih pojok paling tenang dan jauh dari pintu.
Tabel Perbandingan Desain Ruang Bermain Anak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9328960/original/060241500_1787215365-ruang_bermain.jpeg)
Perbesar
| Montessori | Rp 2 - 5 juta | 4 m2 | Sedang | Balita, usia dini | 4,5/5 |
| Tematik | Rp 3 - 8 juta | 6 m2 | Sedang | Anak 3 - 8 tahun | 4,7/5 |
| Sudut Lahan Sempit | Rp 800 rb - 2,5 juta | 1,5 m2 | Mudah | Apartemen, rumah mungil | 4,0/5 |
| Bermain dan Belajar | Rp 3 - 6 juta | 6 m2 | Sedang | Anak usia sekolah | 4,3/5 |
| Skandinavia | Rp 4 - 9 juta | 6 m2 | Sedang | Semua usia, iklim tropis | 4,8/5 |
| Aktif (Zona Motorik) | Rp 4 - 12 juta | 8 m2 | Sulit | Anak aktif 2 - 10 tahun | 4,4/5 |
| Sudut Baca | Rp 1 - 3 juta | 2 m2 | Mudah | Semua usia | 4,6/5 |
Apa pun modelnya, faktor keamanan tetap yang utama. Pilih finishing dan furnitur tanpa sudut tajam serta material yang bebas bahan berbahaya, sebagaimana ditekankan dalam ulasan ruang bermain anak yang aman dan nyaman. Untuk memilih permainan yang tepat, pertimbangkan pula manfaat mainan sesuai usia dan lima aspek tumbuh kembang yang bisa dilatih lewat permainan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Desain Ruang Bermain Anak
Berapa biaya membuat ruang bermain anak di rumah?
Biayanya sangat bergantung pada model dan luas ruang. Sudut bermain sederhana di rumah mungil bisa selesai dengan Rp 800 ribu sampai Rp 2,5 juta, sedangkan zona aktif yang dilengkapi dinding panjat atau perosotan bisa menembus belasan juta. Untuk ruang berukuran 6 sampai 9 m2, rata-rata anggaran berkisar Rp 3 juta sampai Rp 6 juta. Menekan biaya sangat mungkin dengan memanfaatkan barang daur ulang, misalnya tempat mainan dari galon bekas, atau membuat rak dari kayu jati belanda.
Apa lantai yang paling aman untuk ruang bermain anak?
Untuk balita, matras busa EVA atau puzzle mat dapat menjadi pilihan karena empuk dan relatif terjangkau. Vinyl dan SPC mudah dibersihkan serta tahan air, sementara karpet memberikan permukaan yang hangat dan nyaman. Gabus (cork) juga bisa dipertimbangkan karena empuk, membantu meredam suara, serta memiliki sifat antimikroba dan hipoalergenik.
Dilansir dari Journeyman HQ, lantai karet berkualitas untuk ruang bermain dapat memiliki daya tahan sekitar 10–15 tahun dengan perawatan yang tepat.
Bagaimana cara membuat ruang bermain anak di rumah yang sempit?
Manfaatkan pojok ruang keluarga, sudut kamar, atau area bawah tangga sebagai ruang bermain anak. Agar lantai tetap lega, prioritaskan penyimpanan vertikal seperti rak dinding. Gunakan pula furnitur multifungsi dan matras lipat yang mudah disimpan ketika tidak digunakan, serta batasi jumlah mainan yang dipajang agar ruangan tidak terasa penuh. Pemilihan material dan finishing yang tahan lama sejak awal juga dapat membantu area bermain tetap awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang. Dengan strategi tersebut, desain ruang bermain anak tetap dapat diwujudkan secara nyaman dan rapi meski diterapkan di hunian dengan ruang terbatas.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329125/original/074951300_1787221431-Screenshot_2026-08-20_172325.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324061/original/024356600_1786689058-VKcbZmjHGN06CsR3a7fA2ReEjIBbDV3fTysXjT9G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329067/original/065060100_1787218654-HL_rumah_luas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329254/original/057629500_1787230776-470.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3992213/original/087054000_1649681581-philip-veater-X4DAtPvhgwo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324056/original/097397500_1786689051-SQxVfaqvU6nzMmRoHrIwt85KAof8TopAThWKYKgT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329160/original/014534000_1787223560-e25790ba-1ab0-4a62-80a5-5b5a6cc17545.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329013/original/081047600_1787217176-15430797511239763298.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909744/original/044764500_1722843074-lance-reis-Abm4nWU36QU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329176/original/087117400_1787224032-123207d3-2347-43a2-8385-b0f68db48f59.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324070/original/021915900_1786689086-UT5ReuDjjYDtK6pInThQBODcuwRDbop1YfSj5DqP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424003/original/015149600_1764129367-pexels-fotios-photos-1301856.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329081/original/061715200_1787218864-bata_kayu_3a.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453975/original/003459200_1766544467-bunga_pastel_pengajian_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328991/original/077644100_1787216648-Ide_Dapur_Minimalis_3x2_dengan_Banyak_Tempat_Penyimpanan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324071/original/046920400_1786689087-RLsekXWBkrbcFNATkdJTn8ekk8uV4tKhMW0PcBCx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9297093/original/064711500_1784078025-terpal__mini_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324060/original/009095800_1786689057-NBcn6LjsX9ZUbmSsPQDGPhZ9tm8cUsrst0I2RT2s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324047/original/033986200_1786689041-4DAue7H9LXIJ8O3WPTRVl4qLDKf8U6ozz9mnVroP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329188/original/089563600_1787224501-Merdeka_Run.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6707818/original/004530300_1779526004-1779525648.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566397/original/034900000_1777180569-Desain_Rumah_50_Juta_dengan_Ventilasi_Silang_Alami_Model_Teras_Ganda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7026414/original/064378700_1779801039-Gemini_Generated_Image_bb1cq2bb1cq2bb1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5705844/original/009190100_1778588694-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566459/original/099990000_1777186387-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565766/original/098117700_1777086011-unnamed__30_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570927/original/085307900_1777551328-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5697309/original/087148900_1778575609-Gemini_Generated_Image_fqdhcafqdhcafqdh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5753994/original/053180300_1778655561-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568461/original/001756800_1777360580-kre1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566874/original/055492400_1777259351-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569551/original/048471600_1777445890-fad1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7165476/original/043708000_1779955747-pokcoy_gantung_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569841/original/046143800_1777456700-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220930/original/095004600_1781080823-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570983/original/070663600_1777556515-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572351/original/095544400_1777794379-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570883/original/068753400_1777547815-1.jpg)