Liputan6.com, Jakarta - Rumah tidak selalu harus dibangun dengan material serba baru untuk terlihat modern. Model rumah kayu dan bata merah, perpaduan material lama yang kini terlihat kekinian justru menawarkan karakter yang sulit diperoleh dari material yang terlalu seragam. Warna terakota bata merah berpadu dengan tekstur dan serat kayu sehingga menghasilkan tampilan hangat, natural, sekaligus kokoh.
Perpaduan kayu dan bata sebenarnya bukan sesuatu yang baru. Keduanya sudah lama digunakan pada rumah-rumah tradisional dan pedesaan karena mudah menyatu dengan lingkungan serta memberikan kesan akrab. Kini, karakter tersebut diolah kembali melalui bentuk bangunan yang lebih sederhana, bukaan kaca yang lebar, garis fasad yang bersih, hingga sentuhan industrial.
Hasilnya adalah hunian yang terasa familiar tetapi tetap relevan dengan selera masa kini. Rumah tidak perlu dipenuhi ornamen untuk terlihat menarik karena tekstur bata ekspos dan serat kayu sudah menjadi dekorasi alami yang kuat. Kombinasi tersebut juga dapat diterapkan pada rumah satu lantai, rumah mungil, hingga hunian dua lantai. Berikut ulasan Liputan6.com, Kamis (20/8/2026).
1. Rumah Minimalis dengan Bata Merah di Bagian Bawah dan Kayu di Atas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329082/original/067851500_1787218864-bata_kayu_1.jpeg)
Perbesar
Salah satu model yang paling mudah diterapkan adalah membagi fasad secara horizontal. Bagian bawah rumah menggunakan bata merah ekspos, sementara bagian atas memakai panel kayu berwarna cokelat natural. Pembagian tersebut membuat dinding terasa lebih dinamis tanpa membutuhkan banyak dekorasi.
Bata merah pada bagian bawah juga memberikan kesan kokoh secara visual. Sementara itu, panel kayu di bagian atas membuat bangunan tampak lebih ringan sehingga cocok untuk rumah satu lantai maupun rumah dua lantai.
Untuk membuatnya lebih kekinian, gunakan bentuk atap sederhana dengan garis yang tegas. Jendela berukuran cukup besar dengan bingkai hitam juga dapat menjadi pasangan yang menarik. Kombinasi bata, kayu, kaca, dan sedikit elemen metal menghasilkan tampilan modern tanpa menghilangkan karakter tradisional.
Model ini cocok bagi pemilik rumah yang menyukai nuansa pedesaan tetapi tidak ingin fasad terlihat seperti rumah lama sepenuhnya. Inspirasi penggunaan bata ekspos pada bagian bawah dan kayu pada area atas juga sejalan dengan gagasan rumah kayu dan bata yang mengutamakan kontras antara material kokoh dan material hangat.
2. Rumah Bata Merah dengan Teras Kayu yang Lebar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329083/original/072941600_1787218864-bata_kayu_2.jpeg)
Perbesar
Jika ingin membuat rumah terasa lebih akrab dan mengundang, teras kayu dapat menjadi elemen utama. Dinding rumah menggunakan bata merah ekspos sebagai latar, kemudian bagian depan diberi teras kayu yang cukup lebar untuk menempatkan kursi, bangku panjang, atau meja kecil.
Model seperti ini sangat cocok untuk rumah di lingkungan yang masih memiliki halaman. Teras bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi dapat berfungsi sebagai ruang peralihan antara area luar dan dalam. Pada pagi atau sore hari, area ini dapat digunakan untuk bersantai, menerima tamu, atau berkumpul bersama keluarga.
Atap teras sebaiknya dibuat sedikit menjorok untuk melindungi kayu dari hujan dan sinar matahari langsung. Tiang kayu berukuran sederhana dapat mempertahankan kesan natural, sedangkan lampu dinding berwarna hitam memberikan sentuhan kontemporer.
Konsep rumah bata dengan teras kayu juga banyak digunakan dalam inspirasi hunian tropis karena memberikan area teduh sekaligus memperluas ruang aktivitas tanpa membutuhkan perubahan denah yang rumit.
3. Rumah Kayu dan Bata Bergaya Rustic Industrial
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329084/original/078148800_1787218864-bata_kayu_3.jpeg)
Perbesar
Bagi yang menyukai tampilan lebih berani, gaya rustic industrial bisa menjadi pilihan. Dinding bata merah dibiarkan terekspos dengan tekstur dan warna alaminya, kemudian dipadukan dengan kayu berfinishing natural, rangka besi hitam, serta kaca berukuran besar.
Kuncinya adalah membiarkan karakter setiap material tetap terlihat. Bata tidak perlu ditutup cat, kayu tidak harus dibuat terlalu mengilap, dan elemen besi justru dapat ditampilkan secara sederhana. Ketidaksempurnaan kecil pada tekstur material menjadi bagian dari daya tarik desain.
Di dalam rumah, konsep tersebut dapat diteruskan melalui lantai semen, meja kayu, rak terbuka, lampu gantung, dan pintu kaca. Dinding bata merah dapat menjadi aksen utama ruang tamu, sementara kayu digunakan pada meja, plafon, kusen, atau tangga.
Perpaduan tersebut menghasilkan suasana seperti rumah pedesaan yang mendapatkan sentuhan loft modern. Referensi desain kayu dengan gaya industrial juga menunjukkan bahwa kayu dapat menyeimbangkan karakter dingin dari beton, besi, dan bata ekspos.
4. Rumah Kayu dan Bata dengan Gaya Japandi Natural
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329085/original/082885900_1787218864-bata_kayu_4.jpeg)
Perbesar
Kayu dan bata merah ternyata tidak harus selalu menghasilkan rumah bergaya rustic. Dengan pendekatan Japandi, kedua material tersebut dapat tampil jauh lebih tenang dan minimalis.
Gunakan kayu berwarna terang dengan bentuk panel yang sederhana. Bata merah cukup ditempatkan pada satu dinding aksen, misalnya di area ruang keluarga, fasad, atau dinding yang menghadap taman. Selebihnya, gunakan warna netral seperti putih hangat, beige, abu-abu muda, dan cokelat kayu.
Bukaan kaca besar dapat digunakan untuk menghubungkan ruang dalam dengan taman. Furnitur juga sebaiknya dipilih dengan bentuk sederhana dan tidak terlalu banyak ornamen. Dengan demikian, tekstur bata dan kayu menjadi pusat perhatian tanpa membuat rumah terasa penuh.
Konsep Japandi sendiri menekankan kesederhanaan, fungsi, suasana tenang, serta hubungan dengan alam. Penggunaan kayu dan bata ekspos dalam pendekatan tersebut dapat menghasilkan rumah yang terasa modern tetapi tetap hangat. Tren desain rumah desa bernuansa Japandi dengan material kayu dan bata ekspos juga berkembang sebagai salah satu inspirasi hunian pada 2026.
5. Rumah Dua Lantai dengan Fasad Kayu dan Bata Merah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329086/original/088625900_1787218864-bata_kayu_5.jpeg)
Perbesar
Lahan terbatas tidak berarti harus meninggalkan karakter material alami. Rumah dua lantai justru dapat memanfaatkan bata dan kayu untuk membedakan karakter setiap lantai.
Contohnya, lantai dasar menggunakan bata merah ekspos sebagai material dominan. Pintu utama, kusen, atau sebagian bidang dinding kemudian diberi aksen kayu. Pada lantai dua, panel kayu dapat digunakan lebih banyak sehingga bangunan terlihat lebih ringan.
Balkon kayu kecil di lantai atas dapat menjadi tambahan menarik. Jika dilengkapi tanaman dalam pot dan pagar sederhana, balkon tersebut dapat menjadi ruang santai yang nyaman sekaligus memperkuat nuansa alami.
Agar fasad tidak terlihat terlalu berat, kombinasikan bata dengan jendela kaca lebar. Atap dengan bentuk sederhana juga lebih sesuai dibandingkan atap yang terlalu banyak ornamen. Inspirasi rumah dua lantai berbahan kayu dan bata menunjukkan bahwa pembagian material berdasarkan lantai dapat menciptakan keseimbangan antara struktur yang terlihat kokoh dan tampilan yang tetap ringan.
6. Rumah Compact dengan Bata Ekspos, Kayu, dan Taman Hijau
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329087/original/093715600_1787218864-bata_kayu_6a.jpeg)
Perbesar
Untuk rumah berukuran kecil, penggunaan material kayu dan bata sebaiknya tidak terlalu berlebihan. Salah satu pendekatan yang menarik adalah menjadikan bata merah sebagai aksen pada fasad, kemudian menambahkan panel kayu pada pintu, kusen, pagar, atau teras.
Taman kecil di depan rumah dapat menjadi elemen ketiga yang menyatukan kedua material tersebut. Tanaman hijau akan terlihat semakin segar ketika ditempatkan di depan dinding bata merah, sementara elemen kayu membuat suasana terasa lebih hangat.
Jendela kaca berukuran besar juga dapat membantu memasukkan cahaya alami ke dalam rumah. Untuk rumah mungil, strategi ini membuat interior terasa lebih lapang sekaligus mengurangi kesan tertutup dari penggunaan bata ekspos.
Konsep tersebut cocok untuk rumah perkotaan maupun rumah sederhana di kawasan pedesaan. Inspirasi rumah kecil dengan kombinasi bata ekspos dan kayu menunjukkan bahwa material alami tetap dapat digunakan pada lahan terbatas selama komposisi, bukaan, dan tata ruang direncanakan dengan baik.
Tips Agar Kayu dan Bata Merah Terlihat Modern
Kunci utama perpaduan material lama dan desain kekinian bukanlah mengganti karakter material, melainkan mengatur komposisinya. Bata merah akan lebih modern jika dipadukan dengan bentuk bangunan yang sederhana dan garis fasad yang bersih.
Kayu juga sebaiknya tidak digunakan pada setiap bagian rumah. Cukup pilih beberapa elemen yang ingin ditonjolkan, seperti pintu, kusen, plafon, pergola, pagar, atau panel dinding. Terlalu banyak warna dan tekstur justru dapat membuat rumah terlihat berat.
Perhatikan pula perlindungan material. Kayu yang digunakan di area luar perlu mendapatkan perlindungan sesuai jenis dan kondisi lingkungannya. Bagian kayu yang terus-menerus terkena hujan dan matahari membutuhkan perhatian lebih dibandingkan kayu yang berada di dalam ruangan.
Untuk bata ekspos, perencanaan pemasangan dan perlindungan terhadap air juga penting. Permukaan bata perlu dijaga agar tidak mudah mengalami masalah akibat kelembapan. Pada area tertentu, penggunaan coating atau sealant yang sesuai dapat dipertimbangkan untuk membantu mempertahankan tampilan material.
Yang tidak kalah penting adalah memilih kayu dan bata dengan kualitas baik. Jika menggunakan kayu bekas atau material lama, pastikan kondisinya masih layak dan tidak mengalami kerusakan struktural. Material lama memang dapat memberikan karakter unik, tetapi tetap harus memenuhi pertimbangan keamanan bangunan.
Mengapa Material Lama Bisa Terlihat Kekinian?
Daya tarik model rumah kayu dan bata merah, perpaduan material lama yang kini terlihat kekinian sebenarnya terletak pada keseimbangan antara nostalgia dan kesederhanaan modern. Kayu serta bata merah membawa tekstur, warna, dan cerita dari material tradisional, sedangkan bentuk bangunan yang minimalis membuat keseluruhan desain terasa baru.
Pendekatan ini juga memungkinkan pemilik rumah menghadirkan hunian yang tidak bergantung pada banyak lapisan dekorasi. Dinding bata dapat menjadi elemen dekoratif sekaligus memberikan karakter, sementara kayu menghadirkan aksen hangat yang membuat ruang terasa lebih bersahabat.
Dengan penataan yang tepat, material lama tidak terlihat kuno. Justru ketidaksempurnaan tekstur, warna alami, dan bekas karakter material dapat menjadi bagian dari estetika rumah yang lebih personal.
Pertanyaan Seputar Menggunakan Material Lama untuk Membangun Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329088/original/098670700_1787218864-bata_kayu_6.jpeg)
Perbesar
1. Apakah material lama seperti kayu dan bata merah masih cocok untuk rumah modern?
Ya. Kayu dan bata merah dapat terlihat modern apabila dipadukan dengan bentuk bangunan sederhana, bukaan besar, warna netral, serta elemen seperti kaca dan besi. Material lama justru dapat menjadi aksen yang membuat rumah memiliki karakter.
2. Apakah bata merah bekas bisa digunakan kembali untuk membangun rumah?
Bisa, selama kondisinya masih baik dan penggunaannya sesuai kebutuhan konstruksi. Bata perlu diperiksa dari keretakan, kerapuhan, serta kualitas fisiknya sebelum digunakan. Untuk bagian struktural, keputusan penggunaan material sebaiknya mengikuti perhitungan dan rekomendasi tenaga profesional.
3. Apakah kayu bekas aman digunakan sebagai elemen rumah?
Kayu bekas dapat dimanfaatkan untuk elemen nonstruktural seperti pintu, meja, panel dinding, plafon, atau dekorasi setelah diperiksa kondisinya. Pastikan kayu tidak mengalami kerusakan parah, serangan rayap, atau kelembapan yang membuatnya rapuh.
4. Bagaimana agar bata merah ekspos tidak membuat rumah terlihat terlalu kuno?
Gunakan bata sebagai aksen, bukan selalu sebagai material seluruh dinding. Padukan dengan kayu berfinishing natural, kaca besar, rangka hitam, pencahayaan sederhana, serta bentuk fasad yang bersih. Kombinasi tersebut dapat mengarahkan tampilan bata merah ke gaya rustic modern atau industrial kontemporer.
5. Apakah kombinasi kayu dan bata merah cocok untuk rumah di Indonesia?
Cocok, termasuk untuk lingkungan tropis, selama desain memperhatikan ventilasi, perlindungan dari hujan, paparan matahari, serta pemilihan material yang sesuai. Kombinasi kayu dan bata juga dapat membantu menghadirkan suasana alami yang selaras dengan lingkungan rumah. Inspirasi rumah kayu dan bata di Indonesia banyak mengembangkan kombinasi tersebut dalam bentuk teras, fasad, taman, dan ruang terbuka.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329125/original/074951300_1787221431-Screenshot_2026-08-20_172325.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324061/original/024356600_1786689058-VKcbZmjHGN06CsR3a7fA2ReEjIBbDV3fTysXjT9G.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329067/original/065060100_1787218654-HL_rumah_luas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329254/original/057629500_1787230776-470.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3992213/original/087054000_1649681581-philip-veater-X4DAtPvhgwo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324056/original/097397500_1786689051-SQxVfaqvU6nzMmRoHrIwt85KAof8TopAThWKYKgT.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329160/original/014534000_1787223560-e25790ba-1ab0-4a62-80a5-5b5a6cc17545.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329013/original/081047600_1787217176-15430797511239763298.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909744/original/044764500_1722843074-lance-reis-Abm4nWU36QU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329176/original/087117400_1787224032-123207d3-2347-43a2-8385-b0f68db48f59.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324070/original/021915900_1786689086-UT5ReuDjjYDtK6pInThQBODcuwRDbop1YfSj5DqP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424003/original/015149600_1764129367-pexels-fotios-photos-1301856.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5453975/original/003459200_1766544467-bunga_pastel_pengajian_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328991/original/077644100_1787216648-Ide_Dapur_Minimalis_3x2_dengan_Banyak_Tempat_Penyimpanan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324071/original/046920400_1786689087-RLsekXWBkrbcFNATkdJTn8ekk8uV4tKhMW0PcBCx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9297093/original/064711500_1784078025-terpal__mini_5.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324060/original/009095800_1786689057-NBcn6LjsX9ZUbmSsPQDGPhZ9tm8cUsrst0I2RT2s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324047/original/033986200_1786689041-4DAue7H9LXIJ8O3WPTRVl4qLDKf8U6ozz9mnVroP.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329188/original/089563600_1787224501-Merdeka_Run.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291128/original/030453400_1783505303-10.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6707818/original/004530300_1779526004-1779525648.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558460/original/066569600_1776419680-HL_mangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566397/original/034900000_1777180569-Desain_Rumah_50_Juta_dengan_Ventilasi_Silang_Alami_Model_Teras_Ganda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7026414/original/064378700_1779801039-Gemini_Generated_Image_bb1cq2bb1cq2bb1c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5705844/original/009190100_1778588694-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566459/original/099990000_1777186387-Cara_Cepat_Bersihkan_Kulkas_Tanpa_Bongkar_Semua_Isi_dan_Tetap_Bersih_Maksimal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5565766/original/098117700_1777086011-unnamed__30_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570927/original/085307900_1777551328-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5697309/original/087148900_1778575609-Gemini_Generated_Image_fqdhcafqdhcafqdh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5753994/original/053180300_1778655561-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5568461/original/001756800_1777360580-kre1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5566874/original/055492400_1777259351-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569551/original/048471600_1777445890-fad1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7165476/original/043708000_1779955747-pokcoy_gantung_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5569841/original/046143800_1777456700-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8220930/original/095004600_1781080823-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570983/original/070663600_1777556515-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5572351/original/095544400_1777794379-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5570883/original/068753400_1777547815-1.jpg)