- Berapa ukuran kandang yang ideal untuk ayam kampung?
- Mengapa sirkulasi udara sangat penting dalam kandang ayam?
- Bagaimana cara mencegah bau tidak sedap dari kandang ayam?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Memelihara ayam kampung secara produktif merupakan sebuah usaha yang menjanjikan, baik untuk skala rumahan maupun komersial. Salah satu faktor krusial yang menentukan keberhasilan beternak adalah pemilihan serta pembangunan desain kandang ayam kampung produktif yang tepat. Kandang yang dirancang dengan baik tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga harus mampu mendukung kesehatan, pertumbuhan, dan produktivitas ayam secara optimal.
Desain kandang ayam kampung produktif yang ideal perlu mempertimbangkan beberapa aspek penting, seperti sirkulasi udara yang memadai, kemudahan dalam sanitasi, serta perlindungan efektif dari predator. Lingkungan kandang yang bersih dan nyaman akan meminimalkan stres pada ayam, mengurangi risiko penyakit, dan pada akhirnya meningkatkan hasil produksi telur maupun daging.
Oleh karena itu, investasi waktu dan tenaga dalam merencanakan desain kandang ayam kampung produktif yang sesuai dengan kondisi lahan dan tujuan beternak sangatlah penting. Berikut ini telah LIputan6 ulas tujuh desain kandang yang telah terbukti efektif, beserta panduan sederhana cara pembuatannya, untuk membantu Anda menciptakan lingkungan terbaik bagi ayam kampung Anda, pada Jumat (16/1).
1. Kandang Sistem Baterai Bambu (Khusus Petelur)
Kandang sistem baterai dirancang untuk memisahkan setiap ayam dalam sekat-sekat individual. Desain ini sangat cocok untuk ayam petelur karena memungkinkan pemantauan kesehatan setiap individu ayam dan memudahkan pengumpulan telur.
Dalam sistem ini, ayam ditempatkan dalam kompartemen terpisah, biasanya berukuran kecil. Tujuannya agar ayam lebih fokus untuk bertelur dan mengurangi interaksi yang bisa menyebabkan stres atau kanibalisme. Lantai kandang dibuat miring agar telur yang dihasilkan dapat langsung menggelinding keluar ke tempat penampungan, sehingga telur tetap bersih dan tidak pecah terinjak ayam.
Untuk membuatnya, siapkan rangka utama kandang dari kayu atau bahan lain yang kokoh. Buat sekat-sekat individual dengan ukuran sekitar 30x40x40 cm menggunakan belahan bambu. Pasang lantai kandang dari bilah bambu dengan kemiringan sekitar 15 derajat ke arah depan, lalu sediakan wadah penampung telur di bagian depan bawah lantai yang miring.
2. Kandang Semi-Intensif (Lantai Umbaran)
Kandang semi-intensif menawarkan kombinasi antara area tertutup sebagai tempat berlindung dan area terbuka (umbaran) yang dipagari. Desain ini memungkinkan ayam bergerak bebas mencari pakan alami dan sangat cocok untuk peternakan skala rumahan atau menengah.
Ayam kampung yang dipelihara dengan sistem semi-intensif memiliki ruang gerak yang lebih luas dibandingkan kandang tertutup penuh, sehingga dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan ayam. Area umbaran memungkinkan ayam untuk mengais tanah, mencari serangga kecil, atau berjemur, yang merupakan perilaku alami ayam.
Cara pembuatannya dimulai dengan membangun sebuah struktur rumah kecil dari kayu atau bambu sebagai tempat berteduh, bertelur, dan tidur ayam. Kelilingi area di sekitar rumah kecil tersebut dengan pagar menggunakan jaring nilon atau kawat harmonika setinggi minimal 2 meter untuk menciptakan area umbaran. Tanam beberapa pohon atau semak di dalam area umbaran untuk memberikan tempat berteduh alami bagi ayam.
3. Kandang Panggung (Sistem Koloni)
Kandang panggung adalah desain di mana lantai kandang ditinggikan sekitar 50-70 cm dari permukaan tanah. Desain ini sangat efektif untuk menjaga kebersihan kandang dan mencegah penyakit, menjadikannya salah satu desain kandang ayam kampung produktif yang populer.
Dengan lantai yang ditinggikan, kotoran ayam akan langsung jatuh ke bawah, terpisah dari area tempat ayam beraktivitas. Hal ini menjaga lantai kandang tetap kering dan bersih, mengurangi kelembaban, serta meminimalkan kontak ayam dengan kotoran yang menjadi sumber penyakit. Sirkulasi udara di bawah kandang juga menjadi lebih baik.
Untuk membuat kandang panggung, bangun struktur panggung dengan tiang-tiang penyangga yang kuat dari beton atau kayu, tinggikan sekitar 50-70 cm dari tanah. Pasang lantai kandang menggunakan bilah bambu atau kayu dengan celah sekitar 1-2 cm agar kotoran dapat jatuh ke bawah. Bangun atap menggunakan asbes, rumbia, atau bahan lain yang tahan cuaca, dengan ventilasi yang cukup di bagian atas untuk sirkulasi udara.
4. Kandang Box Starter (Khusus Kuthuk/DOC)
Kandang box starter, atau brooder box, adalah kandang tertutup yang dirancang khusus untuk membesarkan anak ayam (DOC - Day Old Chick) usia 0-4 minggu. Kandang ini dilengkapi dengan pemanas untuk menjaga suhu yang stabil, krusial untuk pertumbuhan awal yang sehat.
Anak ayam yang baru menetas sangat rentan terhadap perubahan suhu. Kandang box starter menyediakan lingkungan yang hangat dan aman, menyerupai induknya, untuk memastikan pertumbuhan awal yang optimal dan mengurangi tingkat kematian.
Cara membuatnya adalah dengan membuat kotak tertutup dari triplek atau bahan isolator lainnya dengan ukuran sekitar 1x1 meter. Pasang lampu pijar berdaya 25-40 watt di bagian tengah atas kotak sebagai sumber panas, pastikan lampu aman dan tidak mudah dijangkau ayam. Gunakan alas dari koran atau sekam padi di dasar kotak, dan ganti secara teratur (setiap 2 hari) untuk menjaga kebersihan.
5. Kandang Model "A-Frame" (Mobile Coop)
Kandang model "A-Frame" adalah kandang berbentuk segitiga yang ringan dan portabel, sering disebut juga chicken tractor. Desain ini memungkinkan kandang untuk dipindah-pindahkan ke area rumput segar secara berkala, mendukung perilaku alami ayam.
Keunggulan utama kandang A-Frame adalah mobilitasnya. Dengan memindahkan kandang secara rutin, ayam selalu mendapatkan akses ke rumput dan serangga segar, yang dapat melengkapi pakan mereka. Selain itu, kotoran ayam akan tersebar merata di lahan, berfungsi sebagai pupuk alami. Kandang ini cocok untuk peternakan skala kecil hingga menengah.
Untuk membuatnya, buat rangka dasar berbentuk huruf "A" menggunakan kayu ringan atau pipa PVC. Tutup sebagian rangka (sekitar setengah bagian) dengan triplek atau terpal untuk area berteduh dan berlindung dari cuaca. Setengah bagian lainnya ditutup dengan kawat ram untuk sirkulasi udara dan akses ke tanah. Tambahkan roda kecil di salah satu sisi bawah rangka agar mudah dipindahkan.
6. Kandang Polier (Pembesaran Bertingkat)
Kandang polier atau kandang bertingkat memanfaatkan ruang vertikal dengan membuat kandang dalam beberapa tingkatan (2-3 tingkat). Desain ini sangat efisien untuk lahan yang sempit, mengoptimalkan penggunaan area.
Dengan menumpuk kandang secara vertikal, peternak dapat memelihara lebih banyak ayam dalam area lahan yang terbatas. Setiap tingkat dirancang agar kotoran dari tingkat atas tidak jatuh ke tingkat bawah, menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran penyakit antar tingkat.
Cara membuatnya adalah dengan membangun rangka utama yang kokoh menyerupai lemari besar dengan beberapa tingkat. Pada setiap tingkat, pasang lantai dari bilah bambu atau kawat. Di bawah lantai setiap tingkat, pasang alas seng atau bahan lain yang miring untuk menampung kotoran dan mengarahkannya ke saluran pembuangan terpisah, sehingga kotoran tidak jatuh ke tingkat di bawahnya.
7. Kandang Lada (Lingkungan Alami Terpadu)
Kandang Lada, atau sistem Longyam (Balong Ayam), adalah desain kandang yang terintegrasi dengan kebun atau kolam ikan. Dalam sistem ini, kotoran ayam langsung dimanfaatkan sebagai pupuk untuk tanaman atau pakan alami bagi ikan, menciptakan ekosistem yang berkelanjutan.
Sistem terpadu ini menciptakan siklus nutrisi yang efisien. Kotoran ayam yang jatuh ke kolam akan menjadi pakan bagi ikan dan menyuburkan air kolam untuk pertumbuhan fitoplankton, sementara kotoran di kebun menjadi pupuk organik. Ini dapat mengurangi biaya pakan ikan dan pupuk tanaman, serta meminimalkan bau kandang.
Untuk membuatnya, bangun kandang panggung (seperti desain nomor 3) tepat di atas kolam ikan atau di area kebun sayur yang telah dipagari. Pastikan ketinggian kandang minimal 1,5 meter dari permukaan air kolam dan luas kandang maksimal 1/3 dari luas kolam. Jaga sirkulasi air kolam agar tetap baik untuk mencegah penumpukan amonia yang berlebihan dan menjaga kualitas air.
Tanya Jawab Seputar Desain Kandang Ayam Kampung Produktif
Berikut adalah beberapa pertanyaan umum seputar desain kandang ayam kampung produktif yang sering diajukan:
Q: Berapa ukuran kandang yang ideal untuk ayam kampung? A: Ukuran kandang yang ideal sangat bergantung pada jumlah ayam yang akan dipelihara. Sebagai contoh, untuk 70 hingga 100 ekor ayam, kandang berukuran sekitar 10 meter persegi bisa dianggap ideal. Penting untuk tidak terlalu padat agar ayam tidak stres dan tetap nyaman.
Q: Mengapa sirkulasi udara sangat penting dalam kandang ayam? A: Sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ayam. Ini membantu menghilangkan gas berbahaya seperti amonia dari kotoran, mengurangi kelembaban berlebih, dan menjaga suhu kandang tetap stabil. Udara yang segar juga mencegah penyebaran penyakit pernapasan.
Q: Bagaimana cara mencegah bau tidak sedap dari kandang ayam? A: Pencegahan bau dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain memastikan ventilasi kandang maksimal, melakukan pengelolaan kotoran yang efektif (misalnya dengan sistem panggung atau pembersihan rutin), dan menggunakan probiotik atau enzim pengurai kotoran. Menjaga kebersihan alas kandang dan menggantinya secara teratur juga sangat membantu.
Q: Apakah kandang panggung lebih baik daripada kandang lantai tanah? A: Kandang panggung umumnya dianggap lebih baik dalam hal kebersihan dan kesehatan ayam karena kotoran langsung jatuh ke bawah, mengurangi kontak ayam dengan feses dan meminimalkan kelembaban. Namun, kandang lantai tanah bisa menjadi pilihan yang lebih murah untuk skala kecil, asalkan kebersihannya sangat dijaga dan kelembaban dikontrol.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2380477/original/071907400_1539229887-Muslim_Uighur.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478134/original/023300400_1768892685-Untitled_design__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478732/original/000089700_1768916449-30128dcc-53d4-453d-80b1-dc0b8be95074.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474020/original/044154300_1768464817-B.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5204044/original/066403400_1745990780-outfit_korea_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3916050/original/065430200_1643253754-pexels-cottonbro-4880395.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478425/original/067939100_1768901601-0ae1a58e-6c18-46c1-ad2f-0ad2cba99b1a.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478409/original/076187400_1768901011-a79ddd0f-951f-4951-8095-7c0912d9db7b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478594/original/088070700_1768905912-Paket_Grill_Ekonomis.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476193/original/014518400_1768716328-Gemini_Generated_Image_lc6ismlc6ismlc6i.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478437/original/038973000_1768901842-stereofoam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2872637/original/033471900_1564974568-fan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478374/original/044360200_1768899430-unnamed__15_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478238/original/072905000_1768895979-Gemini_Generated_Image_9aok0k9aok0k9aok_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5366413/original/017841900_1759226871-WhatsApp_Image_2025-09-30_at_16.37.32__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478195/original/010357000_1768894435-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988055/original/087077000_1649316225-cristina-anne-costello-w0tC_oQYslQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3179115/original/001034700_1594705556-side-view-man-arranging-business-files_23-2148377708.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)