7 Desain Kandang Ayam dari Kardus Bekas, Hasilnya Nyata

2 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Membuat kandang ayam tidak harus mahal dan rumit. Kardus bekas, yang sering dianggap sampah, ternyata bisa disulap menjadi kandang yang fungsional, praktis, dan aman untuk ayam kesayangan Anda. Material ini mudah didapat, mudah dibentuk, dan menjadi solusi sempurna untuk kandang darurat, kandang anak ayam (DOC), atau bahkan kandang dekoratif.

Artikel ini akan mengupas 7 desain kandang ayam dari kardus bekas yang terinspirasi langsung dari praktek kreator DIY di berbagai video tutorial, dilengkapi dengan cara pembuatan dan tipsnya. Setiap desain telah terbukti diaplikasikan dengan hasil yang nyata.

Siap untuk berkarya dan menghemat biaya? Mari kita telusuri berbagai inspirasi desain kandang ayam dari kardus bekas berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (17/1/2026).

1. Kandang Kotak Sederhana untuk Ayam Dewasa

Desain pertama adalah yang paling dasar, berupa kotak kardus berukuran cukup untuk satu ayam dewasa berdiri dan berputar dengan nyaman. Konsep ini sangat cocok sebagai kandang isolasi atau tempat tinggal sementara. Fitur uniknya terletak pada pintu buka-tutup yang dibuat dengan memotong sebagian dinding kardus, serta alas kardus tambahan yang bisa ditarik keluar seperti nampan. Alas yang dapat dilepas ini memudahkan pembersihan kotoran tanpa mengganggu ayam di dalamnya. Lubang ventilasi juga disediakan di bagian atas atau samping untuk sirkulasi udara.

Cara membuatnya cukup singkat. Pertama, pilih kardus tebal dan potong sesuai ukuran yang diinginkan. Kemudian, rekatkan semua sambungan dengan lem tembak atau lakban hingga membentuk sebuah kotak yang kokoh. Langkah berikutnya adalah membuat pintu dengan cara melubangi satu sisi dinding, tetapi menyisakan satu bagian sebagai engsel alami. Terakhir, siapkan lembaran kardus lain yang ukurannya pas untuk dijadikan alas yang dapat diselipkan dan ditarik dari dasar kandang. Keunggulan desain ini adalah pembuatannya yang sangat cepat, seringkali kurang dari 30 menit, dengan biaya yang hampir nol, sehingga ideal untuk situasi darurat.

2. Box DOC (Day Old Chicken) dengan Lampu Penghangat

Kandang ini dikhususkan untuk merawat anak ayam berumur 1 hari hingga beberapa minggu. Pada fase ini, kehangatan adalah faktor kritis untuk kelangsungan hidup. Konsep utamanya adalah menyediakan sumber panas pengganti induk. Fitur unik yang wajib ada adalah lampu pijar atau bolham berkekuatan 5W hingga 40W yang digantung di atas kandang. Ventilasi pada desain ini biasanya dapat disesuaikan, bisa dibuka atau ditutup sebagian, untuk mengatur suhu internal yang ideal. Alasnya menggunakan material seperti koran, kain, atau serbuk kayu yang harus diganti secara rutin agar tetap kering dan bersih.

Praktik pembuatannya dimulai dengan memilih kardus yang kuat. Berikan beberapa lubang ventilasi di sisi yang cukup tinggi dari dasar. Kemudian, gantungkan lampu dengan kabel di atas kandang, dan atur jaraknya sedemikian rupa sehingga panasnya merata—ditandai dengan anak ayam yang tidak mengerumuni atau justru menjauhi titik lampu. Dasar kandang dialasi dengan koran bekas yang mudah diganti setiap hari. Keunggulan sistem ini adalah tingkat keberhasilan hidup anak ayam yang tinggi. Sebuah praktik nyata menunjukkan bahwa 8 ekor DOC dapat tumbuh sehat tanpa kematian hingga usia satu bulan berkat kandang dengan pengaturan suhu yang baik.

3. Kandang Portable untuk Transportasi

Dirancang khusus untuk mobilitas, kandang portable berfokus pada kepraktisan. Konsepnya adalah menciptakan wadah yang kecil, ringan, dan aman untuk membawa ayam dalam perjalanan singkat, seperti dari pasar pulang atau saat pergi ke dokter hewan. Fitur uniknya mencakup ukurannya yang kompak, misalnya 20x30 cm, dan sistem pengunci sederhana yang sering memanfaatkan lidi atau tusuk gigi yang diselipkan sebagai pasak pada sisi tutupnya. Ventilasi diberikan secara terbatas, biasanya berupa beberapa lubang kecil di bagian atas, untuk menjaga sirkulasi udara tanpa memberikan celah bagi ayam untuk kabur.

Cara membuatnya terbilang sederhana. Potong kardus membentuk kotak kecil dengan tutup yang terpisah atau menyatu. Buat beberapa lubang kecil berdiameter sekitar 1 cm di permukaan atas kandang. Rancang mekanisme tutupnya agar bisa dikunci dengan menyediakan lubang kecil di sisi tutup dan badan kandang untuk menyelipkan lidi. Keunggulan utama desain ini adalah kepraktisannya. Sangat mudah dibawa-bawa dan berfungsi baik untuk melindungi ayam dari stres dan cuaca selama perjalanan.

4. Kandang Hybrid, Kardus Diperkuat Rangka Bambu

Desain ini lahir dari ide menggabungkan keunggulan dua material yang mudah ditemui: kekokohan struktur bambu dan kemudahan pembentukan dinding dari kardus. Konsep hybrid ini ditujukan untuk penggunaan yang lebih tahan lama dibanding kandang kardus murni. Fitur uniknya jelas terlihat pada penggunaan bambu sebagai rangka utama, kaki penyangga, atau bingkai pintu. Kardus kemudian berperan sebagai panel untuk dinding, alas, dan kadang atap. Pintu kandang hybrid sering kali terbuat dari anyaman bambu atau dipasang kawat kasa untuk memastikan sirkulasi udara yang maksimal.

Pembuatannya memerlukan dua tahap utama. Pertama, rakit rangka persegi panjang dari bambu yang akan menjadi kerangka utama kandang. Pastikan rangka ini kuat dan stabil. Tahap kedua adalah menempelkan atau mengikat lembaran kardus tebal ke keempat sisi rangka bambu tersebut. Untuk pintu, buatlah dari bilah bambu yang dianyam atau pasanglah lembaran kawat kasa pada bingkai bambu kecil. Keunggulan kandang ini jelas: jauh lebih kuat, stabil, dan tahan lama. Sirkulasi udaranya juga lebih baik berkat struktur bambu yang tidak tertutup penuh.

5. Kandang Sistem Terpadu untuk Pembesaran

Kandang ini dirancang dengan pemikiran efisiensi perawatan harian dalam proses pembesaran anak ayam. Konsepnya berfokus pada kemudahan dalam tiga hal: membersihkan kandang, memberikan pakan dan minum, serta memantau kesehatan ayam. Fitur uniknya cukup banyak. Ventilasinya didesain dapat diatur dengan kombinasi lubang besar dan kecil. Tempat pakan dan minum diletakkan secara eksternal, ditempel di luar dinding kandang dengan akses melalui lubang khusus untuk kepala ayam. Hal ini menjaga kebersihan pakan dan kandang utama. Sistem alasnya bisa bertingkat, mulai dari kain, lalu beralih ke pasir dan kawat jaring seiring ayam membesar. Seluruh sudut dan sambungan diperkuat maksimal dengan lakban.

Cara membuatnya memerlukan perencanaan. Rancang terlebih dahulu letak wadah pakan dan minum eksternal sebelum membuat lubang di dinding kardus. Selanjutnya, perkuat semua sisi, sudut, dan lipatan kardus dengan lakban bening atau coklat secara menyeluruh. Buat sistem alas dua lapis: lapisan bawah berupa kardus padat, dan lapisan atas berupa nampan dari kardus atau kawat jaring yang mudah dilepas untuk dibersihkan. Keunggulan sistem terpadu ini adalah tingkat higienitas yang tinggi, meminimalkan kontak langsung dengan kotoran, dan membuat proses pembesaran anak ayam menjadi lebih efisien serta terkontrol dengan baik.

6. Kandang Dekoratif Bergaya Rumah-Rumahan

Desain ini menempatkan nilai estetika sejajar dengan fungsi. Konsepnya adalah menciptakan kandang yang tidak hanya menjadi tempat tinggal ayam, tetapi juga menjadi hiasan yang menarik di dalam rumah, cocok untuk ayam hias atau pelung. Fitur uniknya sangat mencolok pada tampilan visual. Kandang ini dilapisi kertas kado, kertas craft, atau cat yang aman. Atapnya dibentuk segitiga menyerupai rumah. Jendela dari plastik mika transparan ditambahkan untuk mengintip isi kandang, serta hiasan stiker atau gambar lucu melengkapi dekorasinya.

Pembuatannya seperti membuat kerajinan. Mulailah dengan membentuk kardus dasar dan menambahkan struktur atap segitiga di bagian atasnya. Lapisi seluruh permukaan luar dengan bahan dekoratif pilihan Anda. Untuk jendela, buat lubang pada dinding dan tempelkan plastik mika bening di bagian dalamnya. Yang terpenting, pastikan tetap ada lubang ventilasi tersembunyi di bagian belakang atau samping agar sirkulasi udara tetap lancar. Keunggulan kandang dekoratif ini jelas pada tampilannya yang sangat menarik, cocok ditaruh di sudut ruangan, dan menjadi proyek kerajinan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama keluarga.

7. Rak Kandang Bertingkat dari Kardus

Ini merupakan ide pengembangan yang memanfaatkan prinsip modular. Konsepnya adalah menyusun beberapa unit kandang kardus identik secara vertikal atau horizontal untuk menghemat tempat dan memisahkan ayam berdasarkan usia, jenis, atau kebutuhan khusus. Fitur unik dari ide ini adalah setiap "laci" atau kotak berfungsi sebagai kandang individu yang independen. Setiap unit memiliki pintu geser atau buka-tutup sendiri-sendiri. Karena menumpuk, struktur utamanya perlu disangga oleh rangka kayu atau bambu eksternal untuk mendapatkan kekuatan menyeluruh yang memadai.

Cara merealisasikannya memerlukan beberapa kotak kardus identik yang sudah diperkuat dan dilubangi untuk ventilasi. Buatlah rak penyangga yang sederhana namun kokoh dari kayu atau bambu. Susun kotak-kotak kardus tersebut ke dalam rak tersebut dengan aman, pastikan tidak mudah tergelincir. Aspek krusial adalah memastikan setiap unit kandang mudah diakses untuk keperluan pembersihan, pemberian pakan, dan pengawasan. Keunggulan ide rak kandang bertingkat ini adalah penghematan space secara vertikal yang signifikan, tampilan yang rapi dan terorganisir, serta ideal untuk peternak hobi dengan jumlah ayam terbatas namun terdiri dari beberapa jenis yang perlu dipisahkan.

FAQ

Q1: Apakah kandang kardus aman dan tahan lama untuk ayam?

A: Aman untuk penggunaan sementara atau jangka pendek (beberapa hari hingga beberapa minggu, terutama untuk anak ayam). Ketahanannya terbatas karena kardus rentan terhadap kelembaban, gigitan, dan kerusakan fisik. Untuk penggunaan lebih lama, pilih kardus tebal (seperti kardus elektronik), perkuat semua sambungan dengan lakban/lem tembak, dan letakkan di area kering serta teduh.

Q2: Bagaimana cara mengatasi bau dan kotoran ayam di kandang kardus?

A: Kunci utamanya adalah menggunakan alas yang bisa diganti. Gunakan alas tambahan dari kardus datar, koran, kain, atau nampan plastik tipis di dasar kandang. Alas ini bisa diambil, dibersihkan, atau diganti setiap hari. Hindari membersihkan badan kandang kardus langsung dengan air agar tidak lembek dan rusak.

Q3: Bisakah kandang kardus digunakan di luar ruangan?

A: Tidak direkomendasikan untuk ditinggalkan di luar ruangan secara permanen. Kardus sangat rentan terhadap hujan, embun, dan sinar matahari langsung yang akan membuatnya cepat rapuh dan berjamur. Jika terpaksa, kandang harus diberi pelindung/atap tambahan yang kedap air (misal terpal plastik) dan diletakkan di area seperti teras yang terlindung dari hujan dan panas langsung.

Q4: Jenis lem atau perekat apa yang paling cocok untuk desain kandang ayam dari kardus bekas?

A: Lakban (bening atau coklat) adalah pilihan terbaik karena kuat, fleksibel, memberikan lapisan penguat tambahan, dan tahan air relatif lebih baik. Lem tembak (hot glue) juga sangat efektif, cepat kering, dan memberikan ikatan yang kuat. Hindari lem basah (seperti lem kayu cair) yang membuat kardus lembab dan lama kering.

Q5: Bagaimana membuat ventilasi yang cukup tanpa membuat ayam kabur?

A: Buat lubang-lubang berdiameter kecil (1-2 cm) di bagian atas atau sisi atas kandang. Untuk anak ayam, pastikan ukuran lubang lebih kecil dari kepala mereka. Alternatif lain, buat lubang yang agak besar kemudian tutup dengan kawat kasa, jaring nyamuk, atau kain kasa yang direkatkan kuat di bagian dalam, sehingga udara bisa masuk tetapi ayam tidak bisa keluar.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |