Liputan6.com, Jakarta - Beternak kambing Etawa di belakang rumah semakin menjadi pilihan banyak keluarga yang ingin menambah penghasilan sekaligus memanfaatkan lahan kosong di pekarangan karena keuntungan dari daging, susu, dan anak kambing yang berpotensi tinggi, namun kekhawatiran terbesar sering kali muncul seputar bau yang ditimbulkan kotoran dan urine kambing yang bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah serta tetangga sekitar.
Dengan berbagai tantangan seperti pengaturan ruang yang terbatas dan manajemen pakan yang kurang tepat, bau menyengat dapat menjadi masalah yang lebih cepat muncul daripada ketika ternak ditempatkan di lahan luas jauh dari permukiman.
Namun, berbagai praktik peternakan modern kini menyediakan solusi yang memungkinkan usaha ternak kambing Etawa tetap produktif tanpa mengorbankan kualitas lingkungan di sekitar rumah, mulai dari desain kandang yang baik, pengelolaan limbah yang efektif, hingga pemilihan pakan dan sistem ventilasi yang benar-benar membantu mengurangi sumber bau di area peternakan. Perubahan kecil dalam cara pemeliharaan, seperti pemilihan alas yang tepat atau pembersihan rutin sesuai standar, ternyata dapat berdampak besar dalam mencegah bau tidak sedap menyebar ke lingkungan sekitar.
Berikut ini akan dipaparkan langkah demi langkah strategi dan tips yang digunakan peternak untuk meminimalkan bau di kandang kambing Etawa yang dibuat di belakang rumah sebagaimana dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin 19/1/2026.
1. Menata Kandang dengan Ventilasi dan Lantai Efisien
Membangun kandang kambing Etawa dengan dasar konstruksi yang tepat adalah langkah pertama untuk mencegah bau karena kotoran dan urine langsung jatuh dan tidak menempel di lantai sehingga mempermudah pembersihan harian dan mencegah penumpukan zat penyebab bau.
Ventilasi yang baik pada bangunan kandang mendorong sirkulasi udara yang kuat di dalam area peternakan sehingga kelembapan berkurang dan gas amonia yang biasa tercium dari kandang bisa segera hilang tanpa menumpuk di sekitar rumah.
Dengan lantai bercelah atau miring menuju area pembuangan, kotoran dan urine kambing dapat terkumpul lebih cepat di tempat khusus sehingga proses pengangkutan dan pembuangan menjadi lebih efisien serta tidak menjadi sumber bau yang berkepanjangan.
2. Pilih Alas dan Bahan Penyerap Bau yang Tepat
Penggunaan alas kandang yang efektif seperti sekam padi, serbuk gergaji, atau pine shavings terbukti dapat menyerap urine kambing dan menghambat bau amonia terbentuk di permukaan lantai kandang yang lembab.
Bahan-bahan ini ketika diganti secara berkala bukan hanya membantu menyerap cairan, tetapi juga menciptakan lapisan yang lebih kering di sekitar kambing sehingga bakteri penyebab bau tidak berkembang cepat di area yang basah.
Selain itu, beberapa peternak juga menerapkan lapisan kapur atau abu sekam padi di atas alas untuk meningkatkan kemampuan penyerapan sekaligus memberikan lingkungan lebih bersih yang menahan bau tidak sedap dari urine dan kotoran kambing.
3. Pengelolaan Limbah Harian untuk Mencegah Bau Berkembang
Membersihkan kotoran dan urine setiap hari menjadi langkah krusial dalam mengurangi sumber bau yang terus-menerus muncul, karena limbah yang terkumpul dapat menjadi media berkembangnya mikroba penyebab bau menyengat jika dibiarkan menumpuk.
Beberapa peternak membuat area khusus sebagai tempat penampungan limbah sementara yang kemudian diolah menjadi pupuk kompos atau pupuk cair, tidak hanya mengurangi bau tetapi juga menghasilkan produk bernilai guna dari limbah kandang.
Dengan sistem penanganan limbah yang teratur, kandang tetap bersih, populasi bakteri penyebab bau berkurang, dan bau menyengat dari area ternak kambing Etawa dapat diminimalkan meskipun kandang berada dekat dengan hunian.
4. Mengatur Pakan dan Nutrisi untuk Kurangi Produksi Bau
Pakan dengan kualitas tinggi yang mudah dicerna oleh kambing dapat membantu mengurangi produksi kotoran yang berbau kuat karena kotoran yang lebih sedikit dan lebih padat cenderung menghasilkan sedikit bau daripada kotoran yang tidak tercerna dengan baik.
Pemberian pakan dalam porsi yang terukur dan terjadwal, serta pemilihan komposisi hijauan yang sesuai, mampu mempengaruhi kondisi pencernaan kambing sehingga tidak menghasilkan kotoran yang berbau menyengat secara berlebihan setiap hari.
Penanganan makanan yang rapi seperti memastikan semua pakan habis dalam waktu singkat juga mencegah sisa pakan menjadi sumber bau karena fermentasi atau pembusukan di area kandang.
5. Optimalkan Aliran Udara untuk Preventif Bau Amonia
Ventilasi yang baik bukan hanya memasukkan udara segar tetapi juga membantu mengurangi kelembapan di dalam kandang sehingga gas amonia dari urine tidak berkumpul dan menyebabkan bau tajam yang menyengat di sekitar rumah.
Letakkan kandang dengan posisi yang strategis, misalnya sedikit lebih tinggi atau menghadap arah angin, untuk memaksimalkan aliran udara dan pencegahan bau stagnan di area peternakan belakang rumah.
Ventilasi alami dan kebersihan struktur kandang yang mendukung pertukaran udara secara terus-menerus akan membantu kadar kelembapan lebih rendah, yang secara langsung menurunkan kemungkinan aroma tidak sedap bertahan lama di kandang kambing Etawa.
6. Solusi Pengendalian Bau Tambahan dengan Bahan Alami
Selain strategi struktural dan pembersihan, penggunaan bahan alami seperti kopi bubuk kering dapat membantu menyerap bau kambing di sekitar kandang karena kopi diketahui memiliki kemampuan menyerap aroma tidak sedap dan meninggalkan aroma netral.
Taburkan kopi kering atau campurkan dengan baking soda di area tertentu di kandang atau dekat sumber bau untuk membantu menetralkan partikel penyebab bau selain mirip strategi pengendalian bau alami lainnya yang tidak berbahaya bagi ternak.
Pendekatan ini relatif murah dan mudah dilakukan secara rutin, memberikan lapisan perlindungan tambahan terhadap bau yang mungkin masih timbul meskipun kandang sudah dibersihkan dan dirawat dengan baik.
Pertanyaan dan Jawaban (People Also Ask) Seputar Tips Ternak Kambing Etawa
1. Bagaimana cara ternak kambing Etawa di belakang rumah tanpa bau menyengat?
Menata kandang dengan ventilasi baik, pembersihan harian, penggunaan alas penyerap bau seperti sekam padi atau pine shavings, serta pengelolaan limbah yang benar dapat secara signifikan mengurangi bau yang biasanya timbul dari kotoran dan urine kambing.
2. Mengapa ventilasi kandang penting untuk ternak kambing Etawa?
Ventilasi membantu sirkulasi udara sehingga udara lembap yang memicu bau amonia dari urine tidak berkumpul, menjadikan kandang lebih kering dan bau lebih cepat menghilang.
3. Apa bahan alami yang bisa membantu mengurangi bau kambing?
Bahan alami seperti kopi bubuk kering dapat digunakan di area sekitar kandang untuk menyerap bau tidak sedap dan membantu menciptakan udara yang lebih netral.
4. Apakah pakan kambing mempengaruhi bau yang dihasilkan?
Ya, pemberian pakan berkualitas tinggi yang mudah dicerna membantu mengurangi jumlah kotoran berbau kuat karena sistem pencernaan ternak bekerja lebih efisien.
5. Bagaimana pengelolaan limbah membantu ternak kambing Etawa tanpa bau menyengat?
Pengumpulan dan pembuangan atau pengolahan limbah secara rutin mencegah penumpukan kotoran yang menjadi sumber utama bau, serta dapat menghasilkan produk seperti pupuk yang berguna.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477275/original/082821900_1768814680-Jenderal_Nasution_menerima_pataka_yang_dibawa_Pierre_Tendean__Wikimedia_Commons_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5474712/original/007652600_1768531933-thlt-lcx-WshjU5cSNU8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470929/original/037705500_1768270638-gambar_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477304/original/090387100_1768815453-wsww.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4791002/original/040193800_1711974703-significance-of-the-lord-jesus-appearance-to-thomas-cb9bdcafc8e2acaf5686ece3472cfede.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477241/original/066608000_1768813249-Pohon_Kelengkeng_Dataran_Rendah__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477197/original/036027500_1768811880-Sistem_Rak_Kawat_Bertingkat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4484593/original/019224800_1687936756-taya-dianna-vUm1axCwADI-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476859/original/081138100_1768800526-Ilustrasi_Bakwan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5357212/original/000924300_1758522381-Gemini_Generated_Image_bslfndbslfndbslf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463856/original/086442200_1767672193-unnamed-14.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477122/original/067736900_1768809627-Galon_untuk_Rumah_Kaca_Mini__Portable_Greenhouse___Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477300/original/041442800_1768815360-Gemini_Generated_Image_3k1z8t3k1z8t3k1z_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477186/original/077202300_1768810922-teras_rumah_penuh_dengan_lumut_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476939/original/032605500_1768803778-Ternak_Ikan_Lele_Bioflok_di_Ember__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465699/original/097720000_1767774335-unnamed-36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473832/original/097649200_1768459306-Manfaatkan_Limbah_Dapur___Pertanian_sebagai_Pakan_Utama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476920/original/065979900_1768803193-Tanaman_Vertikal.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477008/original/022554900_1768806161-Jualan_smoothies__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476998/original/039700800_1768806154-model_atasan_batik_wanita__6_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363511/original/082081900_1758946742-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.16.03.jpg)