6 Kesalahan Menyimpan Frozen Food yang Kerap Dilakukan, Pebisnis Denpasar Bongkar Faktanya

22 hours ago 7

Liputan6.com, Bali - Kesalahan menyimpan frozen food perlu dihindari agar kualitas makanan beku tetap terjaga dan tidak mudah menurun. Penyimpanan yang kurang tepat dapat memengaruhi rasa, tekstur, hingga daya tahan frozen food saat akan diolah dan dikonsumsi.

Frozen food atau makanan beku kini menjadi pilihan praktis karena mudah diolah, baik dengan cara digoreng maupun menggunakan air fryer. Selain dapat dibuat sendiri di rumah, frozen food juga mudah ditemukan di supermarket maupun dibeli secara online.

Beberapa kesalahan saat menyimpan frozen food ini masih sering dilakukan banyak orang. Meski penyimpanannya tergolong mudah, cara menyimpan yang tepat tetap perlu diperhatikan agar kualitas dan ketahanan makanan beku tetap terjaga.

Mayasari (33), pelaku usaha frozen food homemade sekaligus pemilik usaha @gadhamanis asal Denpasar, Bali memaparkan secara singkat beberapa kesalahan saat menyimpan frozen food yang masih sering dilakukan banyak orang.

1. Disimpan saat Masih Panas

Kesalahan menyimpan frozen food yang pertama adalah langsung memasukkannya ke freezer saat makanan masih panas. Kebiasaan ini dapat membuat makanan lebih cepat basi karena uap air yang terperangkap menciptakan kelembapan tinggi, sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan menurunkan kualitas frozen food.

"Kesalahan pertama yang sering dilakukan adalah menyimpan makanan saat kondisinya masih panas," jelas Mayasari.

Kesalahan ini perlu diperhatikan dan diantisipasi oleh ibu rumah tangga yang membuat frozen food sendiri di rumah. Pasalnya, frozen food buatan sendiri tetap membutuhkan penyimpanan yang tepat agar kualitas tetap terjaga saat akan dikonsumsi.

2. Sering Membuka Freezer

Sering membuka dan menutup freezer juga dapat memengaruhi kualitas frozen food yang disimpan di kulkas. Kebiasaan ini masih sering dilakukan karena banyak orang menganggap hal tersebut tidak terlalu berpengaruh, padahal perubahan suhu yang terjadi dapat memengaruhi ketahanan makanan beku.

Membuka dan menutup freezer terlalu sering dapat memengaruhi kualitas frozen food karena saat pintu dibuka, suhu di dalam freezer berubah secara signifikan. Ketika freezer terbuka, udara dingin di dalam akan keluar dan digantikan oleh udara hangat dari luar.

"Terlalu sering membuka dan menutup freezer juga bisa memengaruhi kestabilan suhu di dalamnya," kata Mayasari.

3. Freezer Terlalu Penuh

Menumpuk makanan terlalu penuh di dalam freezer juga perlu dihindari saat menyimpan frozen food. Freezer yang terlalu penuh dapat mengganggu sirkulasi udara dingin sehingga proses pembekuan makanan menjadi kurang maksimal.

Selain itu, suhu yang tidak merata akibat makanan yang ditumpuk terlalu penuh dapat membuat frozen food lebih cepat membusuk, merusak tekstur makanan, hingga meningkatkan risiko munculnya freezer burn.

"Menumpuk freezer terlalu penuh dapat menghambat sirkulasi udara dingin sehingga makanan tidak membeku secara maksimal," papar Mayasari.

4. Membekukan Kembali Frozen Food yang Sudah Cair

Kesalahan menyimpan frozen food selanjutnya adalah membekukan kembali makanan beku yang sudah cair. Frozen food yang telah dikeluarkan dari freezer dan dicairkan sebaiknya langsung diolah agar kualitas tetap terjaga.

Frozen food yang dibekukan kembali setelah sempat dikeluarkan dari freezer dapat memicu pertumbuhan bakteri, menyebabkan perubahan rasa dan aroma, serta menurunkan kualitas dan tekstur makanan.

"Membekukan ulang makanan yang sudah cair total sebaiknya dihindari karena dapat menurunkan kualitas makanan," kata pebisnis asal Denpasar itu.

5. Kemasan Tidak Rapat

Kesalahan menyimpan frozen food selanjutnya adalah tidak menyimpannya dalam kemasan yang rapat. Padahal, penggunaan kemasan kedap udara dapat membantu menghambat pertumbuhan bakteri sekaligus memperpanjang masa penyimpanan frozen food.

"Penggunaan kemasan yang tidak rapat juga menjadi kesalahan yang cukup sering terjadi saat menyimpan frozen food," jelas Mayasari.

6. Tidak Memberi Label Penyimpanan.

Tidak memberi label penyimpanan pada kemasan makanan juga menjadi kesalahan yang cukup sering terjadi. Padahal, label penyimpanan membantu mengetahui tanggal penyimpanan dan memudahkan pengecekan masa simpan frozen food.

"Tidak memberi label tanggal penyimpanan," kata Mayasari dengan singkat.

Pebisnis berusia 33 tahun itu menambahkan bahwa menyimpan makanan terlalu lama tanpa pengecekan berkala juga masih sering terjadi. Kebiasaan memiliki stok frozen food terlalu banyak membuat sebagian makanan kerap terlupakan hingga kualitasnya menurun.

"Menyimpan makanan terlalu lama tanpa pengecekan kualitas," tutup Mayasari.

Q & A Seputar Trik Menyimpan Frozen Food

Apa kesalahan paling sering saat menyimpan frozen food?

Kesalahan yang paling sering dilakukan adalah langsung menyimpan makanan saat masih panas, terlalu sering membuka freezer, dan menggunakan kemasan yang tidak rapat.

Kenapa frozen food tidak boleh langsung dimasukkan ke freezer saat masih panas?

Karena uap panas dapat menimbulkan kelembapan tinggi di dalam kemasan maupun freezer sehingga memicu pertumbuhan bakteri dan menurunkan kualitas makanan.

Apakah freezer yang terlalu penuh bisa memengaruhi frozen food?

Ya, freezer yang terlalu penuh dapat menghambat sirkulasi udara dingin sehingga suhu tidak merata dan makanan lebih cepat rusak atau mengalami freezer burn.

Mengapa frozen food yang sudah cair tidak disarankan dibekukan kembali?

Karena proses pembekuan ulang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri serta membuat rasa dan tekstur makanan menurun.

Seberapa penting label tanggal penyimpanan pada frozen food?

Label tanggal penyimpanan sangat penting untuk membantu mengetahui lama penyimpanan makanan sehingga kualitas frozen food tetap terpantau dan aman dikonsumsi.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |