6 Desain Kandang Ayam Kampung Murah dari Kayu dan Besi Bekas di Rumah

2 days ago 11
  • Bagaimana cara menjaga kebersihan kandang ayam?
  • Material apa yang paling hemat biaya untuk membangun kandang ayam?
  • Apakah kandang bertingkat efektif untuk ayam di lahan terbatas?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Membangun kandang ayam kampung yang murah dan fungsional bisa menjadi solusi bagi peternak rumahan yang ingin meminimalkan biaya. Dengan memanfaatkan bahan bekas seperti kayu dan besi, Anda dapat menciptakan kandang yang tidak hanya ekonomis tetapi juga nyaman bagi ayam.

Desain kandang yang baik tidak hanya memperhatikan biaya, tetapi juga aspek kesehatan dan kenyamanan ayam. Dengan kreativitas dan pemanfaatan material yang ada, Anda bisa mendapatkan kandang yang ideal tanpa harus mengeluarkan banyak uang. Berikut adalah  desain kandang ayam kampung yang bisa Anda coba.

1. Desain Kandang Rangka Kayu dengan Dinding Kawat Ram

Desain ini memaksimalkan penggunaan kayu bekas sebagai rangka utama dan kawat ram bekas sebagai dinding. Rangka dapat dibuat dari kayu bekas palet, kayu kaso, atau bambu yang tersedia di sekitar. Dinding kandang dilapisi dengan kawat ram bekas untuk memastikan sirkulasi udara yang baik dan menghindari predator.

Atap kandang bisa menggunakan terpal plastik, seng bekas, atau asbes bekas untuk melindungi ayam dari hujan dan panas. Lantai kandang dapat dibuat dari tanah padat atau bilah bambu yang disusun rapat untuk menjaga kebersihan. Dengan desain ini, Anda dapat menciptakan kandang yang kokoh dan tahan lama dengan biaya yang sangat rendah.

Contoh ukuran untuk kandang ini adalah panjang 300 cm, lebar 80 cm, dan tinggi kotak belakang 70 cm. Kandang ini dapat menampung 4 pintu, sehingga memudahkan akses untuk memberi makan dan membersihkan kandang. Keunggulan dari desain ini adalah biaya yang sangat rendah karena memanfaatkan material bekas yang mudah didapat.

2. Desain Kandang Panggung Kombinasi Kayu dan Kawat

Kandang ini ditinggikan dari permukaan tanah untuk melindungi ayam dari kelembaban, banjir, dan predator seperti tikus. Kaki-kaki kandang dapat dibuat dari bambu atau kayu bekas yang kuat, dengan tinggi sekitar setengah meter dari permukaan tanah. Desain ini juga memudahkan pembersihan kotoran ayam yang jatuh ke bawah.

Rangka utama kandang dibuat dari kayu bekas atau bambu, sedangkan dinding dapat dibuat dari kawat ram untuk memaksimalkan aliran udara dan cahaya alami. Lantai kandang sebaiknya terbuat dari bilah bambu yang disusun dengan celah kecil agar kotoran ayam bisa langsung jatuh ke bawah, menjaga kebersihan kandang.

Atap kandang bisa menggunakan seng bekas, asbes, atau terpal untuk melindungi ayam dari cuaca buruk. Dengan desain ini, Anda tidak hanya mendapatkan kandang yang fungsional tetapi juga aman dari kelembaban dan predator. Keunggulan lainnya adalah sirkulasi udara yang sangat baik, yang penting untuk kesehatan ayam.

3. Desain Kandang Semi-Permanen dengan Rangka Besi Ringan dan Dinding Kawat

Desain ini menggabungkan kekuatan rangka besi dengan fleksibilitas dinding kawat, cocok untuk peternak rumahan yang mungkin perlu memindahkan atau membongkar kandang. Rangka dapat dibuat dari besi ringan bekas atau pipa besi yang dapat disambung, sehingga memudahkan proses perakitan dan pembongkaran.

Dinding kandang menggunakan panel kawat atau kawat ram bekas untuk memastikan sirkulasi udara yang baik. Atap kandang dapat menggunakan terpal atau seng bekas yang ringan. Desain ini sangat cocok bagi mereka yang ingin beternak tanpa mengorbankan keindahan rumah.

Keunggulan dari desain ini adalah kemudahan dalam perawatan dan fleksibilitas dalam penempatan kandang. Anda dapat menyesuaikan ukuran dan bentuk kandang sesuai dengan kebutuhan. Dengan menggunakan material bekas, Anda juga dapat menghemat biaya secara signifikan.

4. Desain Kandang Minimalis dari Bambu Bekas

Model kandang ayam minimalis dari bambu bekas menjadi pilihan tepat bagi pemula yang ingin membangun kandang dengan biaya terjangkau. Bambu adalah bahan yang ramah lingkungan dan mudah didapat, sehingga sangat cocok untuk skala kecil. Rangka, dinding anyaman, hingga lantai bisa dibuat dari bambu, sedangkan atapnya dapat menggunakan daun jerami atau seng bekas.

Desain sederhana ini memungkinkan pemula untuk membangun kandang tanpa teknik rumit. Kandang berbahan bambu memiliki sirkulasi udara alami yang baik, sehingga memudahkan perawatan ayam. Dengan memanfaatkan bambu bekas, Anda tidak hanya menghemat biaya tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

Keunggulan dari desain ini adalah biaya yang sangat terjangkau dan ketersediaan material yang melimpah di pedesaan. Anda dapat dengan mudah menemukan bambu bekas di sekitar rumah, sehingga proses pembuatan kandang menjadi lebih cepat dan efisien. Model ini juga dapat dikustomisasi sesuai dengan kebutuhan dan preferensi Anda.

5. Desain Kandang Ayam Bertingkat

Kandang bertingkat adalah solusi ideal bagi Anda yang memiliki lahan terbatas tetapi ingin memelihara banyak ayam. Desain ini memungkinkan Anda untuk memanfaatkan ruang secara vertikal, sehingga lebih efisien. Kandang bertingkat dapat dibuat dari kayu bekas atau bambu, dengan setiap tingkat memiliki ruang untuk beberapa ekor ayam.

Setiap tingkat kandang harus dilengkapi dengan ventilasi yang baik untuk memastikan sirkulasi udara yang optimal. Anda juga perlu menyediakan akses mudah untuk memberi makan dan membersihkan setiap tingkat. Desain ini tidak hanya menghemat ruang tetapi juga memudahkan pengawasan terhadap ayam.

Keunggulan dari kandang bertingkat adalah efisiensi penggunaan lahan dan kemudahan dalam perawatan. Anda dapat menyesuaikan jumlah tingkat sesuai dengan kebutuhan dan jumlah ayam yang dipelihara. Dengan menggunakan material bekas, Anda dapat mengurangi biaya pembuatan kandang secara signifikan.

6. Desain Kandang Portable

Kandang portable adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang ingin memindahkan kandang dengan mudah. Desain ini biasanya menggunakan rangka dari besi ringan atau kayu yang dapat dibongkar pasang. Kandang portable memungkinkan Anda untuk memindahkan ayam ke lokasi yang berbeda sesuai kebutuhan, seperti saat cuaca buruk atau untuk memberi mereka akses ke area baru.

Dinding kandang dapat menggunakan kawat ram atau jaring untuk memastikan sirkulasi udara yang baik. Atap dapat menggunakan terpal atau seng bekas yang ringan. Desain ini sangat fleksibel dan cocok bagi peternak yang ingin menjaga kesehatan ayam dengan memberikan variasi lingkungan.

Keunggulan dari desain ini adalah kemudahan dalam pemindahan dan penyesuaian lokasi. Anda dapat dengan cepat memindahkan kandang ke tempat yang lebih baik tanpa harus membongkar seluruh struktur. Dengan memanfaatkan material bekas, Anda juga dapat menghemat biaya pembuatan kandang.

Pertanyaan dan Jawaban

Bagaimana cara menjaga kebersihan kandang ayam? Lakukan pembersihan rutin, gunakan alas yang menyerap kelembaban, dan pastikan sirkulasi udara baik.

Material apa yang paling hemat biaya untuk membangun kandang ayam? Material paling hemat biaya adalah palet kayu bekas dan bambu.

Apakah kandang bertingkat efektif untuk ayam di lahan terbatas? Ya, kandang bertingkat sangat efektif untuk memanfaatkan ruang secara vertikal.

Bagaimana cara membuat sistem pemberian pakan otomatis? Gunakan galon bekas sebagai dispenser pakan untuk mengurangi pakan tercecer.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |