17 Aroma yang Tidak Disukai Tikus, Cara Alami Usir Hama

16 hours ago 1
  • Apa aroma yang tidak disukai tikus yang paling ampuh?
  • Berapa lama aroma pengusir tikus bertahan?
  • Apakah kopi bisa mengusir tikus?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Aroma yang tidak disukai tikus menjadi salah satu solusi alami yang banyak dicari untuk menjaga kebersihan hunian dari gangguan hama. Melansir dari laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (Yankes) Kemenkes RI, tikus memiliki indra penciuman yang sangat sensitif sehingga bau-bau tajam tertentu dapat mengiritasi sistem pernapasan mereka. Penggunaan aroma alami ini dianggap lebih aman bagi lingkungan dibandingkan penggunaan racun kimia.

Penerapan bahan beraroma menyengat di titik-titik strategis seperti lubang masuk atau area dapur terbukti efektif menghalau tikus agar tidak bersarang. Selain fungsinya sebagai pengusir hama, beberapa bahan alami seperti tanaman aromatik juga memberikan kesegaran tambahan di dalam ruangan. Efektivitas metode ini akan meningkat jika dibarengi dengan manajemen sanitasi yang baik, seperti menutup rapat tempat sampah dan menyimpan sumber makanan di wadah yang kedap udara.

Berikut Liputan6.com rekomendasikan aroma tersebut, Minggu (15/2/2026).

1. Peppermint

Minyak esensial peppermint menjadi salah satu aroma yang tidak disukai tikus karena kandungan mentolnya yang sangat menyengat. Hidung tikus yang sensitif akan merasa teriritasi saat menghirup uap dari minyak ini dalam konsentrasi tinggi.

2. Cuka Putih

Bau asam yang tajam dari cuka putih mampu menutupi jejak feromon yang ditinggalkan oleh tikus di lantai. Penggunaan cairan ini di sudut ruangan secara rutin akan membuat tikus enggan menetap di area tersebut.

3. Lada Bubuk

Lada hitam maupun lada putih merupakan aroma yang tidak disukai tikus karena mengandung piperin yang menyebabkan rasa perih pada hidung mereka. Bubuk ini sangat efektif jika ditaburkan langsung pada lubang atau celah yang sering dilalui hama.

4. Bawang Putih

Senyawa sulfur pada bawang putih menghasilkan bau kuat yang dihindari oleh sebagian besar hewan pengerat. Meletakkan irisan bawang putih segar di area tersembunyi dapat memberikan perlindungan alami dari serangan tikus.

5. Lavender

Meskipun harum bagi manusia, bunga lavender termasuk dalam daftar aroma yang tidak disukai tikus karena kandungan linalool yang mengganggu navigasi mereka. Menanam lavender di sekitar halaman rumah juga berfungsi sebagai pagar alami dari gangguan hama.

6. Bubuk Cabai

Kandungan capsaicin dalam cabai tidak hanya memberikan rasa pedas, tetapi juga bau tajam yang mengganggu pernapasan tikus. Bau ini akan memberikan sinyal bahaya bagi tikus untuk segera menjauh dari sumber aroma.

7. Sereh (Citronella)

Tanaman sereh menghasilkan aroma yang tidak disukai tikus sekaligus efektif untuk mengusir nyamuk di dalam rumah. Minyak atsiri yang dihasilkan sereh memberikan efek penolak (repellent) yang kuat bagi sistem penciuman pengerat.

8. Kapur Barus (Kamper)

Zat naftalena pada kapur barus mengeluarkan uap kimia yang sangat mengganggu bagi saluran pernapasan tikus. Penempatan kapur barus di lemari atau plafon merupakan cara praktis untuk menjaga area tersebut tetap steril.

9. Kayu Manis

Aroma manis yang intens dari kayu manis tidak disukai oleh tikus karena dianggap terlalu dominan dan menusuk. Penggunaan batang kayu manis atau minyaknya dapat memberikan perlindungan di area penyimpanan makanan.

10. Amonia

Cairan amonia memiliki bau yang menyerupai urine predator alami tikus seperti kucing atau rubah. Tikus yang mencium aroma ini akan merasa terancam dan segera mencari tempat persembunyian yang lebih aman.

11. Cengkeh

Rempah cengkeh memiliki aroma tajam dan hangat yang sangat tidak disukai oleh koloni tikus. Meletakkan bunga cengkeh kering di sudut-sudut gelap dapat mencegah tikus bersarang di area tersebut.

12. Kayu Putih (Eucalyptus)

Daun kayu putih menghasilkan aroma yang tidak disukai tikus karena efek segar yang terlalu kuat bagi hidung pengerat. Penyemprotan ekstrak kayu putih secara berkala dapat menjaga area mesin mobil atau gudang dari kerusakan.

13. Irisan Bawang Bombay

Sama seperti bawang putih, bawang bombay memiliki aroma menyengat yang sangat dibenci oleh tikus rumahan. Namun, irisan bawang ini perlu diganti setiap dua hari sekali agar efektivitas aromanya tetap terjaga.

14. Daun Salam

Daun salam mengeluarkan aroma herbal yang bagi tikus dianggap sebagai ancaman karena aromanya mirip dengan tanaman beracun tertentu. Menaburkan remasannya di rak dapur efektif untuk melindungi persediaan bahan makanan.

15. Durian

Buah durian memiliki aroma yang tidak disukai tikus karena baunya yang sangat menyengat dan sulit hilang. Kulit durian yang diletakkan di jalur tikus akan membuat hama tersebut menjauh karena bau yang terlalu kuat.

16. Cairan Karbol

Pembersih lantai dengan kandungan karbol memiliki aroma bahan kimia yang sangat tajam dan tidak disukai tikus. Membersihkan lantai secara rutin dengan cairan ini akan menghilangkan jejak keberadaan tikus di dalam bangunan.

17. Bubuk Kopi

Kopi memiliki bau pekat yang mampu menetralisir bau makanan sehingga mengacaukan indra penciuman tikus saat mencari mangsa. Taburan bubuk kopi hitam bekas juga bermanfaat untuk mengusir tikus sekaligus menghilangkan bau tidak sedap.

FAQ

Apa aroma yang tidak disukai tikus yang paling ampuh?

Peppermint dan cuka putih adalah yang paling direkomendasikan karena baunya sangat tajam.

Berapa lama aroma pengusir tikus bertahan?

Aroma alami biasanya bertahan 2-3 hari, sedangkan bahan kimia seperti kapur barus bisa bertahan hingga satu bulan.

Apakah kopi bisa mengusir tikus?

Ya, aroma pekat kopi hitam dapat mengaburkan penciuman tikus dalam mencari sumber makanan.

Aman bumbu dapur digunakan untuk mengusir tikus?

Sangat aman bagi manusia karena tidak mengandung racun berbahaya namun tetap efektif menghalau hama.

Dimana lokasi terbaik meletakkan bahan-bahan tersebut?

Di jalur masuk, lubang dinding, plafon, dan sudut-sudut gelap di area dapur.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |