Wisata Temanggung Selain Posong: 7 Destinasi Tersembunyi yang Belum Banyak Orang Tahu

2 days ago 14

Liputan6.com, Jakarta - Kabupaten Temanggung di Jawa Tengah selama ini identik dengan Wisata Alam Posong yang terletak di lereng Gunung Sindoro. Namun di balik popularitas Posong, Temanggung menyimpan sejumlah destinasi tersembunyi yang tak kalah memukau. Diapit dua gunung megah — Sindoro dan Sumbing — daerah penghasil tembakau terbesar se-Indonesia ini ternyata punya segudang pesona yang belum banyak diketahui wisatawan.

Menurut data dari laman resmi Pemerintah Kabupaten Temanggung, wilayah ini memiliki lahan tembakau mencapai 13.000 hektar yang menjadikan lanskap alamnya unik dan berbeda dari daerah lain di Jawa Tengah. Kombinasi dataran tinggi, air terjun alami, situs arkeologi, hingga embung dengan panorama gunung menjadi modal besar pariwisata Temanggung yang masih banyak belum terekspos.

Berikut tujuh destinasi tersembunyi di Temanggung yang layak masuk daftar perjalanan wisata Anda, dirangkum Kamis (28/05/2026).

1. Situs Liyangan — "Pompeii dari Jawa" yang Terkubur Berabad-abad

Bagi pecinta sejarah dan arkeologi, Situs Liyangan adalah destinasi wajib yang tak boleh terlewat. Terletak di Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, situs purbakala ini merupakan bekas permukiman masyarakat Mataram Kuno yang terkubur akibat letusan Gunung Sindoro.

Situs ini pertama kali ditemukan secara tidak sengaja oleh penambang pasir lokal pada tahun 2008. Penelitian lanjutan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta pada 2010–2011 menyimpulkan bahwa Liyangan bukan sekadar candi tunggal, melainkan sebuah kompleks permukiman kuno yang terdiri dari area hunian, peribadatan, dan pertanian.

Keunikan Situs Liyangan terletak pada ditemukannya sisa kayu terbakar, gabah, serta artefak kehidupan masyarakat kuno yang masih terjaga dengan baik.

Lokasi Situs Liyangan

Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, sekitar 20 km arah barat laut Kota Temanggung.

2. Curug Lawe — Air Terjun "Benang Putih" di Tengah Hutan

Curug Lawe menjadi salah satu air terjun tersembunyi di Temanggung yang menawarkan suasana alami dan udara sangat sejuk. Nama “Lawe” berasal dari bahasa Jawa yang berarti benang halus, menggambarkan aliran air yang jatuh menyerupai helaian benang putih.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus berjalan kaki melewati area sawah dan perkebunan kopi milik warga. Perjalanan trekking justru menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta wisata alam.

Di sekitar lokasi juga terdapat sumber mata air hangat alami yang bisa dimanfaatkan wisatawan untuk relaksasi.

Lokasi Curug Lawe

Desa Muncar, Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung.

3. Embung Kledung — Panorama Gunung Sindoro dan Sumbing

Embung Kledung menjadi salah satu spot wisata favorit di Temanggung untuk menikmati sunrise dan panorama pegunungan.

Embung atau telaga buatan ini menawarkan pemandangan Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing yang tampak sangat jelas, terutama saat cuaca cerah.

Banyak wisatawan memilih camping di area ini karena suasananya lebih tenang dibanding beberapa destinasi populer lainnya.

Lokasi Embung Kledung

Jl. Raya Parakan-Wonosobo KM 12, Desa Tlahap, Kecamatan Kledung, Temanggung.

4. Alam Sewu — Negeri di Atas Awan Temanggung

Alam Sewu dikenal sebagai salah satu spot sunrise terbaik di Temanggung. Destinasi ini menawarkan panorama lautan kabut yang menyelimuti lembah dan perkebunan tembakau.

Saat pagi hari, suasana di Alam Sewu terlihat seperti negeri di atas awan dengan siluet Gunung Sindoro dan Sumbing di kejauhan.

Tempat ini cocok untuk wisatawan yang mencari suasana tenang dan belum terlalu ramai pengunjung.

Lokasi Alam Sewu

Desa Pring Sewu, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

5. Umbul Jumprit — Mata Air Suci Bernuansa Spiritual

Umbul Jumprit merupakan wisata alam sekaligus lokasi spiritual yang cukup terkenal di Temanggung. Tempat ini berupa kolam mata air alami yang berada di tengah kawasan hutan pinus.

Menurut cerita masyarakat setempat, kawasan ini memiliki kaitan dengan sejarah Kerajaan Majapahit dan menjadi tempat pertapaan tokoh-tokoh masa lalu.

Hingga kini, Umbul Jumprit masih digunakan sebagai lokasi pengambilan air suci untuk ritual Waisak umat Buddha.

Lokasi Umbul Jumprit

Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung.

6. Curug Surodipo (Curug Trocoh) — Hidden Gem untuk Pecinta Trekking

Curug Surodipo atau Curug Trocoh cocok bagi wisatawan yang menyukai petualangan alam. Air terjun ini berada di tengah kawasan hutan yang masih sangat alami.

Akses menuju lokasi memang cukup menantang karena pengunjung harus melewati jalur trekking yang belum sepenuhnya tertata.

Namun suasana hutan yang asri dan suara gemericik air sepanjang perjalanan membuat pengalaman menuju curug terasa menyenangkan.

Lokasi Curug Surodipo

Kecamatan Gemawang, Kabupaten Temanggung.

7. Bukit Botorono — Wisata Alam dan Spiritual di Lereng Kledung

Bukit Botorono menawarkan panorama alam Kledung dengan nuansa spiritual yang masih sangat kental.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, bukit ini merupakan lokasi pertapaan leluhur bernama Mbah Brojo yang hidup ratusan tahun lalu.

Selain menikmati pemandangan pegunungan, wisatawan juga diimbau menjaga etika dan menghormati kearifan lokal selama berada di kawasan tersebut.

Lokasi Bukit Botorono

Desa Petarangan, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.

Tips Wisata ke Destinasi Tersembunyi di Temanggung

  • Bawa jaket atau pakaian hangat karena suhu dataran tinggi cukup dingin.
  • Gunakan alas kaki nyaman untuk trekking ke air terjun.
  • Unduh peta offline karena beberapa lokasi minim sinyal.
  • Datang saat musim kemarau agar akses jalan lebih aman.
  • Jaga kebersihan dan jangan meninggalkan sampah.
Read Entire Article
Photos | Hot Viral |