Ternak Gabus atau Lele yang Biaya Perawatannya Paling Murah? Ini Pertimbangannya

14 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Ternak gabus atau lele yang biaya perawatannya paling murah sering menjadi pertimbangan utama bagi Anda yang ingin memulai usaha perikanan skala rumahan. Modal terbatas tentu membuat calon peternak lebih selektif dalam memilih jenis ikan yang tidak hanya mudah dibudidayakan, tetapi juga hemat dalam operasional harian.

Baik ikan gabus maupun lele dikenal tahan banting dan bisa dibudidayakan di berbagai kondisi. Namun, jika tujuan Anda adalah menekan biaya perawatan serendah mungkin tanpa mengorbankan potensi keuntungan, ada beberapa aspek yang perlu diperhitungkan secara matang sebelum menentukan pilihan. 

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa aspek yang sebaiknya Anda pertimbangkan menurut Liputan6.com, Jumat (27/02/2026)

Pertimbangan ternak gabus

Sebelum memilih gabus, Anda perlu menghitung biaya awal dan operasionalnya secara rinci. Ikan ini memang memiliki harga jual lebih tinggi, tetapi struktur biayanya juga perlu diperhatikan.

Pembuatan kolam terpal

Kolam terpal ukuran 2 x 3 meter lengkap dengan rangka sederhana dan instalasi air biasanya membutuhkan biaya sekitar Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000. Jika Anda sudah memiliki rangka atau lahan siap pakai, biaya bisa ditekan.

Benih 1.000 ekor

Harga benih gabus berkisar Rp800 hingga Rp1.200 per ekor tergantung ukuran dan kualitas. Untuk 1.000 ekor, Anda perlu menyiapkan sekitar Rp800.000 hingga Rp1.200.000.

Pakan selama 5 sampai 6 bulan

Gabus membutuhkan pakan berprotein tinggi. Untuk 1 siklus hingga panen, kebutuhan pakan bisa menghabiskan sekitar 400 sampai 500 kg. Dengan harga pakan rata-rata Rp10.000 per kg, total biaya pakan berkisar Rp4.000.000 hingga Rp5.000.000. Biaya ini bisa ditekan jika Anda menggunakan pakan alternatif.

Obat, vitamin, dan perawatan air

Untuk satu siklus, siapkan dana sekitar Rp300.000 hingga Rp500.000 untuk kebutuhan tambahan seperti vitamin dan pengelolaan kualitas air.

Jika ditotal, estimasi biaya awal dan operasional ternak gabus untuk satu siklus bisa berada di kisaran Rp6.600.000 hingga Rp9.200.000, tergantung harga pakan dan benih di daerah Anda.

Pertimbangan ternak lele

Lele dikenal sebagai pilihan yang lebih ekonomis dan cepat panen. Berikut gambaran kebutuhan serta biayanya untuk skala yang sama, yaitu 1.000 ekor dalam kolam terpal 2 x 3 meter.

Pembuatan kolam terpal

Biayanya relatif sama dengan gabus karena menggunakan ukuran dan bahan serupa, yaitu sekitar Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000.

Benih 1.000 ekor

Harga benih lele biasanya lebih murah, berkisar Rp250 hingga Rp400 per ekor. Total biaya untuk 1.000 ekor sekitar Rp250.000 hingga Rp400.000.

Pakan selama 2 sampai 3 bulan

Untuk 1 siklus hingga panen, kebutuhan pakan lele sekitar 300 sampai 350 kg. Dengan harga pakan rata-rata Rp9.000 per kg, total biaya pakan berkisar Rp2.700.000 hingga Rp3.150.000.

Obat dan perawatan tambahan

Biaya tambahan seperti vitamin dan pengelolaan air biasanya sekitar Rp200.000 hingga Rp400.000 per siklus.

Jika dijumlahkan, total biaya awal dan operasional ternak lele untuk satu siklus berkisar antara Rp4.650.000 hingga Rp6.450.000.

Ternak gabus atau lele, mana yang biaya perawatannya lebih murah?

Dari perbandingan angka di atas, terlihat jelas bahwa ternak gabus atau lele yang biaya perawatannya paling murah cenderung mengarah pada lele. Total biaya satu siklus lele bisa lebih rendah sekitar Rp2.000.000 hingga Rp3.000.000 dibanding gabus pada skala yang sama.

Selain itu, masa panen lele yang hanya 2 sampai 3 bulan membuat perputaran modal lebih cepat. Sementara gabus membutuhkan waktu sekitar 5 sampai 6 bulan sehingga dana Anda tertahan lebih lama dalam satu siklus produksi.

Namun, Anda juga perlu mempertimbangkan harga jual. Gabus umumnya memiliki harga pasar lebih tinggi dibanding lele, sehingga potensi keuntungan per kilogram bisa lebih besar.

Jika fokus Anda benar-benar pada efisiensi biaya perawatan dan risiko modal kecil, maka lele adalah pilihan yang lebih ringan untuk memulai. Tetapi jika Anda siap dengan biaya operasional lebih tinggi dan ingin menyasar pasar dengan harga premium, gabus tetap layak dipertimbangkan.

Jadi, ketika membahas ternak gabus atau lele mana yang paling murah biaya perawatannya, jawabannya bergantung pada strategi Anda. Untuk pemula dengan modal terbatas, lele lebih ramah di kantong dan lebih cepat menghasilkan.

People Also Asked (PAA)

Ternak gabus atau lele yang biaya perawatannya paling murah untuk 1 kolam kecil apa?

Untuk skala 1.000 ekor di kolam terpal 2 x 3 meter, lele lebih murah. Total biaya satu siklus lele sekitar Rp4,6 juta hingga Rp6,4 juta, sedangkan gabus bisa mencapai Rp6,6 juta hingga Rp9,2 juta.

Apakah biaya pakan menjadi faktor terbesar?

Ya, pakan adalah komponen biaya terbesar dalam budidaya ikan. Pada gabus, biaya pakan bisa mencapai lebih dari Rp4 juta per siklus, sementara lele sekitar Rp2,7 juta hingga Rp3,1 juta.

Apakah masa panen memengaruhi biaya perawatan ikan?

Sangat memengaruhi. Semakin lama masa panen, semakin besar total pakan dan biaya operasional yang harus Anda keluarkan.

Jika ingin cepat balik modal, pilih gabus atau lele?

Jika tujuan Anda cepat balik modal dan menekan biaya, lele lebih direkomendasikan. Siklus panen yang singkat membantu arus kas usaha lebih stabil dan terkontrol.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |