Ternak Gabus Atau Gurame yang Harga Jualnya Paling Tinggi di Pasaran? Simak Analisanya

1 hour ago 1
  • Ikan mana yang memiliki harga jual per kilogram paling tinggi antara gabus dan gurame?
  • Apa alasan utama harga ikan gabus tinggi?
  • Mengapa ikan gurame memiliki harga jual yang mahal?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Bagi para pembudidaya ikan air tawar, menentukan jenis komoditas yang menjanjikan keuntungan maksimal adalah langkah krusial. Keputusan untuk memilih ternak gabus atau gurame yang harga jualnya paling tinggi seringkali menjadi dilema utama, mengingat keduanya memiliki daya tarik pasar cukup besar. Baik ikan gabus maupun gurame sama-sama dikenal sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi di Indonesia.

Pemilihan antara kedua jenis ikan ini tidak hanya didasarkan pada harga per kilogram semata, melainkan juga mempertimbangkan berbagai faktor penting. Aspek seperti biaya produksi, durasi waktu panen, dan spesifikasi permintaan pasar menjadi penentu utama keberhasilan budidaya. 

Oleh karena itu, diperlukan analisis komprehensif untuk menentukan pilihan budidaya yang paling menguntungkan. Memahami karakteristik masing-masing ikan akan membantu pembudidaya memaksimalkan potensi keuntungan.Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (27/02/2026).

Perbandingan Harga Jual Ikan Gabus dan Ikan Gurame

Ikan gabus menunjukkan harga jual yang cukup tinggi di pasar Indonesia, dengan kisaran antara Rp60.000 hingga Rp90.000 per kilogram pada awal tahun 2026. Harga ini dapat bervariasi signifikan antar daerah, misalnya di Pulau Jawa dan Sumatera sekitar Rp35.000 hingga Rp55.000 per kilogram, sementara di Kalimantan bisa mencapai Rp70.000 bahkan ratusan ribu rupiah per kilogram. Tingginya harga ikan gabus sebagian besar didorong oleh kandungan albuminnya yang bermanfaat untuk kesehatan.

Di sisi lain, ikan gurame juga memiliki harga jual yang relatif tinggi dibandingkan ikan air tawar lainnya seperti ikan mas atau nila. Harga ikan gurame di pasaran dapat mencapai Rp40.000 hingga Rp45.000 per kilogram. Data harga terbaru Februari 2026 menunjukkan ikan gurame segar bisa dijual mulai dari Rp28.000 hingga Rp89.900 per kilogram, tergantung ukuran dan kondisi ikan (hidup atau sudah dibersihkan).

Meskipun ikan gabus seringkali memiliki harga lebih tinggi karena nilai medisnya, ikan gurame menawarkan keuntungan besar karena permintaan pasar stabil untuk konsumsi kuliner premium. Keuntungan bersih dari ternak 1000 ekor ikan gabus berpotensi lebih besar, sekitar Rp4 juta - Rp7 juta, meskipun waktu panennya lebih lama. Namun, budidaya gurame juga menjanjikan keuntungan besar karena harga jualnya yang tinggi dan pangsa pasar premium.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Ikan Gabus

Salah satu faktor utama mempengaruhi tingginya harga jual ikan gabus adalah kandungan albuminnya yang sangat tinggi. Albumin merupakan protein esensial untuk penyembuhan luka, menjaga keseimbangan cairan tubuh, dan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga banyak dicari untuk tujuan medis dan kesehatan.

Kandungan albumin pada 1 kg ikan gabus adalah sekitar 62,24 gram, jauh lebih tinggi dibandingkan sumber protein lain seperti telur. Faktor lain yang turut mempengaruhi harga adalah dinamika penawaran dan permintaan di pasar. Kelangkaan pasokan ikan gabus bisa disebabkan oleh faktor cuaca seperti kekeringan atau beralihnya fungsi lahan produksi. 

Selain itu, ukuran dan kualitas ikan gabus juga berperan dalam menentukan harga jualnya. Ikan gabus dengan ukuran besar dan kualitas daging yang baik akan memiliki nilai jual  lebih tinggi di pasaran. Perbedaan harga juga dapat terjadi antar daerah.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Harga Jual Ikan Gurame

Tingginya harga jual ikan gurame merupakan akumulasi dari berbagai faktor, salah satunya adalah lamanya waktu pemeliharaan yang dibutuhkan. Ikan gurame memerlukan waktu 6-8 bulan untuk mencapai ukuran konsumsi, bahkan bisa mencapai 12 bulan untuk ukuran lebih besar. Hal ini berarti biaya produksi dan pemeliharaan menjadi lebih tinggi.

Selain itu, budidaya ikan gurame juga dianggap tidak mudah, terutama pada tahap pemijahan yang memerlukan keahlian khusus. Faktor lain yang mempengaruhi harga adalah kualitas bibit, pakan, dan manajemen budidaya secara keseluruhan. Kualitas air, pemberian pakan yang tepat, dan pengendalian penyakit memerlukan perhatian khusus dalam budidaya gurame. 

Permintaan pasar yang tinggi juga menjadi pendorong utama harga ikan gurame. Ikan gurame sangat digemari masyarakat Indonesia karena rasa dagingnya yang gurih, lezat, tebal, dan kenyal. Hal ini menjadikan gurame cocok untuk berbagai olahan masakan dan memiliki pangsa pasar premium, terutama di restoran dan acara-acara khusus.

Tips Budidaya Ikan Gabus untuk Hasil Optimal

Untuk mencapai harga jual ikan gabus yang optimal, persiapan kolam menjadi langkah krusial. Kolam perlu dikeringkan selama 14 hari, kemudian disiram dengan larutan GDM Black BOS dan ditaburi GDM SaMe Granule Bio Organik 10 hari sebelum tebar bibit. Ketinggian air kolam sebaiknya 60-100 cm dengan suhu air 26-30 derajat Celsius dan pH 4-9, serta kandungan oksigen minimal 1 mg/L.

Pemilihan bibit ikan gabus yang unggul dan pemberian pakan tepat sangat penting untuk pertumbuhan cepat. Pilih bibit jantan dengan kepala oval dan warna gelap, serta bibit betina dengan warna lebih terang dan kepala lebih bulat. Ikan gabus adalah predator, sehingga pakan harus diberikan secara teratur dan cukup untuk menghindari kanibalisme. Pakan bisa berupa pelet, telur rayap, ikan teri, atau daging ayam sisa. Larva ikan gabus harus diberi pakan setiap tiga hari sekali agar cepat besar dan sehat.

Manajemen kolam yang baik juga berkontribusi pada hasil panen yang optimal. Lokasi kolam harus steril dari limbah industri atau rumah tangga yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ikan. Penyortiran ikan gabus secara berkala untuk memisahkan ikan yang sudah besar dari yang kecil juga disarankan. Ikan gabus biasanya siap panen setelah 4-6 bulan pemeliharaan, tergantung metode dan kondisi kolam.

Tips Budidaya Ikan Gurame untuk Hasil Optimal

Persiapan kolam yang tepat adalah kunci keberhasilan budidaya ikan gurame. Lokasi kolam harus mendapatkan sinar matahari langsung untuk pertumbuhan optimal, dengan suhu air ideal sekitar 26-28°C. Kolam perlu dibersihkan, dikeringkan selama 3-7 hari, dan dilakukan pengapuran pada kolam tanah dengan dosis 50 gr/m2. Setelah itu, isi air setinggi 80-100 cm dan diamkan selama 7-10 hari sebelum penebaran benih.

Pemilihan bibit gurame yang unggul dan pemberian pakan berkualitas adalah faktor penting lainnya. Pilih bibit yang sehat, aktif, lincah, dan memiliki tubuh proporsional, dengan ukuran minimal 6 cm. Pakan harus mengandung nutrisi lengkap dan seimbang, seperti pelet dengan protein 25-30%, serta pakan tambahan seperti dedak, ampas tahu, maggot, bekicot, atau sayuran hijau seperti daun singkong. Pemberian pakan harus teratur dan disesuaikan dengan pertumbuhan ikan.

Pengelolaan kualitas air dan pemantauan kesehatan ikan secara rutin sangat krusial. Pastikan kadar oksigen terlarut (DO) 4-9 mg/l, pH antara 6,5-8, dan kecerahan air 30-45 cm. Lakukan pemantauan kesehatan untuk mencegah penyakit dan berikan vaksin atau perawatan jika diperlukan. Proses pemanenan dapat dilakukan ketika ikan gurame sudah berumur 8-12 bulan.

FAQ

1. Ikan mana yang memiliki harga jual per kilogram paling tinggi antara gabus dan gurame? Ikan gabus umumnya memiliki harga jual per kilogram yang lebih tinggi dibandingkan ikan gurame, terutama karena nilai medisnya.

2. Apa alasan utama harga ikan gabus tinggi? Alasan utama harga ikan gabus tinggi adalah kandungan albuminnya yang sangat tinggi, yang bermanfaat untuk kesehatan dan penyembuhan.

3. Mengapa ikan gurame memiliki harga jual yang mahal? Ikan gurame mahal karena waktu pemeliharaannya yang lama, biaya produksi yang tinggi, dan permintaan pasar yang besar untuk konsumsi kuliner.

4. Berapa lama waktu panen ikan gabus? Ikan gabus biasanya siap panen setelah 4 hingga 6 bulan pemeliharaan.

5. Berapa lama waktu panen ikan gurame? Ikan gurame memerlukan waktu 6-8 bulan untuk mencapai ukuran porsi, bahkan bisa 12 bulan untuk ukuran lebih besar.

6. Apa manfaat utama ikan gabus bagi kesehatan? Manfaat utama ikan gabus adalah mempercepat penyembuhan luka, mengatasi gizi buruk, dan meningkatkan kualitas ASI berkat kandungan albuminnya.

7. Apakah budidaya ikan gurame memiliki banyak kompetitor? Budidaya ikan gurame memiliki kompetitor yang relatif sedikit karena proses budidayanya yang dianggap cukup lama dan berat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |