Liputan6.com, Jakarta - Memiliki kebun buah di halaman rumah yang sempit sering dianggap mustahil, padahal dengan teknik yang tepat, tanaman seperti anggur justru bisa tumbuh produktif di teras minimalis. Anggur mudah beradaptasi, dapat merambat di pagar atau kanopi tanpa memakan banyak ruang, sekaligus memberi kesejukan dan sumber buah segar bagi keluarga.
Tantangan utama biasanya bukan pada lahan, melainkan kurangnya pemahaman karakter tanaman, sehingga meski tumbuh subur, anggur kerap tak berbuah. Dengan perawatan yang benar, kedisiplinan, dan kemauan belajar, anggur bisa menjadi pilihan ideal untuk kebun rumahan. Berikut cara merawat anggur agar tumbuh optimal dan berbuah lebat yang dirangkum oleh Liputan6.com pada Minggu (8/2/2026) dari berbagai sumber serta hasil wawancara langsung dengan ahli Kebun. Simak selengkapnya.
Pilih Varietas Bandel dan Siapkan Media
Langkah pertama yang paling krusial adalah memilih jenis anggur yang dikenal bandel dan mudah berbuah. Budiono selaku Tukang Kebun Anggur di daerah Godean menyarankan varietas seperti Ninel dan Gosv sangat direkomendasikan bagi pemula karena tingkat keberhasilannya cukup tinggi. Jenis ini terbukti adaptif dan tidak manja meskipun ditanam di lahan yang terbatas sekalipun.
"Salah satunya ada ninel, ada gosv, ada julian, sama dixon." ucap pria 52 tahun dalam wawancara langsung dengan Liputan6.com pada Senin (2/2) kemarin.
Persiapan media tanam yang gembur menjadi pondasi utama agar akar tanaman bisa menjalar dengan leluasa. Campuran tanah subur dengan sekam padi serta pupuk kandang adalah komposisi terbaik untuk pertumbuhan awal. Perbandingan bahan satu banding satu akan menciptakan lingkungan perakaran yang sehat dan kaya nutrisi alami.
Pastikan lubang tanam atau pot memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang di bawah. Genangan air bisa menyebabkan akar menjadi busuk dan menghambat penyerapan nutrisi penting bagi pertumbuhan batang. Media yang tepat akan mempercepat masa vegetatif sehingga tanaman siap masuk ke fase pembuahan.
Lindungi Tanaman dari Hujan dan Hama
Budiono juga menyebut jika musuh terbesar tanaman anggur adalah air hujan yang turun secara langsung mengenai daun dan batang. Kelembapan yang terlalu tinggi akibat hujan bisa memicu munculnya jamur yang merusak jaringan tanaman muda. untuk itu, sebaiknya dipasang atap transparan atau naungan plastik UV di atas tanaman untuk melindunginya setiap saat.
"Yang penting nggak kena hujan. Karena kalau kena hujan, anggurnya bisa mati. Kalau anggur ini lembap kan bisa kena jamur juga." jelasnya.
Selain faktor cuaca, serangan hama seperti kutu putih dan ulat juga perlu diwaspadai sejak dini. Penggunaan perangkap lem serbaguna di sekitar batang sangat efektif untuk mengurangi populasi serangga perusak tersebut. Pencegahan yang dilakukan lebih awal akan menyelamatkan calon buah dari kerusakan yang merugikan hasil panen.
Sirkulasi udara di sekitar tanaman juga harus terjaga agar lingkungan tidak menjadi lembap dan sarang penyakit. Penempatan di area depan rumah yang terbuka biasanya memberikan aliran udara yang cukup bagi tanaman anggur. Kondisi lingkungan yang kering dan hangat justru sangat disukai oleh tanaman anggur agar tumbuh optimal.
Tega Memangkas Ranting Demi Panen Maksimal
Jangan pernah merasa sayang untuk memangkas ranting-ranting kecil yang tumbuh liar pada batang utama anggur. Pemangkasan atau pruning adalah syarat mutlak agar nutrisi fokus disalurkan untuk pembentukan bunga dan buah. Jika daun dibiarkan terlalu rimbun tanpa dipotong, maka tanaman hanya akan subur tanpa menghasilkan buah.
Lakukan pemangkasan pertama saat tanaman sudah berusia sekitar enam bulan dan batangnya terlihat cukup kokoh. Setelah dipangkas habis, tunas baru akan muncul membawa calon bunga yang akan menjadi buah segar. Rutinitas ini bisa dilakukan hingga tiga kali setahun untuk memastikan panen yang berkelanjutan terus menerus.
Durasinya biasanya memakan waktu empat bulan dari proses pemangkasan hingga buah siap untuk dipetik. Siklus ini harus dijaga agar tanaman memiliki waktu istirahat dan waktu produksi yang seimbang. Jika anda tega membuang daun yang rimbun, tanaman justru akan membalasnya dengan buah lebat. Itulah yang dilakukan Budiono dalam menanam kebunya dan terbukti cara tersebut berhasil dan sukses panen dalam waktu yang lebih cepat.
"Kalau situasinya bagus, 6 bulan udah siap potong ranting-ranting kecilnya. Jadi biar berbuah, perlu dipangkas dulu. Jadi dari penanaman awal sampai bisa dipangkas/dipotong itu sekitar 6 bulan." katanya.
Pentingnya Sinar Matahari dan Metode Penyiraman
Sinar matahari adalah sumber energi utama bagi tanaman anggur agar bisa tumbuh subur dan sehat. Pastikan lokasi penanaman mendapatkan cahaya penuh sepanjang hari tanpa terhalang oleh bangunan yang tinggi. Hal ini menjadi penting bagi Budiono, sebab tanaman yang kurang cahaya biasanya akan tumbuh kurus dan sangat sulit untuk memproduksi buah.
"Harus kena sinar matahari biar pertumbuhannya bagus sama sehat. Biar gampang buah juga. Yang penting, tanahnya nggak sampai kering aja." terangnya.
Penyiraman tanaman anggur sebenarnya tidak perlu dilakukan setiap hari seperti tanaman hias jenis lainnya. Anda cukup menyiramnya satu kali seminggu asalkan kondisi tanah di bawah masih terasa cukup lembap. Kadar air yang berlebihan di dalam tanah justru bisa memicu pembusukan pada akar tanaman.
Periksa kelembapan media tanam secara berkala dengan cara menyentuh tanah di sekitar pangkal batang utama. Jika tanah masih terasa basah atau dingin, maka anda sebaiknya menunda proses penyiraman hari itu. Manajemen air yang tepat akan membuat tanaman anggur lebih tahan banting terhadap perubahan cuaca.
Rahasia Nutrisi dan Pupuk Buatan Sendiri
Rahasia kesuburan tanah bisa didapatkan dari penggunaan pupuk kandang kotoran kambing yang sudah matang. Pemberian pupuk alami ini cukup dilakukan satu kali setahun untuk menjaga struktur tanah tetap gembur. Nutrisi organik akan dilepas secara perlahan untuk mendukung pertumbuhan batang dalam jangka waktu yang panjang.
Budiono juga memberikan tips lainnya yakni dengan membuat pupuk cair dari fermentasi daun anggur dicampur dengan air cucian beras. Campuran limbah dapur ini perlu didiamkan selama satu bulan sebelum disiramkan ke area perakaran tanaman. Aplikasi rutin setiap minggu akan membuat daun menjadi hijau pekat dan tanaman menjadi sangat sehat.
"Ada, pupuk bikin sendiri. Jadi daun anggur ini difermentasi, kira-kira 1 bulan, dicampur limbah dapur sama air bekas cuci beras." jelasnya.
Untuk hasil yang lebih maksimal, tambahan perangsang buah dari toko pertanian bisa diberikan sesuai dosis. Larutkan lima puluh mililiter cairan perangsang ke dalam dua liter air untuk satu kali aplikasi. Nutrisi tambahan ini sangat membantu mempercepat keluarnya bunga setelah anda melakukan proses pemangkasan ranting.
Pertanyaan Umum yang Sering Diajukan
Mengapa tanaman anggur harus rutin dipangkas?
Jika tidak dipangkas, nutrisi hanya habis untuk daun dan tanaman tidak akan pernah memunculkan buah.
Apa jenis anggur yang paling mudah berbuah?
Varietas Ninel dan Gosv adalah jenis yang paling bandel dan mudah berbuah untuk pemula
.Apakah anggur boleh terkena hujan terus-menerus?
Tidak boleh, karena air hujan menyebabkan kelembapan tinggi yang memicu jamur dan kematian tanaman.
Berapa kali sebaiknya tanaman anggur disiram?
Penyiraman cukup dilakukan seminggu sekali, pastikan tanah tidak terlalu kering dan tidak terlalu becek.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496443/original/026940100_1770536626-desain_kebun_sayur_vertikal__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496383/original/056569400_1770529666-paket_nasi_box3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496407/original/088232700_1770533577-jok_motor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496378/original/097970000_1770529617-eco_enzym.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496389/original/035495100_1770529682-bonggol_nanas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5493823/original/094053400_1770267896-Pemanen_Tomat_Sebelum_Kematangan_Penuh__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496313/original/081618400_1770526494-air_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496327/original/087683900_1770527218-letak_toren_air__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496295/original/037225900_1770524004-karet_kulkas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495974/original/086138400_1770452287-Gemini_Generated_Image_efxyujefxyujefxy_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496283/original/018646000_1770521530-pakan_ayam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495058/original/035831300_1770353107-unnamed-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4786033/original/032431100_1711509778-pexels-vlada-karpovich-6755628.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5106648/original/011643300_1737618833-Depositphotos_547952576_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495973/original/019853800_1770451870-Gemini_Generated_Image_9ipw5u9ipw5u9ipw.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495994/original/032561500_1770454041-Gemini_Generated_Image_6nq7or6nq7or6nq7_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495984/original/028777500_1770452855-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5496044/original/066648500_1770457649-Gemini_Generated_Image_d7ps7qd7ps7qd7ps.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495955/original/093030900_1770450009-Gemini_Generated_Image_rv230erv230erv23_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478830/original/039358100_1768938988-09.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417414/original/006322500_1763533451-rumah_dengan_taman_mini_indoor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394858/original/039789400_1761643209-gelang5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392456/original/072528800_1761462722-1ec9a55c-db5f-4db5-8a13-c4a1e142a72c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5387537/original/059762400_1761048814-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392481/original/002202300_1761464251-0a24cefe-c9c7-4c9c-b982-df981b47fba8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4606463/original/068658200_1696995206-super-snapper-UFrd8csYr1w-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380866/original/098606000_1760436484-booth_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382617/original/073885900_1760596152-ilustrasi_berdoa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5391953/original/030356600_1761379482-rumah_sederhana_yang_bisa_dibangun_bertahap.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383108/original/015940500_1760620717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380999/original/059576800_1760443306-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394882/original/098461600_1761643402-desain_rumah_kecil__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388683/original/089037500_1761127569-pagar_lipat_cocok_untuk_lahan_sempit_perkotaan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394904/original/053731000_1761643560-surat_kesepakatan_bersama.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5386096/original/014747300_1760954212-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5392924/original/013002900_1761535927-unnamed_-_2025-10-27T102956.910.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381915/original/044480400_1760521880-rumah_mezzanine_modern__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5394720/original/024442300_1761638556-closeup-hands-passing-contract-unrecognizable-businessman.jpg)