Liputan6.com, Jakarta - Peningkatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), seringkali terhambat oleh tata kelola keuangan yang kurang rapi. Hal ini pula yang sempat dialami oleh Olya Widowati Putri dalam menjalankan usaha Delollie Cake & Cookies di Ngliyan, Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Namun, segalanya berubah setelah ia bergabung menjadi bagian dari nasabah BRI dan mengikuti program pelatihan BRIncubator.
Melalui program inkubasi tersebut, Olya mendapatkan berbagai materi pengembangan bisnis mulai dari strategi pengemasan produk hingga optimasi media sosial untuk promosi. Fokus utama pelatihan sendiri adalah seputar memperbaiki manajemen usaha, agar tidak lagi dijalankan secara konvensional dan kurang tepat sasaran. Dukungan ini membantu produk camilan sehat berbahan gaplek miliknya semakin berkembang dan memiliki harga jual yang lebih kompetitif.
"Di inkubator itu pihak mentor dari BRI tidak mau kita hanya sebagai peserta biasa dan cuma stuck di sistem keuangan yang semrawut. Makanya, kami ini dibantu betul melalui pelatihan pembukuan keuangan yang rapi dan detail," kenang Olya saat bercerita kepada Liputan6.com di rumah produksinya, Minggu (10/5).
Dapat Ilmu Perhitungan HPP yang Akurat dan Tidak Memberatkan Konsumen
Salah satu perubahan paling signifikan yang dirasakan Olya terdapat pada cara menentukan Harga Pokok Penjualan (HPP). Sebelum mengikuti kelas pelatihan, ia hanya menghitung biaya produksi berdasarkan perkiraan kasar dan terbatas. Kini, setelah diajari menggunakan kalkulator HPP detail dari BRI, segala unsur biaya, termasuk biaya listrik untuk oven, penggunaan gas, hingga penggunaan alat kerja pendukung lainnya bisa tercatat dengan rapi.
Akurasi perhitungan ini lantas membuat Olya paham, karena sebelumnya nilai HPP usahanya ternyata masih lebih rendah akibat perhitungan yang masih manual. Dengan mengetahui biaya produksi secara rinci, ia kini bisa menetapkan margin laba yang lebih maksimal tanpa memberatkan konsumen. Perhitungan yang presisi ini lantas menjadi fondasi utama dalam menjaga kesehatan finansial usahanya agar tetap berkelanjutan dan berkembang pesat.
"Dulu hitung listrik cuma dikira-kira saja, kayak seribu rupiah atau berapa gitu. Nah, tapi, setelah pakai hitungan detail dari pelatihan BRI, semuanya jadi jelas dan ternyata profit kita bisa lebih besar karena pengeluaran aslinya terpantau," terangnya, saat menjelaskan teknis pembukuan barunya yang jauh lebih profesional.
Margin Laba Naik Hingga 45 Persen
Dampak langsung dari penerapan pembukuan yang rapi melalui skema yang diajarkan BRI adalah, melonjaknya margin keuntungan usaha Delollie Cake & Cookies secara signifikan. Olya menyebutkan bahwa sebelumnya keuntungan yang ia dapatkan hanya berada di kisaran 25 hingga 30 persen per setiap harga jual. Setelah melakukan penyesuaian berdasarkan kalkulator HPP dan efisiensi manajemen BRIncubator, margin labanya kini bisa menyentuh angka 45 persen.
Kenaikan margin ini kemudian membuat dirinya tidak perlu menaikkan harga produk secara sepihak hingga memberatkan konsumen. Kemudian, perhitungan rinci biaya melalui catatan keuangan yang detail ini juga membuat kondisi keuangan usahanya jauh lebih sehat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pendapatan yang meningkat ini kemudian dialokasikan kembali oleh Olya untuk memperkuat modal kerja dan pengembangan kegiatan produksi.
"Alhamdulillah setelah dari inkubator itu omzet naik 10 sampai 20 persen, dan labanya sekarang bisa sampai 45 persen setelah hitungannya dirapikan sesuai arahan mentor di BRI," ungkap Olya.
KUR BRI Sebagai Bahan Bakar Ekspansi Delollie Cake & Cookies
Merapikan pembukuan menjadi langkah yang tepat. Ini karena selain bisa mengetahui untung dan rugi, juga bisa membangun kredibilitas usaha di mata lembaga perbankan. Dengan catatan transaksi yang rapi melalui QRIS dan buku kas yang tertata, Olya turut merasa lebih percaya diri untuk mengakses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI di masa mendatang. Data keuangan yang valid menjadi bukti nyata bagi BRI bahwa usahanya layak mendapatkan suntikan modal untuk ekspansi.
Rencana ke depan, Olya berniat menggunakan dukungan pembiayaan tersebut untuk merenovasi rumah produksinya menjadi lebih mumpuni. Ia ingin memperbaiki bagian atap dan membangun lantai dua sebagai area khusus untuk memajang produk serta menerima tamu yang ingin berkunjung. Ruang display yang memadai dianggap penting agar para pembeli yang datang langsung ke Nglipar untuk bisa melihat berbagai varian produk dengan nyaman.
"Kalau pembukuannya sudah rapi, kita jadi lebih mudah kalau mau mengajukan pinjaman seperti KUR untuk mengembangkan tempat usaha menjadi lebih luas dan layak bagi konsumen," tambahnya saat ditanya mengenai rencana ekspansi Delollie Cake & Cookies ke depan.
Ingin Memiliki Pusat Edukasi Cooking Class
Tingginya minat masyarakat terhadap produk sehat berbahan gaplek mendorong Olya untuk segera merealisasikan program cooking class. Banyak konsumen yang memintanya untuk membuka kelas pelatihan baik secara daring maupun luring. Program edukasi ini bertujuan untuk menularkan semangat inovasi pangan lokal kepada masyarakat luas, sehingga bisa memanfaatkan kekayaan bahan pangan lokal di sekitarnya.
Agar bisa menampung banyak orang, ia memerlukan dapur yang lebih luas dengan fasilitas kitchen island yang modern untuk keperluan demonstrasi masak. Olya menyadari bahwa mengundang orang untuk belajar secara profesional membutuhkan tempat yang layak dan nyaman.
Oleh karena itu, pengembangan rumah produksi menjadi prioritas utamanya ke depan, agar proses edukasi bisa berjalan maksimal bersama dukungan mitra perbankannya. Turut ditambahkannya, bahwa, motivasi dan semangat menjadi pembuka peluangnya.
Bagi para pelaku UMKM. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kerja keras pengusaha dan dukungan dari lembaga seperti BRI. Menurutnya, pengalaman selama tiga tahun fokus pada inovasi gaplek telah membuktikan bahwa dengan pembukuan yang benar dan mentalitas yang mau belajar, UMKM pelosok desa pun bisa naik kelas.
"Pokoknya mulai dulu saja dengan skill yang kita punya, terus fokus. Karena kalau kita sering ikut pelatihan dan bergabung dengan Inkubator BRI, banyak banget ilmu yang bisa didapat untuk membuat usaha kita lebih maju," tambah Olya.
Cara Mudah Menjadi Inkubator BRI
Majunya usaha kue berbahan gaplek yang dikelola Olya kemudian bisa menjadi inspirasi bagi UMKM-UMKM lainnya di luar sana. Jika saat ini kondisinya masih berjuang dan belum menemukan arah bisnis yang potensial, program BRIncubator kiranya bisa menjadi solusi yang tepat.
Terdapat cara mudah untuk menjadi bagian dari peserta BRIncubator. Mengutip laman resmi media sosial Instagram Rumah BUMN Yogyakarta, program ini terbuka bagi berbagai bidang usaha, mulai dari Food & Beverages, Fashion & Beauty, Home Decor hingga bisnis Craft.
Berikut Langkah Pendaftaran Awal yang Bisa Dilakukan Pelaku Usaha UMKM:
1. Lakukan pendaftaran di laman resmi linkumkm.id, lalu lengkapi data diri pribadi.
2. klik ceklist pada bagian bawah dan pastikan anda telah membaca dan memahami Syarat & Ketentuan dan Kebijakan Privasi
3. Kemudian Klik “Daftar”
4. Lakukan aktivasi akun pada E-mail yang terdaftar pada website
5. Setelah akun diaktivasi, anda dapat masuk ke website
Setelah berhasil masuk atau mendaftar pada laman website, Anda bisa melakukan tindakan lanjutan dengan melakukan klik pada bagian banner bertuliskan BRIncubator.
Setelahnya Ikuti Langkah Berikut:
1. Anda telah sampai pada halaman pendaftaran
2. Lengkapilah data anda yang terdiri dari:
- Profil Diri
- Profil Usaha
- Tentang Produk
- Profil Bank
3. Pastikan anda telah mengisi seluruh data dengan benar
4. Klik “Selanjutnya” pada masing masing Sub-Pertanyaan
5. Dan setelah semuanya terisi, akan muncul tulisan “Selamat!! Anda telah terdaftar pada Program 2026”.
Setelah semua proses dilakukan, usaha Anda pun telah siap menjadi bagian dari anggota BRIncobator 2026. Nantinya, para mentor yang memiliki pengalaman di bidang bisnis dan usaha akan memberikan pelatihan guna meningkatkan kapasitas bisnis menuju kesuksesan.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6824930/original/024087900_1779613701-Untitled6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6828166/original/028155700_1779617238-Gemini_Generated_Image_70v9kw70v9kw70v9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6827241/original/029372700_1779616336-15286030089346800799.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6825841/original/033271100_1779614714-Nangoma8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6483386/original/086837100_1779342738-di-kota-ini-kucing-dan-anjing-memiliki-hak-asasi-sendiri-rev-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5560592/original/033284500_1776674144-kandang_12.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6817701/original/023994300_1779607093-Gemini_Generated_Image_ho9owbho9owbho9o.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6287451/original/098869600_1779162325-unnamed__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5830456/original/039096200_1778732824-0e024aca-53ec-4bc9-8fb1-dc8a38e18e2c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6814846/original/035335200_1779604576-Untitled1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6811671/original/054666300_1779601515-ide_jualan_depan_rumah3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6809349/original/052525500_1779599412-WhatsApp_Image_2026-05-24_at_11.41.52.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6811686/original/083516700_1779601614-Gemini_Generated_Image_nn42y7nn42y7nn42.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6804429/original/050863500_1779595805-WhatsApp_Image_2026-05-24_at_10.52.51__1_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6291935/original/023761800_1779166566-Jajanan_Anak___Minuman_Kekinian.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6807718/original/004766200_1779598368-Gemini_Generated_Image_gfgza0gfgza0gfgz.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6628235/original/016566400_1779460675-kusuma_buah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6803607/original/095718500_1779595286-Model_Warung_Pecel_Lele_Terpal_Sederhana.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6796232/original/012175500_1779589145-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481525/original/047821300_1769136212-Seleksi_Bibit_Lele_Berkualitas___Tebar_dengan_Tepat.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489268/original/078646900_1769835675-Jualan_buah_goreng__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495984/original/028777500_1770452855-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488893/original/092856000_1769769033-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.18.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2262540/original/075447500_1530187074-Channa_stri_060627_7960_jtgno_ed_resize.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485519/original/025563700_1769510053-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485348/original/055676200_1769503980-Gemini_Generated_Image_ykbuwykbuwykbuwy_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488293/original/093524200_1769746071-tirai_jendela1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481611/original/052294200_1769139472-Untitled_design__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488684/original/047569800_1769760902-kue_dari_tepung_mocaf5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446768/original/019579900_1765941166-Ikan_lele_dipanen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495904/original/087503600_1770444952-Gemini_Generated_Image_7ycbx87ycbx87ycb.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5494885/original/067165400_1770347594-telur_bebek.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483208/original/078189100_1769342982-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492871/original/061346200_1770188299-ChatGPT_Image_4_Feb_2026__13.57.45.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488443/original/005923400_1769750774-Panen_kacang_panjang__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4878087/original/027138900_1719566267-IMG_2916.jpeg)