Niat Mulia Suhardi, Jadi Agen BRILink untuk Mudahkan Transaksi Masyarakat

3 hours ago 1

Liputan6.com, Yogyakarta - Terletak di Jalan Gatak, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, Toko Cimox merupakan toko tertua di daerah itu. Suhardi (61), pemilik toko ini, mengungkapkan bahwa usahanya telah berdiri sejak 2004.

Dua puluh dua tahun berlalu, kini telah banyak toko berdiri di sekitar kawasan tersebut. Dari yang dahulu masih sepi dan menjadi satu-satunya toko, kini dalam radius beberapa meter sudah bermunculan toko-toko baru.

Saat kampus Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berdiri dan berkembang, Suhardi kemudian membuka warung. Mengenang masa awal usahanya, Suhardi mengungkapkan bahwa dulu banyak orang tetap berbelanja ke warungnya meski harus menempuh jarak hingga satu kilometer.

"Mulai ada UMY, saya bikin warung. Dulu, saya kan satu-satunya warung. Jadi, dulu Radius 1 kilo tuh belanjanya ke sini. Nah, sekarang udah banyak banget warung," cerita Suhardi.

Toko Suhardi menjual berbagai kebutuhan pokok, bahkan juga menyediakan bensin eceran. Lokasi toko tersebut sangat strategis karena berada di dekat kos-kosan mahasiswa serta berbagai warung makan.

Tak hanya menjual kebutuhan pokok dan bensin eceran, Toko Cimox kini juga melayani transaksi perbankan melalui layanan Agen BRILink. Ditemui di tokonya pada (16/5/2026), Suhardi menjadi Agen BRILink sejak sebelum pandemi Covid-19. Sempat lupa kapan tahun tepatnya menjadi Agen BRILink, namun Suhardi menyakinkan jika ia sudah menjadi agen sekitar tahun 2018.

Awalnya, Suhardi tidak terpikir untuk menjadi Agen BRILink hingga akhirnya ia mendapat tawaran dari salah satu pelanggan galonnya yang merupakan alumni mahasiswa UMY dan bekerja di Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Ya, secara kebetulan. Langganan saya galon, anak-anak kos UMY itu banyak yang diterima di BRI. Kemudian waktu saya ngantar galon ke kos beliau, dia tuh nawarin, Pak, mbok saya dibantu, bapak besok tak masukan di BRILink," cerita Suhardi.

Setelah menjadi agen BRILink, Suhardi kemudian diajarkan bagaimana cara menggunakan EDC atau Electronic Data Capture. EDC merupakan mesin elektronik yang digunakan untuk memproses transaksi pembayaran non-tunai.

"Dari mahasiswa UMY itu akhirnya saya dikasih EDC, diajari penggunaan. Akhirnya, loh kok ternyata banyak yang menggunakan jasa BRILink itu," kata Suhardi.

Suhardi mengungkapkan, kala ditawari fasilitas Agen BRILink tersebut, ia merasa gagap teknologi dan tidak terlalu memahami digitalisasi. Namun tanpa terasa, kini ia telah menjadi Agen BRILink selama delapan tahun. Seiring berjalannya waktu, layanan BRILink berkembang pesat dan Suhardi merasakan sendiri perbedaan layanan yang tersedia dari dulu hingga sekarang.

Suhardi juga merasakan perkembangan layanan BRILink yang dulu belum dapat melayani transaksi antarbank, namun kini sudah bisa membantu masyarakat melakukan transaksi ke rekening bank yang berbeda.

"Kan berkembang-kembang, ada tarik, ada ya, pokoknya pulsa listrik, ada token, ada telpon, ada macam-macam. Jadi sekarang ada Shopee, ada Gopay, ada macam-macam. Ada dana. Semua transaksi keuangan sekarang bisa," tambah Suhardi.

Niat Mulia Membantu Masyarakat

Meski awalnya tidak pernah terpikirkan untuk menjadi agen BRILink, kehadirannya kini justru banyak membantu masyarakat sekitar. Bahkan, Suhardi kerap membantu kerabat maupun tetangga yang sudah dikenalnya dengan membayarkan terlebih dahulu kebutuhan mereka.

"Saya dibayari dulu. Saya ditalangi dulu. Nanti udah ada duit, dibayar. Itu kan yang struk-struk itu yang saya talangi dulu," Kata Suhardi sembari memperlihatkan struk yang ditempel di meja jualannya.

"Cuma teman-teman aja. Tak batasi satu bulan, jadi mau bayar berikutnya udah lunas," tambah Suhardi.

Di sela-sela obrolan, Suhardi sempat menghentikan ceritanya sejenak untuk melayani pembeli. Setelah itu, ia kembali melanjutkan ceritanya dan mengungkapkan bahwa saat malam hingga dini hari, tetangga kerap meminta bantuannya untuk melakukan transfer maupun tarik tunai.

"Soalnya setiap saat mau malam, ada aja. Ada yang telfon dulu, masih buka gak, ini mau minta tolong transfer. Kemarin itu waktu sudah sore, kan sekarang musim kurban, pedagang sapi mau bayar. Bayarnya ke Madura sana," cerita Suhardi.

Toko Suhardi buka mulai pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. Namun, sebelum waktu subuh, terkadang ada tetangga maupun pelanggan yang meminta tolong untuk dibayarkan atau ditransferkan sesuatu melalui pesan WhatsApp.

Meski hanya memperoleh keuntungan yang tidak terlalu besar, Suhardi mengungkapkan bahwa menjadi agen BRILink cukup membantu menambah penghasilan toko sekaligus memudahkan masyarakat sekitar. Terlebih, layanan tersebut kerap dibutuhkan saat malam hari ketika bank sudah tutup dan lokasi ATM cukup jauh dari rumah warga.

"Jadi sekali transaksi itu saya dapat Rp2.000. Jadi kalau hitungannya sebenarnya kecil. Cuma memang niat menjadi agen BRILink yang bisa membantu masyarakat," ujar Suhardi.

Sembari membalas pesan WhatsApp di tengah-tengah obrolan, Suhardi mengungkapkan bahwa transfer dan tarik tunai menjadi transaksi yang paling sering dilayani di Agen BRILink miliknya. Pasalnya Agen BRILink lebih mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar daripada harus ke bank atau ATM yang berada di seberang ringroad.

Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, masyarakat telah mempercayai Agen BRILink untuk melakukan berbagai transaksi. Layanan tersebut menjangkau berbagai kalangan usia yang datang untuk melakukan transaksi.

"Ada yang langganan yang bakul-bakul sate itu, mau ke pasar itu, langsung lewat belakang (belakang toko) ambil Rp100.000-Rp200.000 buat belanja,” cerita Suhardi.

Pada tanggal tertentu seperti jatuh tempo bayar listrik, toko Suhardi kerap ramai pelanggan. Menjadi Agen BRILink membuat warung Suhardi tetap ramai di tengah banyaknya toko baru di sekitar tokonya.

Usai melayani pelanggan BRILink yang meminta bantuan untuk melakukan transfer, Suhardi melanjutkan ceritanya. Kini BRI menyarankan transaksi di bawah Rp4 juta dilakukan melalui Agen BRILink atau Indomaret. Hal tersebut tentunya menguntungkan Agen BRILink karena pelanggan menjadi lebih sering melakukan transaksi di agen dibanding langsung ke bank.

"Ke bank kan kadang-kadang sekarang itu kena aturan, di bawah Rp4 juta kan disarankan ke Indomaret sama ke BRILink. Tapi kalau di atas Rp4 juta kan di bank bisa," jelas pemilik Toko Cimox itu.

Endah (55) salah satu pelanggan Agen BRILink yang ditemui pada (24/5/2026) di Sunday Morning UGM ungkap jika adanya agen BRILink sangat memudahkan transaksi, apalagi untuk masyarakat yang tinggal jauh atau dari ATM atau bank.

"Susah sih waktu saya di sana (di Lampung). Kendala sinyal sih ya. Tapi kalau itu lumayan loh kalau ada Agen BRILink sangat membantu," kata Endah.

Masyarakat yang lokasinya tidak ada sinyal juga dimudahkan dengan Agen BRILink tersebut. Endah merupakan orang asli Surabaya yang pernah tinggal di Lampung karena memiliki tambak udang. Pengalamannya mencerminkan tantangan nyata yang masih dihadapi sebagian masyarakat Indonesia dalam mengakses layanan keuangan formal, terutama di daerah terpencil dengan keterbatasan sinyal dan infrastruktur perbankan.

Agen BRILink hadir sebagai perpanjangan tangan Bank BRI untuk menjawab tantangan tersebut, menghadirkan layanan perbankan lebih dekat kepada masyarakat yang selama ini sulit terjangkau. Endah menambahkan bahwa Agen BRILink menjadi layanan yang paling mudah dijangkau untuk melakukan berbagai transaksi keuangan.

 "Mudah benar. Kita kan jauh dari mana-mana. Kita nggak bisa ke bank. Jadi kan agen itu kita buat narik uang. Paling terjangkau lah untuk masyarakat," tambahnya.

Mengutip laporan resmi BRI pada 7 Mei 2026, BRI terus memperluas inklusi keuangan melalui layanan BRILink Agen di berbagai wilayah Indonesia. Hingga Maret 2026, tercatat \ 1,18 juta agen BRILink yang tersebar di 66.450 desa atau menjangkau sekitar 80 persen desa di Indonesia. Volume transaksi BRILink Agen juga mencapai Rp420 triliun.

Kontribusi BRILink Agen terhadap dana murah atau current account savings account (CASA) pun terus meningkat hingga mencapai Rp30 triliun atau tumbuh 18,37 persen secara tahunan (year on year/yoy). Hal tersebut menunjukkan bahwa BRILink Agen tidak hanya memudahkan masyarakat dalam bertransaksi, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |