Kalender Bali Bulan Agustus, Ini Daftar Rerainan Lengkap

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Kalender Bali Bulan Agustus menjadi acuan penting bagi masyarakat Hindu Bali dalam menentukan jadwal ibadah harian maupun perencanaan upacara adat. Perhitungan penanggalan tradisional yang berbasiskan sistem Wuku dan Sasih ini berfungsi untuk menentukan hari yang tepat bagi berbagai kegiatan penting. 

Penanggalan setempat ini memuat rincian hari suci seperti Tumpek Krulut, Buda Wage Merakih, Bhatara Sri sampai Purnama Sasish Katiga sebagai penutup. Pola perhitungan ini kemudian panduan bagi siapa saja yang berada di Bali maupun yang hendak berkunjung.

Simak informasi selengkapnya tentang jadwal ibadah, deretan hari baik untuk hajatan, hingga tanggal yang memerlukan kehati-hatian selama bulan berjalan, Selasa (28/7).

Kalender Bali Bulan Agustus

Sistem penanggalan tradisional Bali menggabungkan perhitungan matahari, bulan, serta siklus wuku yang berjalan secara berulang. Kombinasi elemen-elemen tersebut menghasilkan penentuan hari baik serta hari yang dihindari untuk aktivitas tertentu. Masyarakat menggunakan rincian dalam kalender untuk mengatur jadwal ibadah serta agenda kerja harian agar berjalan secara berurutan.

Pada siklus bulan ini, terdapat beberapa pertemuan hari yang menjadi penanda penting bagi pelaksanaan tradisi Hindu setempat. Setiap transisi hari membawa dampak tersendiri terhadap pemenuhan sarana ibadah yang wajib disiapkan oleh setiap keluarga. 

Keberadaan dokumen penanggalan ini memudahkan warga dari berbagai lapisan masyarakat untuk mengakses panduan tradisi secara mandiri. Penyusunan jadwal kegiatan yang teratur membantu menjaga kelancaran pelaksanaan tradisi di tengah kesibukan harian modern. 

Daftar Rerainan dan Hari Suci Hindu Selama Satu Bulan

Terkait jadwal pelaksanaan ibadah atau rerainan sendiri akan diawali dengan perayaan Tumpek Krulut yang jatuh pada sabtu kliwon di awal bulan. Hari suci ini menjadi momen pemujaan terhadap dewa kesenian serta simbol kasih sayang antar sesama manusia. Masyarakat menyiapkan sarana ibadah khusus untuk diletakkan pada tempat persembahyangan serta alat kesenian.

Berikut rangkaian hari suci sepanjang bulan Agustus:

  • Sabtu, 1 Agustus 2026: Tumpek Krulut (Hari kasih sayang dan pemujaan Dewa Iswara/kesenian)
  • Rabu, 5 Agustus 2026: Buda Wage Merakih
  • Jumat, 7 Agustus 2026: Hari Bhatara Sri
  • Selasa, 11 Agustus 2026: Anggar Kasih Tambir & Kajeng Keliwon Uwudan
  • Rabu, 12 Agustus 2026: Tilem Sasih Karo
  • Selasa, 18 Agustus 2026: Anggara Paing Medangkungan
  • Rabu, 26 Agustus 2026: Kajeng Keliwon Enyitan & Buda Keliwon Matal
  • Kamis, 27 Agustus 2026: Purnama Sasih Katiga

Adapun setiap desa adat akan menyelaraskan persiapan sarananya sesuai urutan penanggalan tersebut. Hadirnya daftar rincian tanggal ini diharapkan bisa membantu persiapan ritual keagamaan di pura maupun merajan berjalan lebih terstruktur.

Hari Libur Nasional dan Momen Peringatan Daerah

Bulan ini juga memuat agenda nasional berupa peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus mendatang. Penanggalan setempat mengintegrasikan tanggal merah nasional ini dengan jadwal kegiatan masyarakat di tingkat banjar. Penggabungan agenda membantu warga mengatur waktu antara upacara kenegaraan dan ritual keagamaan.

Beberapa daerah di Bali mengadakan tradisi gotong royong serta perlombaan warga di sekitar tanggal libur nasional tersebut. Aktivitas kemasyarakatan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan jadwal hari suci yang jatuh pada pekan yang sama. Warga membagi waktu secara bergantian antara kegiatan desa adat dan peringatan nasional.

Informasi mengenai tanggal libur membantu wisatawan dalam merencanakan kunjungan ke berbagai obyek wisata budaya setempat. Kepadatan lalu lintas di sekitar area pura utama dapat diantisipasi lebih awal oleh para pengguna jalan. Keterpaduan informasi jadwal memudahkan mobilitas warga lokal maupun pendatang.

Cara Membaca Perhitungan Penanggalan Tradisional Bali

Membaca kalender Bali membutuhkan pemahaman dasar mengenai sistem wuku yang terdiri atas 30 siklus. Setiap wuku berlangsung selama tujuh hari dan berputar secara berurutan dalam satu siklus 210 hari. Memahami posisi wuku membantu pembaca mengenali berbagai penentuan hari penting yang digunakan dalam tradisi Bali.

Selain wuku, kalender Bali juga mengenal sasih, yaitu sistem bulan dalam penanggalan tradisional yang mengikuti siklus bulan dengan penyesuaian tertentu. Informasi mengenai sasih membantu masyarakat mengetahui pergantian bulan serta berbagai hari raya dan upacara keagamaan yang berkaitan dengan setiap periode tersebut.

Kini, kalender Bali tersedia dalam bentuk cetak maupun digital sehingga semakin mudah dipelajari oleh masyarakat. Penyajian informasi yang ringkas membantu generasi muda memahami dasar-dasar sistem penanggalan tradisional sekaligus mengenal nilai budaya yang diwariskan secara turun-temurun.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kalender Bali Bulan Agustus

Kapan hari suci Purnama jatuh pada bulan ini?

Hari suci Purnama jatuh pada tanggal 27 bulan ini, yang menjadi waktu pelaksanaan ibadah persembahyangan di berbagai pura.

Apakah ada hari baik untuk menikah pada pertengahan bulan?

Ya, terdapat beberapa tanggal di pertengahan bulan yang memiliki kombinasi wuku sesuai untuk pelaksanaan upacara pernikahan.

Bagaimana cara menentukan hari baik untuk pindah rumah?

Hari baik pindah rumah ditentukan dengan memilih tanggal yang tidak bertepatan dengan unsur pangaradan dalam perhitungan penanggalan lokal.

Apakah Tumpek Krulut dirayakan pada bulan ini?

Ya, perayaan Tumpek Krulut jatuh pada hari Sabtu Kliwon di awal bulan sebagai hari pemujaan keindahan dan kasih sayang.

Di mana masyarakat bisa mengakses informasi penanggalan Bali secara resmi?

Masyarakat dapat memperoleh dokumen penanggalan cetak di toko buku lokal atau mengaksesnya melalui aplikasi penanggalan digital.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |