Doa untuk Diri Sendiri yang Sedang Sakit: Lafal Arab, Latin, dan Keutamaannya

1 week ago 7

Liputan6.com, Jakarta Sakit merupakan ujian yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya untuk menguji kesabaran dan keimanan. Dalam kondisi tersebut, membaca doa untuk diri sendiri yang sedang sakit menjadi salah satu ikhtiar spiritual yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Sebagai seorang muslim, penting untuk meyakini bahwa sakit yang dirasakan adalah bentuk kasih sayang Allah SWT yang dapat menghapus dosa-dosa. Melalui doa untuk diri sendiri yang sedang sakit, seorang hamba dapat memohon kesembuhan langsung kepada Yang Maha Menyembuhkan.

Dalam hadits yang diriwayatkan dari Ummul 'Ala, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa sakit yang dialami seorang muslim dapat menghilangkan kesalahan-kesalahannya sebagaimana api menghilangkan karat pada emas dan perak. Hal ini menjadi pengingat bahwa di balik rasa sakit yang dirasakan, terdapat hikmah yang besar. Oleh karena itu, memperbanyak doa untuk diri sendiri yang sedang sakit menjadi sangat penting untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memohon kesembuhan dari-Nya.

Islam telah mengajarkan berbagai doa untuk diri sendiri yang sedang sakit yang dapat diamalkan ketika sedang mengalami kondisi tidak sehat. Doa-doa tersebut telah diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Dengan mengamalkan doa-doa ini, seorang muslim tidak hanya memohon kesembuhan secara fisik, tetapi juga ketenangan jiwa dan penghapusan dosa-dosa. 

Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan ketika sedang sakit beserta keutamaannya, yang telah Liputan6.com rangkum pada Kamis (27/3).

Ketika Paus Fransiskus yang berusia 88 tahun sedang berjuang melawan pneumonia di kedua paru-parunya di rumah sakit Gemelli, Roma, Paus Fransiskus memimpin umat beriman dalam pembacaan doa Rosario di malam hari yang muram di Lapangan Santo Petrus pad...

Promosi 1

Doa Memohon Kesembuhan Versi Pertama

Ketika sedang sakit, seorang muslim dapat membaca doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW untuk memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Doa ini sangat populer dan telah diriwayatkan dalam hadits shahih. Berikut adalah lafal doa, bacaan latin, dan terjemahannya:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allaahumma rabban naasi, adzhibil ba'sa. Isyfi. Antas syaafi. Laa syaafiya illā anta syifaa'an lā yughaadiru saqaman.

Artinya: "Tuhan segala manusia, hilangkanlah penyakit. Sembuhkanlah, Engkaulah penyembuh. Tidak ada penawar selain dari penawar-Mu, penawar yang menghabiskan sakit dan penyakit."

Doa ini sangat istimewa karena langsung diajarkan oleh Rasulullah SAW dan diriwayatkan dalam kitab Shahih Bukhari dan Muslim. Dalam praktiknya, doa ini dibaca sambil mengusapkan tangan ke bagian tubuh yang sakit. Hal ini dilakukan oleh Rasulullah SAW saat menjenguk keluarganya yang sakit, beliau akan mengusap dengan tangan kanannya sambil membaca doa ini.

Keutamaan membaca doa ini adalah bahwa Allah SWT sebagai Yang Maha Menyembuhkan akan menghilangkan penyakit yang diderita. Doa ini juga mengandung pengakuan bahwa hanya Allah-lah yang mampu menyembuhkan segala penyakit, sehingga membaca doa ini juga merupakan bentuk tauhid dan pengakuan akan kekuasaan Allah SWT atas segala sesuatu.

Doa Memohon Kesembuhan Versi Kedua

Versi doa lain yang dapat diamalkan oleh seseorang yang sedang sakit adalah doa yang dikutip dari buku Doa-Doa Terbaik Sepanjang Masa karya Ustaz Ahmad Zacky El-Syafa. Doa ini juga mengandung permohonan kesembuhan sekaligus penyerahan diri kepada Allah SWT.

بِسْمِ الله، حَسْبِيَ الله تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهُ، اِعْتَصَمْتا بِاللَّه فَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَى الله مَا شَاءَ اللَّهُ لَا حَوْلَ وَلَا قُ وَّةَ إِلَّا بِاللَّه الْعَلِيُّ الْعَظِيمِ

Bismillaahi hasbiyallaahi tawakkaltu 'alallaahi i'tashamtu billaahi fawwadltu amri ilallaahi maa syaa-allahu laa haula walaa quwwata illaa billaahil 'aiyyil 'adziimi

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Allah-lah Zat Yang mencukupiku. Aku berserah diri kepada Allah. Aku memohon perlindungan kepada Allah. Tiada daya dan upaya hanyalah kepada Allah Zat Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."

Doa ini memiliki makna yang sangat dalam tentang penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT. Dengan membaca doa ini, seorang muslim mengakui bahwa segala sesuatu, termasuk kesembuhan dari penyakit, hanya bisa terjadi atas izin dan kehendak Allah SWT. Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.

Keutamaan dari doa ini adalah memberikan ketenangan batin bagi orang yang sedang sakit. Dengan menyerahkan segala urusan kepada Allah SWT, seorang muslim akan merasa tenang dan tidak khawatir berlebihan tentang penyakit yang dideritanya. Ketenangan batin ini sangat penting dalam proses penyembuhan, karena stress dan kecemasan dapat memperburuk kondisi kesehatan seseorang.

Doa Ketika Sakit Dengan Mengusap Bagian Yang Sakit

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa lain yang dapat dibaca ketika sedang sakit, terutama saat merasakan sakit pada bagian tertentu dari tubuh. Doa ini dibaca sambil menyentuh atau mengusap bagian tubuh yang sakit.

بِسْمِ اللَّهِ (3x)

أَعُوذُ بِاَللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7x)

Bismillāh (dibaca 3 kali).

A'ūdzu billāhi wa qudratihī min syarri mā ajidu wa uhādziru (dibaca 7 kali).

Artinya:

"Dengan nama Allah" (dibaca 3 kali).

"Aku berlindung kepada Allah dan kuasa-Nya dari keburukan apa yang kurasakan dan kukhawatirkan" (dibaca 7 kali).

Doa ini memiliki keutamaan yang sangat besar. Diriwayatkan dari Utsman bin Abul Ash RA bahwa ia pernah mengeluhkan sakit yang dirasakannya kepada Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW mengajarkan doa ini dan menyarankan agar ia meletakkan tangannya pada bagian tubuhnya yang sakit sambil membaca doa tersebut.

Dalam praktiknya, doa ini dibaca dengan cara meletakkan tangan pada bagian tubuh yang sakit, kemudian mengucapkan "Bismillah" sebanyak tiga kali, dan dilanjutkan dengan membaca "A'udzu billahi..." sebanyak tujuh kali. Dengan izin Allah SWT, sakit yang dirasakan akan berkurang bahkan hilang.

Doa Dengan Membaca Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah dikenal juga dengan sebutan Asy-Syifa yang berarti penyembuh. Surat ini memiliki keutamaan yang sangat besar, khususnya dalam hal penyembuhan penyakit. Membaca Surat Al-Fatihah untuk diri sendiri yang sedang sakit merupakan salah satu bentuk doa yang sangat dianjurkan.

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ

الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ

مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ

اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ

صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ

Bismillahir rahmanir rahim.

Alhamdu lillahi rabbil alamin.

Ar rahmanir rahim.

Maliki yaumid din.

Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'in.

Ihdinas siratal mustaqim.

Siratal lazina an'amta 'alaihim ghairil maghdubi 'alihim wa lad dallin.

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

Yang menguasai Hari Pembalasan.

Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.

Tunjukilah kami jalan yang lurus.

(yaitu) Jalan orang-orang yang Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Surat Al-Fatihah memiliki keutamaan yang luar biasa dalam hal penyembuhan. Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa sekelompok sahabat Nabi pernah menyembuhkan seseorang yang terkena sengatan kalajengking dengan membacakan surat Al-Fatihah. Hal ini menunjukkan bahwa surat ini memiliki kekuatan penyembuhan yang diakui langsung oleh Rasulullah SAW.

Dalam praktiknya, surat Al-Fatihah dapat dibaca berulang kali dengan niat untuk kesembuhan. Beberapa ulama menganjurkan untuk membacanya sebanyak tujuh kali setelah shalat fardhu, kemudian meniupkan ke bagian tubuh yang sakit. Metode ini telah terbukti efektif dengan izin Allah SWT dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Doa Nabi Ayub AS

Nabi Ayub AS dikenal sebagai seorang nabi yang diuji dengan penyakit yang sangat berat selama bertahun-tahun. Meskipun demikian, beliau tetap sabar dan tidak pernah berhenti berdoa kepada Allah SWT untuk memohon kesembuhan. Doa Nabi Ayub AS yang terekam dalam Al-Qur'an menjadi salah satu doa yang sangat dianjurkan untuk dibaca ketika sedang sakit.

وَأَيُّوبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

Wa ayyuba idz nada rabbahu anni massaniyad durru wa anta arhamur rahimin.

Artinya: "Dan (ingatlah kisah) Ayub, ketika dia berdoa kepada Tuhannya, '(Ya Tuhanku), sungguh, aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.'"

Doa ini tertulis dalam Al-Qur'an surat Al-Anbiya ayat 83. Doa ini sangat istimewa karena langsung diabadikan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an dan mencerminkan ketabahan seorang nabi dalam menghadapi ujian berupa penyakit yang berkepanjangan.

Jawaban Allah atas doa Nabi Ayub AS juga tercatat dalam ayat selanjutnya:

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِينَ

Artinya: "Maka Kami kabulkan (doa)nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya dan Kami kembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami lipat gandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami, dan untuk menjadi peringatan bagi semua yang menyembah Kami."

Keutamaan dari doa Nabi Ayub AS ini adalah bahwa doa tersebut merupakan doa yang telah terbukti dikabulkan oleh Allah SWT. Kisah pengabulan doa Nabi Ayub AS ini memberikan harapan bagi setiap muslim yang sedang sakit bahwa Allah SWT Maha Mendengar dan akan mengabulkan doa hamba-Nya yang memohon dengan tulus dan sabar.

Dalam ajaran Islam, sakit diyakini sebagai salah satu cara Allah SWT untuk menghapus dosa-dosa hambanya. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa dan istigfar ketika sedang sakit. Berbagai doa untuk diri sendiri yang sedang sakit telah diajarkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat, yang dapat diamalkan sesuai dengan kondisi dan keadaan masing-masing.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |