Liputan6.com, Jakarta - Menanam terong dalam pot galon menjadi solusi praktis bagi siapa saja yang ingin berkebun di lahan terbatas. Selain hemat tempat, metode ini juga memudahkan perawatan sehingga cocok diterapkan di pekarangan, teras, maupun halaman rumah. Namun, cara merawat terong dalam pot galon agar cepat panen perlu dilakukan dengan tepat agar tanaman dapat tumbuh sehat dan menghasilkan buah yang melimpah.
Perawatan terong di dalam pot tidak hanya sebatas menyiram tanaman setiap hari. Pemilihan media tanam yang subur, pemberian pupuk secara rutin, serta penempatan pot di lokasi yang mendapat sinar matahari cukup menjadi beberapa faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan tanaman. Jika semua kebutuhan tersebut terpenuhi, terong akan lebih cepat berbunga dan memasuki masa berbuah.
Dengan teknik perawatan yang benar, tanaman terong dalam pot galon dapat menghasilkan buah berkualitas meski ditanam di area yang sempit. Mulai dari menjaga kelembapan media tanam hingga mengendalikan hama dan penyakit, setiap langkah memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman. Berikut beberapa cara merawat terong dalam pot galon agar cepat panen, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (23/7/2026).
1. Memilih Bibit Terong Berkualitas Unggul
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5470200/original/035277300_1768199867-Penyemaian_Benih_Terong_untuk_Bibit_Unggul.jpg)
Perbesar
Langkah awal yang menentukan keberhasilan budidaya terong adalah memilih benih berkualitas unggul sejak awal proses penanaman. Benih merupakan fondasi utama yang akan memengaruhi seluruh tahapan pertumbuhan tanaman, mulai dari proses perkecambahan, perkembangan akar, pertumbuhan batang dan daun, hingga kemampuan tanaman dalam menghasilkan buah.
Kualitas bibit yang baik dapat dilihat dari bentuk sempurna dan ukurannya yang ideal. Bibit terong yang akan ditanam umumnya diambil dari buah terong yang benar-benar matang dan tua di pohon. Beberapa jenis terong memiliki ukuran yang kompak dan produktivitas yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk ditanam di wadah.
Varietas seperti terong ungu panjang, terong hijau lokal, dan terong bulat mini sangat dianjurkan untuk metode tanam ini. Bibit dapat dipindahkan ke pot permanen ketika sudah memiliki 3-4 daun sejati, batang yang kokoh, dan akar yang berkembang dengan baik. Pemindahan bibit sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stres pada tanaman.
2. Menyiapkan Media Tanam Ideal untuk Terong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5470198/original/082483700_1768199866-Persiapan_Galon_Bekas_sebagai_Pot_Tanam.jpg)
Perbesar
Media tanam yang baik adalah kunci keberhasilan dalam menanam terong di galon bekas, karena menyediakan nutrisi dan dukungan fisik bagi tanaman. Media tanam yang ideal harus subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik untuk mencegah genangan air.
Campuran tanah subur, kompos atau pupuk kandang yang telah matang, serta sekam bakar atau cocopeat dengan perbandingan 1:1:1 merupakan kombinasi yang baik. Opsi lain bisa menggunakan campuran tanah, sekam bakar, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1. Media tanam yang kaya nutrisi dan memiliki struktur yang baik akan mendukung pertumbuhan terong yang sehat dan produktif.
Pastikan pot memiliki lubang drainase yang memadai di bagian bawah agar air tidak menggenang, yang dapat menyebabkan akar mengalami pembusukan. Ukuran pot yang disarankan untuk menanam terong adalah dengan diameter minimal 30 hingga 35 cm agar akar terong dapat tumbuh dengan optimal dan mendapatkan ruang yang cukup.
3. Penyiraman Rutin untuk Kelembapan Optimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5470202/original/095686200_1768199867-Perawatan_Rutin_untuk_Pertumbuhan_Optimal.jpg)
Perbesar
Penyiraman harus dilakukan secara rutin, terutama pada saat cuaca panas, tetapi perlu dihindari agar daun tidak terlalu basah. Sebaiknya, siram tanaman terong dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari, atau sesuaikan dengan tingkat kelembapan tanah.
Media tanam harus selalu lembap tetapi tidak becek. Hindari penyiraman di siang hari. Jika memungkinkan, penggunaan air kolam ikan lele dapat menjadi pilihan karena kaya nutrisi yang baik untuk tanaman. Pada usia 40 hari, penyiraman dua kali sehari pada pagi dan sore sangat dianjurkan.
Pot atau polybag lebih cepat kering dibanding tanah langsung, jadi penting untuk memeriksa kelembapan tanah secara berkala. Jika tanah bagian atas sudah kering sekitar 2–3 cm, baru siram kembali. Terong membutuhkan kelembapan sedang untuk pertumbuhannya.
4. Strategi Pemupukan Berkala untuk Terong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305328/original/096728600_1784791842-Screenshot_2026-07-23_142013.jpg)
Perbesar
Pemupukan secara teratur sangat penting untuk mendukung pertumbuhan batang, daun, serta buah terong. Pemberian pupuk tambahan menggunakan kompos atau pupuk kandang sebaiknya dilakukan ketika tanaman sudah mulai berbunga dan berbuah.
Gunakan pupuk organik cair (POC) yang khusus diformulasikan untuk buah setiap minggu sekali saat tanaman mulai berbunga. Untuk fase generatif (pembungaan dan buah), tambahkan pupuk tinggi Kalium (K) seperti NPK 16-16-16 plus Boron atau Gandasil B.
Larutkan 1 sendok makan NPK dan 1 sendok makan Karate Plus Boroni ke dalam 3 liter air, berikan 1 gelas per pot. Alternatifnya, lakukan pemupukan melalui daun dengan Gandasil B setiap 10 hari sekali pada pagi atau sore hari. Pemupukan rutin dengan NPK dosis ringan setiap 2–3 minggu sekali dapat mengoptimalkan pertumbuhan daun, bunga, dan buah, namun hindari pemupukan berlebihan dengan nitrogen.
5. Memastikan Paparan Sinar Matahari Penuh
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305329/original/006775800_1784791843-Screenshot_2026-07-23_142212.jpg)
Perbesar
Terong memerlukan paparan sinar matahari penuh dengan durasi minimal 6 hingga 8 jam setiap harinya. Tanaman terong tumbuh baik di area yang mendapat setidaknya 6-8 jam sinar matahari langsung setiap hari.
Menempatkan kebun Anda untuk menangkap sinar matahari paling banyak selama jam puncak dapat secara signifikan meningkatkan pertumbuhan terong. Jika daun menguning dan pertumbuhan yang ramping terlihat, terong mungkin tidak mendapatkan cukup sinar matahari.
Pot berwarna gelap dapat membantu penyerapan panas yang menciptakan suhu tanah hangat sesuai kebutuhan tanaman. Terong membutuhkan suhu optimal antara 20° - 30°C. Pastikan tanaman mendapatkan cukup cahaya meskipun cuaca mendung.
6. Mengendalikan Hama dan Penyakit Tanaman Terong
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9305330/original/013869500_1784791843-Screenshot_2026-07-23_142757.jpg)
Perbesar
Pengendalian hama dan penyakit adalah bagian krusial untuk mencegah kerugian hasil panen. Hama yang sering menyerang terong antara lain trips, kutu daun, tungau, kutu kebul, dan ulat gerayak, yang serangannya cenderung meningkat pada musim kemarau.
Perhatikan serangan hama seperti kutu daun atau ulat. Pencegahan secara alami menggunakan larutan bawang atau air sabun ringan dapat menjadi alternatif yang aman. Pestisida nabati dari ekstrak daun nimba dan bawang putih juga efektif mengusir hama seperti kutu daun dan thrips.
Kendalikan dengan menyemprotkan pestisida alami atau kimia (misalnya Fastac dengan dosis 1 ml per 1 liter air) setiap minggu sesuai dosis anjuran, terutama pada bagian bawah daun. Untuk pencegahan lebih lanjut, semprotkan larutan Trichoderma ke media secara berkala setiap 7 hari sekali mulai 10 hari setelah pindah tanam, karena Trichoderma bermanfaat untuk menekan perkembangbiakan jamur patogen.
7. Teknik Pemangkasan untuk Produktivitas Maksimal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5470204/original/055711100_1768199868-Masa_Panen_Terong_yang_Tepat.jpg)
Perbesar
Pemangkasan tunas liar maupun cabang yang tidak produktif merupakan salah satu teknik perawatan yang cukup efektif dalam budidaya terong. Cabang-cabang yang tidak memberikan kontribusi terhadap pembentukan bunga dan buah sering kali hanya menghabiskan energi serta nutrisi.
Melalui pemangkasan yang dilakukan secara tepat, tanaman dapat memusatkan sumber dayanya untuk pembentukan bunga dan perkembangan buah. Pemangkasan juga membantu menjaga sirkulasi udara yang baik dan menghindari serangan jamur serta hama.
Lakukan pemangkasan pucuk setelah tumbuhnya cabang baru, agar cabang tersebut tumbuh menyamping dan batangnya menjadi lebih kuat. Buang tunas air dan daun tua yang telah menyelesaikan proses fotosintesis agar nutrisi lebih difokuskan pada pembungaan dan pembuahan.
Sisakan 2–3 batang utama yang kuat, cabut tunas air di ketiak daun, dan buang daun tua di bagian bawah. Pemangkasan rutin dapat dilakukan setiap 1–2 minggu, dengan memeriksa daun yang lebat, tua, atau terkena hama.
Pertanyaan Seputar Cara Merawat Terong dalam Pot Galon
1. Berapa lama terong bisa dipanen setelah ditanam? Umumnya, terong mulai berbuah sekitar 50 hingga 55 hari setelah penanaman. Beberapa varietas bisa dipanen sekitar 60–75 hari setelah tanam.
2. Pupuk apa yang bagus untuk terong agar berbuah lebat? Pupuk NPK 16-16-16 dan pupuk organik cair (POC) khusus buah direkomendasikan untuk mendukung pembungaan dan pembuahan. Pupuk KNO3 Crystal juga dapat mempercepat pembungaan dan pematangan buah.
3. Bagaimana cara mengatasi hama pada terong secara alami? Pencegahan hama dapat dilakukan dengan larutan bawang atau air sabun ringan. Pestisida nabati dari ekstrak daun nimba dan bawang putih juga efektif.
4. Apakah terong butuh banyak air? Terong membutuhkan penyiraman rutin, dua kali sehari pada pagi dan sore, atau disesuaikan dengan kelembapan tanah, namun hindari genangan air.
5. Berapa ukuran pot yang ideal untuk menanam terong? Ukuran pot minimal yang disarankan adalah diameter 30 hingga 35 cm agar akar terong dapat tumbuh optimal. Pot yang terlalu kecil dapat menghambat perkembangan tanaman.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5029244/original/047766200_1732947559-ciri-ciri-generasi-alpha.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305757/original/095144300_1784801297-95612406-8189-4a69-9b57-fd0b8edec711__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4919064/original/014472600_1723710617-pexels-frank-minjarez-333886454-16657631.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305914/original/016131100_1784808335-ae78f669-9605-4bfe-b7c3-876fe80139dd.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305765/original/040920000_1784801648-Model_Rumah_yang_Tetap_Nyaman_Tanpa_Halaman_Belakang__Tetap_Adem_dan_Space-Saving.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305689/original/059457900_1784800174-84062fa7-473b-4058-b2fa-422c5c540f7d.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459198/original/014118900_1767155704-kebun_daun_bawang_dari_botol_plastik_bekas_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305653/original/073860000_1784799194-bayam_botol_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305812/original/057403400_1784803611-b73c493b-cdfd-49e9-98d4-37afb0070b18.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305744/original/011375300_1784801184-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9294468/original/055729200_1783838040-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305864/original/060783800_1784805804-Screenshot_2026-07-23_182212.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305788/original/071835200_1784802500-0a92d26f-6646-4f37-853c-b75226b488eb.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305493/original/058354000_1784795865-Screenshot_2026-07-23_153604.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305627/original/010915000_1784798681-Panci_Bocor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305573/original/011766000_1784797985-Drainase_yang_Terhubung_ke_Sumur_Resapan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305481/original/014566500_1784795662-Rumah_Desa_Minimalis_Modern.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305829/original/021242000_1784804829-Gemini_Generated_Image_xlrszhxlrszhxlrs.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305838/original/055008000_1784804874-1ba07b92-3aa7-45a1-a2f5-ae6a9d0a0807.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9305799/original/029745100_1784803339-909b5f1d-aa08-454a-a313-6e3e3331669d.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551751/original/092211600_1775740607-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538379/original/088050200_1774513870-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538137/original/059427300_1774503915-unnamed_-_2026-03-26T124415.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541835/original/099746700_1774921684-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537905/original/028562000_1774492777-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541806/original/020142900_1774918571-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538218/original/013338500_1774506853-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539899/original/018518500_1774666349-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538586/original/004644900_1774526486-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538337/original/038161300_1774513091-Rumah_Desa_Sederhana_Tapi_Tampak_Modern_kekinian_yang_Cocok_Buat_Slow_Living.jpg)