12 Barang yang Tanpa Disadari Membuat Rumah Terlihat Penuh dan Kurang Berkelas

9 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki hunian yang nyaman, rapi, dan berkelas adalah impian banyak orang. Namun, tanpa disadari, ada beberapa Barang yang Tanpa Disadari Membuat Rumah Terlihat Penuh dan Kurang Berkelas di dalam rumah. Penumpukan barang yang tidak lagi fungsional atau pemilihan dekorasi yang kurang tepat dapat menciptakan kesan sumpek, mengurangi estetika ruangan, serta berdampak pada kenyamanan penghuni.

Seringkali, kebiasaan menyimpan berbagai benda dengan alasan sentimental atau berpikir akan menggunakannya di kemudian hari menjadi pemicu utama rumah terasa sesak dan berantakan. Padahal, menciptakan suasana rumah yang elegan tidak selalu membutuhkan biaya besar atau renovasi menyeluruh.

Kuncinya terletak pada pemilihan dan penataan barang yang bijak. Mengenali jenis-jenis barang yang cenderung membuat rumah terlihat penuh dan kurang berkelas dapat membantu mengambil langkah proaktif untuk menciptakan hunian yang lebih fungsional, estetis, dan menyenangkan. Berikut ulasan lengkapnya yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber pada Kamis (23/7/2026).

Barang yang Menumpuk dan Tidak Terpakai

Penumpukan barang yang tidak lagi memiliki fungsi atau nilai dapat membuat rumah terasa sesak dan berantakan. Kebiasaan menyimpan benda-benda lama seringkali dipicu oleh alasan sentimental atau pemikiran "siapa tahu nanti perlu", padahal pada kenyataannya barang-barang tersebut jarang atau tidak pernah digunakan lagi.

1. Barang Kenangan Berlebihan

Banyak orang kesulitan membuang barang karena alasan emosional, seperti hadiah lama, kartu ucapan, atau karya seni anak yang sudah menumpuk. Benda-benda ini, meskipun memiliki nilai sentimental, dapat memenuhi ruang jika jumlahnya terlalu banyak.

Untuk mengatasi hal ini, disarankan untuk menyimpan hanya beberapa barang yang benar-benar berkesan. Sisanya dapat didokumentasikan secara digital, misalnya dengan difoto, agar kenangan tetap tersimpan tanpa membuat rumah penuh.

2. Kabel dan Elektronik Tidak Terpakai

Tumpukan kabel, pengisi daya, dan kotak bekas perangkat elektronik sering disimpan dengan alasan "siapa tahu perlu nanti". Namun, kebiasaan ini justru membuat rumah berantakan dan semrawut.

Jika kabel atau kotak tersebut sudah tidak digunakan selama bertahun-tahun, sebaiknya dibuang. Perangkat elektronik baru umumnya tidak lagi membutuhkan aksesori lama yang tersimpan di gudang.

3. Tumpukan Kertas dan Dokumen Lama

Tagihan lama, brosur promosi, katalog, atau surat yang sudah tidak diperlukan dapat dengan cepat menciptakan tumpukan kertas di rumah. Tumpukan ini tidak hanya mengganggu pemandangan tetapi juga memakan ruang.

Biasakan untuk langsung memilah surat setelah diterima. Simpan dokumen penting dan buang yang tidak lagi dibutuhkan agar tidak menumpuk.

Furnitur dan Dekorasi yang Tidak Proporsional

Pemilihan furnitur dan dekorasi yang tidak sesuai dengan ukuran ruangan dapat membuat rumah terlihat lebih sempit dan kurang berkelas. Terlalu banyak barang atau ukuran yang tidak proporsional justru menciptakan kesan penuh dan berantakan.

4. Furnitur Berukuran Besar di Ruangan Kecil

Penggunaan perabotan berukuran besar di ruangan sempit adalah kesalahan umum yang membuat ruangan terasa lebih kecil. Sofa berbentuk L, misalnya, kurang cocok untuk rumah berukuran kecil karena dapat membatasi ruang gerak.

Sebaliknya, memilih furnitur yang ramping atau multifungsi dapat membantu menghemat ruang dan membuat tampilan dekorasi rumah menjadi lebih rapi dan modern.

5. Terlalu Banyak Dekorasi atau Aksesori

Ruangan yang dipenuhi banyak dekorasi cenderung terlihat berantakan dan ramai. Memenuhi ruangan dengan berbagai perabot dan dekorasi berlebihan adalah salah satu kesalahan fatal yang membuat rumah terasa sempit.

Sebaiknya, pilih beberapa aksesori yang benar-benar memiliki nilai atau makna daripada memenuhi ruangan dengan dekorasi yang sedang tren. Jika memiliki banyak koleksi, Anda bisa menggantinya secara berkala agar suasana rumah tetap terasa segar.

6. Bantal Dekorasi Berlebihan

Bantal memang menjadi salah satu aksesori yang dapat mempercantik sofa, namun terlalu banyak bantal dalam satu ruangan dapat menimbulkan efek sesak. Hal ini membuat seluruh ruangan terasa lebih rapat dan penuh.

Meskipun bantal dekoratif dapat membuat sofa terasa lebih nyaman, batasi jumlahnya agar sofa tidak terlihat penuh. Kombinasikan beberapa ukuran dan tekstur bantal untuk tampilan yang lebih menarik.

Barang yang Mengabaikan Fungsi dan Estetika

Beberapa barang, meskipun terlihat sepele, dapat mengurangi estetika rumah dan membuatnya terlihat kurang berkelas jika tidak dipilih atau ditata dengan tepat. Fokus pada fungsi dan gaya adalah prinsip penting dalam dekorasi rumah minimalis.

Memilih barang yang berkualitas dan tak lekang oleh zaman dapat menjadi investasi yang baik, karena dapat dipadukan dengan berbagai tren dekorasi.

7. Pakaian dan Kain yang Rusak atau Usang

Pakaian sobek, kusam, atau kaus kaki yang tidak ada pasangannya sebaiknya dibuang. Selain memakan ruang, pakaian lama bisa membuat lemari terasa penuh dan sulit dirapikan.

Jika pakaian masih dalam kondisi baik, bisa didonasikan agar lebih bermanfaat. Pakaian yang sudah tidak muat atau tidak pernah digunakan lagi juga sebaiknya disingkirkan.

8. Produk Kedaluwarsa di Dapur dan Kamar Mandi

Bumbu dapur, makanan kemasan, atau bahan makanan yang sudah melewati masa kedaluwarsa sebaiknya segera disingkirkan. Selain memakan tempat, produk tersebut juga tidak aman untuk dikonsumsi.

Periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan produk kecantikan dan perawatan diri secara berkala. Produk yang berbau aneh, berubah warna, atau teksturnya tidak lagi sama juga merupakan indikasi harus dibuang.

9. Hanger Pakaian dari Toko

Hanger pakaian gratis yang didapatkan saat membeli baju di toko seringkali terbuat dari bahan yang kurang berkualitas, terlihat tidak bagus, dan bentuknya cepat berubah. Menyimpan terlalu banyak hanger jenis ini dapat membuat lemari terlihat berantakan.

Mengganti hanger plastik atau kawat dengan hanger yang lebih seragam dan berkualitas baik dapat membuat lemari terlihat lebih rapi dan terorganisir.

Elemen yang Membuat Tampilan Ketinggalan Zaman

Beberapa tren dekorasi rumah dapat membuat tampilan hunian terlihat ketinggalan zaman dan kurang berkelas jika tidak diperbarui atau disesuaikan. Penting untuk memilih elemen desain yang bersifat timeless atau dapat beradaptasi dengan perubahan tren.

10. Dekorasi Dinding Berlebihan atau Ketinggalan Zaman

Terlalu banyak pigura di dinding dapat membuat ruangan terlihat penuh dan berantakan. Selain itu, motif-motif tertentu seperti "Keep Calm" atau seprai bergaris yang sempat menjadi tren pada tahun-tahun sebelumnya kini dianggap ketinggalan zaman.

Pilihlah beberapa foto favorit dan tempatkan di area strategis. Untuk hiasan dinding, pertimbangkan karya seni yang minimalis atau cermin besar yang dapat memberikan ilusi ruang lebih luas.

11. Furnitur Akrilik yang Mudah Lecet

Furnitur akrilik, meskipun sempat populer, cenderung mudah lecet dan tergores, sehingga dapat mengurangi kesan mewah dan berkelas pada ruangan. Permukaan yang tergores akan membuat furnitur terlihat usang dan kurang terawat.

Sebaiknya berinvestasi pada furnitur dengan material yang lebih tahan lama dan memiliki desain yang tak lekang oleh waktu.

12. Interior Serba Putih yang Monoton

Meskipun warna putih dapat memberikan kesan bersih dan lapang, interior serba putih yang monoton tanpa sentuhan warna atau tekstur lain dapat membuat ruangan terasa membosankan dan dingin.

Memadukan warna netral lainnya seperti krem, abu-abu muda, atau beige, serta menambahkan aksen warna melalui karpet atau bantal dekoratif, dapat membuat ruangan terasa lebih hidup dan hangat.

Pertanyaan Umum Seputar Penataan Rumah

1. Apa itu decluttering?

Decluttering adalah proses mengurangi, mengorganisasi, dan membersihkan barang-barang yang tidak lagi diperlukan di rumah untuk menciptakan lingkungan yang lebih rapi dan teratur.

2. Mengapa rumah terasa sempit meskipun sudah rapi?

Rumah bisa terasa sempit karena kesalahan penataan interior, seperti terlalu banyak furnitur, ukuran perabot yang tidak proporsional, dan pencahayaan yang kurang optimal, yang memengaruhi persepsi visual ruang.

3. Bagaimana cara membuat rumah terlihat lebih luas?

Beberapa cara untuk membuat rumah terlihat lebih luas antara lain memilih warna cerah dan netral untuk dinding, memanfaatkan cermin untuk ilusi ruang, menggunakan furnitur multifungsi, dan mengurangi dekorasi berlebihan.

4. Barang apa saja yang sebaiknya dibuang saat decluttering?

Barang yang sebaiknya dibuang saat decluttering meliputi barang kenangan yang tidak penting, kabel dan elektronik tidak terpakai, tumpukan kertas, pakaian rusak, produk kedaluwarsa, dan kemasan kosong.

5. Apakah warna cat dinding memengaruhi kesan luas ruangan?

Ya, pemilihan warna cat dinding sangat berpengaruh. Warna-warna cerah seperti putih, krem, atau abu-abu muda dapat memantulkan cahaya dan memberikan kesan bersih serta lapang, sementara warna gelap dapat membuat ruangan terasa lebih sempit.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |