Cara Merawat Pohon Buah Lemon Indoor, Bisa Jadi Pengharum Ruangan Alami

22 hours ago 11
  • Varietas lemon apa yang paling direkomendasikan untuk ditanam di dalam ruangan?
  • Berapa banyak sinar matahari yang dibutuhkan pohon lemon indoor setiap hari?
  • Bagaimana cara mengetahui kapan harus menyiram pohon lemon indoor?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Cara merawat pohon buah lemon yang ditanam dalam ruangan jadi pembahasan menarik bagi pekebun rumahan. Bagi mereka khususnya yang memiliki lahan terbatas, menanam pohon buah lemon dalam ruangan juga bisa menjadi pilihan cerdas. Terlebih, lemon diketahui menjadi buah yang kaya nutrisi dan manfaat. 

Dilansir dari laman orchardpeople, Steve Biggs, penulis buku Grow Lemons Where You Think You Can't, menjelaskan bahwa pohon lemonnya tumbuh subur di rumah lamanya, di ruang berjemur tanpa pemanas, membuktikan bahwa 'pohon lemonnya sangat menyukainya' meskipun suhu bisa turun mendekati titik beku. Kuncinya adalah memahami cara merawat pohon buah lemon agar menghasilkan buah yang melimpah.

Fakta menarik lainnya, dilansir dari laman Martha Stewart, menanam pohon buah lemon juga memiliki beragam keuntungan, salah satunya adalah pengharum ruangan alami. Artikel ini akan memaparkan cara merawat pohon buah lemon yang ditanam dalam ruangan, dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber.

1. Tentukan Varietas Lemon Terbaik untuk Ditanam dalam Ruangan

Memilih varietas lemon yang tepat adalah langkah awal yang krusial untuk keberhasilan menanam pohon lemon di dalam ruangan. Tidak semua varietas cocok untuk lingkungan indoor karena beberapa bisa tumbuh terlalu besar atau membutuhkan lebih banyak sinar matahari daripada yang bisa disediakan di dalam rumah. Varietas kerdil (dwarf) adalah pilihan terbaik karena ukurannya yang lebih kecil dan kemampuannya untuk berbuah lebih cepat.

Dilansir dari laman Pennington, ada beberapa varietas pohon lemon kerdil favorit yang direkomendasikan untuk ditanam dalam ruangan. Yang pertama adalah Dwarf Improved Meyer, varietas lemon yang paling mudah dan populer untuk ditanam di dalam ruangan. Lemon Meyer adalah hibrida antara lemon dan jeruk mandarin, menghasilkan buah yang lebih manis dan kurang asam dibandingkan lemon sejati. Pohon ini kompak, mencapai tinggi sekitar 1,5 hingga 1,8 meter saat ditanam dalam pot, dan dapat berbuah dua hingga empat kali setahun. Varietas 'Improved Meyer' memiliki ketahanan terhadap beberapa virus yang menjadi perhatian di perkebunan jeruk.

Selanjutnya adalah Dwarf Ponderosa, varietas ini merupakan persilangan antara lemon dan citron, menghasilkan buah lemon berukuran jumbo dengan kulit tebal yang cocok untuk zest. Meskipun buahnya besar dan asam, pohon Ponderosa kerdil tetap kompak, mencapai tinggi sekitar 0,9 hingga 1,2 meter, menjadikannya pilihan yang baik untuk ruang terbatas. Pohon ini dapat berbuah sepanjang tahun.

Terakhir adalah Dwarf Variegated Pink Lemonade (atau Eureka Variegata), varietas lemon sejati yang eksotis ini memiliki daun beraneka ragam hijau-kuning dan buah dengan daging berwarna merah muda. Meskipun jusnya bening, fitur ornamennya yang menarik menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk menambah keindahan pada ruang indoor. Perawatan untuk varietas ini mirip dengan lemon Eureka standar.

2. Pemilihan Wadah dan Media Tanam

Pemilihan pot yang tepat sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan pohon lemon dalam ruangan. Jangan tergoda untuk memulai pohon lemon Anda dalam pot yang terlalu besar. Lebih baik memulai dengan pot yang lebih kecil dan secara bertahap meningkatkannya seiring pertumbuhan pohon. Pot yang terlalu besar dapat menyulitkan penentuan kapan pohon lemon membutuhkan air.

Untuk sebagian besar pohon muda, pot berdiameter 30 cm adalah ukuran awal yang sempurna. Seiring berjalannya waktu, tingkatkan ukuran pot secara bertahap hingga dua kali lipat lebar dan kedalamannya. Pot berukuran 20 liter cocok untuk tanaman berusia 2-3 tahun, sedangkan pot 40 liter atau lebih besar untuk tanaman yang lebih tua.

Pohon lemon dapat tumbuh dengan baik di berbagai jenis wadah, mulai dari resin ringan hingga terakota berpori. Pot tanah liat ideal karena berpori dan membantu menguapkan air dari samping, yang membantu pohon lemon tumbuh dengan baik karena tidak suka tergenang air. Hindari pot berwarna gelap seperti hitam karena dapat menjadi panas di bawah sinar matahari, yang tidak disukai oleh akar lemon.

Persyaratan utama adalah lubang drainase yang besar dan tidak terhalang. Pastikan pot memiliki banyak lubang drainase untuk mencegah genangan air yang dapat menyebabkan busuk akar. Menambahkan lapisan kerikil atau batu kecil di dasar wadah dapat membantu memastikan drainase yang tepat.

Pohon lemon indoor tumbuh paling baik di tanah yang ringan, berdrainase baik, dan tetap lembap tetapi tidak basah. Campuran tanah pot yang diformulasikan khusus untuk pohon jeruk adalah pilihan terbaik. Media tanam harus mengandung banyak bahan organik seperti gambut atau kompos untuk menjaga pH tanah tetap rendah dan memberikan drainase yang memadai. Anda bisa membuat campuran sendiri dengan 1/3 tanah pot steril, 1/3 gambut, dan 1/3 bahan organik. pH tanah ideal adalah antara 5.5 dan 6.5.

3. Penempatan Pohon dan Pertimbangkan Cahaya serta Suhu

Cahaya dan suhu adalah dua faktor paling penting untuk keberhasilan cara perawatan pohon buah lemon yang ditanam dalam ruangan. Pohon lemon membutuhkan banyak sinar matahari. Untuk kinerja puncak, termasuk bunga harum dan buah yang spektakuler, pohon lemon indoor Anda membutuhkan sekitar delapan hingga dua belas jam sinar matahari setiap hari. Semakin banyak cahaya yang didapat, semakin baik.

Jendela yang menghadap selatan atau barat daya tanpa halangan adalah lokasi indoor terbaik. Jika sinar matahari alami terbatas, Anda perlu melengkapinya dengan lampu tumbuh (grow lights). Lampu tumbuh LED spektrum penuh sangat direkomendasikan. Posisikan lampu tumbuh LED spektrum penuh 45-60 cm di atas pohon lemon selama 10-12 jam setiap hari.

Pohon lemon indoor tumbuh paling baik dengan suhu malam hari sekitar 18°C (65°F), yang cocok untuk sebagian besar rumah. Suhu siang hari idealnya antara 18-24°C (65-75°F). Hindari menempatkan pohon di dekat saluran pemanas atau pendingin udara karena suhu ekstrem dapat membuat pohon stres. Pohon lemon tidak menyukai angin dingin atau panas.

Pohon lemon menyukai kelembapan tinggi, idealnya antara 40-60%. Udara kering di dalam ruangan, terutama di musim dingin, dapat menyebabkan daun rontok. Untuk meningkatkan kelembapan, Anda bisa menyemprotkan air pada daun setiap hari, menggunakan nampan kerikil berisi air di bawah pot, atau menggunakan pelembap ruangan (humidifier).

Selama bulan-bulan musim panas yang lebih hangat, banyak pekebun memindahkan pohon lemon indoor mereka ke luar ruangan di balkon atau teras yang cerah. Ini memungkinkan pohon mendapatkan udara segar dan sinar matahari alami. Namun, penting untuk mengadaptasi pohon secara bertahap ke lingkungan baru untuk mencegah sengatan matahari dan melindungi dari fluktuasi suhu ekstrem.

4. Penyiraman dan Pemupukan Lemon

Penyiraman dan pemupukan yang tepat adalah kunci untuk menjaga pohon lemon tetap sehat dan produktif. Pohon lemon membutuhkan penyiraman yang konsisten untuk menghasilkan buah yang sehat. Biarkan tanah mengering sekitar 5-7 cm (2-3 inci) dari permukaan sebelum menyiram lagi. Kemudian siram secara menyeluruh hingga air keluar dari lubang drainase pot.

Penting untuk menjaga tanah tetap lembap, tetapi tidak terlalu basah, dan jangan pernah membiarkannya mengering sepenuhnya. Terlalu banyak air dapat menyebabkan busuk akar dan daun menguning, sementara terlalu sedikit air dapat menyebabkan daun dan bunga rontok. Gunakan air bersuhu ruangan saat menyiram untuk menghindari kejutan pada pohon.

Pohon lemon, seperti pohon jeruk lainnya, membutuhkan banyak nitrogen dan nutrisi penting lainnya, termasuk magnesium dan zat besi. Ini sangat penting untuk pohon lemon indoor yang bergantung pada tanah pot dan pupuk untuk kebutuhan nutrisinya. Gunakan pupuk organik atau NPK seimbang yang dirancang khusus untuk jeruk, dengan rasio NPK sekitar 5-1-3. Lakukan pemupukan setiap 1-2 bulan sekali selama musim hujan atau saat pohon aktif tumbuh. Anda juga bisa menambahkan sedikit kapur dolomit jika tanah terasa terlalu asam.

5. Perawatan Rutin dan Pencegahan Hama

Selain penyiraman dan pemupukan, ada beberapa aspek perawatan lain yang perlu diperhatikan dalam cara perawatan pohon buah lemon yang ditanam dalam ruangan.

Pemangkasan membantu menjaga bentuk tanaman tetap rapi, merangsang pertumbuhan baru, dan meningkatkan sirkulasi udara. Singkirkan cabang yang mati, patah, atau sakit. Pemangkasan akar juga penting untuk mencegah pohon tumbuh terlalu besar untuk ruang indoor dan dapat dilakukan setiap tiga hingga empat tahun sekali, idealnya di awal musim semi hingga pertengahan musim panas.

Pohon lemon Meyer adalah "self-pollinating" atau dapat menyerbuki diri sendiri, yang berarti Anda tidak memerlukan pohon kedua untuk mendapatkan buah. Namun, di dalam ruangan, tanpa bantuan angin atau serangga penyerbuk seperti lebah, Anda mungkin perlu membantu penyerbukan secara manual. Gunakan kuas kecil, cotton bud, atau bulu burung untuk mengumpulkan serbuk sari dari benang sari (bagian jantan) dan memindahkannya ke kepala putik (bagian betina) pada bunga yang sama atau bunga lain. Lakukan ini beberapa kali pada hari yang berbeda untuk meningkatkan peluang keberhasilan.

Pohon lemon indoor rentan terhadap hama umum seperti tungau laba-laba, kutu sisik, dan kutu daun. Periksa pohon secara teratur untuk tanda-tanda hama. Sabun insektisida buatan sendiri biasanya efektif untuk mengatasi hama ini.

Jaga kebersihan daun pohon dengan membersihkannya secara berkala menggunakan kain lembut, air hangat, dan sedikit sabun cuci piring. Ini membantu menghilangkan debu dan memungkinkan fotosintesis yang lebih efisien.

Dengan perawatan yang cermat dan konsisten, pohon buah lemon yang ditanam dalam ruangan dapat menjadi tambahan yang indah dan produktif untuk rumah Anda, memberikan buah segar dan aroma yang menyenangkan sepanjang tahun.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Varietas lemon apa yang paling direkomendasikan untuk ditanam di dalam ruangan?

Varietas Dwarf Improved Meyer adalah yang paling direkomendasikan karena mudah dirawat, berbuah manis, dan ukurannya kompak.

2.  Berapa banyak sinar matahari yang dibutuhkan pohon lemon indoor setiap hari?

Pohon lemon indoor membutuhkan minimal 8-12 jam sinar matahari langsung setiap hari, idealnya dari jendela yang menghadap selatan atau barat daya.

3. Bagaimana cara mengetahui kapan harus menyiram pohon lemon indoor?

Siram pohon lemon ketika 5-7 cm (2-3 inci) bagian atas tanah terasa kering saat disentuh, lalu siram secara menyeluruh hingga air keluar dari lubang drainase.

4. Apakah pohon lemon indoor perlu dipupuk?

Ya, pohon lemon indoor membutuhkan pupuk tinggi nitrogen yang diformulasikan khusus untuk jeruk, diberikan setiap 1-2 bulan selama musim tumbuh aktif.

5. Kenapa daun lemon menguning?

Biasanya karena penyiraman berlebih atau kurang cahaya.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |