Cara Menghilangkan Rayap di Buku dan Dokumen, Solusi Cepat Sekaligus Aman

13 hours ago 4
  • Apakah rayap bisa hilang hanya dengan dijemur saja?
  • Apakah dokumen yang berlubang masih bisa diselamatkan?
  • Apakah kapur barus efektif membunuh rayap?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Rayap merupakan salah satu hama yang paling merusak koleksi buku dan dokumen penting karena serangga ini memakan selulosa yang terkandung di dalam kertas, sehingga dalam waktu relatif singkat arsip berharga seperti ijazah, sertifikat tanah, akta kelahiran, maupun dokumen bisnis bisa berlubang, rapuh, dan bahkan hancur tanpa disadari jika penyimpanan berada di area yang lembap serta minim sirkulasi udara. Kondisi ini sering terjadi di rumah yang memiliki lemari kayu lama, gudang tertutup, atau rak buku yang menempel langsung pada dinding yang lembap sehingga menjadi tempat ideal bagi koloni rayap untuk berkembang biak secara diam-diam.

Memahami cara menghilangkan rayap di buku dan dokumen tidak cukup hanya dengan membasmi serangganya saja, tetapi juga perlu disertai langkah pencegahan jangka panjang agar koloni tidak kembali menyerang dan menyebabkan kerugian yang lebih besar di kemudian hari, terutama jika dokumen yang rusak memiliki nilai hukum dan administratif yang sulit atau bahkan tidak bisa digantikan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan menyeluruh yang mencakup pemisahan arsip terinfeksi, perlakuan pembasmian yang aman untuk kertas, serta perbaikan sistem penyimpanan agar tetap kering, bersih, dan terlindungi.

1. Pisahkan dan Amankan Dokumen yang Terinfeksi

Langkah pertama yang harus dilakukan ketika menemukan tanda-tanda serangan rayap pada buku atau dokumen adalah segera memisahkan arsip yang terinfeksi dari koleksi lainnya agar penyebaran tidak semakin luas dan tidak merambat ke dokumen penting lain yang masih dalam kondisi baik, karena rayap mampu berpindah dengan cepat melalui celah kecil pada lemari atau tumpukan kertas yang saling berhimpitan dalam satu rak penyimpanan.

Setelah dipisahkan, letakkan dokumen tersebut di area terbuka yang memiliki sirkulasi udara baik dan pencahayaan cukup agar Anda dapat memeriksa secara menyeluruh apakah rayap masih aktif di dalam lipatan kertas atau hanya menyisakan serbuk serta jalur terowongan kecil, sehingga Anda bisa menentukan metode penanganan yang tepat tanpa memperburuk kondisi kertas yang sudah rapuh akibat gigitan rayap.

Gunakan sarung tangan dan masker saat membersihkan serpihan kertas dan kotoran rayap karena partikel halus yang beterbangan dapat mengganggu saluran pernapasan dan menimbulkan iritasi, terutama jika dokumen sudah lama tersimpan dalam kondisi lembap sehingga kemungkinan bercampur dengan jamur yang tidak terlihat secara kasat mata.

2. Jemur Buku di Bawah Sinar Matahari

Menjemur buku dan dokumen di bawah sinar matahari merupakan metode alami yang cukup efektif untuk membantu membunuh rayap karena serangga ini tidak tahan terhadap panas serta paparan cahaya langsung, sehingga proses penjemuran selama beberapa jam di cuaca terik dapat mengurangi populasi rayap yang masih aktif tanpa menggunakan bahan kimia berisiko tinggi terhadap kertas.

Agar hasilnya maksimal, buka setiap halaman buku secara perlahan dan letakkan dalam posisi menyebar supaya panas matahari dapat masuk ke sela-sela kertas tempat rayap biasanya bersembunyi, namun hindari menjemur terlalu lama karena paparan panas berlebihan bisa membuat tinta memudar dan kertas menjadi lebih kering serta mudah sobek.

Metode ini sangat cocok untuk serangan ringan atau sebagai tahap awal sebelum melakukan perlakuan tambahan seperti pembekuan atau penggunaan alkohol, karena selain membantu membunuh rayap, penjemuran juga mengurangi kelembapan yang menjadi faktor utama pemicu berkembangnya koloni di dalam lemari atau rak buku.

3. Gunakan Larutan Alkohol atau Cairan Anti Rayap

Jika setelah penjemuran masih ditemukan rayap yang bergerak di sela-sela kertas, Anda dapat menggunakan alkohol 70 persen dengan cara menyemprotkan tipis-tipis pada area yang terdapat rayap karena alkohol mampu membunuh serangga secara cepat dan relatif aman selama tidak digunakan secara berlebihan yang dapat merusak tekstur kertas.

Penyemprotan harus dilakukan dengan hati-hati menggunakan botol semprot bertekanan ringan agar cairan tidak membasahi seluruh permukaan dokumen, terutama pada arsip resmi seperti ijazah dan sertifikat yang memiliki tinta sensitif terhadap cairan, sehingga perlakuan harus fokus hanya pada bagian yang terinfeksi tanpa merendam seluruh halaman.

Alternatif lainnya adalah menggunakan cairan anti rayap khusus pada area sekitar lemari atau rak penyimpanan, bukan langsung pada dokumen, karena tujuan utamanya adalah membasmi koloni di sumbernya sehingga rayap tidak kembali menyerang koleksi buku yang telah dibersihkan sebelumnya.

4. Bekukan Dokumen Menggunakan Freezer

Metode pembekuan sering digunakan dalam teknik konservasi arsip karena suhu dingin ekstrem mampu membunuh rayap beserta telur-telurnya tanpa merusak struktur serat kertas, sehingga cara ini menjadi pilihan yang lebih aman dibandingkan penggunaan bahan kimia keras yang berisiko menimbulkan noda atau perubahan warna permanen.

Sebelum dimasukkan ke dalam freezer, bungkus dokumen menggunakan plastik kedap udara untuk mencegah kelembapan masuk dan menyebabkan kondensasi yang dapat memicu pertumbuhan jamur setelah proses pembekuan selesai, karena embun air merupakan salah satu musuh utama kertas dalam jangka panjang.

Simpan dokumen di dalam freezer selama dua hingga tiga hari agar seluruh rayap benar-benar mati, kemudian keluarkan dan diamkan dalam suhu ruang tanpa membuka bungkus plastik terlebih dahulu sampai suhu kembali normal sehingga tidak terjadi perubahan mendadak yang bisa membuat kertas melengkung.

5. Perbaiki dan Bersihkan Area Penyimpanan

Membersihkan dokumen saja tidak cukup jika lemari, rak, atau dinding sekitar masih menjadi sarang rayap, sehingga Anda perlu memeriksa furnitur kayu dan sudut ruangan untuk memastikan tidak ada lubang kecil atau serbuk kayu yang menjadi tanda keberadaan koloni aktif di dalam struktur kayu.

Gunakan cairan anti rayap pada lemari kayu atau pertimbangkan mengganti rak yang sudah parah kerusakannya karena rayap sering bersarang jauh di dalam kayu dan sulit dijangkau hanya dengan pembersihan permukaan, sehingga penggantian furnitur terkadang menjadi solusi jangka panjang yang lebih efektif.

Pastikan ruangan memiliki ventilasi baik dan tidak lembap dengan menambahkan ventilasi udara atau dehumidifier jika diperlukan, karena kelembapan tinggi adalah faktor utama yang memicu rayap datang kembali meskipun dokumen sudah dibersihkan dengan berbagai metode sebelumnya.

6. Gunakan Silica Gel dan Penyimpanan Kedap Udara

Langkah pencegahan jangka panjang sangat penting untuk memastikan rayap tidak kembali menyerang buku dan dokumen yang telah diselamatkan, sehingga penggunaan silica gel dalam kotak arsip atau lemari dapat membantu menyerap kelembapan yang menjadi faktor utama pertumbuhan rayap dan jamur.

Selain silica gel, Anda juga dapat menyimpan dokumen penting dalam map plastik kedap udara atau kotak arsip khusus anti lembap agar kertas tidak bersentuhan langsung dengan udara lembap maupun permukaan kayu yang berpotensi menjadi jalur rayap menuju dokumen.

Rutin memeriksa kondisi penyimpanan setidaknya setiap satu hingga dua bulan sekali akan membantu mendeteksi tanda-tanda awal serangan rayap sebelum kerusakan menjadi parah, sehingga tindakan cepat dapat segera dilakukan tanpa menunggu hingga dokumen berlubang dan sulit diperbaiki.

Pertanyaan dan Jawaban

Q: Apakah rayap bisa hilang hanya dengan dijemur saja

A: Bisa untuk serangan ringan, tetapi untuk koloni besar tetap perlu metode tambahan seperti pembekuan atau cairan anti rayap.

Q: Apakah dokumen yang berlubang masih bisa diselamatkan

A: Bisa disimpan dan diperbaiki secara arsip, tetapi kerusakan permanen tidak dapat dikembalikan seperti semula.

Q: Apakah kapur barus efektif membunuh rayap

A: Kapur barus lebih efektif sebagai pencegahan, bukan untuk membasmi koloni besar.

Q: Berapa lama rayap bisa merusak buku

A: Dalam kondisi lembap dan koloni aktif, kerusakan bisa terjadi dalam hitungan minggu.

Q: Apakah rayap hanya menyerang kayu

A: Tidak, rayap juga menyerang kertas, kardus, dan bahan lain yang mengandung selulosa.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |