Liputan6.com, Jakarta - Cara menghilangkan kutu beras pakai bawang putih sering dipilih banyak orang karena bahan ini mudah ditemukan di dapur dan tidak memerlukan biaya mahal. Kutu beras memang menjadi masalah yang cukup mengganggu karena dapat membuat kualitas beras menurun, berbau apek, hingga cepat rusak. Jika dibiarkan terlalu lama, jumlah kutu bisa semakin banyak dan sulit dibersihkan.
Penggunaan bawang putih dipercaya mampu membantu mengusir kutu beras secara alami berkat aroma tajam yang tidak disukai serangga. Selain aman digunakan, metode ini juga cocok diterapkan untuk penyimpanan beras dalam jumlah kecil maupun besar. Banyak ibu rumah tangga memanfaatkan cara sederhana ini agar stok beras tetap bersih dan layak dikonsumsi.
Tidak hanya bawang putih, cara penyimpanan beras juga memengaruhi munculnya kutu di dalam wadah penyimpanan. Kondisi lembap dan kurang bersih sering menjadi penyebab utama kutu berkembang biak dengan cepat. Berikut ini Liputan6 memberikan ulasan lengkapnya untuk Anda, Senin, (18/5/2026).
Mengapa Kutu Beras Bisa Muncul di Tempat Penyimpanan?
Kutu beras biasanya muncul karena kondisi penyimpanan yang terlalu lembap dan tertutup rapat tanpa sirkulasi udara yang baik. Serangga kecil ini dapat berkembang biak dengan cepat jika suhu ruangan hangat dan wadah jarang dibersihkan. Bahkan, telur kutu kadang sudah terbawa sejak beras dibeli dari pasar atau toko. Karena ukurannya sangat kecil, telur tersebut sering tidak terlihat oleh mata.
Selain kelembapan, penyimpanan beras terlalu lama juga memicu pertumbuhan kutu semakin banyak. Beras yang disimpan berbulan-bulan tanpa pengecekan rutin lebih mudah menjadi sarang serangga. Jika wadah penyimpanan jarang dicuci, sisa kutu lama dapat berkembang kembali pada stok beras baru. Inilah sebabnya kebersihan tempat penyimpanan sangat penting diperhatikan.
Kutu beras sebenarnya tidak selalu berbahaya, tetapi dapat menurunkan kualitas makanan. Beras yang dipenuhi kutu biasanya memiliki aroma kurang sedap dan teksturnya berubah. Banyak orang merasa tidak nyaman mengonsumsi beras yang sudah terkontaminasi kutu dalam jumlah banyak. Karena itu, pencegahan sejak awal menjadi langkah yang lebih efektif.
Cara Menghilangkan Kutu Beras Pakai Bawang Putih dengan Mudah
Cara menghilangkan kutu beras pakai bawang putih cukup sederhana dan bisa dilakukan siapa saja di rumah.
- Anda hanya perlu menyiapkan beberapa siung bawang putih yang sudah dikupas kulitnya. Setelah itu, letakkan bawang putih di beberapa sudut wadah penyimpanan beras. Aroma menyengat dari bawang putih dipercaya membuat kutu beras menjauh.
- Gunakan bawang putih yang masih segar agar aromanya lebih kuat dan tahan lama. Jika bawang putih mulai mengering atau busuk, segera ganti dengan yang baru. Untuk hasil lebih maksimal, simpan beras dalam wadah tertutup yang bersih dan kering. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko kutu datang kembali.
- Selain praktis, metode alami ini lebih aman dibanding penggunaan bahan kimia pengusir serangga. Bawang putih tidak akan merusak kualitas beras jika digunakan dengan benar. Banyak orang memilih cara tradisional ini karena tidak meninggalkan bau berbahaya pada makanan. Dengan perawatan rutin, beras bisa bertahan lebih lama dan tetap bersih.
Tips Menyimpan Beras Agar Tidak Mudah Berkutu
Menyimpan beras di tempat yang kering menjadi langkah penting untuk mencegah munculnya kutu. Hindari meletakkan wadah beras di area yang lembap atau dekat sumber air. Kondisi lembap mempercepat pertumbuhan jamur sekaligus mengundang serangga berkembang biak. Karena itu, pilih lokasi penyimpanan dengan sirkulasi udara baik.
Gunakan wadah tertutup rapat agar kutu dan debu tidak mudah masuk ke dalam beras. Wadah plastik tebal atau container khusus beras bisa menjadi pilihan yang praktis. Sebelum digunakan, pastikan wadah sudah dicuci bersih dan dikeringkan sempurna. Kebersihan wadah sangat memengaruhi kualitas beras selama penyimpanan.
Selain itu, hindari mencampur beras lama dengan beras baru dalam jumlah besar. Beras lama yang sudah terkontaminasi kutu dapat menyebarkan telur ke stok baru. SebaIKNya habiskan beras lama terlebih dahulu sebelum menambah persediaan. Cara sederhana ini membantu menjaga kualitas beras tetap baik lebih lama.
Bahan Alami Lain untuk Mengusir Kutu Beras
Selain bawang putih, daun salam juga sering digunakan untuk membantu mengusir kutu beras. Aroma khas daun salam dipercaya tidak disukai oleh serangga kecil. Anda cukup menaruh beberapa lembar daun salam di dalam wadah penyimpanan beras. Cara ini cukup populer karena mudah dilakukan dan murah.
Cabai kering juga menjadi alternatif alami yang sering dipakai di rumah. Aroma pedas dari cabai dipercaya mampu membuat kutu menjauh dari tempat penyimpanan beras. Meski begitu, jumlah cabai yang digunakan tidak perlu terlalu banyak agar tidak memengaruhi aroma beras. Simpan cabai di sudut wadah agar lebih efektif.
Beberapa orang juga menggunakan garam kasar untuk membantu mengurangi kelembapan di sekitar wadah beras. Lingkungan yang lebih kering membuat kutu sulit berkembang biak. Namun, penggunaan bahan alami tetap harus dibarengi dengan kebersihan tempat penyimpanan. Jika wadah kotor, kutu bisa muncul kembali dengan cepat.
Pertanyaan Seputar Kutu Beras
1. Apakah bawang putih benar-benar bisa mengusir kutu beras?
Ya, aroma tajam bawang putih dipercaya tidak disukai kutu beras sehingga membantu mengurangi serangan serangga.
2. Berapa banyak bawang putih yang diperlukan?
Cukup gunakan beberapa siung bawang putih dan letakkan di sudut wadah penyimpanan beras.
3. Apakah bawang putih membuat rasa beras berubah?
Tidak, selama digunakan secukupnya dan tidak dicampur langsung saat dimasak.
4. Kapan bawang putih harus diganti?
Ganti bawang putih jika sudah mengering, busuk, atau aromanya mulai hilang.
5. Apa penyebab utama kutu beras muncul?
Penyebab utamanya adalah tempat penyimpanan yang lembap, kotor, dan beras disimpan terlalu lama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490145/original/051203500_1770000288-unnamed__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480163/original/045251800_1769045846-Beternak_Bebek_Pedaging.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6200598/original/019142800_1779079845-Kombinasi_Warna_Cat_dan_Roster_yang_Bikin_Adem_yang_Sedang_Tren_di_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6198719/original/052936700_1779078094-unnamed__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6197927/original/047107200_1779077426-2c8b859d-d76c-4dc7-9eea-326fa854ef89.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5562586/original/043371400_1776833292-unnamed-109.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6198312/original/050996800_1779077741-HL_rumah_lansia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564707/original/099729300_1776996822-loose_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2720953/original/006562800_1549339389-pixabay.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6197922/original/015077500_1779077375-Desain_Rumah_Desa_Adem_dengan_Taman_Samping_dan_Dinding_Semi_Terbuka.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6193459/original/086296800_1779073110-Tepung_yang_terkontaminasi_kutu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564863/original/013991400_1777003034-tanaman_hias.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4999417/original/008223200_1731300399-close-up-weevil-destroy-rice_44527-57.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6195392/original/063774500_1779074884-HL_ember_bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5936073/original/058102700_1778833477-unnamed-70.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5564871/original/061974900_1777003092-kelengkeng.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495040/original/016991100_1770352512-xMvkFcLLNq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6197159/original/013854900_1779076617-kandang_ayam_kampung_anti_bau_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4525283/original/031098800_1691110094-shutterstock_1899399703.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6195735/original/011714100_1779075203-56a3ab3c-541e-4316-ad2e-c045c5ec2352.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479596/original/071385300_1768982579-20260121AA_Indonesia_Masters_Jafar-Felisha-05.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476912/original/097996500_1768803121-tips_ternak_ikan_nila.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481613/original/044013900_1769139803-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481351/original/076000500_1769089844-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5489268/original/078646900_1769835675-Jualan_buah_goreng__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476315/original/009598000_1768727844-batik_wanita_untuk_lebaran_7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5488893/original/092856000_1769769033-WhatsApp_Image_2026-01-30_at_16.18.07.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476747/original/053047400_1768797593-Model_Baju_Bridesmaid_Rok_dan_Atasan_Simpel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5495984/original/028777500_1770452855-unnamed__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490815/original/001976100_1770026229-jualan_es.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2262540/original/075447500_1530187074-Channa_stri_060627_7960_jtgno_ed_resize.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485348/original/055676200_1769503980-Gemini_Generated_Image_ykbuwykbuwykbuwy_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490648/original/042458000_1770019622-desain_kebun_sayur_pakai_kaleng__4_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485519/original/025563700_1769510053-kebun_rumah_dengan_kombinasi_pohon_buah_dan_tanaman_hias_4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5476535/original/064583000_1768789573-ChatGPT_Image_19_Jan_2026__09.25.34.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5465808/original/017884500_1767776738-Gemini_Generated_Image_n3iemzn3iemzn3ie.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478095/original/041750600_1768891382-unnamed-8.jpg)