Liputan6.com, Jakarta DIY Christmas decor kembali jadi primadona setiap kali Desember tiba. Alih-alih memborong hiasan jadi di mal, makin banyak orang memilih membuat dekorasi Natal sendiri dari bahan sederhana yang ada di rumah. Hasilnya lebih hemat, lebih personal dan tak kalah cantik. Sayangnya, asal tempel atau salah pilih bahan bisa membuat tampilan berantakan, apalagi di iklim tropis yang lembap. Karena itu, memahami cara membuat DIY Christmas decor yang benar penting supaya rumah tetap terlihat rapi sekaligus meriah.
Kabar baiknya, hampir semua proyek hiasan Natal buatan tangan bisa dikerjakan pemula tanpa alat mahal. Adapun minat membuat hiasan Natal sendiri terus menanjak dalam beberapa tahun terakhir, seiring makin banyaknya orang berburu inspirasi dekorasi buatan tangan. Panduan ini merangkum pengertian, jenis, langkah praktis, hingga cara menata ala desainer interior.
Berikut ulasan lengkap DIY Christmas decor yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Minggu (5/7/2026).
Alasan Membuat Dekorasi Natal Sendiri
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287619/original/085318700_1783238356-Screenshot_2026-07-05_145544.jpg)
Perbesar
DIY Christmas decor adalah hiasan Natal yang dibuat atau dirakit sendiri, bukan dibeli dalam bentuk siap pakai. Istilah do it yourself menekankan proses kreatif: memotong, melipat, menempel dan mengecat dengan tangan sendiri. Bahannya bisa apa saja, mulai dari kertas, kardus, toples bekas, kain perca, hingga bahan alami seperti ranting, jeruk kering dan kayu manis.
Membuat dekorasi Natal sendiri kini menjadi pilihan banyak orang yang ingin menghadirkan suasana perayaan yang lebih personal, hangat dan bermakna. Aktivitas ini tidak hanya sekadar menghias rumah, tetapi juga menjadi bagian dari tradisi yang memperkuat kebersamaan keluarga di momen akhir tahun. Dengan sentuhan kreativitas, setiap ornamen dapat memiliki nilai emosional yang lebih dalam dibandingkan dekorasi yang dibeli jadi.
1. Lebih Hemat Biaya
Salah satu alasan utama banyak orang memilih membuat dekorasi Natal sendiri adalah faktor penghematan. Dekorasi yang dijual di pasaran sering kali memiliki harga cukup tinggi, terutama untuk item dengan desain unik atau ukuran besar. Dengan memanfaatkan bahan sederhana seperti kertas, kain bekas, botol plastik, atau barang daur ulang, biaya dekorasi dapat ditekan tanpa mengurangi keindahan tampilan rumah saat Natal.
2. Memberikan Sentuhan Personal
Dekorasi buatan sendiri memungkinkan setiap orang mengekspresikan gaya dan selera pribadi secara bebas. Setiap ornamen bisa disesuaikan dengan warna favorit, tema rumah, atau bahkan kenangan tertentu yang ingin ditampilkan. Hal ini membuat suasana Natal terasa lebih intim dan memiliki makna emosional yang lebih kuat bagi penghuni rumah.
3. Meningkatkan Kreativitas dan Keterampilan
Proses pembuatan dekorasi Natal dapat menjadi sarana untuk mengasah kreativitas dan keterampilan tangan. Aktivitas seperti memotong, melipat, mengecat, hingga merangkai ornamen memberikan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif. Bahkan, kegiatan ini sering menjadi hobi baru yang dapat dilakukan setiap tahun dengan ide yang selalu berkembang.
4. Menciptakan Momen Kebersamaan Keluarga
Membuat dekorasi Natal sendiri sering kali melibatkan seluruh anggota keluarga, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Aktivitas ini menjadi momen berharga untuk berkumpul, berinteraksi, dan bekerja sama dalam menciptakan sesuatu yang indah bersama-sama. Suasana kebersamaan ini menjadi salah satu makna penting dari perayaan Natal itu sendiri.
5. Lebih Ramah Lingkungan
Penggunaan bahan bekas atau material yang dapat didaur ulang dalam pembuatan dekorasi Natal membantu mengurangi limbah dan dampak negatif terhadap lingkungan. Konsep ini mendukung gaya hidup berkelanjutan yang semakin banyak diterapkan dalam kehidupan modern. Dengan cara ini, perayaan Natal tetap bisa berlangsung meriah tanpa mengabaikan kepedulian terhadap alam.
Jenis-Jenis DIY Christmas Decor yang Populer
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287620/original/087834200_1783238356-Screenshot_2026-07-05_145813.jpg)
Perbesar
Dekorasi Berbahan Kertas
Kertas adalah bahan paling murah dan serbaguna. Dari bintang tiga dimensi, kepingan salju, sampai rantai warna-warni, semuanya bisa dibuat dari kertas origami, kertas kado bekas, atau halaman majalah lama. Teknik dasarnya mudah dipelajari dan aman dikerjakan anak-anak. Anda bahkan bisa mengembangkannya menjadi hiasan dinding dari kertas bertema Natal.
Dekorasi dari Bahan Alami
Bahan alami sedang naik daun karena pesona rustic dan kesan ramah lingkungannya. Irisan jeruk kering, batang kayu manis, buah pinus, hingga ranting kering menghadirkan aroma dan tekstur yang tidak dimiliki hiasan pabrikan. Di Indonesia, daun pakis dan daun suji segar bisa jadi alternatif hijau alami yang gampang ditemukan di halaman.
Dekorasi dari Barang Daur Ulang
Jangan buru-buru membuang toples selai, botol kaca, atau kaleng bekas. Barang-barang ini bisa disulap menjadi lilin hias, snow globe, hingga ornamen gantung. Prinsip upcycling mengubah sampah rumah tangga menjadi dekorasi bernilai, sekaligus menekan limbah musim liburan. Banyak ide serupa bisa Anda intip dari koleksi proyek DIY barang bekas yang mudah ditiru.
Cara Membuat DIY Christmas Decor Langkah demi Langkah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9287621/original/089596000_1783238356-Screenshot_2026-07-05_145800.jpg)
Perbesar
1. Ornamen Adonan Garam
Adonan garam alias salt dough hanya butuh tiga bahan dapur. Campurkan 1 gelas tepung terigu, 1/2 gelas garam halus, dan 1/2 gelas air hangat hingga kalis. Gilas setebal 5 mm, lalu cetak dengan cetakan kue berbentuk bintang, pohon, atau lonceng. Lubangi bagian atas untuk tali gantungan, panggang di suhu sekitar 120 derajat Celsius selama 2-3 jam, lalu cat sesuai selera. Proyek ini paling ramah pemula dan seru dikerjakan saat membuat ornamen Natal bersama anak.
2. Bintang dan Rantai Kertas
Potong kertas menjadi strip panjang, lalu lipat membentuk bintang tiga dimensi. Untuk rantai, bentuk lingkaran dari strip pendek dan sambung satu per satu. Gunakan kombinasi merah, hijau, dan emas agar nuansa Natalnya kuat. Rangkaian ini bisa melilit pohon, jendela, atau dinding sebagai garland vertikal yang hemat ruang.
3. Wreath Pintu dari Rangka Sederhana
Wreath atau karangan pintu adalah simbol khas Natal yang mudah dibuat. Bengkokkan gantungan baju kawat menjadi lingkaran, atau pakai ring tutup toples besar sebagai rangka. Lilitkan tali rami atau benang wol hingga tertutup, lalu tempelkan daun pinus imitasi, pita, dan buah kering memakai lem tembak. Panduan lengkapnya bisa Anda pelajari dari cara DIY dekorasi Natal untuk menghias rumah.
4. Garland Jeruk Kering dan Kayu Manis
Iris jeruk nipis atau jeruk manis setebal 3-4 mm secara merata. Tata di atas loyang berlapis kertas roti, keringkan di oven suhu rendah sekitar 80-100 derajat Celsius selama 3-4 jam sambil dibalik tiap 30 menit. Setelah kering, rangkai dengan tali rami dan selang-seling dengan kayu manis batangan. Aroma sitrus dan rempahnya akan memenuhi ruangan selama berminggu-minggu.
5. Pohon Natal Alternatif dari Ranting atau Kardus
Tidak semua rumah punya ruang untuk pohon besar. Solusinya, buat pohon mini dari kardus yang dipotong menyerupai siluet cemara, atau susun ranting kering bertingkat dari besar ke kecil dan ikat pada tali. Hias dengan lampu LED kecil dan ornamen buatan sendiri. Ide desain vertikal seperti ini cocok untuk kamar kos dan bisa dikembangkan mengikuti panduan ide DIY pohon Natal kreatif.
6. Lilin dan Toples Hias
Kumpulkan sisa lilin bekas, lelehkan dengan teknik double boiler, lalu tuang ke gelas kaca atau kaleng bekas yang sudah dihias. Tambahkan beberapa tetes minyak esensial kayu manis atau vanila untuk aroma khas. Catatan keamanan: jangan pernah melelehkan lilin di atas api langsung dan selalu awasi prosesnya. Jauhkan lilin menyala dari bahan mudah terbakar serta jangkauan anak-anak.
7. Snow Globe Mini dari Toples Bekas
Rekatkan figur mini atau miniatur pohon di bagian dalam tutup toples memakai lem tembak. Isi toples dengan air, tambahkan sedikit glitter dan beberapa tetes gliserin agar salju turun perlahan, lalu tutup rapat dan balikkan. Snow globe buatan tangan pun siap memukau. Variasi ini juga muncul dalam kumpulan hiasan Natal DIY dari barang rumahan. Untuk hasil pohon yang serasi, tak perlu ornamen mahal.
Baca juga: langkah membuat hiasan pohon Natal.
Pertanyaan Seputar DIY Christmas Decor
Berapa biaya membuat dekorasi Natal sendiri?
Sangat terjangkau. Dengan modal mulai Rp 50.000 hingga Rp 100.000, Anda sudah bisa membuat satu set hiasan untuk satu ruangan. Bahan daur ulang dari rumah bahkan menekan biaya lebih jauh, jauh lebih murah dibanding membeli set jadi di toko.
Apakah pemula bisa membuat dekorasi Natal sendiri?
Bisa banget. Sebagian besar proyek hanya memerlukan keterampilan dasar seperti menggunting, melipat, menempel, dan mengecat. Mulailah dari yang paling mudah seperti ornamen adonan garam atau rantai kertas, lalu naikkan tingkat kesulitannya secara bertahap.
Bahan apa yang paling mudah untuk DIY Christmas decor?
Kertas dan adonan garam adalah pilihan teraman untuk pemula. Keduanya murah, mudah dibentuk, dan aman dikerjakan bersama anak. Bahan alami seperti jeruk kering dan kayu manis juga gampang diolah dan menghadirkan aroma khas musim perayaan.
Bagaimana agar hiasan kertas awet di iklim lembap?
Gunakan kertas karton tebal ketimbang kertas tipis, dan semprot lapisan sealant akrilik bening sebagai pelindung. Simpan dekorasi di tempat kering dan berventilasi baik agar tidak melengkung atau berjamur. Dengan perawatan tepat, hiasan bisa dipakai ulang 1-3 musim Natal.
Apakah dekorasi Natal buatan sendiri bisa dijual?
Tentu. Permintaan dekorasi handmade melonjak di kuartal akhir tahun. Anda bisa memasarkannya lewat marketplace, bazar komunitas, atau media sosial. Simak strategi lengkapnya pada panduan dekorasi Natal DIY yang bisa dijual untuk penghasilan tambahan.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287700/original/070681700_1783243825-Untitledw.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287704/original/024952500_1783245470-Untitled6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287538/original/070767800_1783233979-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287664/original/032598300_1783241531-f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287690/original/072488300_1783243459-HL_pagar_bunga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287657/original/012339500_1783240484-Gemini_Generated_Image_nhjxxinhjxxinhjx.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287517/original/094578600_1783232091-e9b04286-354a-414a-bd69-2fba7eadba0e.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287441/original/007541700_1783227618-Hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287562/original/054559300_1783235231-Screenshot_2026-07-05_140159.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287556/original/095057100_1783235201-rumah_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9111122/original/017533800_1783059849-Desain_Pergola_Belakang_Rumah_Agar_Terasa_Lebih_Sejuk_sebagai_Inspirasi_Gaya_Minimalis_hingga_Tropis_Model_Atap_Bambu.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287507/original/094231700_1783230854-zcf428526-in-rice-field-2679153.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287470/original/074897500_1783228851-Gemini_Generated_Image_wo7s3cwo7s3cwo7s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287437/original/024886300_1783227176-Screenshot_2026-07-05_114820.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8958522/original/067492000_1782975167-c0cK3slLeK0ITHfGCHcUywKQGLp9ulLvXH457EKK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5323065/original/041095600_1755762529-menabung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287486/original/055768500_1783229718-melati_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287400/original/076932900_1783224499-aaA.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287361/original/076753800_1783220954-Untitled1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9287335/original/050545800_1783217667-8ab1d91d-2089-4abc-a602-37c0969c1a5a.jpeg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530339/original/025873100_1773408788-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520788/original/042905900_1772639398-Amplop_Lebaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529928/original/090225400_1773386765-unnamed__75_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5529491/original/090218200_1773361566-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5525047/original/013340400_1773029609-ternak_bebek_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528263/original/059958400_1773269726-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515501/original/077125600_1772178069-unnamed__67_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530898/original/073396600_1773503661-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530444/original/000369600_1773442595-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)