- Apakah kopi dan teh benar-benar bisa menutup uban?
- Berapa kali harus digunakan agar hasil terlihat?
- Apakah aman untuk semua jenis rambut?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Banyak orang mencari cara alami untuk menutupi uban, menghindari bahan kimia keras yang sering ditemukan dalam pewarna rambut komersial. Kabar baiknya, Anda bisa mencapai hal ini langsung dari dapur Anda sendiri. Artikel Liputan6.com ini akan memandu Anda tentang cara bikin pewarna rambut sendiri dengan dua bahan dapur yang efektif samarkan uban.
Metode pewarnaan rambut alami ini tidak hanya hemat biaya, tetapi juga lebih ramah pada kesehatan rambut dan kulit kepala Anda. Anda tidak perlu khawatir akan efek samping yang sering ditimbulkan oleh pewarna rambut komersial.
Dengan memanfaatkan kekuatan bahan-bahan yang sudah ada di lemari dapur Anda, yaitu kopi dan teh hitam, Anda bisa mendapatkan nuansa warna rambut yang indah dan alami. Prosesnya sederhana dan hasilnya dapat membantu menyamarkan uban dengan efektif, Jumat (27/2/2026).
Rahasia 2 Bahan di Dapur untuk Samarkan Uban Secara Alami
Tanpa bubuk aneh atau alat rumit, dua bahan sederhana yaitu kopi dan teh hitam ini mengandung pigmen alami yang mampu memberi rona cokelat hangat pada rambut beruban. Hasilnya bukan menutup total, melainkan melembutkan kilau perak yang terlalu kontras dan menambah kedalaman warna rambut asli.
Kopi kaya akan tanin dan senyawa warna alami yang mudah menempel pada tekstur rambut uban yang cenderung lebih kasar dan berpori. Teh hitam yang diseduh pekat juga mengandung tanin dengan warna gelap keemasan yang bertahap memperkaya warna rambut.
Dipadukan, keduanya bekerja seperti sapuan cat air—tidak setebal pewarna permanen, tetapi cukup memberi efek lembut yang menyatu alami. Aromanya pun menjadi bagian dari pengalaman.
Perawatan ini memang tidak akan menghilangkan semua uban atau mencerahkan rambut, tetapi perlahan mengembalikan nuansa warna secara alami—membuat rambut tampak lebih segar tanpa terlihat seperti habis diwarnai.
Cara Membuat Pewarna Rambut Alami dari 2 Bahan Dapur
Dapur bisa menjadi "studio" perawatan rambutmu. Siapkan ruang kecil yang nyaman, lalu perlakukan proses ini seperti ritual santai—pelan dan tanpa terburu-buru. Kamu hanya membutuhkan:
Yang Anda Butuhkan:
- Kopi hitam pekat yang sudah diseduh – sekitar 1 cangkir (gunakan roast paling gelap yang ada).
- Teh hitam pekat yang sudah diseduh – sekitar 1 cangkir (3–4 kantong teh atau 2 sdm teh lepas).
- Mangkuk atau cangkir tahan panas, kuas pewarna lebar atau kuas kue bersih (bisa juga spons).
- Handuk lama dan kaus lama.
- Opsional: 1 sendok makan kondisioner untuk mengentalkan campuran.
Langkah-langkahnya:
- Seduh kopi. Buat lebih pekat dari biasanya, hampir sepekat espresso jika memungkinkan. Biarkan hingga hangat, tidak terlalu panas.
- Seduh teh. Gunakan teh cukup banyak dengan air sedikit. Diamkan 10–15 menit sampai warnanya sangat gelap dan pekat. Angkat kantong teh atau saring daun tehnya, lalu biarkan agak dingin.
- Campurkan keduanya. Aduk kopi dan teh hitam dengan perbandingan sama dalam mangkuk atau cangkir. Jika ingin lebih kental agar tidak menetes, tambahkan sedikit kondisioner hingga cukup kental untuk dioleskan.
- Siapkan rambut. Sebaiknya rambut sudah bersih, kering atau sedikit lembap. Letakkan handuk lama di bahu. Jika kulit mudah ternoda, oleskan sedikit minyak atau balm di garis rambut.
- Aplikasikan dengan merata. Gunakan kuas atau spons, oleskan mulai dari akar—terutama bagian uban paling terlihat seperti pelipis, garis belahan, dan sekitar wajah. Lalu ratakan ke seluruh panjang rambut hingga benar-benar meresap.
- Diamkan. Jepit rambut ke atas, tutup dengan shower cap atau plastik, dan biarkan selama 30–45 menit. Jika memungkinkan, duduklah di tempat hangat karena panas membantu prosesnya.
- Bilas perlahan. Bilas dengan air sejuk atau hangat kuku hingga air relatif jernih. Hindari langsung keramas agar warna tidak cepat hilang. Gunakan sedikit kondisioner jika rambut mudah kusut.
Hasilnya mungkin tampak halus pada pemakaian pertama: kilau perak terlihat lebih lembut, warna rambut terasa lebih hangat seperti cokelat atau kastanye. Pewarna alami ini tidak memberi perubahan drastis dalam sekali pakai, tetapi warnanya akan semakin dalam dan menyatu setiap kali digunakan.
Hasil Pewarna Rambut dari Kopi dan Teh Hitam
Setiap rambut memiliki tekstur dan tingkat porositas berbeda, sehingga hasil pewarna alami kopi dan teh hitam bisa bervariasi. Anggap saja ramuan ini bukan seperti cat yang menutup rapat, melainkan seperti "cuaca" yang menyerap lembut—lebih pekat di beberapa bagian, lebih halus di bagian lain.
- Pada rambut cokelat muda hingga sedang, uban biasanya berubah menjadi cokelat hangat atau karamel lembut sehingga warna tampak lebih hidup.
- Pada rambut cokelat tua hingga hitam, uban cenderung menjadi cokelat smoky dengan kilau seperti kopi, bahkan bisa memantulkan nuansa kemerahan atau keemasan di bawah sinar matahari.
- Sementara pada rambut yang lebih terang (pirang gelap/cokelat muda), campuran ini memberi selubung cokelat keemasan yang mengurangi kontras uban.
Karena sifatnya lembut dan tidak permanen, warna akan memudar seiring waktu tanpa garis tumbuh yang tegas seperti pewarna kimia. Pemakaian rutin—sekali seminggu di awal, lalu tiap 2–3 minggu untuk perawatan—membantu warna semakin menyatu. Hasilnya lebih ke efek “blending” alami daripada penutupan total, membuat rambut tampak hangat dan segar tanpa perubahan drastis.
Perawatan Lembut Setelah Pewarnaan
Setelah warna alami yang hangat meresap ke rambut, cara perawatan sangat menentukan seberapa lama hasilnya bertahan. Pigmen alami memang tidak sekuat pewarna sintetis, tetapi lebih lembut dan bisa bertahan lebih lama jika dirawat dengan tepat.
Agar warna pada uban tidak cepat pudar, kurangi penggunaan sampo terutama yang bersifat “clarifying” atau terlalu kuat. Gunakan sampo ringan dan beri jarak antar keramas bila memungkinkan. Bilas dengan air sejuk atau hangat kuku karena air panas dapat membuka kutikula rambut dan mempercepat lunturnya warna. Lindungi rambut dari paparan matahari berlebih dengan topi atau berteduh, karena sinar matahari juga dapat memudarkan warna.
Alih-alih mengulang pewarnaan saat sudah kesal melihat uban, jadikan proses ini rutinitas santai setiap satu atau dua minggu. Lama-kelamaan, hubunganmu dengan rambut pun bisa berubah—bukan lagi soal menutupi tanda usia, melainkan merawatnya dengan sadar dan menikmati setiap prosesnya.
FAQ
Bisa menyamarkan dan melembutkan warna uban, tapi tidak setebal pewarna kimia.
Berapa kali harus digunakan agar hasil terlihat?
Umumnya 1 kali seminggu di awal, lalu 2–3 minggu sekali untuk perawatan.
Apakah aman untuk semua jenis rambut?
Relatif aman karena alami, tapi tetap lakukan uji coba pada kulit terlebih dulu.
Apakah warna akan bertahan lama?
Tidak permanen. Warna akan memudar perlahan tanpa garis akar yang kontras.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512869/original/057574600_1771996812-Manajemen_Pakan_dan_Kesehatan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515718/original/039162200_1772186784-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515747/original/060314300_1772187592-Inspirasi_Jendela_Rumah_Mepet_Tembok_Tetangga.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4812442/original/090919700_1714021742-Screenshot_2024-04-25_120519.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515566/original/037438300_1772180570-kuker_dan_hampers_kekinian.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509962/original/087101700_1771809777-unnamed__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500397/original/033457200_1770864101-unnamed__48_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1192031/original/018652700_1459763163-single_lina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502186/original/056089300_1770971678-minuman.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464211/original/067557400_1767682642-Screenshot_2026-01-06_135650.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515620/original/036120600_1772182106-hong-kong-jackie-chan_broa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515327/original/089154900_1772170864-Pagar_Horizontal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4261961/original/085738100_1671083483-harga_telur_ayam_di_tingkat_peternak_mencapai_29_ribu-ARBAS_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2713615/original/098086600_1548487198-20190126-Jeruk-Kim-Kit-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515313/original/073220600_1772170030-ternak_ikan_di_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410506/original/070712200_1762935284-4685.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515209/original/089823200_1772166169-Kandang_Ayam_2_Meter.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515246/original/068188100_1772167682-Untitled_design__22_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515500/original/005926900_1772178069-unnamed__69_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514240/original/053413000_1772084685-2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417414/original/006322500_1763533451-rumah_dengan_taman_mini_indoor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424174/original/010000300_1764135175-AI_Repair-Pro-image-9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429077/original/070740500_1764573200-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429140/original/035614400_1764575033-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427755/original/029652600_1764414367-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430238/original/012907900_1764656898-inspirasi_kebun_sederhana_untuk_rumah_tipe_36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4479258/original/095680100_1687539864-Hutan_Eukaliptis_di_IKN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423681/original/088639200_1764072787-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428756/original/090311000_1764562291-desain_teras_rumah_kecil_ukuran_2x2_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403010/original/035564300_1762314455-Makan_imogiri_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381158/original/058589000_1760491896-Jajanan_Pasar_dan_Kue_Basah__Kelezatan_Tradisional_Tak_Lekang_Waktu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425714/original/021517000_1764235298-Pantun_Sunda_Foto_Galeri_Indonesia_Kaya_Fimela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402925/original/068934900_1762311817-model_dapur_kecil_minimalis_dengan_tungku_api_modern.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430028/original/021123000_1764650339-mata_uang_asing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421804/original/032320200_1763959679-Quality_Restoration-Ultra_HD-image-8.png)