Liputan6.com, Jakarta - Pernah menemukan kotoran tikus di sudut rumah atau mendengar suara berlarian di malam hari? Jika iya, besar kemungkinan Anda mulai curiga ada tikus yang bersarang. Pertanyaan berikutnya yang sering muncul tentu saja: sebenarnya ada berapa banyak tikus di rumahmu?
Sayangnya, tidak ada cara pasti untuk menghitung jumlah tikus secara akurat. Dalam kebanyakan kasus, yang bisa dilakukan hanyalah memperkirakan jumlahnya berdasarkan tanda-tanda yang terlihat dan terdengar. Kita tidak pernah benar-benar tahu angka pastinya.
Meski begitu, ada beberapa cara yang bisa membantu Anda menilai apakah hanya ada satu-dua tikus yang masuk, atau justru sudah terjadi infestasi serius yang tersembunyi di dalam rumah. Berikut ini cara mengetahuinya, yang dilansir Liputan6.com dari AZ Animals, Rabu (18/2/2026).
1. Perhatikan Jumlah Kotoran Tikus
Tikus meninggalkan tanda yang jelas berupa kotoran dan urine. Seekor tikus bisa menghasilkan sekitar 50–75 butir kotoran per hari. Anda memang tidak perlu menghitung satu per satu, tetapi jika terlihat tumpukan besar kotoran, kemungkinan besar jumlah tikusnya lebih dari satu.
Tikus biasanya buang kotoran saat makan atau bergerak. Jika Anda melihat jejak kotoran yang menyebar atau membentuk jalur, itu bisa membantu melacak sarang mereka sekaligus menentukan area yang perlu dipasang perangkap.
2. Andalkan Indra Penciuman
Semakin banyak tikus di rumah, semakin menyengat baunya. Satu atau dua tikus mungkin tidak menimbulkan bau yang kuat. Namun, jika tercium bau apek menyengat seperti amonia—terutama saat membuka lemari atau masuk ke ruang bawah tanah—itu tanda adanya beberapa tikus.
Selain bau urine, waspadai juga bau bangkai tikus. Bau busuk yang tajam bisa menandakan ada tikus yang mati atau lokasi sarang. Bau tak sedap sering kali mengarah langsung ke titik persembunyian atau sarang mereka.
3. Cari dan Hitung Sarang
Jumlah sarang adalah indikator kuat banyaknya tikus. Sarang tikus biasanya kecil, berbentuk bulat, berdiameter sekitar 7–15 cm. Di dalam rumah, sarang dibuat dari bahan lembut seperti tisu, kertas, serat karpet, kapas, atau isi furnitur.
Satu sarang biasanya berisi sekitar lima ekor tikus atau lebih, digunakan untuk berlindung dan berkembang biak. Sarang sering ditemukan di tempat tersembunyi seperti ruang bawah tanah, loteng, celah dinding, laci, lemari, atau plafon. Jika menemukan beberapa sarang aktif, besar kemungkinan infestasi sudah cukup serius.
Saat membersihkan sarang, gunakan sarung tangan dan masker karena kotoran dan urine tikus dapat menularkan penyakit. Setelah tikus dibasmi, sarang harus dibuang dengan aman dan area dibersihkan menggunakan disinfektan seperti pemutih.
4. Periksa Dapur dan Tempat Penyimpanan Makanan
Tikus masuk ke rumah untuk mencari makanan dan tempat hangat. Jika hanya satu tikus, biasanya terlihat bekas gigitan kecil pada kemasan makanan atau kotak sereal.
Namun, jika infestasinya besar, Anda bisa menemukan karung makanan hewan yang bolong dalam semalam, makanan berantakan, serta banyak kotoran di sekitarnya. Kerusakan besar dan banyak makanan hilang adalah tanda populasi tikus di rumah sudah cukup banyak.
Mengapa Satu Tikus Tetap Berbahaya
Menentukan jumlah pasti tikus di rumah memang sulit. Biasanya, kita hanya bisa memperkirakan dari jumlah kotoran, bau urine atau bangkai, serta keberadaan sarang. Faktor-faktor inilah yang membantu menilai apakah sudah terjadi infestasi.
Meski Anda merasa lega karena hanya menemukan satu tikus, kondisi itu tetap perlu diwaspadai. Seekor tikus betina yang hamil bisa melahirkan hingga 8 anak atau lebih setelah masa kehamilan sekitar tiga minggu. Bahkan, tikus bisa hamil lagi segera setelah melahirkan.
Artinya, satu tikus saja bisa menjadi awal ledakan populasi. Anak tikus akan tumbuh dewasa dalam waktu sekitar enam minggu, mulai memakan persediaan makanan, dan berkembang biak kembali. Jika tidak segera ditangani, Anda bisa menghadapi infestasi dalam waktu singkat.
Karena itu, penting untuk bersikap proaktif: pasang perangkap, gunakan racun jika memungkinkan, dan tutup celah atau akses masuk agar tikus tidak kembali. Semakin cepat ditangani, semakin mudah mencegah penyebaran yang lebih besar.
FAQ
Bagaimana cara tahu jumlah tikus di rumah?
Periksa jumlah kotoran, bau urine atau bangkai, serta temukan sarangnya.
Apakah satu tikus saja berbahaya?
Ya, karena tikus cepat berkembang biak dan bisa jadi awal infestasi.
Berapa lama tikus berkembang biak?
Sekitar 3 minggu masa hamil, dan 6 minggu sudah dewasa serta bisa berkembang biak lagi.
Di mana biasanya sarang tikus ditemukan?
Di tempat tersembunyi seperti loteng, ruang bawah tanah, lemari, dan celah dinding.
Apa langkah pertama mengatasi tikus di rumah?
Pasang perangkap, gunakan racun bila perlu, dan tutup semua celah masuk.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517182/original/090204200_1772418729-Membersihkan_Panci_Gosong_dengan_Baking_Soda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517198/original/053254100_1772419094-unnamed__44_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5517168/original/042210000_1772418585-unnamed__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2989389/original/038930800_1575703112-aaron-blanco-tejedor-CNpYALGZhMo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516831/original/081591700_1772353398-model_set_tunik_polos_dengan_celana_kulot_untuk_baju_lebaran_simpel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497863/original/093400500_1770692715-Ternak_ayam_petelur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5183936/original/029719300_1744255645-IMG-20250410-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516875/original/076080400_1772358273-model_jilbab_untuk_lebaran_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505554/original/009608500_1771390337-Kebun_Buah_dalam_Pot__Tabulampot__di_Desa__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408482/original/058106700_1762785885-pexels-mart-production-7491116__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516781/original/012464700_1772346633-cat_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463645/original/039238500_1767666460-bawang4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769762/original/091544800_1710231454-Ilustrasi_buah-buahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515343/original/020022700_1772171345-warna_cat_teras_rumah_untuk_daerah_rawan_banjir_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516706/original/071375300_1772341907-set_lebaran3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5203329/original/000792300_1745925785-medium-shot-woman-working-late-night_23-2150171073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505655/original/095597500_1771393086-proinsias-mac-an-bheatha-NbSBlGEp728-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516598/original/098094900_1772336314-cat_resar_anti_norak_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516618/original/003346700_1772336806-daur_ulang3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514959/original/000106600_1772136829-jasa_penerjemah.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424174/original/010000300_1764135175-AI_Repair-Pro-image-9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417414/original/006322500_1763533451-rumah_dengan_taman_mini_indoor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429077/original/070740500_1764573200-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429140/original/035614400_1764575033-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427755/original/029652600_1764414367-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430238/original/012907900_1764656898-inspirasi_kebun_sederhana_untuk_rumah_tipe_36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4479258/original/095680100_1687539864-Hutan_Eukaliptis_di_IKN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423681/original/088639200_1764072787-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428756/original/090311000_1764562291-desain_teras_rumah_kecil_ukuran_2x2_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403010/original/035564300_1762314455-Makan_imogiri_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381158/original/058589000_1760491896-Jajanan_Pasar_dan_Kue_Basah__Kelezatan_Tradisional_Tak_Lekang_Waktu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425714/original/021517000_1764235298-Pantun_Sunda_Foto_Galeri_Indonesia_Kaya_Fimela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402925/original/068934900_1762311817-model_dapur_kecil_minimalis_dengan_tungku_api_modern.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430028/original/021123000_1764650339-mata_uang_asing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421804/original/032320200_1763959679-Quality_Restoration-Ultra_HD-image-8.png)