Benarkah Pisang Bikin Asam Urat Kambuh? Ini Penjelasannya

1 week ago 9

Liputan6.com, Jakarta Asam urat dikenal sebagai penyakit sendi yang menyakitkan dan bisa kambuh sewaktu-waktu, terutama bila penderitanya tidak menjaga pola makan dengan baik. Penyakit ini dipicu oleh penumpukan kristal asam urat di sendi, yang dapat menimbulkan rasa nyeri hebat, pembengkakan, hingga peradangan. Laki-laki usia di atas 30 tahun menjadi kelompok paling rentan terhadap kondisi ini.

Pola makan dan gaya hidup sangat memengaruhi tingkat keparahan dan frekuensi kambuhnya asam urat. Konsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan dan daging merah bisa memperparah gejala, sedangkan buah dan sayur kerap direkomendasikan sebagai bagian dari diet sehat penderita asam urat. Namun, muncul pertanyaan yang sering membuat orang bingung: apakah pisang termasuk buah yang aman dikonsumsi penderita asam urat?

Pertanyaan ini penting mengingat pisang merupakan buah yang sangat umum dikonsumsi masyarakat Indonesia. Sebagian orang beranggapan pisang mengandung gula tinggi, termasuk fruktosa, yang bisa memicu asam urat. Tapi bagaimana faktanya menurut medis?

Promosi 1

1. Memahami Asam Urat dan Pemicunya

Asam urat merupakan hasil akhir dari pemecahan purin, senyawa alami yang ditemukan dalam makanan dan juga diproduksi tubuh. Ketika kadar asam urat terlalu tinggi dan tidak seluruhnya dibuang melalui ginjal, kristal-kristal kecil bisa terbentuk dan mengendap di sendi.

Proses pengendapan kristal asam urat inilah yang menyebabkan nyeri hebat, bengkak, hingga peradangan. Gejala ini bisa berlangsung antara 3 sampai 10 hari, dan sering kali menyerang jempol kaki, pergelangan kaki, serta lutut. Kondisi ini dikenal sebagai serangan gout.

Asam urat yang menumpuk dan membentuk kristal pada sendi terjadi karena tubuh terlalu banyak menghasilkan asam urat dan sedikit yang keluar melalui ginjal. Oleh karena itu, pola makan berperan besar dalam mengontrol kadar asam urat dalam tubuh.

2. Pisang dan Kandungan Gizi yang Relevan untuk Asam Urat

Pisang dikenal rendah purin, yang menjadikannya relatif aman bagi penderita asam urat. Buah ini juga kaya akan vitamin C dan kalium, dua nutrisi penting yang dapat mendukung metabolisme dan fungsi ginjal.

Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu buah pisang mengandung sekitar 14,1 mg vitamin C atau sekitar 16% dari kebutuhan harian. Vitamin C diketahui mampu meningkatkan metabolisme asam urat dan membantu menguranginya dari darah. Kalium juga membantu mencegah pengerasan kristal asam urat dan mendukung proses ekskresinya melalui ginjal.

Meski begitu, penting dicatat bahwa pisang juga mengandung fruktosa alami. Dalam jumlah besar, fruktosa berpotensi meningkatkan kadar asam urat. Namun, sebuah tinjauan ilmiah tahun 2019 menyatakan bahwa fruktosa dari buah utuh seperti pisang cenderung aman dikonsumsi dalam jumlah sedang.

3. Seberapa Banyak Pisang yang Aman Dikonsumsi?

Pakar gizi menyarankan penderita asam urat untuk mengonsumsi pisang dalam jumlah moderat, sekitar satu hingga dua buah per hari. Jumlah ini dianggap cukup untuk mendapatkan manfaat gizi tanpa menimbulkan risiko peningkatan asam urat yang signifikan.

Disebutkan bahwa pisang mungkin baik untuk penderita asam urat, tergantung pada kondisi individu. Orang dengan kadar asam urat yang terkontrol dengan baik bisa mengonsumsi pisang sebagai bagian dari diet rendah purin.

Namun, mereka yang sedang mengalami serangan gout akut atau memiliki kadar asam urat sangat tinggi sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum memasukkan pisang secara rutin dalam diet mereka. Respons tubuh terhadap makanan bisa sangat bervariasi antar individu.

4. Buah-Buahan Lain yang Aman untuk Penderita Asam Urat

Selain pisang, terdapat beberapa jenis buah lain yang juga direkomendasikan untuk penderita asam urat karena kandungan purinnya yang rendah serta manfaat antioksidannya. Misalnya, apel mengandung serat dan asam malat yang membantu menetralkan efek asam urat dalam tubuh.

Ceri juga menjadi buah yang sangat disarankan karena mengandung anthocyanin, senyawa antiinflamasi alami yang dapat menurunkan kadar asam urat dan mengurangi peradangan di sendi. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ceri secara rutin dapat menurunkan risiko kekambuhan gout secara signifikan.

Buah-buahan lain yang tinggi vitamin C dan rendah fruktosa seperti stroberi, jeruk, lemon, dan grapefruit juga baik untuk dimasukkan dalam menu harian penderita asam urat. Namun, tetap penting memperhatikan porsi dan memilih buah utuh daripada jus buah untuk menghindari kelebihan fruktosa.

5. Saran Diet Seimbang untuk Mengendalikan Asam Urat

Selain memilih buah dengan bijak, penderita asam urat juga disarankan untuk mengatur pola makan secara keseluruhan. Diet rendah purin yang mencakup biji-bijian utuh, produk susu rendah lemak, serta protein nabati seperti tahu dan tempe dapat membantu mengontrol kadar asam urat.

Menghindari makanan tinggi purin seperti jeroan, seafood tertentu, dan daging merah sangat penting untuk mencegah kekambuhan. Begitu pula dengan mengurangi konsumsi gula tambahan, minuman manis, dan alkohol yang dapat memperburuk kondisi.

Hidrasi yang cukup juga menjadi kunci penting. Air putih membantu melarutkan asam urat dan memfasilitasi pembuangannya melalui ginjal. Tidak ada satu makanan pun yang bisa menyembuhkan asam urat secara total, tapi diet seimbang bisa sangat membantu mengendalikan gejalanya.

Pertanyaan Umum Seputar Pisang dan Asam Urat (PAA)

Apakah penderita asam urat boleh makan pisang setiap hari?

Ya, penderita asam urat boleh makan pisang setiap hari, asalkan dalam jumlah moderat (1–2 buah) dan kadar asam urat sedang stabil.

Apakah pisang tinggi purin?

Tidak, pisang termasuk buah yang rendah purin, sehingga relatif aman bagi penderita asam urat.

Apakah pisang bisa menurunkan asam urat?

Pisang tidak secara langsung menurunkan asam urat, tetapi kandungan vitamin C dan kalium di dalamnya bisa membantu mengurangi risikonya.

Apakah pisang mengandung fruktosa?

Ya, pisang mengandung fruktosa alami, tapi dalam kadar yang aman jika dikonsumsi dalam bentuk buah utuh, bukan jus.

Buah apa yang paling bagus untuk penderita asam urat?

Ceri dan apel sering direkomendasikan karena kandungan antioksidan dan seratnya yang bisa membantu menurunkan kadar asam urat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |