9 Usaha Ternak yang Bisa Digabung dengan Usaha Lain, Lebih Menguntungkan

11 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain menjadi pilihan menarik bagi banyak orang yang ingin menambah sumber penghasilan dari satu kegiatan. Dengan memanfaatkan hasil ternak sebagai bahan baku usaha lain, peternak dapat memperoleh nilai jual lebih tinggi dibandingkan hanya menjual hasil ternak secara langsung.

Selain itu, usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain juga membuat pemanfaatan sumber daya menjadi lebih efisien. Hasil ternak dapat diolah menjadi produk makanan, pupuk organik, atau berbagai produk turunan lain yang memiliki pasar tersendiri.

Melalui konsep tersebut, usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain dapat membuka peluang bisnis yang lebih luas sekaligus mengurangi risiko kerugian. Kombinasi usaha yang tepat memungkinkan pelaku usaha mendapatkan keuntungan dari beberapa sumber dalam satu waktu.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, Kamis (5/3/2026).

1. Ternak Ayam Kampung dan Usaha Warung Makan

Salah satu usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain adalah beternak ayam kampung sekaligus membuka warung makan sederhana.

Ayam kampung hasil ternak dapat langsung diolah menjadi berbagai menu masakan seperti ayam goreng, ayam bakar, opor ayam, atau soto ayam yang banyak disukai masyarakat.

Dengan konsep ini, peternak tidak hanya memperoleh keuntungan dari penjualan ayam hidup, tetapi juga mendapatkan nilai tambah dari produk olahan yang dijual langsung kepada konsumen.

Selain itu, penggunaan ayam dari ternak sendiri dapat menekan biaya bahan baku sehingga usaha kuliner menjadi lebih efisien dan menguntungkan.

2. Ternak Lele dan Usaha Pecel Lele

Budidaya lele juga termasuk usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, terutama usaha kuliner seperti pecel lele atau warung makan malam.

Lele hasil panen dapat langsung digunakan sebagai bahan utama menu sehingga pemilik usaha tidak perlu membeli ikan dari pemasok lain. Hal ini membuat biaya operasional lebih hemat sekaligus menjaga kualitas bahan makanan yang disajikan.

Mengingat pecel lele merupakan makanan yang populer di berbagai daerah, peluang pasar dari kombinasi usaha ini pun cukup besar dan berpotensi memberikan keuntungan yang stabil.

3. Ternak Kambing dan Usaha Penjualan Pupuk Kandang

Beternak kambing juga dapat menjadi usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, salah satunya dengan memanfaatkan kotoran kambing sebagai pupuk kandang.

Selain menjual kambing sebagai hewan ternak, hewan kurban, atau daging, peternak juga dapat mengolah limbah kotoran menjadi pupuk organik yang dibutuhkan petani dan pecinta tanaman hias.

Dengan cara ini, limbah ternak tidak terbuang percuma, melainkan menjadi produk tambahan yang memiliki nilai jual. Kombinasi usaha ini membuat peternakan lebih efisien karena hampir semua hasilnya dapat dimanfaatkan.

4. Ternak Ikan Hias dan Usaha Akuarium dan Perlengkapan Aquascape

Beternak ikan hias seperti cupang, guppy, koi, atau molly juga termasuk usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, misalnya usaha penjualan akuarium, pakan ikan, dan perlengkapan aquascape.

Konsumen yang membeli ikan hias biasanya membutuhkan berbagai perlengkapan tambahan untuk merawat ikan tersebut. Dengan menyediakan semua kebutuhan tersebut di satu tempat, peluang penjualan menjadi lebih besar. Selain itu, usaha ini juga dapat menarik hobiis ikan hias yang sedang mencari perlengkapan sekaligus menambah koleksi ikan.

5. Ternak Kelinci dan Usaha Tanaman Sayur

Beternak kelinci dapat dikembangkan menjadi usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, terutama usaha kebun sayur atau tanaman hias.

Kotoran kelinci dikenal sebagai pupuk organik yang sangat baik untuk menyuburkan tanaman. Oleh karena itu, peternak dapat memanfaatkan kotoran tersebut untuk kebun sendiri atau menjualnya kepada pecinta tanaman.

Dengan menggabungkan ternak kelinci dan usaha berkebun, peternak dapat menghasilkan dua jenis produk sekaligus, yaitu hasil ternak dan hasil tanaman.

6. Ternak Bebek dan Usaha Telur Asin

Beternak bebek petelur juga merupakan usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, yaitu usaha pembuatan telur asin. Telur bebek yang dihasilkan dari peternakan dapat diolah menjadi telur asin yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan telur mentah.

Produk ini memiliki permintaan yang cukup stabil karena sering dijadikan lauk sehari-hari maupun oleh-oleh khas daerah. Dengan mengolah sendiri telur hasil ternak, peternak dapat meningkatkan keuntungan sekaligus memperluas peluang pasar.

7. Ternak Lebah Madu dan Usaha Produk Herbal

Budidaya lebah madu termasuk usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain karena hasilnya dapat diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi.

Selain menjual madu murni, peternak juga dapat mengembangkan produk turunan seperti minuman madu, sabun madu, propolis, hingga produk herbal berbahan dasar madu.

Dengan diversifikasi produk ini, peluang penjualan menjadi lebih luas dan usaha dapat menjangkau lebih banyak konsumen yang tertarik pada produk kesehatan alami.

8. Ternak Ikan Nila dan Usaha Pemancingan

Kolam budidaya ikan nila juga bisa dimanfaatkan sebagai usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, yaitu membuka tempat pemancingan berbayar.

Selain memanen ikan untuk dijual, peternak juga dapat menarik pengunjung yang ingin memancing sebagai kegiatan rekreasi.

Biasanya, tempat pemancingan juga dilengkapi dengan warung makan atau penjualan makanan ringan sehingga menambah sumber penghasilan. Dengan konsep ini, satu lokasi usaha dapat menghasilkan beberapa jenis pendapatan sekaligus.

9. Ternak Ayam Petelur dan Usaha Kue Rumahan

Beternak ayam petelur merupakan usaha ternak yang bisa digabung dengan usaha lain, terutama usaha kuliner seperti kue, roti, atau jajanan rumahan.

Telur yang dihasilkan dari ternak sendiri dapat digunakan sebagai bahan utama pembuatan kue sehingga biaya produksi menjadi lebih hemat.

Selain menjual telur mentah, pemilik usaha juga dapat menjual produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Kombinasi usaha ini sangat cocok dijalankan dari rumah karena bahan baku selalu tersedia dan proses produksinya bisa dilakukan secara fleksibel. 

Q & A Seputar Topik

Apa itu integrasi usaha ternak dengan usaha lain?

Integrasi usaha ternak dengan usaha lain adalah sistem pengelolaan terpadu yang menggabungkan sektor tanaman dan ternak ke dalam satu sistem yang saling mendukung, di mana limbah dari satu kegiatan dapat menjadi sumber daya bagi kegiatan lain.

Apa manfaat utama dari sistem integrasi usaha ternak?

Manfaat utamanya meliputi peningkatan produktivitas, pengurangan biaya produksi, peningkatan pendapatan petani, perbaikan kesuburan tanah, pengurangan pencemaran lingkungan, efisiensi pemanfaatan sumber daya, dan kemandirian usaha.

Contoh usaha ternak apa saja yang bisa digabung dengan usaha lain?

Contohnya adalah integrasi sapi dengan tanaman padi, ayam dengan hortikultura, sapi dengan jagung/kakao, sapi dengan perkebunan kelapa sawit, serta integrasi peternakan dengan produksi biogas.

Usaha ternak apa yang potensial sebagai usaha sampingan atau pelengkap?

Usaha ternak potensial sebagai sampingan meliputi ayam pedaging, ayam petelur, kambing, bebek, ikan lele, burung puyuh, lebah madu, kelinci, jangkrik, ikan hias, kroto, dan belut.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |