Liputan6.com, Jakarta - Mencari ide kreatif memanfaatkan ban bekas bisa menjadi solusi untuk mengurangi limbah sekaligus menekan biaya di peternakan. Ban yang sudah tidak terpakai dapat diolah menjadi berbagai perlengkapan kandang yang fungsional dan tahan lama.
Dengan sedikit kreativitas, ban bekas dapat disulap menjadi tempat pakan, wadah minum, alas kandang, hingga pelindung pagar. Selain mudah dibuat, pemanfaatannya juga membantu menciptakan lingkungan peternakan yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Artikel Liputan6.com, Selasa (14/7/2026), ini akan memberikan inspirasi manfaat dari ban bekas untuk ternak. Beragam ukuran ban, mulai dari ban motor hingga ban truk, dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan ternak. Cara ini tidak hanya menghemat pengeluaran, tetapi juga mendukung praktik daur ulang yang memberikan manfaat nyata bagi peternak.
1. Ban Bekas sebagai Tempat Pakan Ayam atau Kambing
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296806/original/004534700_1784026504-Untitled4.jpg)
Perbesar
Ban bekas dapat diubah menjadi tempat pakan yang kuat, awet, dan ekonomis untuk berbagai jenis ternak, seperti ayam, kambing, domba, hingga sapi. Dibandingkan wadah plastik yang mudah retak, ban memiliki daya tahan lebih baik terhadap benturan maupun cuaca.
Bobotnya yang cukup berat juga membuat tempat pakan tidak mudah bergeser atau terbalik saat digunakan. Selain itu, memanfaatkan ban bekas menjadi tempat pakan merupakan salah satu cara sederhana untuk mengurangi limbah sekaligus menekan biaya pembelian perlengkapan peternakan.
Cara membuat:
- Pilih ban bekas yang masih dalam kondisi baik dan tidak terlalu aus.
- Cuci hingga bersih menggunakan air dan sabun untuk menghilangkan lumpur, minyak, atau kotoran.
- Potong ban menjadi dua bagian atau bentuk menyerupai mangkuk sesuai kebutuhan menggunakan gerinda atau gergaji khusus karet.
- Haluskan bagian tepi yang tajam agar tidak melukai ternak.
- Letakkan di permukaan yang rata atau tambahkan penyangga agar lebih stabil.
- Isi dengan pakan hijauan, konsentrat, atau biji-bijian sesuai jenis ternak.
2. Ban Bekas sebagai Alas Kandang agar Tidak Lembap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296807/original/009534800_1784026504-Untitled3.jpg)
Perbesar
Kondisi kandang yang lembap dapat meningkatkan risiko pertumbuhan jamur, bakteri, dan parasit yang berpotensi mengganggu kesehatan ternak. Untuk mengatasinya, ban bekas bisa dimanfaatkan sebagai alas atau bantalan pada bagian kandang tertentu agar tidak bersentuhan langsung dengan tanah yang basah.
Material karet mampu memberikan lapisan tambahan yang membantu mengurangi kelembapan sekaligus membuat pijakan ternak lebih nyaman. Cara ini cocok diterapkan pada kandang ayam, kambing, maupun domba, terutama saat musim hujan.
Cara membuat:
- Bersihkan ban bekas hingga bebas dari kotoran.
- Potong ban menjadi lembaran memanjang atau beberapa bagian datar.
- Susun potongan ban pada area kandang yang sering basah atau berlumpur.
- Tambahkan papan kayu, bambu, atau jerami di atasnya agar permukaan lebih nyaman.
- Pastikan alas dibersihkan secara rutin agar tidak menjadi tempat penumpukan kotoran.
3. Tempat Minum Ternak dari Ban Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296808/original/014353400_1784026504-Untitled5.jpg)
Perbesar
Ban bekas juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat minum untuk sapi, kambing, domba, maupun kuda. Karena terbuat dari karet yang tebal, wadah ini lebih tahan benturan dibandingkan ember plastik dan tidak mudah pecah ketika tersenggol ternak.
Ukurannya yang cukup besar membuat tempat minum mampu menampung lebih banyak air sehingga tidak perlu terlalu sering diisi ulang. Dengan perawatan yang baik, wadah minum dari ban bekas dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama.
Cara membuat:
- Pilih ban bekas yang masih utuh dan bersih.
- Potong ban menjadi dua bagian melintang.
- Pasang alas dari plat besi, beton tipis, atau kayu tebal yang telah dilapisi bahan kedap air.
- Rekatkan bagian sambungan menggunakan sealant tahan air agar tidak bocor.
- Letakkan wadah di area yang mudah dijangkau ternak.
- Isi dengan air bersih dan bersihkan wadah secara berkala untuk menjaga kualitas air minum.
4. Ban Bekas sebagai Mainan atau Enrichment Ternak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296809/original/019543800_1784026504-Untitledc.jpg)
Perbesar
Ternak yang dipelihara di dalam kandang dalam waktu lama dapat mengalami stres atau kebosanan. Salah satu cara sederhana untuk mengurangi kondisi tersebut adalah dengan memanfaatkan ban bekas sebagai media enrichment atau permainan.
Ban yang digantung dapat dijadikan tempat menggaruk tubuh, mendorong dengan kepala, atau dimainkan oleh sapi maupun kambing. Aktivitas ini membantu menjaga perilaku alami ternak sehingga mereka menjadi lebih aktif dan nyaman selama berada di kandang.
Cara membuat:
- Bersihkan ban hingga bebas dari kawat atau benda tajam.
- Buat lubang pada bagian atas bila diperlukan.
- Pasang rantai besi atau tali nilon yang kuat.
- Gantung ban pada tiang atau rangka kandang dengan ketinggian yang sesuai ukuran ternak.
- Pastikan ban dapat bergerak bebas tetapi tetap aman dan tidak mudah lepas.
5. Ban Bekas sebagai Pembatas Area Induk Melahirkan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296810/original/024849100_1784026504-Untitled7.jpg)
Perbesar
Pada peternakan kambing, domba, maupun sapi, ban bekas terkadang dimanfaatkan sebagai pembatas area khusus bagi induk yang akan melahirkan.
Susunan ban membantu menciptakan ruang yang lebih aman sehingga anak ternak memiliki area berlindung dan mengurangi risiko terinjak induknya ketika baru lahir. Selain murah, pembatas dari ban juga mudah dipindahkan dan dapat disusun ulang sesuai kebutuhan kandang.
Cara membuat:
- Siapkan beberapa ban bekas dengan ukuran yang seragam.
- Bersihkan seluruh permukaan ban sebelum digunakan.
- Susun ban membentuk area melingkar atau persegi.
- Sambungkan antarban menggunakan baut, kawat, atau tali pengikat yang kuat.
- Tambahkan alas jerami atau sekam agar area tetap hangat dan nyaman.
- Periksa kestabilan susunan ban sebelum induk ditempatkan di dalamnya.
6. Ban Bekas sebagai Pijakan atau Tangga Kandang Panggung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296811/original/030336100_1784026504-Untitled8.jpg)
Perbesar
Kandang panggung umumnya memiliki lantai yang lebih tinggi dari permukaan tanah sehingga membutuhkan pijakan yang aman. Ban bekas dapat disusun menjadi tangga sederhana yang kuat, tahan cuaca, dan tidak mudah bergeser.
Dibandingkan tangga kayu biasa, ban memiliki daya tahan yang lebih baik terhadap hujan dan tidak mudah lapuk. Solusi ini cocok digunakan pada kandang ayam, kambing, maupun domba dengan biaya yang relatif murah.
Cara membuat:
- Pilih beberapa ban dengan ukuran yang sama.
- Susun ban sesuai tinggi kandang yang diinginkan.
- Isi bagian tengah ban menggunakan tanah, pasir, atau kerikil agar lebih kokoh.
- Tambahkan papan kayu pada bagian atas sebagai pijakan.
- Pastikan seluruh susunan stabil dan tidak bergoyang sebelum digunakan.
7. Ban Bekas sebagai Peredam Benturan Pagar Kandang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296812/original/035441000_1784026504-Untitled9.jpg)
Perbesar
Ternak seperti sapi, kambing, atau kuda terkadang dapat menabrak pagar ketika berebut pakan atau terkejut oleh suara tertentu. Untuk mengurangi risiko cedera, ban bekas dapat dipasang pada sudut pagar maupun tiang kandang sebagai bantalan benturan.
Material karet mampu menyerap sebagian energi benturan sehingga lebih aman bagi ternak sekaligus membantu melindungi pagar dari kerusakan. Cara ini juga banyak diterapkan karena pemasangannya sederhana dan biaya yang dibutuhkan relatif rendah.
Cara membuat:
- Bersihkan ban bekas hingga bebas dari kotoran.
- Potong ban bila diperlukan agar lebih mudah dipasang pada sudut pagar.
- Tempelkan ban pada tiang atau bagian pagar yang sering terkena benturan.
- Kencangkan menggunakan baut, bracket besi, atau kawat baja.
- Lakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan ban tetap terpasang kuat dan tidak memiliki bagian yang tajam.
Pertanyaan Seputar Ide Kreatif Memanfaatkan Ban Bekas
Apa saja ide kreatif memanfaatkan ban bekas untuk peternakan?
Ban bekas dapat dijadikan tempat pakan, tempat minum, alas kandang, pembatas area ternak, pijakan kandang, mainan ternak, hingga peredam benturan pada pagar kandang.
Apakah ban bekas aman digunakan untuk kebutuhan ternak?
Ya, asalkan ban dibersihkan terlebih dahulu, tidak memiliki kawat atau bagian tajam yang terbuka, serta dipasang dengan kokoh agar tidak membahayakan ternak.
Jenis ternak apa saja yang bisa memanfaatkan peralatan dari ban bekas?
Peralatan dari ban bekas dapat digunakan untuk ayam, kambing, domba, sapi, kuda, hingga beberapa jenis ternak lainnya sesuai ukuran dan fungsinya.
Apa keuntungan memanfaatkan ban bekas di peternakan?
Selain mengurangi limbah, ban bekas dapat menghemat biaya pembelian perlengkapan kandang karena memiliki daya tahan tinggi, mudah diperoleh, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296896/original/022390200_1784031686-2148521025.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296876/original/079891200_1784030617-72be55d7-e37c-4ab8-b295-85ac8bf5d2c6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296786/original/050907600_1784026095-Screenshot_2026-07-14_174625.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296841/original/057012100_1784028076-148348.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296922/original/048426500_1784033878-169273.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296873/original/013212300_1784030451-Screenshot_2026-07-14_185800.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291552/original/013163200_1783569039-CLnElpKSp5pvxpAwPdiuJklwjrYjtTWIS9dQ2LLu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296858/original/040693200_1784029309-1713708894735542665.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296599/original/026923600_1784018038-HL_courtyard.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296747/original/007471500_1784023204-Tempat_Bawang_dan_Kentang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296562/original/054629100_1784017574-Gemini_Generated_Image_hvtnhhvtnhhvtnhh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296544/original/026393100_1784017209-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5486478/original/094414700_1769588326-unnamed.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296736/original/017251800_1784022816-9f60718d-ba59-4c01-9e28-031af0f09947.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296718/original/006092700_1784021856-7056995985558548250.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296732/original/029100800_1784022643-cf175b8a-65e0-4d26-96d1-270503e1f517.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296534/original/034015400_1784016962-73549745234249400.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9289819/original/091478000_1783415480-0MiTnonHVe9AR6yGz8zN5YVCr8Mbyq1dbGn2vvmJ.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296507/original/090167100_1784016680-e8e2e9c4-4229-4902-b384-8028a1e3ca24.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9296255/original/015733800_1784009244-d0507a0e-fb42-4dfc-b292-41e7721c02e5.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5552830/original/094815200_1775832773-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472766/original/082116700_1768375313-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528242/original/032994000_1773267692-coq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4955220/original/019136200_1727495901-pexels-mareefe-932577.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536889/original/019012800_1774348758-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5541563/original/023593700_1774868056-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4009875/original/001439500_1651133864-3795223.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5545675/original/091145500_1775204582-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521871/original/058370700_1772702607-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5536947/original/082994500_1774358477-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3904890/original/026747300_1642309949-Jembatan_Sawunggaling_Surabaya.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535088/original/094896700_1773913042-unnamed__21_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5538055/original/006041700_1774499757-Gamis_Brokat_Bridesmaid_Terbaru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5551751/original/092211600_1775740607-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537684/original/000893000_1774433253-43136ce3-700b-4a55-ad89-c17e130f5510.jpg)