- Apakah semua jenis bunga cocok diberi pupuk kulit pisang fermentasi?
- Berapa lama pupuk fermentasi kulit pisang bisa disimpan?
- Kenapa pupuk harus diencerkan sebelum digunakan?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Kulit pisang sering kali langsung dibuang setelah buahnya dikonsumsi. Padahal, limbah dapur ini memiliki kandungan kalium, fosfor, dan magnesium yang sangat baik untuk tanaman. Dengan pengolahan yang tepat, kulit pisang bisa dijadikan pupuk organik alami yang membantu merangsang pembungaan.
Proses fermentasi membuat nutrisi dalam kulit pisang lebih mudah diserap oleh tanaman. Selain itu, metode ini juga membantu mengurangi bau busuk dibandingkan penggunaan langsung. Pupuk cair hasil fermentasi cocok untuk berbagai jenis tanaman hias berbunga. Berikut tujuh langkah mengolah kulit pisang fermentasi yang bisa Anda praktikkan di rumah dengan mudah, dirangkum Liputan6.com pada Rabu (4/3/2026).
1. Siapkan Bahan dan Alat yang Dibutuhkan
Langkah awal dalam cara mengolah kulit pisang fermentasi untuk pupuk bunga adalah menyiapkan bahan. Anda membutuhkan kulit pisang segar, air bersih, gula merah atau molase, serta wadah tertutup. Gula berfungsi sebagai sumber makanan bagi mikroorganisme selama proses fermentasi. Pastikan wadah yang digunakan bersih dan tidak bocor.
Alat tambahan seperti pisau dan talenan juga diperlukan untuk memotong kulit pisang. Gunakan wadah plastik atau kaca yang memiliki tutup rapat. Hindari wadah logam karena bisa bereaksi selama fermentasi. Persiapan yang tepat akan memperlancar proses pembuatan pupuk.
2. Potong Kecil Kulit Pisang agar Cepat Terurai
Potong kulit pisang menjadi bagian kecil sebelum difermentasi. Potongan kecil mempercepat proses penguraian nutrisi. Semakin kecil ukuran potongan, semakin cepat mikroorganisme bekerja. Cara ini juga membantu hasil fermentasi lebih merata.
Masukkan potongan kulit pisang ke dalam wadah yang sudah disiapkan. Jangan mengisi wadah terlalu penuh agar ada ruang untuk proses fermentasi. Sisakan ruang sekitar sepertiga bagian atas. Hal ini penting untuk menghindari tekanan berlebih saat gas terbentuk.
3. Tambahkan Air dan Gula sebagai Starter Fermentasi
Langkah berikutnya dalam cara mengolah kulit pisang fermentasi untuk pupuk bunga adalah menambahkan air bersih. Perbandingan umum yang bisa digunakan adalah satu bagian kulit pisang dan dua bagian air. Tambahkan gula merah yang sudah dilarutkan agar proses fermentasi berjalan optimal. Aduk hingga semua bahan tercampur rata.
Gula berperan sebagai starter yang mempercepat pertumbuhan mikroorganisme. Tutup wadah dengan rapat setelah proses pencampuran selesai. Pastikan tidak ada celah udara yang masuk terlalu banyak. Simpan di tempat teduh dan tidak terkena sinar matahari langsung.
4. Fermentasikan Selama 7–14 Hari
Proses fermentasi biasanya berlangsung selama satu hingga dua minggu. Selama masa ini, buka tutup wadah setiap dua hari sekali untuk mengeluarkan gas. Hal ini mencegah tekanan berlebih yang bisa membuat wadah menggelembung. Aduk perlahan sebelum menutup kembali.
Tanda fermentasi berhasil adalah munculnya aroma asam manis yang tidak menyengat. Warna air juga akan berubah menjadi kecokelatan. Jika tercium bau busuk menyengat, kemungkinan proses kurang bersih. Pastikan selalu menggunakan bahan yang segar agar hasil optimal.
5. Saring dan Simpan Pupuk Cair Hasil Fermentasi
Setelah fermentasi selesai, saring cairan menggunakan kain atau saringan halus. Pisahkan ampas kulit pisang dari cairan pupuk. Cairan inilah yang akan digunakan sebagai pupuk organik untuk bunga. Simpan dalam botol tertutup agar lebih awet.
Ampas sisa fermentasi masih bisa dimanfaatkan sebagai kompos padat. Jangan langsung dibuang karena tetap mengandung nutrisi. Simpan pupuk cair di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari langsung. Dengan penyimpanan baik, pupuk bisa bertahan beberapa minggu.
6. Encerkan Sebelum Digunakan pada Tanaman Bunga
Cara mengolah kulit pisang fermentasi untuk pupuk bunga tidak berhenti sampai penyaringan. Sebelum digunakan, pupuk cair harus diencerkan terlebih dahulu. Perbandingan aman biasanya satu bagian pupuk dan sepuluh bagian air. Pengenceran mencegah akar tanaman terbakar.
Siramkan pupuk di sekitar media tanam, bukan langsung ke daun. Lakukan pemupukan satu hingga dua minggu sekali. Penggunaan rutin membantu merangsang pertumbuhan bunga lebih cepat. Tanaman akan tampak lebih segar dan produktif.
7. Kombinasikan dengan Perawatan Lain agar Cepat Berbunga
Agar hasil maksimal, pupuk kulit pisang fermentasi perlu didukung perawatan lain. Pastikan tanaman mendapat sinar matahari yang cukup sesuai jenisnya. Penyiraman juga harus teratur dan tidak berlebihan. Media tanam sebaiknya memiliki drainase baik.
Selain itu, pangkas daun atau ranting yang tidak produktif. Cara ini membantu energi tanaman fokus pada pembentukan bunga. Dengan kombinasi perawatan tepat, pupuk alami dari kulit pisang bisa membantu tanaman cepat berbunga. Hasilnya pun lebih optimal dan ramah lingkungan.
Pertanyaan Seputar Pupuk Kulit Pisang Fermentasi
1. Apakah semua jenis bunga cocok diberi pupuk kulit pisang fermentasi?
Sebagian besar tanaman berbunga cocok menggunakan pupuk ini. Kandungan kalium membantu merangsang pembungaan. Namun, tetap perhatikan kebutuhan spesifik setiap tanaman. Gunakan dalam dosis yang tepat agar tidak berlebihan.
2. Berapa lama pupuk fermentasi kulit pisang bisa disimpan?
Jika disimpan dalam wadah tertutup dan tempat sejuk, pupuk bisa bertahan 2–4 minggu. Pastikan tidak terkontaminasi kotoran. Jika bau berubah menjadi busuk menyengat, sebaiknya tidak digunakan. Penyimpanan yang baik menjaga kualitas nutrisi.
3. Kenapa pupuk harus diencerkan sebelum digunakan?
Pupuk fermentasi memiliki konsentrasi cukup tinggi. Jika digunakan langsung tanpa pengenceran, akar tanaman bisa rusak. Pengenceran membantu nutrisi terserap dengan aman. Ini penting untuk menjaga kesehatan tanaman.
4. Apakah pupuk kulit pisang bisa digunakan untuk tanaman sayur?
Bisa, terutama untuk sayuran yang membutuhkan kalium tinggi. Namun, tetap sesuaikan dosis dan frekuensinya. Jangan terlalu sering agar media tanam tidak terlalu asam. Penggunaan seimbang akan memberikan hasil terbaik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5042496/original/065572500_1733802853-9674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484647/original/035505300_1769480010-gorengan_frozen_food__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520480/original/014063400_1772616802-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516115/original/024751500_1772256323-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510005/original/072227400_1771813792-unnamed__16_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520409/original/028091700_1772614103-Gemini_Generated_Image_s0kcz8s0kcz8s0kc.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518561/original/062496000_1772512184-melon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519974/original/020237300_1772603018-gorden.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3507990/original/033162600_1626070458-bottles-cash-with-coins-saving-money-concept_1150-12569.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520289/original/030089800_1772611712-Gemini_Generated_Image_63fkuh63fkuh63fk.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506459/original/017860000_1771468258-Untitled_design__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5492461/original/078972600_1770175497-membersihkan_mesin_cuci.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519869/original/062567200_1772600141-Gemini_Generated_Image_tyd4fqtyd4fqtyd4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520268/original/073290000_1772610804-WhatsApp_Image_2026-03-04_at_14.51.32.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485003/original/053067300_1769491509-Pakan_Ternak_Kambing_Selain_Rumput.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520138/original/011724900_1772607162-unnamed__55_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519830/original/095111400_1772598376-ternak_ayam_petelur__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520101/original/072070600_1772606819-Gemini_Generated_Image_4rn2cn4rn2cn4rn2.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5519457/original/052864600_1772567350-Ilustrasi_Cokelat_Valentine__Photo_by_valeria_aksakova_on_Freepik___1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5520118/original/096545800_1772606871-Kandang_Itik_Petelur_Skala_100_Ekor_di_Lahan_Sempit_3x6_Meter_1.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424174/original/010000300_1764135175-AI_Repair-Pro-image-9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417414/original/006322500_1763533451-rumah_dengan_taman_mini_indoor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429077/original/070740500_1764573200-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429140/original/035614400_1764575033-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427755/original/029652600_1764414367-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4479258/original/095680100_1687539864-Hutan_Eukaliptis_di_IKN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430238/original/012907900_1764656898-inspirasi_kebun_sederhana_untuk_rumah_tipe_36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423681/original/088639200_1764072787-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428756/original/090311000_1764562291-desain_teras_rumah_kecil_ukuran_2x2_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403010/original/035564300_1762314455-Makan_imogiri_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402925/original/068934900_1762311817-model_dapur_kecil_minimalis_dengan_tungku_api_modern.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425714/original/021517000_1764235298-Pantun_Sunda_Foto_Galeri_Indonesia_Kaya_Fimela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421804/original/032320200_1763959679-Quality_Restoration-Ultra_HD-image-8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430028/original/021123000_1764650339-mata_uang_asing.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434416/original/001727500_1764927012-model_rumah_minimalis_di_lahan_miring__9_.jpg)