7 Cara DIY Hiasan Dinding Modal Rp 100 Ribu yang Bisa Jadi Cuan

3 hours ago 4

Alat dan bahan dasar

Siapkan perlengkapan berikut yang mudah ditemukan di toko ATK atau marketplace lokal. Kamu tidak perlu membeli semuanya sekaligus, cukup sesuaikan dengan teknik pertama yang ingin dicoba.

Bahan Estimasi Harga Tempat Beli
Kertas origami/HVS warna Rp 10.000 - Rp 25.000 Toko ATK, Tokopedia
Lem tembak + isi Rp 25.000 - Rp 50.000 Toko bangunan, Shopee
Benang katun makrame Rp 15.000 - Rp 45.000 Toko kain, Tokopedia
Cat akrilik set Rp 30.000 - Rp 80.000 Toko seni, Tokopedia
Kanvas kecil 20x30 cm Rp 15.000 - Rp 35.000 Toko seni, Shopee
Gunting, cutter, penggaris Rp 15.000 - Rp 30.000 Toko ATK terdekat
Double tape/nano tape Rp 10.000 - Rp 25.000 Marketplace online

Ini teknik termurah untuk mengisi dinding kosong. Cetak foto favorit ukuran 4R atau polaroid (mulai Rp 2.000 per lembar), lalu susun dalam bingkai ringan atau gantung dengan tali dan jepitan kayu mini.

Kuncinya ada di perencanaan. Potong kertas seukuran bingkai, tempel di dinding pakai selotip kertas, mundur beberapa langkah, lalu nilai komposisinya. Sebagai patokan, ukuran total karya idealnya sekitar dua per tiga lebar furnitur di bawahnya. Cara ini mencegah lubang paku yang sia-sia, penting bagi penghuni kos dan kontrakan.

Teknik 2: Kupu-kupu dan bintang origami

Kertas origami Rp 10 ribu per pak bisa diubah menjadi puluhan kupu-kupu, bintang, atau bentuk geometris. Tempelkan dalam gradasi warna, misalnya dari putih ke biru langit, untuk efek yang dramatis.

Teknik ini paling aman untuk pemula total dan cocok dikerjakan bersama anak di akhir pekan sebagai aktivitas keluarga. Gunakan double tape agar dinding tetap mulus.

Teknik 3: Wall hanging makrame

Makrame adalah seni menyimpul tali menjadi pola. Untuk pemula, mulai dari dua simpul dasar: lark's head untuk mengaitkan tali ke tongkat kayu, dan square knot untuk badan pola. Potong 8-12 helai tali katun 3 mm sepanjang 2 meter, lalu mulai menyimpul.

Ingin mendalami? Pelajari seni makrame dan ragam simpulnya serta teknik simpul makrame untuk pemula agar hasilnya makin rapi.

Teknik 4: Lukisan kanvas abstrak

Kamu tidak perlu jago menggambar. Tuangkan 3-4 warna cat akrilik ke kanvas, lalu ratakan dengan spatula atau kartu bekas untuk efek abstrak. Jika ingin efek tuang (pouring), campur cat akrilik dan air dengan rasio kira-kira 1:3 agar cairannya pas.

Cat akrilik ideal untuk pemula karena cepat kering dan tidak menyengat. Untuk teori dasar warna dan kuas, ikuti panduan melukis untuk pemula.

Teknik 5: Seni bertekstur dari dempul dinding

Tren textured art sedang naik daun. Oleskan modeling paste dengan pisau palet di atas kanvas untuk menciptakan pola timbul, lalu cat setelah kering. Modeling paste bisa diganti dempul dinding yang jauh lebih murah, sekitar Rp 20.000 per kemasan kecil.

Karena iklim kita lembap, pastikan ruangan berventilasi baik saat pengeringan agar hasil tidak berjamur, terutama di musim hujan.

Teknik 6: Bunga kertas krep

Bunga kertas krep menghasilkan dekorasi yang meriah untuk kamar, ruang tamu, hingga latar foto. Keunggulannya jauh lebih awet dibanding bunga asli dan warnanya bisa disesuaikan tema apa pun. Semprot dengan sealant akrilik bening agar tahan kelembapan tropis.

Ikuti langkahnya lewat cara membuat bunga kertas untuk dekorasi ruangan yang mudah dipraktikkan.

Teknik 7: Rak heksagonal stik es krim

Hiasan dinding juga bisa fungsional. Susun 6 stik es krim membentuk heksagon, rekatkan berlapis dengan lem tembak hingga kokoh, lalu cat. Hasilnya rak mini untuk sukulen atau pajangan kecil. Stik es krim sangat murah, sekitar Rp 10.000 untuk 50 batang.

Catatan keamanan: pastikan rak diberi penyangga sebelum menahan beban. Saat memotong dengan cutter, gunakan alas potong dan jauhkan jari; ujung lem tembak juga panas, jadi hati-hati agar tidak melepuh.

Variasi hemat dan ruang sempit

Kehabisan bahan? Koran bekas selalu jadi penyelamat; simak hiasan dinding dari kertas koran untuk bingkai cermin sampai jam dinding. Alternatif lain yang lagi digemari: washi tape untuk pola geometris, bunga kering yang dibingkai, atau tenun sederhana memakai loom dari kardus.

Selaraskan warna karya dengan fungsi ruang: gradasi lembut menenangkan untuk kamar tidur, warna cerah untuk dapur atau sudut kerja.

Timeline realistis untuk pemula

Periode Target Pencapaian
Minggu 1 Coba 1-2 teknik termudah (origami, gallery wall)
Bulan 1 Kuasai 3 teknik, hiasi satu ruangan penuh
Bulan 3 Eksplorasi makrame atau textured art, mulai terima pesanan teman
Bulan 6 Buka toko online, bangun portofolio di media sosial

5 kesalahan pemula yang perlu dihindari

  1. Terlalu banyak ide, minim eksekusi. Pilih satu teknik, tuntaskan satu karya, baru pindah.
  2. Mengabaikan kebersihan bahan. Sisa lem, label, atau debu membuat hasil terlihat tidak rapi.
  3. Langsung beli bahan mahal. Mulai dari kardus, koran, dan kain perca yang sudah ada di rumah.
  4. Tidak menyesuaikan skema warna ruangan. Pilih 2-3 warna utama agar karya menyatu.
  5. Memasang tanpa mock-up. Selalu tandai pola dengan kertas di dinding sebelum menempel karya jadi.
Read Entire Article
Photos | Hot Viral |