Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak alternatif brongsong buah selain plastik yang lebih ramah lingkungan. Petani di berbagai wilayah masih banyak menggunakan brongsong buah berbahan plastik sekali pakai untuk melindungi hasil panen mereka. Brongsong buah merupakan pelindung buah yang biasa digunakan petani untuk mencegah serangan hama. Namun, sebagian besar brongsong yang beredar saat ini berbahan plastik sekali pakai yang sulit terurai dan berpotensi mencemari lingkungan.
Penggunaan plastik ini menimbulkan dampak lingkungan yang serius, termasuk pencemaran tanah dan penumpukan limbah mikroplastik. Plastik membutuhkan puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai, menyebabkan penumpukan limbah di lahan pertanian dan berpotensi membahayakan mikroorganisme tanah. Kebutuhan akan solusi ramah lingkungan yang tetap efektif melindungi buah dari lalat buah, jamur, dan hama menjadi sangat mendesak.
Berikut ini adalah berbagai alternatif brongsong buah selain plastik yang terbukti efektif dan lebih baik untuk lingkungan, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (8/4/2026).
Jaring Fruit Cover (Non-Woven Fabric)
Jaring fruit cover terbuat dari bahan khusus non-woven yang seringkali dilengkapi dengan fitur anti-UV. Bahan ini efektif melindungi buah dari lalat buah, penyakit, jamur, dan hama. Keunggulan utama jaring fruit cover adalah kemampuannya memungkinkan sirkulasi udara yang lebih baik, sehingga mencegah buah busuk akibat kelembapan. Selain itu, bahan ini juga melindungi buah dari serangan hama dan cuaca ekstrem.
Jaring fruit cover lebih tahan lama dibandingkan plastik sekali pakai dan dapat digunakan berulang kali. Hal ini menjadikannya pilihan yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis bagi petani. Jenis brongsong ini sangat cocok untuk buah-buahan seperti jambu, mangga, jeruk, dan apel, membantu menjaga kualitas serta penampilan buah.
Biodegradable Fruit Cover (Pati Singkong + Chitosan)
Inovasi ini dikembangkan oleh tim mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Kewirausahaan (PKM-K) 2025, dengan nama produk FruitGuard+. Inovasi ini mencerminkan kontribusi nyata mahasiswa UM terhadap SDG, khususnya SDG 2 dan SDG 12.
Bahan utama FruitGuard+ terbuat dari kombinasi pati singkong dan chitosan yang diekstrak dari limbah kulit udang. Pati singkong digunakan untuk mempercepat degradasi produk, sementara chitosan berfungsi sebagai agen antimikroba alami.
Keunggulan produk ini adalah kandungan antimikroba alami dari chitosan yang berfungsi sebagai agen anti bakteri dan anti jamur yang kuat. Selain itu, brongsong ini cepat terurai di tanah tanpa meninggalkan residu berbahaya, menjadikannya aman dan ramah lingkungan.
Kertas Pembungkus Khusus (Paper Bags)
Kertas pembungkus khusus, seperti kertas kraft atau kertas yang dirancang untuk pertanian, dapat menjadi alternatif brongsong buah selain plastik. Keunggulan utama penggunaan kertas pembungkus adalah harganya yang murah dan mudah didapat. Kertas ini cukup efektif untuk melindungi buah-buahan tertentu dari hama dan paparan langsung sinar matahari.
Namun, kertas pembungkus memiliki kekurangan, yaitu perlu diganti jika terkena hujan karena mudah rusak. Selain itu, kertas tidak sekuat atau setahan lama dibandingkan alternatif lain seperti jaring non-woven. Jenis brongsong ini cocok untuk buah-buahan seperti mangga, jambu biji, dan sawo, terutama jika digunakan pada musim kemarau atau di area yang terlindung dari hujan.
Daun Pisang
Daun pisang merupakan bahan tradisional yang telah lama digunakan sebagai pembungkus alami di Indonesia. Keunggulan daun pisang adalah sangat mudah didapat dan gratis, terutama di daerah tropis. Daun ini 100% organik dan aman untuk pertanian organik.
Namun, perlindungan yang diberikan daun pisang terbatas dan tidak tahan lama, hanya bertahan beberapa hari. Daun pisang juga tidak efektif untuk perlindungan jangka panjang atau dari hama yang lebih agresif, dan perlu diganti jika terkena hujan. Daun pisang lebih cocok untuk perlindungan sementara atau buah yang cepat panen, serta dapat memberikan aroma khas pada buah.
Daun Kelapa (Anyaman)
Mirip dengan daun pisang, daun kelapa juga merupakan bahan tradisional yang dapat dianyam menyerupai kantong untuk melindungi buah. Bahan ini mudah didapat di banyak daerah pesisir dan memiliki keunggulan kuat serta sirkulasi udara yang baik.
Kekurangan penggunaan daun kelapa adalah membutuhkan keterampilan khusus dalam menganyam. Selain itu, bobotnya mungkin agak berat dibandingkan alternatif lain. Anyaman daun kelapa cocok untuk melindungi buah kelapa, pepaya, atau buah berukuran besar lainnya yang membutuhkan perlindungan alami.
Sarung Kain Katun Bekas
Mendaur ulang limbah tekstil menjadi brongsong buah adalah cara yang cerdas dan ramah lingkungan. Bahan yang digunakan adalah potongan kain katun bekas, seperti kaos, sarung bantal, atau sprei yang tidak terpakai. Keunggulan utamanya adalah dapat mendaur ulang limbah tekstil, sehingga mengurangi jumlah sampah. Kain katun bekas juga bisa dicuci dan dipakai ulang berkali-kali, menjadikannya sangat ekonomis dan berkelanjutan.
Kekurangannya, sarung kain katun bekas perlu dijahit atau diikat sesuai ukuran buah, yang membutuhkan sedikit usaha tambahan. Namun, ini adalah solusi yang sangat baik untuk skala rumah tangga atau kebun kecil. Penggunaan kain katun bekas ini tidak hanya melindungi buah dari hama, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan limbah dan praktik pertanian berkelanjutan.
Plastik Biodegradable (Berbasis Pati)
Plastik biodegradable adalah inovasi yang menyerupai plastik konvensional namun dirancang untuk terurai lebih cepat di lingkungan. Bahan ini terbuat dari pati jagung, singkong, atau umbi-umbian lainnya. Keunggulan utamanya adalah memiliki karakteristik fisik yang mirip dengan plastik konvensional, sehingga mudah digunakan.
Plastik biodegradable terurai dalam beberapa bulan di lingkungan yang tepat, jauh lebih cepat daripada plastik biasa yang membutuhkan ratusan tahun. Meskipun harganya masih relatif lebih mahal dibandingkan plastik konvensional dan ketersediaannya belum seluas plastik biasa, plastik biodegradable cocok untuk petani yang ingin transisi dari plastik biasa ke solusi yang lebih ramah lingkungan tanpa mengubah banyak kebiasaan.
FAQ
Q: Apa itu alternatif brongsong buah selain plastik?
A: Alternatif brongsong buah selain plastik adalah bahan pembungkus buah yang ramah lingkungan, tidak menggunakan plastik sekali pakai, seperti jaring kain, kertas, daun pisang, atau bahan biodegradable dari pati dan chitosan.
Q: Apakah brongsong dari daun pisang efektif melindungi buah?
A: Daun pisang efektif untuk perlindungan sementara dari lalat buah, tetapi tidak tahan lama jika terkena hujan atau sinar matahari terus-menerus.
Q: Mana alternatif yang paling tahan lama?
A: Jaring fruit cover (non-woven) dan kain katun bekas paling tahan lama karena bisa dicuci dan dipakai berulang kali.
Q: Apakah brongsong biodegradable benar-benar ramah lingkungan?
A: Ya, terutama yang berbahan pati singkong dan chitosan. Produk seperti FruitGuard+ dari UM telah dirancang untuk terurai di tanah tanpa meninggalkan residu berbahaya.
Q: Apakah harga alternatif ini lebih mahal dari plastik biasa?
A: Untuk jaring non-woven dan kain bekas, harga sebanding atau bahkan lebih hemat karena bisa dipakai ulang. Untuk biodegradable, saat ini masih cenderung lebih mahal, namun sebanding dengan manfaat lingkungan jangka panjang.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5550240/original/048404700_1775643580-Gemini_Generated_Image_1gbekc1gbekc1gbe.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558880/original/022626900_1776491334-ide_kostum_karnaval_hari_kartini.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558860/original/026367100_1776489823-Perawatan_Air_dan_Kesehatan_Lele.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555851/original/050748400_1776221484-Ide_Daur_Ulang_Plastik_Jadi_Produk_Bernilai_Jual.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558804/original/001598500_1776483762-Rumah_1_Lantai_Konsep_Split_Level_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531884/original/072158300_1773636155-Tabulampot_Jeruk_Nipis_dan_Lemon__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558763/original/097661600_1776481475-ac_modea.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5275552/original/044237000_1751882343-pexels-matthias-oben-2060028-3687927.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5286203/original/048304500_1752737900-friends-laughin-having-fun.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5484256/original/042227200_1769417740-Pemangkasan_Strategis_untuk_Merangsang_Cabang_Baru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558807/original/093908100_1776483762-model_gelang_emas_bunga_clover_hitam_kekinian.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558868/original/078823100_1776489870-Desain_Kamar_Mandi_Kecil_Tanpa_Jendela_yang_Tetap_Terang.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558207/original/049868000_1776409571-balai_desa_6.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558788/original/051215800_1776483126-Panduan_Usaha_Sayur_Organik_Skala_Rumah_Tangga_Panen_Cepat_30_Hari_untuk_Keluarga_Muda.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558779/original/087883300_1776482354-WhatsApp_Image_2026-04-18_at_10.15.28__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558747/original/010243400_1776480338-Kalung_Emas_Minimalis_yang_Nilainya_Stabil_dan_Bentuknya_Cantik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558498/original/071619600_1776421249-kebun_subur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5557568/original/019967800_1776335654-pexels-abdessalem-benyahia-3820058-7843123.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555904/original/053586700_1776224045-laundry_kiloan_fix.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558415/original/084728500_1776417963-Gemini_Generated_Image_jwnnjvjwnnjvjwnn.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463669/original/097446700_1767667328-Gemini_Generated_Image_1cspbg1cspbg1csp.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464943/original/048760100_1767754973-Kulkas_1_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775954/original/075855900_1710744786-girl-wearing-hat-sitting-green-lawn-near-lake.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397086/original/041488200_1761800911-Gemini_Generated_Image_tlzh05tlzh05tlzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460105/original/035503200_1767231872-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5481829/original/051298400_1769148336-pohon_duku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472024/original/057223000_1768305981-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473880/original/084419100_1768460771-1.jpg)