- Apakah standar seleksi untuk kandidat berpengalaman lebih tinggi?
- Apa yang paling dinilai dari pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja?
- Apakah pengalaman kerja harus sesuai bidang yang dilamar?
Baca artikel ini 5x lebih cepat
Liputan6.com, Jakarta - Bekerja di BUMN masih menjadi impian banyak profesional, termasuk mereka yang sudah memiliki pengalaman kerja di sektor swasta maupun instansi lain. Stabilitas karier, jenjang pengembangan yang jelas, serta berbagai fasilitas yang kompetitif membuat BUMN dipandang sebagai pilihan karier yang menjanjikan. Namun, bagi pelamar berpengalaman, proses seleksi tidak selalu lebih mudah. Justru, persaingan bisa semakin ketat karena kandidat dituntut menunjukkan nilai tambah yang benar-benar relevan dengan kebutuhan perusahaan.
Memiliki pengalaman kerja memang menjadi modal penting, tetapi tanpa strategi yang tepat, pengalaman tersebut belum tentu menjadi keunggulan. Pelamar perlu mampu menampilkan rekam jejak profesional yang selaras dengan posisi yang dilamar, memahami budaya kerja BUMN, serta menunjukkan kesiapan beradaptasi dengan sistem dan standar kerja yang berbeda. Artinya, pengalaman kerja harus dikemas secara strategis agar terlihat sebagai aset yang memberi kontribusi nyata.
Karena itu, penting bagi profesional berpengalaman untuk memahami langkah-langkah yang tepat sebelum mengikuti rekrutmen BUMN. Dengan persiapan yang matang dan pendekatan yang tepat, peluang untuk berkarier di BUMN tentu akan semakin terbuka lebar.
Agus Pramono, senior supervisor PT Pertamina Kilang Balikpapan akan membagikan tips masuk BUMN khususnya di PT Pertamina bagi yang sudah memiliki pengalaman kerja. Lantas bagaimana tips masuk BUMN bagi yang punya pengalaman kerja? Bagaimana strategi jitunya? Simak ulasan informasinya berikut ini, dirangkum Liputan6.com pada Kamis (26/2/2026).
Karyawan Tertua di PT Pertamina Kilang Balikpapan
Sebelum memberikan tips-tips, Agus Pramono menceritakan latar belakang pekerjaannya terlebih dahulu. Pria kelahiran 22 Agustus 1954 ini telah bergabung dengan PT Pertamina Kilang Balikpapan sejak tahun 1974.
"Jadi saya tahun 1974 masuk di Pertamina sampai tahun 2000. Setelah itu saya memutuskan untuk resign dari Pertamina dengan keinginan saya bekerja di luar negeri," ungkap Agus Pramono saat diwawancarai Liputan6.com pada Sabtu (21/2/2026) di Surabaya.
Ternyata, ada alasan tersendiri Agus memilih resign dari PT Pertamina. Ia menjelaskan bahwa dengan memutuskan untuk resign, maka tempat yang didudukinya tersebut akan diisi oleh orang yang baru.
"Yang kedua, saya ingin bekerja di luar negeri. Dengan pertimbangan kalau saya nanti setelah bekerja di sana, saya sudah punya rencana apa yang saya dapatkan di sana nanti akan saya share setelah saya pulang ke Indonesia," cerita Agus.
Agus Pramono menambahkan bahwa ia berhasil mewujudkan keinginannya untuk bekerja di luar negeri. Ia pernah bekerja di Abu Dhabi, tepatnya di Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC) serta di salah satu subholding-nya, Borouge, selama 10 tahun.
"Dan Alhamdulillah setelah saya pulang dari Abu Dhabi, saya kembali ke Indonesia dan kebetulan Alhamdulillah juga saya dimintain tolong oleh teman SMP saya yang dulu juga bekerja di Pertamina untuk membantu beberapa proyek yang ada di Pertamina," lanjutnya.
Hingga saat ini pun Agus Pramono masih bekerja di PT Pertamina Kilang Balikpapan. Menariknya, Ia menjadi karyawan tertua di Kilang Pertamina Balikpapan. Karena pengalaman dan sepak terjangnya ini, Agus Pramono akan memberikan tips masuk BUMN khususnya di PT Pertamina bagi pelamar yang punya pengalaman kerja sebelumnya.
1. Harus Buka Website PT Pertamina
Dijelaskan oleh Agus Pramono bahwa sistem masuk di BUMN salah satunya Pertamina kini sangat jauh berbeda dibanding dulu. Saat ini, prosedur rekrutmen pegawai harus melalui sistem online. Oleh karena itu, para calon pelamar yang ingin masuk Pertamina harus buka website PT Pertamina terlebih dahulu.
"Jadi kalau di Pertamina harus masuk di website Pertamina di mana di situ harus register dulu. Tanpa Anda register, Anda tidak akan bisa mengikuti atau memenuhi persyaratan untuk bisa menjadi atau mengikuti penerimaan bekerja di Pertamina," kata Agus Pramono.
Ia menjelaskan bahwa seluruh informasi terkait rekrutmen biasanya diumumkan secara terbuka melalui website atau kanal resmi perusahaan. Termasuk posisi yang sedang dibuka serta persyaratan yang harus dipenuhi oleh pelamar. Dengan begitu, calon kandidat bisa mengetahui peluang yang tersedia secara jelas dan akurat.
"Pertamina itu, selain merekrut fresh graduate juga merekrut experience people (orang yang memiliki pengalaman kerja). Otomatis di situ kualifikasi yang diperlukan atau yang diharapkan antara fresh graduate dengan re-experience itu beda," ungkapnya.
2. Tunjukkan Kapabilitas Diri
Agus Pramono menjelaskan bahwa pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja akan menghadapi standar kualifikasi yang lebih tinggi saat mengikuti seleksi di PT Pertamina (Persero). Hal ini karena kandidat berpengalaman dinilai bukan lagi sebagai pemula, sehingga perusahaan berharap mereka sudah memiliki kompetensi yang matang dan siap langsung berkontribusi sesuai kebutuhan organisasi.
Ia menekankan bahwa pengalaman kerja saja tidak cukup jika tidak diiringi dengan bukti kapabilitas yang jelas dan relevan. Pelamar berpengalaman perlu mampu menunjukkan bahwa keahlian yang dimiliki benar-benar sejalan dengan bidang yang dilamar. Baik dari sisi teknis, tanggung jawab pekerjaan, maupun pencapaian yang pernah diraih. Dengan kata lain, pengalaman harus mencerminkan kompetensi yang mumpuni, bukan sekadar lamanya masa kerja.
Selain itu, kandidat dengan pengalaman juga diharapkan mampu menunjukkan nilai tambah dibanding fresh graduate, misalnya kemampuan memecahkan masalah (problem solving) yang lebih terasah, pemahaman industri yang lebih dalam, serta kesiapan bekerja dengan standar profesional yang lebih tinggi. Karena itu, bagi pelamar berpengalaman, kunci utamanya adalah mampu membuktikan bahwa pengalaman yang dimiliki relevan, berdampak, dan benar-benar dapat mendukung kebutuhan perusahaan.
"Jadi pada intinya untuk experience itu diperlukan kualifikasi yang lebih tinggi dibanding yang fresh graduate. Jadi di situ bagi yang experience tadi ya mereka harus bisa menunjukkan kapabilitasnya dia sesuai bidang experience mereka yang cukup mumpuni. Itu yang pertama," papar Agus Pramono.
3. Punya Soft Skill yang Cukup Baik
Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja secara otomatis dituntut mempunyai soft skill yang lebih matang ketika melamar ke PT Pertamina (Persero). Soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, manajemen waktu, hingga kemampuan menyelesaikan masalah menjadi aspek yang sangat diperhatikan. Menurutnya, pengalaman kerja seharusnya membentuk kedewasaan sikap dan pola pikir profesional yang berbeda dibanding fresh graduate.
Ia menjelaskan bahwa pada akhirnya kandidat berpengalaman harus "lebih" dalam banyak aspek seperti lebih siap, lebih terampil, dan lebih unggul dibanding pelamar yang baru lulus. Jika kemampuan yang ditunjukkan masih setara dengan fresh graduate, maka hal tersebut menjadi tanda bahwa pengalaman yang dimiliki belum benar-benar memberikan peningkatan kompetensi yang signifikan. Artinya, lama bekerja saja tidak cukup, yang dinilai adalah perkembangan kualitas diri selama menjalani pengalaman tersebut.
"Kedua, dengan sudah experience tadi otomatis yang bersangkutan juga sudah punya soft skill yang cukup baik. Yang pada kesimpulannya bahwa experience people itu It's must be more more skill or more more better than fresh graduate. Kalau sama sih ya artinya bisa dikatakan experience Anda belum mumpuni. Itu intinya," tekan Agus Pramono.
Karena itu, pelamar berpengalaman perlu mampu membuktikan peningkatan skill dan kapasitasnya secara nyata. Baik melalui pencapaian kerja, proyek yang pernah ditangani, maupun peran strategis yang pernah dijalankan. Dengan menunjukkan bahwa pengalaman tersebut benar-benar membentuk profesional yang lebih kompeten dan matang, peluang untuk bersaing dan lolos seleksi di BUMN pun akan semakin besar.
4. Punya Jiwa Kepemimpinan
Selain itu, Agus Pramono juga menjelaskan bahwa ketika perusahaan seperti PT Pertamina (Persero) merekrut kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja, ekspektasinya tentu berbeda dengan fresh graduate. Dari sudut pandang pengguna (user) di unit kerja, kandidat berpengalaman diasumsikan sudah menguasai pekerjaan dari sisi teknis. Artinya, mereka diharapkan tidak lagi memulai dari tahap dasar, tetapi sudah siap menjalankan tugas sesuai bidangnya dengan kompetensi yang matang.
Namun, tuntutan bagi kandidat berpengalaman tidak berhenti pada kemampuan teknis saja. Ia menekankan bahwa pelamar juga harus memiliki kesiapan dari sisi manajerial. Misalnya, kemampuan memimpin tim, mengelola bawahan, serta berkomunikasi secara efektif dengan atasan maupun pihak lain dalam organisasi. Hal ini penting karena dalam praktik kerja nyata, posisi yang diisi oleh kandidat berpengalaman sering kali berkaitan dengan koordinasi, pengambilan keputusan, dan tanggung jawab yang lebih kompleks.
Karena itu, perusahaan tidak lagi berharap memberikan pelatihan dasar terkait kepemimpinan atau manajemen komunikasi kepada kandidat berpengalaman. Semua kemampuan tersebut seharusnya sudah terbentuk sebelum melamar. Dengan kata lain, pelamar yang memiliki pengalaman kerja perlu mempersiapkan diri secara menyeluruh. Bukan hanya membuktikan keahlian teknis, tetapi juga menunjukkan kesiapan memimpin, berkoordinasi, dan menjalankan peran strategis sejak hari pertama bekerja.
"Kalau saya bicara sebagai user misalnya kita mau merekrut orang experience, otomatis saya berpikir bahwa dia ini sudah sanggup melakukan pekerjaan dari technical sidenya bahwa dia menguasai, tapi juga dari sisi management sidenya pun dia juga sudah menguasai," jelasnya.
Agus Pramono menambahkan bahwa dalam pelaksanaan pekerjaan, seseorang harus mampu memimpin bawahannya sekaligus berkomunikasi dengan atasannya dengan baik. Menurutnya, hal tersebut menjadi tuntutan pengalaman kerja, sehingga perusahaan tidak perlu lagi memberikan pelatihan dasar tentang cara mengelola tim atau menjalin komunikasi dengan atasan. Karena itu, sebelum melamar pekerjaan, setiap kandidat sebaiknya sudah mempersiapkan dan memiliki kemampuan tersebut.
5. Penting Memiliki Rasa Percaya Diri
Ia menegaskan bahwa kepercayaan diri atau self confidence menjadi faktor penting yang sangat memengaruhi peluang kandidat berpengalaman saat mengikuti seleksi di PT Pertamina (Persero). Menurutnya, setiap perusahaan tentu ingin merekrut kandidat terbaik, baik dari kalangan fresh graduate maupun yang sudah memiliki pengalaman kerja. Karena itu, sikap percaya diri saat proses seleksi, terutama wawancara, menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kesiapan profesional seseorang.
Ia menjelaskan bahwa kandidat yang sudah memiliki pengalaman kerja tetapi terlihat tidak percaya diri saat wawancara akan dinilai kurang siap secara mental maupun profesional. Kurangnya rasa percaya diri dapat memberikan kesan bahwa kandidat belum benar-benar menguasai kemampuan yang dimilikinya, atau belum siap menghadapi tanggung jawab yang lebih besar. Dalam kondisi seperti itu, peluang untuk direkrut tentu menjadi lebih kecil, meskipun secara teknis kandidat sebenarnya memiliki kompetensi yang baik.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa self confidence merupakan bagian penting dari soft skill yang harus dimiliki setiap pelamar. Bahkan, dalam beberapa situasi, kepercayaan diri yang kuat bisa menjadi nilai lebih dibanding kemampuan teknis yang tinggi tetapi tidak diimbangi dengan kesiapan mental. Hal ini karena kurangnya kepercayaan diri menunjukkan bahwa soft skill seseorang belum berkembang secara optimal. Oleh karena itu, baik pelamar berpengalaman maupun fresh graduate perlu membangun rasa percaya diri sebagai bekal utama untuk menunjukkan potensi terbaik mereka selama proses seleksi.
"Kalau kita bicara suatu perusahaan itu kan pengen merekrut seseorang apakah itu fresh graduate atau experience people yang the best kandidat. Jadi kalau kandidat tadi mungkin pada saat interview itu sudah tidak pede, tidak punya Self confidence, otomatis ya mohon maaf dari pengalaman itu bisa dipastikan dia tidak akan bisa direkrut," jelas Agus Pramono.
Agus Pramono menjelaskan bahwa self confidence merupakan salah satu bagian penting dari soft skill yang harus dimiliki, baik oleh fresh graduate maupun kandidat yang sudah berpengalaman. Menurutnya, memiliki rasa percaya diri yang tinggi meskipun kemampuan teknis belum sepenuhnya optimal lebih baik dibandingkan memiliki kemampuan teknis yang bagus tetapi kurang percaya diri, karena tanpa self confidence, kemampuan soft skill seseorang belum bisa berkembang secara maksimal.
6. Kemampuan Bahasa Inggris
Agus Pramono juga menekankan bahwa kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan peluang untuk lolos seleksi di PT Pertamina (Persero). Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris saat ini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan sudah menjadi kebutuhan dasar (mandatory). Terutama bagi perusahaan BUMN besar yang memiliki standar kerja profesional dan keterhubungan dengan lingkungan global.
"Untuk bisa menambah advantage supaya bisa masuk BUMN, maka kemampuan bahasa Inggris is mandatory (sebaiknya score TOEFL ~500 up)," tekan Agus Pramono.
Ia menjelaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris dibutuhkan untuk memahami dokumen kerja, mengikuti pelatihan, berkomunikasi lintas divisi, hingga berinteraksi dengan mitra internasional.
Karena itu, memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik akan dinilai lebih siap kerja, lebih mudah beradaptasi, dan memiliki keunggulan kompetitif dibanding pelamar lain. Dengan kata lain, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu "advantage" penting bagi siapa pun yang ingin memperbesar peluang berkarier di BUMN.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apakah standar seleksi untuk kandidat berpengalaman lebih tinggi?
Jawaban: Umumnya iya. Kandidat berpengalaman diharapkan sudah memiliki kompetensi teknis yang matang, soft skill yang kuat, serta kesiapan langsung bekerja tanpa pelatihan dasar yang panjang.
2. Apa yang paling dinilai dari pelamar yang sudah memiliki pengalaman kerja?
Jawaban: Perusahaan biasanya menilai kapabilitas nyata, seperti pencapaian kerja, kemampuan problem solving, kepemimpinan, komunikasi profesional, serta kesiapan mengelola tanggung jawab yang lebih besar.
3. Apakah pengalaman kerja harus sesuai bidang yang dilamar?
Jawaban: Sangat disarankan sesuai atau setidaknya relevan. Pengalaman yang selaras dengan kebutuhan posisi akan lebih mudah dinilai sebagai kompetensi yang bisa langsung memberikan kontribusi.
4. Soft skill apa yang paling penting bagi kandidat berpengalaman?
Jawaban: Beberapa soft skill utama antara lain komunikasi, kepemimpinan, manajemen waktu, kerja tim, adaptasi, dan kepercayaan diri. Kandidat berpengalaman diharapkan memiliki soft skill yang lebih matang dibanding fresh graduate.
5. Apakah kepercayaan diri saat wawancara benar-benar berpengaruh?
Jawaban: Ya, sangat berpengaruh. Kepercayaan diri mencerminkan kesiapan profesional, kematangan pengalaman, dan kemampuan menghadapi tanggung jawab kerja.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516831/original/081591700_1772353398-model_set_tunik_polos_dengan_celana_kulot_untuk_baju_lebaran_simpel.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5497863/original/093400500_1770692715-Ternak_ayam_petelur__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5183936/original/029719300_1744255645-IMG-20250410-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516875/original/076080400_1772358273-model_jilbab_untuk_lebaran_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505554/original/009608500_1771390337-Kebun_Buah_dalam_Pot__Tabulampot__di_Desa__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5408482/original/058106700_1762785885-pexels-mart-production-7491116__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516781/original/012464700_1772346633-cat_rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463645/original/039238500_1767666460-bawang4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769762/original/091544800_1710231454-Ilustrasi_buah-buahan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515343/original/020022700_1772171345-warna_cat_teras_rumah_untuk_daerah_rawan_banjir_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516706/original/071375300_1772341907-set_lebaran3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5203329/original/000792300_1745925785-medium-shot-woman-working-late-night_23-2150171073.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505655/original/095597500_1771393086-proinsias-mac-an-bheatha-NbSBlGEp728-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516598/original/098094900_1772336314-cat_resar_anti_norak_6a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516618/original/003346700_1772336806-daur_ulang3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514959/original/000106600_1772136829-jasa_penerjemah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514034/original/031884900_1772079220-Blus_A-Line_Bahan_Kaos_Premium__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5516127/original/063564400_1772257488-Teras_Tanpa_Pagar_di_Gang_Sempit.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515795/original/006353300_1772190323-unnamed__23_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514010/original/064808400_1772078822-Teras_dengan_Pot_Kecil_Seragam_Warna_Putih__Gemini_AI_.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5424174/original/010000300_1764135175-AI_Repair-Pro-image-9.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402608/original/032362000_1762254271-unnamed_-_2025-11-04T171618.678.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417414/original/006322500_1763533451-rumah_dengan_taman_mini_indoor.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429077/original/070740500_1764573200-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427755/original/029652600_1764414367-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5429140/original/035614400_1764575033-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430238/original/012907900_1764656898-inspirasi_kebun_sederhana_untuk_rumah_tipe_36.jpg)
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/4479258/original/095680100_1687539864-Hutan_Eukaliptis_di_IKN.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423681/original/088639200_1764072787-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428756/original/090311000_1764562291-desain_teras_rumah_kecil_ukuran_2x2_minimalis.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403010/original/035564300_1762314455-Makan_imogiri_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5381158/original/058589000_1760491896-Jajanan_Pasar_dan_Kue_Basah__Kelezatan_Tradisional_Tak_Lekang_Waktu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5402925/original/068934900_1762311817-model_dapur_kecil_minimalis_dengan_tungku_api_modern.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5425714/original/021517000_1764235298-Pantun_Sunda_Foto_Galeri_Indonesia_Kaya_Fimela.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421804/original/032320200_1763959679-Quality_Restoration-Ultra_HD-image-8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5430028/original/021123000_1764650339-mata_uang_asing.jpg)