6 Cara Mencegah Ayam Bertelur Sembarangan, Strategi Telur Berkualitas

4 days ago 4
  • Mengapa ayam sering bertelur sembarangan?
  • Berapa jumlah sarang ideal untuk ayam petelur?
  • Apakah pencahayaan mempengaruhi kebiasaan bertelur ayam?

Baca artikel ini 5x lebih cepat

Liputan6.com, Jakarta - Cara mencegah ayam bertelur sembarangan penting untuk menjaga kebersihan kandang dan produksi telur tetap teratur. Dengan menata sarang di tempat nyaman dan aman, ayam akan terdorong bertelur di lokasi yang tepat.

Selain itu, cara mencegah ayam bertelur sembarangan bisa dilakukan dengan memilih media sarang yang lembut dan mudah diakses. Pencahayaan cukup dan ketinggian sarang yang ideal membuat ayam lebih nyaman bertelur di tempat yang ditentukan.

Cara mencegah ayam bertelur sembarangan melibatkan rutinitas pemberian pakan dan kebersihan kandang. Pola pemberian pakan yang teratur serta lingkungan yang bersih menurunkan stres ayam dan mendorong kebiasaan bertelur di sarang.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang cara mencegah ayam bertelur sembarangan, Rabu (25/2/2026).

1. Sediakan Sarang Ideal dan Nyaman

Ayam memiliki insting alami untuk mencari tempat bertelur yang aman dan nyaman. Sarang yang ideal akan menarik ayam untuk bertelur secara konsisten, sehingga mengurangi risiko telur berserakan di sembarang tempat.

Pilih lokasi sarang yang tersembunyi dari predator, gangguan hewan lain, dan hindari area lembap yang bisa menimbulkan jamur atau bau tidak sedap.

Selain lokasi, alas sarang juga sangat penting. Gunakan bahan empuk seperti jerami, rumput kering, serutan kayu, atau kain bersih agar ayam merasa nyaman saat bertelur.

Alas ini harus diganti secara rutin untuk menjaga kebersihan dan mencegah penyebaran penyakit. Dengan sarang yang nyaman, ayam akan lebih mudah diarahkan untuk bertelur di satu tempat yang sudah ditentukan, mempermudah peternak dalam mengumpulkan telur dan menjaga kualitasnya.

2. Kandang Khusus untuk Ayam Betina

Membuat kandang terpisah khusus ayam betina dapat menciptakan lingkungan yang tenang dan bebas gangguan. Ketika ayam bertelur, mereka membutuhkan privasi dan rasa aman, sehingga tidak mudah stres akibat persaingan dengan ayam lain. Kandang khusus ini juga memudahkan pengawasan dan penataan sarang.

Kandang tidak perlu terlalu sempit, cukup menyediakan ruang agar ayam bisa bergerak leluasa dan tetap nyaman. Pastikan kandang dilengkapi sarang yang sudah siap pakai.

Dengan adanya area khusus, ayam betina akan terbiasa menggunakan sarang yang disediakan, sehingga kebiasaan bertelur sembarangan dapat diminimalisir.

3. Perbanyak Pilihan Tempat Bertelur

Jika memiliki banyak ayam betina, menyediakan lebih dari satu sarang adalah strategi efektif. Hal ini mengurangi persaingan antar ayam dan memastikan setiap ayam memiliki tempat yang nyaman. Satu sarang idealnya digunakan oleh 4–5 ekor ayam, sehingga tidak terlalu padat dan tetap aman.

Tempat sarang tambahan sebaiknya diletakkan di area yang sama atau berdekatan dengan sarang utama agar ayam merasa familiar. Dengan cara ini, ayam akan cenderung memilih sarang yang tersedia, tetap fokus bertelur di tempat yang disediakan, dan risiko telur berserakan bisa diminimalkan.

4. Latih Ayam dengan Pengurungan Sementara

Ayam yang baru pertama kali bertelur atau sering bertelur sembarangan dapat dilatih dengan pengurungan sementara di kandang yang sudah dilengkapi sarang. Kandang pelatihan harus cukup luas agar ayam tetap nyaman dan telur tidak pecah saat bertelur.

Selain itu, menempatkan ayam jantan atau telur sebagai “umpan” di sarang bisa membantu menarik ayam ke tempat bertelur. Metode ini membantu ayam menyesuaikan diri dengan sarang yang sudah disiapkan dan membentuk kebiasaan bertelur yang teratur, sehingga telur tidak lagi berserakan di area lain.

5. Jaga Kebersihan Kandang dan Sarang

Kebersihan kandang dan sarang sangat mempengaruhi kenyamanan ayam serta kualitas telur yang dihasilkan. Kandang yang kotor membuat ayam mudah stres dan meningkatkan risiko penyakit. Oleh karena itu, bersihkan kandang secara rutin, ganti alas sarang yang kotor, dan pastikan area bertelur bebas dari kotoran, serangga, atau lumut.

Sarang yang bersih akan membuat ayam merasa aman dan nyaman saat bertelur setiap hari. Bahkan jika ayam dibudidayakan tanpa kandang tetap perlu menjaga kebersihan area umbaran. Dengan cara ini, kualitas telur tetap baik dan ayam terbiasa bertelur di tempat yang sudah disediakan.

6. Optimalkan Pencahayaan Kandang

Pencahayaan cukup adalah faktor penting untuk merangsang hormon bertelur pada ayam. Ayam memerlukan sekitar 14–16 jam cahaya per hari untuk menjaga ritme produksi telur tetap stabil dan optimal.

Cahaya dapat berasal dari sinar matahari yang masuk ke kandang atau umbaran, maupun lampu tambahan yang dipasang di malam hari. Pencahayaan yang konsisten akan membantu ayam merasa aman, mengurangi gangguan, dan mendukung kebiasaan bertelur di tempat yang sudah ditentukan. Dengan pencahayaan yang tepat, produktivitas telur dapat terjaga sepanjang tahun.

Q & A Seputar Topik

Mengapa ayam sering bertelur sembarangan?

Ayam bertelur sembarangan karena mencari tempat yang mereka anggap aman dan nyaman, seringkali disebabkan kurangnya sarang ideal atau gangguan lingkungan.

Berapa jumlah sarang ideal untuk ayam petelur?

Idealnya, satu sarang dapat digunakan untuk 4-5 ekor ayam, sehingga perlu menyediakan beberapa sarang jika memiliki banyak ayam betina.

Apakah pencahayaan mempengaruhi kebiasaan bertelur ayam?

Ya, pencahayaan memadai sangat penting; ayam membutuhkan 14-16 jam cahaya setiap hari untuk merangsang hormon bertelur dan menjaga produksi stabil.

Bagaimana cara melatih ayam agar bertelur di tempat yang disediakan?

Ayam dapat dilatih dengan mengurungnya sementara di kandang yang sudah dilengkapi sarang, bahkan bisa menaruh telur atau ayam jantan sebagai umpan.

Seberapa penting kebersihan kandang untuk ayam petelur?

Kebersihan kandang sangat penting untuk kenyamanan, kesehatan ayam, dan mencegah stres, yang mendorong ayam bertelur di tempat semestinya.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |