5 Pohon Buah Besar dan Rimbun yang Akarnya Tidak Merusak Pagar

1 week ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Punya halaman rumah yang sejuk tentu menjadi impian banyak orang. Apalagi jika keteduhan tersebut berasal dari pohon buah besar yang produktif. Namun, ada kekhawatiran jika pohon buah besar ini merusak pondasi atau memecahkan material pagar. 

Oleh karena itu, Liputan6.com telah merangkum rekomendasi pohon buah besar dan rimbun yang akarnya ramah terhadap pagar rumah. Simak selengkapnya di bawah ini!

1. Jambu Air

Pohon jambu air bisa menjadi pilihan pertama untuk ditanam di halaman rumah. Hal ini karena pohon jambu air memiliki tajuk yang sangat rapat dan efektif sebagai peneduh alami. Karakteristik akarnya cenderung tumbuh ke bawah dan tidak agresif sehingga risiko merusak pagar sangat minim. 

Selama pertumbuhan batang tidak terlalu masif, maka tanaman ini akan tetap stabil meski ditanam di area yang agak sempit. Pastikan untuk melakukan perawatan yang rutin supaya mengontrol ukuran pohon agar tetap ideal dan cantik dipandang.

2. Jeruk

Pohon buah besar dan rimbun selanjutnya adalah pohon jeruk. Sistem akar serabut pada tanaman ini tidak memiliki daya tekan yang besar terhadap struktur beton atau material pagar lainnya. Selain bentuknya yang cenderung rimbun, aroma bunganya yang harum memberikan nilai tambah bagi suasana halaman rumah. 

3. Delima

Pohon delima sangat cocok bagi penyuka tanaman buah dengan ukuran sedang namun memiliki daun yang lebat. Akar pohon ini juga tergolong kecil dan penyebarannya cukup terbatas di sekitar pangkal batang saja. Hal ini memastikan bahwa struktur pagar yang berada di dekatnya akan tetap kokoh dan tidak akan retak akibat desakan akar. 

Selain keindahan bunganya yang merah merona, pohon delima ini juga sangat tahan terhadap berbagai kondisi cuaca di lingkungan rumah.

4. Kelengkeng

Kelengkeng dikenal sebagai pohon buah besar yang mampu memberikan keteduhan maksimal karena tajuknya yang melebar luas. Meskipun terlihat sangat kokoh, perakaran kelengkeng lebih banyak tumbuh ke arah dalam tanah daripada menyamping ke permukaan. 

Pemilik rumah tidak perlu cemas pagar akan terangkat karena akar pohon ini jarang merusak material bangunan di sekitarnya. Pohon ini juga akan menjadi aset berharga di halaman karena menghasilkan buah manis yang sangat melimpah saat musim panen tiba.

5. Matoa

Terakhir ada pohon matoa. Matoa merupakan tanaman asli Indonesia yang tumbuh sangat rimbun dan memberikan kesan hutan tropis yang sejuk. Walaupun bisa tumbuh menjadi pohon yang tinggi, akarnya dikenal cukup ramah dan tidak merusak lantai semen atau pagar. 

Bentuk daunnya yang eksotis dan rindang mampu menyaring sinar matahari dengan baik sehingga suhu di sekitar rumah menjadi lebih dingin. Di samping itu, daya tahan pohon ini juga sangat luar biasa sehingga sangat mudah dirawat bahkan oleh pemula yang baru mulai berkebun.

Pertanyaan Umum tentang Topik

1. Apakah pohon buah besar pasti merusak pagar?

Tidak selalu. Hal ini karena kerusakan biasanya disebabkan oleh jenis akar tunggang yang tumbuh menyamping secara agresif atau diameter batang yang terlalu mepet dengan struktur bangunan.

2. Berapa jarak aman menanam pohon buah dari pagar?

Jarak ideal adalah sekitar 1,5 - 2 meter agar akar memiliki ruang tumbuh ke bawah dan tajuk pohon tidak menekan bagian atas pagar.

3. Bagaimana cara mencegah akar pohon agar tidak merusak pondasi?

Lakukan pemangkasan rutin pada dahan dan ranting, karena pertumbuhan volume akar di dalam tanah biasanya mengikuti luas tajuk pohon di atasnya.

4. Apakah pemberian pupuk memengaruhi pertumbuhan akar ke arah pagar?

Pemberian pupuk yang fokus di satu titik jauh dari pagar dapat mengarahkan pertumbuhan akar menuju sumber nutrisi tersebut dan menjauh dari struktur bangunan.

5. Jenis pohon apa yang paling aman untuk lahan sempit di dekat pagar?

Jambu air dan delima adalah pilihan terbaik karena sistem perakarannya cenderung tidak ekspansif dan ukuran pohonnya lebih mudah dikendalikan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |